Summary: Cinta itu manis, tapi terkadang pahit, bagaikan rasa mochachino. Ketika dingin rasa manis itu akan terasa hambar walaupun foam lembut dengan taburan bubuk cinnamon ataupun Latte Art yang menghiasinya. Apakah cintaku harus berakhir seperti itu? YeWook /GS/
Sweet Love Café
Rate: T
Genre: Romance
Cast: YeWook, KyuMin, Other Cast.
Warning: GS, Typo(s)
Ryeowook POV.
" Yesung oppa~~! "
" Yesung oppa saranghae~! "
" Yesung oppa jadilah namjachingu-ku! "
Suara teriakan yeoja-yeoja itu menusuk telingaku. Seketika, aku menoleh dan melihat seorang namja berambut brunette melangkah memasuki gedung universitasku, Shappire Blue University. Namja itu tetap menatap lurus kedepan dengan tatapan dingin dan tidak memperhatikan sekelilingnya.
' Ah~ Yesungie oppa tampan sekali ' Batinku sambil tersenyum tipis.
Aku melebarkan mataku saat melihatnya berjalan menuju taman belakang. Dengan terburu-buru ku ikuti Yesung oppa ke taman belakang sebelum terlebih dahulu mengambil tempat makan yang terdapat di meja-ku.
.
.
.
" Yesung oppa annyeong " Sapaku dengan senyum cerah.
Yesung oppa hanya melirikku sekilas lalu kembali membaca buku tebalnya. Aku hanya bisa memaklumi sifatnya yang dingin dan cuek seperti ini.
Aku mendudukkan diriku disebelahnya dan mengeluarkan tempat makan yang kubawa dari kelas tadi.
" Oppa, ini makanan untukmu. Kau pasti lapar kan setelah latihan pagi? " Kusodorkan tempat makan berwarna biru itu kehadapannya.
Well... Yesung oppa merupakan anggota inti dari tim basket Shappire Blue University. Menjelang pertandingan, latihan mereka menjadi lebih intensif dari sebelumnya. Karena itulah aku membuatkannya bekal.
" Aku tidak butuh itu "
Yesung oppa menepis tanganku lalu beranjak begitu saja dan meninggalkanku sendirian.
" Ah... Tapi... " Sayang sekali, ia tidak mendengarkanku. Namja dingin itu berlalu begitu saja dari hadapanku.
" Gagal lagi... " Gumamku.
Aku menyandarkan tubuhku pada batang pohon dan mengadahkan wajahku. Aku menatap daun-daun maple berwarna kemerahan yang jatuh berguguran dari atasku.
Senyumku tersungging. Aku memejamkan mataku dan membuat suatu harapan tentangku danYesung oppa.
.
.
.
Normal POV
Yeoja mungil itu memakan strawberry shortcake dihadapannya dengan lahap. Tidak dipedulikannya tatapan aneh dari para pengunjung di café itu.
" Ya! Wookie-ah, tak bisakah kau makan dengan perlahan " Tegur Sungmin.
" Hianhyae hunnie, ahu hiha hisha (Mianhae eonni, aku tidak bisa) " Jawab Ryeowook yang masih mengunyah cake-nya.
" Aish. Habiskan dulu makanan di mulutmu, baru berbicara. Kau ini jorok sekali "
Ryeowook memutar bola matanya malas. Ia tidak sedang ingin berdebat dengan Sungmin.
" Kau gagal lagi, eoh? " Tanya yeoja aegyo itu.
" Menurutmu eonni? " Ryeowook menaikkan satu alisnya.
" Pasti gagal "
" Tuh, eonni tahu " Jawab Ryeowook sambil mempoutkan bibirnya. " Dia menyebalkan "
Sungmin terkekeh melihat tingkah kekanak-kanak Ryeowook yang sudah dianggapnya sebagai adik kandungnya sendiri. Yeoja aegyo itu tahu tentang riwayat penolakan dan ditolaknya Ryeowook dari a sampai z. Sejujurnya ia kasihan melihat Ryeowook yang terus-menerus ditolak oleh Yesung. Bahkan Sungmin pernah menasihati Ryeowook aar tidak terlalu berharap lagi pada Yesung. Tapi tetap saja Ryeowook keras kepala dan terus mendekati Yesung, dan berusaha meruntuhkan dinding penolakan kasat mata yang dibuat oleh Yesung agar tidak ada yang mendekati diri namja itu.
" Wookie-ah, sampai kapan kau akan terus seperti ini eum? Lihatlah dirimu, kau cantik dan manis. Begitu banyak namja yang menyukaimu. Mengapa kau tidak memilih satu diantara mereka daripada kau terus mengejar Yesung tanpa ada hasilnya? " Tanya Sungmin pelan.
" Karena aku mencintainya eonni. Aku tidak peduli walaupun ada beribu namja di dunia ini yang menantiku untuk menjadi yeojachingu mereka. Aku akan tetap mencintai dan ada disamping Yesung oppa " Ryeowook menjawab pertanyaan Sungmin dengan wajah dan tatapan polosnya. Sungmin dapat melihat seberapa besar keseriusan Ryeowook dari mata berwarna caramelnya.
" Hhh... Baiklah, terserah kau saja Wookie. Eonni doakan yang terbaik ne "
" U-um "
Ryeowook tersenyum senang mendengar perkataan Sungmin yang mendukungnya.
" Strawberry shortcake kedua-ku untuk hari ini! Masitta! "
Sungmin mendengus pelan saat strawberry shortcake kedua Ryeowook datang. Ia bangkit meninggalkan Ryeowook dan masuk ke dalam dapur café milknya.
' Yesung oppa... Aku akan tetap menantimu, hingga perasaan ini menjadi semanis strawberry shortcake, dan seindah Latte Art diatas mochacino-ku '
TBC
Ettheoke? Apa feel-nya kerasa?
Btw, Eunhye pengen kepo dikit. Apa readers disini ada yang punya account RP (Role Player) di twitter?
Eunhye bener-bener berterimakasih, biarpun yang review hanya 1-2 orang aja. Karena seengaknya Eunhye masih merasa ada yang merhatiin ff yang Eunhye bikin walaupun banyak kekurangannya
RnR ne :D
