Chapter 2 : Teman baru, suasana baru dan rumah baru.
Title : The Tale of Naruto Kuzuki
Author : Yami-Tenshin-Sama
Desclimer : Naruto by Masashi Kishimoto. Saya tidak mengambil keuntungan dari cerita ini.
Sumary : Naruto bukanlah seorang Namikaze, Uchiha, maupun seorang Senju. Dia merupakan pewaris dari klan Kuzuki salah satu dari klan pengguna Kekkei Genkai di Yukigakure yang merupakan desa kelahirannya. Akan tetapi karena suatu peristiwa dia terpaksa dibawa ke Konohagakure oleh Kuchiyose ayahnya. Akankah dia bersama partnernya dapat mendamaikan dunia shinobi.
Warning : Stong!Naru, Smart!Naru, NonJinchuurikiKyubi!Naru, Shoton!Naru, AU ( Alternate Universe ), EYD tidak baku, Typo, Gaje, Abal-abal.
Rate : T
Note :
" Hmmm " someone thinking
" Hmmm " Bijuu thinking
" Suiton : Mizu Kagami no Jutsu " Jutsus or Bijuu talking
" Hmmm " someone talking.
" Jangan pernah melupakan masa lalu karena masa lalu merupakan cerminan keadaan yang harus diperbaiki oleh dirimu."
Let' Begin
Naruto saat ini sedang berada di apartmen barunya bersama si rubah kesayangan Kuro. Dia sedang menympan semua benda benda peninggalan keluarganya di sebuah kotak kecuali hittai-atte milik Tou-sannya. Baginya hittai-atte tersebut merupakan barang yang paling berharga selain kalung yang dipakainya saat ini. Kalung itu merupakan kalung yang diberikan oleh Kaa-sannnya sewaktu dia masih kecil. Kalung itu berwarna biru langit seperti warna matanya.
Dia meletakkan hittai-atte milik Tou-sannya di dalam kantung jaketnya. Dia kemudian melepaskan kalung pemberian dari Kaa-san tercintanya. Setelah melepaskan kalung itu dia menatap kalung milik Kaa-sannya dengan pandangan yang sangat terluka. Bayangkan saja seorang anak yang baru berumur lima tahun harus mengalami peristiwa yang tragis seperti itu. Hanya dua orang saja yang selamat dari peristiwa pembantaian itu. Mungkin bukan dua orang tapi satu orang. Karena Guren tidak diketahui keberadaannya apakah dia selamat pun tidak diketahui.
Kuro yang melihat pemiliknya menatap kalungnya dengan pandangan miris seperti itu hanya bisa berdiam diri dia tidak tahu harus berbuat apa. Naruto yang bisa merasakan bahwa Kuro menatapnya langsung memakai kembali kalungnya.
" Naruto, apa kau tidak apa-apa ? " tanya Kuro setelah memutuskan untuk memulai percakapan stetlah lama saling berdiam diri.
" Tidak apa-apa, Kuro aku hanya sedih Hiks... Mengapa Kami-sama Hiks.. memberikanku cobaan sebesar hiks...hiks...ini. Kata Kaa-san kalau hiks... Naru jadi anak baik Naru akan disayang hiks.. sama Kami-sama...hiks.. tapi apa kenyataannya. Kenapa Kami-sama mengambil orang-orang yang Naru sayangi ? hiks... Apakah Kami-sama membenci Naru " ujar Naruto dengan air mata yang mencucur dengan deras dari kedua matanya. Walau pun dia sudah berusaha untuk menahan air matanya tetap saja air matanya mengalir dengan deras.
" Sudahlah Naruto aku juga kan keluargamu dan aku juga ada di sini menenangkanmu. " ujar Kuro yang langsung melompat ke arah Naruto dan melingkarkan tubuhnya di leher Naruto.
" Terima kasih Kuro, kamu selalu menemaniku. " ujar Naruto dengan penuh ketulusan.
