Behind Girl With Braids And Nerdy

Warning: Typo,OOC,AU,Gaje

Fairy Tail bukan Punya Author melainkan milik Hiro Mashima

the last sentence in chapter 1

Tampak sosok perempuan berambut coklat memakai kacamata tengah memasuki ruang kelas XI-IPA2 , ok semuanya mari kita mulai pelajaran hari ini tapi sebelum kita memulai saya ingin meminta maaf atas keterlambatan saya memasuki kelas dan juga saya melihat wajah baru di dalam kelas ini silahkan anda memperkenalkan diri ucap guru yang bernama Evergreen

Merasa dirinya dipersilahkan Lucy langsung berdiri dan berjalan menuju ke depan kelas membuat seluruh orang yang berada dikelas itu melihatnya dengan tatapan penasaran seakan bertanya siapa dia?

Setibanya didepan Lucy langsung memperkenalkan dirinya perkenalkan teman teman namaku Lucy Heartfilia aku pindahan dari Yuri High School mohon bimbingan kalian"ucap lucy sopan sambil

"Ohh ternyata Yuri High School, baiklah yang ingin bertanya kepada Lucy silahkan angkat tangan"Ucap bu evergreen

Silahkan dibaca Chap 2 nya^^

1 menit sudah Lucy dan bu evergreen hanya mematung di depan kelas tepatnya di depan hadapan murid murid Bu Evergreen atau bisa dibilang teman – teman baru Lucy (?)

"Baiklah jika tidak ada yang ingin bertanya, sesaat bu evergreen mengalihkan pandangannya ke hadapan Lucy, Lucy kamu bisa duduk sekarang" Ucap Bu Evergreen

"B – baiklah" Ucap Lucy

2 jam telah berlalu menandakan habisnya pelajaran pertama

Kring Kring Kring (ceritanya ini suara bel ya bukan suara es krim keliling)

"Baiklah anak anak sampai jumpa minggu depan ya, jangan lupa tugas yang ibu berikan harus dikumpulkan" Ucap Bu Evergreen seraya pergi keluar kelas

"Akhirnyaaaaaa" Ucap Levy sambil mengangkat kedua tangannya

"Pelajaran matematika nya benar benar susah ya Levy chan" sambung Lucy

"Iyaa sangatt susahhh" Balas Levy

"Gara gara terlalu banyak berfikir aku jadi lapar" Sambung Lucy

"Ayo kita ke kantin Lu-chan" Ajak Levy

"Baiklah Ayoo" Ucap Lucy semangat

Dengan perasaan senang mereka melewati koridor. tak lupa mereka menyapa orang orang yang tengah lewat, Ralat bukan mereka tapi hanya Levy mengapa? Karna Lucy sama sekali tidak kenal dengan orang orang itu maklum anak baru

Sesampainya di kantin Lucy dan Levy buru- buru memesan makanan. dengan setengah perjuangan dan dengan semangat generasi muda yang mereka miliki akhirnya mereka mendapatkan makanan yang mereka inginkan *merdekaaa*

"Ramai sekali kantin ini, kita mau duduk dimana Levy chan?" Tanya Lucy

"Aku juga tidak tau Lu-chan sepertinya hampir semua tempat sudah dipenuhi" Jawab Levy sambil melihat lihat sekelilingnya mencari tempat untuk mereka makan

Tanpa sengaja mata Lucy membesar saat melihat bangku yang sedang tidak diduduki alias kosong

"Levy-chan itu ada bangku kosong ayo kesana" Ucap Lucy sambil menarik tangan Levy mendekati kursi itu

Sesampainya disana mereka langsung duduk dan memakan makanan mereka. Sampai pada akhirnyaa

"KYAAA,STING-KUN AYOO DUDUK DISAMPINGKUUU"

"KYAA NATSU-KUN AYOOO BERKENCAN DENGAN KU"

"NATSU-KUN KAU BEGITU TAMPAN"

"NATSU-KUN YANG TERBAIK"