' Hanya ini yang bisa kulakkukan untukmu Naruto. ' batin Kuro
' Kruurrk ' bunyi perut kelaparan yang berasal dari perut Naruto.
" Kuro, aku lapar ayo kita mencari makanan, aku sudah lapar. " ujar Naruto kepada Kuro yang sedang Sweatdrop di tempat.
" Baiklah, aku juga sedang lapar " balah Kuro yang sudah pulih dari Sweatdropnya.
Naruto saat ini sedang berjalan-jalan untuk mencari kedai yang menjual makanan. Sampai akhirnya Naruto melihat sebuah kedai ramen. Naruto langsung berlari sekuat tenaga ke tempat itu sedangkan Kuro yang sedang bergelung di leher Naruto hanya bisa mengeratkan tubuhnya di leher Naruto karena dia takut terjatuh ( Author : Rubah Kuchiyose kok takut jauh sih. Kuro : Diam kau author, mau serang pakai Meiton hah. Author : Ampun Kuro-sama. )
Naruto yang sedang berlari tiba-tiba merasakan bahwa lehernya seperti tercekik oleh rubah peliharaannya sendiri. " Kuro apakah kau mau membunuhku " ucap Naruto ketika sudah sampai di Kedai Ramen { Kedai Ramen Teuchi }. " Salah sendiri kau berlari seperti itu " ucap Kuro sambil melompat turun dari leher Naruto. Setelah mendarat dengan selamat dia langsung melangkahkan kakinya masuk ke dalam Kedai Ramen milik Teuchi. Naruto yang melihat kelakuan absurd dari rubahnya hanya bisa Sweatdrop di tempat.
Naruto yang sudah sadar dari Sweatdropnya langsung masuk ke dalam Kedai tersebut. Di dalam sana Naruto melihat Kuro sudah duduk di kursi hanya bisa memberi pandangan bertanya.
" Mau pesan apa Menma-sama " tanya si pemilik kedai ramen tersebut.
" Ehh namaku bukan Menma. Namaku adalah Kuzuki Naruto. " bantah Naruto yang agak kaget dipanggil Menma.
" Oh namamu Naruto yah. Maaf aku salah, habisnya wajahmu mirip dengan Menma-sama langgananku. " ujar Teuchi sambil meminta maaf. " Dan kau rubah kecil kau mau pesan apa "
" Aku mau pesan Miso Ramen satu dan untuknya daging ikan yang setengah matang. " jawab Naruto.
" Baik. Ayame satu Miso Ramen dan seekor ikan setengah matang. " suruh Teuchi pada seorang gadis.
" Baik Tou-san. " jawab Ayame sambil masuk ke dalam dapur.
" Omong-omong Oji-san siapa itu Menma dan kenapa dia dipanggil dengan sebutan ' sama ' " Tanya Naruto.
" Menma itu adalah anak Hokage dan dia adalah pahlawan desa ini. " ujar Teuchi menjelaskan.
" Oooo, aku paham sekarang Oji-san " kata Naruto sambil mengangguk-angguk.
Setelah beberapa saat
" Arigato Oji-san uangnya aku taruh di atas meja. " ujar Naruto yang merasa perutnya sudah kenyang.
" Ayo Kuro, kta pulang. " ucap Naruto kepada seekor anak rubah.
Anak rubah yang bernama Kuro itu tidak menjawab melainkan hanya melompat ke atas pundak Naruto dan langsung melingkarkan tubuhnya di leher Nauto. Naruto saat ini sedang berjalan menuju ke arah Apartmennya. Setelah berjalan beberapa lama akhirnya dia sadar bahwa dia bukan sampai di apartmennya, namun di sebuah taman. Di taman itu terlihat beberapa orang anak yang sedang bermain. Di antara anak-anak yang sedang bermain itu juga ada seorang anak yang sedang tiduran di lantai, ada yang bermain dengan anjing, ada segerombolan anak yang sedang bergosip, ada yang sedang makan kripik dan ada yang sedang bermain bersama kakaknya.
Naruto hanya menatap anak yang bermain dengan kakaknya itu dengan iri. Tanpa sadar Naruto menggumamkan kata " Nee-san, Naru rindu dengan Nee-san.
Sasuke yang merasa dirinya dan kakaknya diperhatikan hanya mengubah arah pandangannya ke arah seorang anak yang berambut biru muda dengan seekor anak rubah.
" Nii-chan, kenapa anak itu mempelhatikan kita telus ya ? " tanya Sasuke kepada itachi yang sedang ada di sampingnya dengan gaya bicaranya yang cadel.
" Nii-san juga tidak tahu Sasuke. " ujar Itachi kepada adiknya yang sedang menatapnya.
" Nii-chan ayo kita lihat anak itu. " ajak Sasuke.
Naruto yang melihat bahwa Sasuke dan Itachi berjalan ke arahnya hanya bisa pucat pasi tetapi ternyata.. " Halo namaku Cacuke dan ini kakakku namanya Itachi-nii. Siapa namamu ?
" Err Namaku Kuzuki Naruto dan ini rubah peliharaanku namanya Kuro. " ujar Naruto dengan sedikit perasaan terkejut.
" Kawaii, Nii-chan bisakah kau membelikanku anak rubah seperti ini " ujar Sasuke dengan sedikit berbinar-binar.
Sebelum Itachi menjawab Naruto sudah menyambar. " Kau tidak bisa mendapatkan rubah seperti ini rubah ini merupakan Kuchiyose khusus Klanku." Ujar Naruto melarang Sasuke.
" Memangnya kenapa tidak bisa Naruto-kun ? " tanya Itachi yang sedikit penasaran dengan penjelasan Naruto.
" Kata Tou-sanku dulu Kuro sudah lahir ketika aku lahir. Katanya Kuchiyose Klan kami tidak seperti Kuchiyose milik orang lain Kuchiyose Klan kami akan lahir begitu ada seorang anak laki-laki yang lahir dari Klan kami. " jelas Naruto panjang kali lebar kali tinggi.
" Oooo begitu " ujar Itachi sambil mangut-mangut.
" Tapi Nii-chan Cacu mau yang seperti itu. " rengek Sasuke
" Begini saja Naruo-kun bisakah kau datang ke Mansion klan Uchiha letaknya ada di pinggir desa dan ada lambang kipasnya disana kamu bisa bermain dan berlatih dengan Sasu-chan. Bagaimana apakah kamu mau Naru-kun " ujar Itachi memberi saran.
" Apakah artinya ini teman " tanya Naruto sambil menjulurkan tangannya kepada Sasuke.
Lalu tanpa ragu-ragu Sasuke menerima uluran tangan itu. " Sekalang kita teman " ujar Sasuke dengan tulus.
Naruto melebarkan matanya akhirnya dia isa mendapatkan teman lagi setelah teman-temannya mati dibunuh. " Trima kasih Sasuke. Trima kasih Itachi-nii. " ujar Naruto dengan haru.
Time Skip
Saat ini Sasuke dan Naruto sedang berlatih bersama Itachi di Training Ground Klan Uchiha. Selama enam bulan ini mereka terus saling berhubungan .Selama itu juga Itachi berinisiatif untuk melatih Naruto dan Sasuke untuk teknik ninja, namun Itachi terkejut karena Naruto sudah bisa melakukan teknik dasar ninja. Itachi semakin terkejut ketika mengetahui bahwa Naruto bisa menggunakan elemen Kristal. Itachi saat itu langsung berkata bahwa dia tidak bisa melatih Naruto lagi karena Naruto memiliki Kekkei Genkai yang unik. Namun akhirnya Itachi mau melatih Naruto kembali karena Naruto memiliki gulungan jutsu yang diberikan oleh Tou-sannya.
Saat ini Itachi beserta kedua anak itu sedang sparing di Training Ground. Sudah menjadi kegiatan mereka bertiga selama beberapa bulan ini untuk berlatih dan ketika sudah sampai di akhir bulan mereka akan melakukan sparing yaitu Naruto dan Sasuke melawan Itachi.
" Baiklah kita mulai sekarang " ujar Itachi memulai sparingnya. Naruto dan Sasuke langsung berlari dari tempat itu dan menncari tempat bersembunyi di hutan kecil yang ada di training ground itu. ' Hmmm... Naruto dan Sasuke sudah bisa menyembunyikan diri dengan baik walau pun Chakra mereka masih bisa kudeteksi terutama Chakra Naruto walau pun kontrol Chakra Naruto lebih baik daripada Sasuke tetapi tetap saja Chakra Naruto lebih besar dan lebih sulit untuk disembunyikan. " batin Itachi sambil tersenyum bangga.
Bagaimana dia tidak bangga Naruto dan Sasuke dalam didikannya saat ini sudah setara dengan High Genin atau Low Chunin. Mereka berdua sudah berhasil menguasai jutsu milik Klan mereka masing-masing walau pun baru sampai Rank C tetap saja itu hal yang sangat membanggakan. Namun walau pun mereka sudah memiliki banyak Ninjutsu Rank D sampai Rank C, stamina mereka masih sangat sedikit. Hal inilah yang menjadi penghambat bagi mereka bedua.
Sementara itu...
" Naruto bersiap-siaplah aku merasa Nii-san akan menemukan kita sebentar lagi. " ucap Sasuke kepada Naruto.
" Baiklah Sasuke. Begitu Itachi-nii muncul segera alihkan perhatiannya. Aku akan menyerangnya dari belakang dengan teknik yang baru kupelajari begitu perhatiannya teralihkan. " balas Naruto sambil menyeringai.
Sasuke hanya mengangguk menyetujui setelah mendengar rencana dari Naruto. Mereka kemudian melihat bahwa Itachi sedang berjalan dengan santai. Namun walaupun posisi Itachi terlihat santai, kewaspadaannya tetap tinggi. Sekali ada yang tidak beres di matanya pasti akan bisa diketahuinya.
" Sasuke sekarang " ujar Naruto sambil berbisik kepada Sasuke.
Tanpa perlu disuruh dua kali Sasuke langsung menyerang Itachi dengan jurus pembuka yaitu. " Katon : Goukakyu no Jutsu " ujar Sasuke setelah membuat beberapa Insou. Seketika keluar bola api yang semakin membesar dari mulut Sasuke.
Itachi yang melihat itu hanya menghindar dengan mudah. Sasuke yang melihat hal itu hanya melihat Itachi dangan pandangan kesal. ' Kalau yang tadi tidak bisa bagaimana dengan yang ini ' ujar Sasuke dalam hati.
" Katon : Hosenka no Jutsu " ucap Sasuke setelah itu dia menyemburkan api-api kecil berbentuk phoenix yang menuju ke arah Itachi. Itachi yang melihat api-api tersebut menuju ke arahnya hanya mengambil beberapa kunai dan shuriken kemudian melemparkannya ke arah Phoenix-phoenix itu.
Phoenix-phoenix yang terbuat dari api itu pun langsung hancur ketika bertabrakan dengan kunai dan shuriken. Kunai dan shuriken-shuriken itu langsung melesat ke arah Sasuke. Sasuke yang melihat hal itu langsung mengambil sebuah kunai dan menangkis semua kunai dan shuriken yang mengarah kepadanya.
Itachi yang melihat Sasuke bisa menangkis semua kunai dan shuriken itu hanya tersenyum. " Kau hebat Sasu-chan, kamu bisa menangkis semua kunai dan shuriken yang Nii-san lemparkan " ucap Itachi masih tetap tersenyum.
" Shoton : Suisho Ransu no jutsu " bisik seseorang dari belakang Itachi.
Tiba-tiba muncul beberapa tombak yang terbuat dari kristal yang langsung meluncu ke arah Itachi. Dan ketika salah satu dari tombak itu mengenai Itachi tubuh Itachi langsung menghilang.
' Prok ' 'Prok ' Prok '
Terdengar bunyi tepuk tangan dari kejauhan. " Kalian hebat bisa mengalahkan Bunshinku. Dengan bangga aku katakan bahwa kalain saat ini sudah setingkat High Genin atau Low Chunin. Dan mulai sekarang kita akan menghentikan pelatihan Ninjutsu – yang sempat mendapatkan tatapan protes dari Naruto dan Sasuke – dan berlatih ke arah pelatihan stamina. " ujar Itachi sambil meyeringai.
Sedangkan Naruto dan Sasuke yang mendengar perkataan dari Itachi ditambah lagi dengan seringainya hanya bisa menenggak air liur mereka. ' Sepertinya ini akan menjadi hari-hari yang melelahkan ' batin Naruto miris.
Time Skip
Saat ini Naruto sedang berjalan-jalan berkeliling desa Konoha. Setiap kali dia berkeliling desa Konoha dia selalu teringat dengan desanya Yukigakure. Walau pun desanya tidak seluas desa Konoha dan tidak seindah desa Konoha. Tetapi tetap saja dia merindukan desanya. Desa yang menyimpan banyak kenangan. Desa yang sangat dia cintai.
" Apakah kamu yang bernama Kuzuki Naruto. ? " tanya seorang chunin dengan luka melintang di hidungnya.
" Benar, aku adalah Kuzuki Naruto. Memangnya ada apa ? " balas Naruto pada Chunin tersebut.
" Kau dipanggi oleh Hokage-sama, katanya dia mau membicarakan sesuatu bersamamu. " ujar Chunin tersebut.
" Baiklah aku akan kesana sebentar lagi. " jawab Naruto.
.
.
.
At Hokage's Room.
" Naruto, ini saatnya kamu masuk akademi ninja. Kamu perlu bersosialisasi denan anak-anak sebayamu yang ada di desa Konoha. " ujar Minato.
" Baiklah, Hokage-sama. Aku akan melakukannya. " ujar Naruto sedikit terpaksa.
" Kalau begitu mulai besok kamu akan masuk ke akademi. Chunin yang tadi menemuimu akan mengantarkanmu besok ke akademi " ujar Minato dengan senyum di wajahnya.
" Baiklah Hokage-sama " ujar Naruto.
Time Skip
.
.
.
Di akademi kini sedang ricuh, karena pelajaran yang belum dimulai. Seperti di kelas yang satu ini. Terlihat seorang anak laki-laki yang memiliki rambut raven dengan gaya pantat ayam yang sedang dikerumuni oleh para fansgirlnya.
Lalu ada seorang anak yang memiliki tato segitiga sedang bermain bersama serangganya. Ada juga seorang anak yang memakai sebuah kacamata hitam, dengan jaket berkerah tinggi sedang mengumulkan serangga miliknya.
Ada seorang anak dengan tubuh tambun yang sedang memakan kripiknya. Ada juga seorang anak yang berambut nanas yang sedang tertidur di atas mejanya. Dan ada seorang anak yang berambut pirang dengan bentuk durian yang sedang dikerumuni oleh fansgirlnya.
.
.
Kelas akademi yang tadinya ricuh saat ini menjadi diam akibat dari kedatangan sensei mereka. Sensei mereka memiliki rambut yang dikuncir berwarna coklat, lalu mengenakan pakaian Khas Chunin Konoha dan memiliki bekas luka horizintal di hidungnya. Orang itu bernama Umino Iruka.
" Baiklah anak-anak kita akan mendapatkan teman baru " ucap Iruka memberi tahu kepada para muridnya. Kelas yang tadinya diam kini menjadi ricuh kembali akibat perkataan Iruka.
" Kuharap dia laki-laki yang tampan "
" Ya aku juga berharap begitu, dan juga dia harus keren "
" Aku harap dia bisa di ajak berteman. "
Kelas tersebut menjadi ricuh kembali tetapi kali ini mereka berbicara tentang topik yang baru yaitu 'Siapa kira-kira yang menjadi teman baru mereka '. Terlihat empat siku-siku di dahi Iruka saat ini, dia sedang kesal dikarenakan murid-muridnya yang kembali berisik lagi.
' BUARKKKHH '
" SEMUANYA DIAM TIDAK ADA YANG BOLEH BERSUARA SAAT INI " teriak Iruka dengan kesal dan memukul meja yang ada di depannya. Kelas yang tadi ribut kini menjadi sunyi senyap. Bahkan bila ada sebuah jarum yang terjatuh pasti suara dentingannya akan terdengar di seluruh penjuru kelas.
" Baiklah Naruto-kun, kau boleh masuk sekarang " ucap Iruka sambil melihat ke arah pintu. Pintu yang terbuka kini menampilkan seorang anak kecil berambut biru muda yang melawan gravitasi, memakai pakaian khas musim dingin dengan kalung berwarna biru muda yang melingkar di lehernya. Dan diikuti dengan seekor rubah kecil berwarna biru muda dengan ujung ekor yang berwarna putih.
" Naruto silahkan perkenalkan dirimu di depan teman barumu. " ucap Iruka.
" Namaku Kuzuki Naruto, kesukaanku adalah berlatih dengan Sasuke dan Itachi-nii. Ketidaksukaanku adalah pembantaian. Salam kenal " ucap Naruto sambil sedikit tersenyum.
1
2
3
4 detik
" Kyaaa tampan sekaliiiii. " teriak para gadis.
" Kyaaa dia mirip dengan Menma-sama "
" Kyaa dia keren sekaliii "
Begitulah teriakan dari fansgirl dadakan Naruto yang terdiri atas fansgirl Manma dan fansgirl Sasuke. " Baiklah Naruto kamu bisa duduk disamping Sasuke, Sasuke angkat tanganmu. " ujar Iruka memberikan instruksi. Lalu seorang anak yang sangat dikenal Naruto mengangkat tangannya.
Seketika begitu Naruto duduk di tempatnya langsung saja hampir seluruh murid yang ada di kelas itu mengerubuni Naruto. Iruka yang melihat hal ini pun kembali dibuat kesal oleh ulah para muridnya.
" SEMUANYA KEMBALI KE TEMPATNYA MASING-MASING SEKARANG, DAN JANGAN BERTANYA APA PUN PADA NARUTO SAMPAI JAM ISTIRAHAT. PAHAMM ! " teriak Iruka yang sudah sangat jengkel dengan perilaku para muridnya.
" PAHAM SENSEI " teriak mereka membalas perkataan Iruka.
Time Skip
Naruto saat ini sudah pulang dari Akademi. Di sana dia bertemu dengan banyak orang diantaranya ada Kiba Inuzuka, Aburame Shino , Hyuga Hinata, Yamanaka Ino, Haruno Sakura, Akimichi Choji, Nara Shikamaru, Uchiha Sasuke sahabatnya, dan Namiaze Menma.
Sesampainya di apartmennya Naruto langsung melepaskan Kuro yang sedang tertidur di bahunya dan meletakkannya di tempat tidurnya. Setelah itu dia langsung berbaring dan memikirkan tentang pertemuannya dengan teman-teman barunya. ' Semoga saja mereka mampu membantuku untuk melupakan mereka semua ' batin Naruto yang mengingat kembali teman-temannya di Yukigakure.
" Tou-san, Kaa-san, Guren-nee apakah kalian melihatku dari atas sana " bisik Naruto sambil menghadap ke atas langit Konoha yang sedang tertimpa cahaya matahari sore dari jendela apartmennya.
.
.
.
.
" Kuro, bangun sudah sore ayo kita pergi ke luar " Ujar Naruto membangunkan rubah kesayangannya itu.
" Hoaaamm. Apakah sudah sore. Kalau begitu ayo kita pergi makan di kedai ramen Teuchi Oji-san. " ajak Kuro yang sudah bangun dari tidurnya.
" Baiklah ayo kita pergi " ucap Naruto menyetujui.
" Ayo . " ucap Kuro.
.
.
.
" Trima kasih Oji-san uangnya aku taruh di atas meja. "
" Sama- sama Naruto. " ucap Teuchi sambil tersenyum.
" Ayo Kuro " Ucap Naruto.
Sementara itu di ruang rapat Konoha.
Di sana terlihat seorang tua dengan bekas luka berbentu x di dagunya. " Jadi Klan Uchiha merencanakan untuk melakukan kudeta terhadap Konoha. " ucap orang itu.
" Sepertinya begitu Danzo-sama. Klan Uchiha juga terlihat semakin tertutup akhir-akhir ini " ucap seseorang yang memakai topeng polos dengan tulisan Ne.
" Baik kau boleh pergi sekarang. Tetap awasi Klan Uchiha, begitu ada yang tidak beres segera lapor padaku " ujar seseorang yang bernama Danzo tersebut masih dengan wajh datarnya.
" Baik Danzo-sama " ucap orang tersebut.
.
.
.
TBC
Sesi obrolan di mulai.
Yami-kun : Naruto apakah semua sudah siap.
Naruto : Sudah Author-san.
Yami-kun : Baiklah kita mulai sesi obrolannya.
Readers-san : Author-san kok baru apdet sih, kita semua udah lumutan nungguin nih.
Yami-kun : Sebenarnya ni Chapter udah selesai dari hari Sabtu tapi karena Oji-san auhtor ngajak pergi berenang jadinya deh ni story baru apdet hari ini.
Readers-san : Oooo gitu. Tapi ni Story gak boleh di disco yah.
Yami-kun : Pastilah masa ni story mau di telantarin sih. Tetap nungguin ni story ya. OK.
Readers-san : OK. Author-san.
Obrolan usai.
Balesan Review
1. Okhi-san : Saran Okhi-san akan aku tampung dulu dan nama rubah Naruto maaf ya bukan Kura tapi Kuro ada di Chapter satu aku udah jelasin di sana. Kalau Klan Kuzuki itu Klan buatan author yang berasal dari kata Koseki yang di plesetin jadi Kuzuki. Penjelasan lainnya ada di Chap 1.
2. : Makasih ini dah lanjut
3. Seryl agista : Makasih pujiannya seryl-san. Kalau soal dark dan tidak kayaknya soal waktu aja
4. Ryoko : Chap kemarin itu alurnya agak cepat karena masih prolog semi cerita. Tapi untuk yang kelanjutannya akan lebih pelan.
5. Viraoctvn : Ini dah lanjut.
6. Dragfilia hasnah : Naruto pasti ketemu sama Guren lagi kok tapi kayaknya itu bakalan di saat Shipuden aja. Makasih pujiannya gan.
7. Uzmaki Akagami : Guren masih idup kok. Tapi kalau di beberin yanglain nanti jadi bocoran.
8. Uzumaki Namikaze 3 : Ini dah lanjut.
9. Esya. : Nanti jadi bocoran kalau di kasih tahu.
10. Yovie-kun : Ini dah apdet san soal pertanyaan author udah dijawab.
Makasih untuk yang mereview dan jangan sungkan untuk meriview lagi. Dan makasih juga untuk :
Agusgunawan72, Cloud the First Tsurugi, Esya. , Kaito Dark-sama, Lord-sessy012, Okhi-san, Rey12g, Red Devil Ngawi, ShintaRomanticIR, Silver Light Eternity, Uzumaki Akagami, Aldi. , , .90, minato. 2, 7, namikaze teddy, .94, senju herwan, sinternisti, uzumaki namikaze 3, viraoctvn, vruddie, yovie-kun. Terima kasih atas Fav dan Folnya.
Jika ada yang membingungkan jangan sungkan-sungkan tanya pada author.
Akhir kata R&R
...
..
.
TBC
Yami-Tenshin-Sama log out