"TIDAK!HANYA STING-KUN YANG TERBAIK"

"KYAA!TIDAK MUNGKIN! HANYA NATSU-KUN YANG TERBAIK"

"TIDAK! HANYA STING-KUN"

Itulah suara suara yang terdengar di segala penjuru kantin

Yaa…. Siapa lagi yang bisa membuat kantin seberisik ini kecuali Natsu dan Sting. Kedua murid popular yang dijuluki sebagai pangeran sekolah Fairy, tak asing lagi bagi para Siswa untuk mendengar teriakan histeris para Siswi saat melihat mereka berdua.

"KYAAAA! Berisik sekali perempuan perempuan norak itu! Menganggu semangat makan ku saja!" Protes Lucy

"Hihi kalau kamu ingin bersekolah di Fairy kamu harus terbiasa dengan hal semacam itu Lu-chan" Sambung Levy dengan tawanya karena melihat sahabatnya itu emosi karna teriakan alay siswi di sekolah ini

"Bagaimana bisa terbiasa Levy-chan! Mendengarnya saja sudah membuat telingaku sakit!" Protes Lucy kembali

"Memangnya apa sih yang membuat perempuan perempuan alay itu berteriak? Apa mereka menang Undian?" Sambung Lucy

"kyahahahaha! Tak mungkin perempuan perempuan itu berteriak karena menang undian Lu-chan! Kamu ini ada ada saja! Mereka berteriak karena itu" Jawab Levy sambil mengarahkan telunjuknya kearah Natsu dan Sting

Merasa dirinya sedang ditunjuk Natsu segera berdiri dan berjalan kearah 2 orang gadis yang tak berdosa.

"BRAKKK! Kenapa kalian menunjukku seperti itu? Apa ada yang salah? Atau kalian ingin bermain main denganku? Haha berani sekali kalian!" Ucap Natsu seraya memukul meja dengan keras

"KYAAA NATSU-KUN! KAU SANGAT MEMPESONAAA"

Semua yang ada dikantin tepatnya para siswi hanya bisa berteriak teriak kagum melihat sang idola dengan sikap SOK JAGOANNYA

Merasa tak dapat lagi menahan emosinya

"BRAKK! HEI MANUSIA SOK HEBAT DAN SOK PENTING BERANI SEKALI KAU MEMBENTAKKU! KAU KIRA KAU ITU SIAPA! HEI JANGAN PERNAH KAU PIKIR AKU TAKUT DENGAN MU YA! MELIHAT MU DAN RAMBUT PINK MU ITU SAJA AKU SUDAH MUAL!" Akhirnya emosi yang di tahan tahan Lucy meledak dihadapan Natsu Dragneel salah satu murid Popular disekolahnya itu

"H-hei Lu-chan sudahlah tahan emosimu" bisik Levy

"mmm-maaf Natsu-san aku memang tidak sopan telah menunjukmu seperti itu. Itu semua salahku, maafkan aku dan teman ku ini ya" Ucap Levy dengan wajah takut

"H-hei Levy chan kenapa kamu minta maaf? Kamu itu tidak bersalah! Yang salah itu dia manusia aneh berambut pink yang sok penting!" Balas Lucy tak terima dengan sikap sahabatnya itu

"S-sudahlah Lu-chan Ayoo" Ucap Levy seraya memegang tangan Lucy dan pergi

"TUNGGU" Teriak seorang Pria yang ada dibelakang 2 orang gadis membuat 2 orang gadis itu tak sanggup lagi berjalan, secara misterius tiba tiba sang pria sudah ada didepan 2 orang gadis itu

"Hei nona culun" Ucapnya sambil menunjuk Lucy

"Aku sangat kasian melihatmu,dengan gaya seperti ini kau pasti dari zaman purba kan? Atau dari zaman kemerdekaan?*anak kurang ajar* , gaya mu benar benar Kuno! Oiya kau pasti anak baru bukan? Makanya kau berani membentakku! Dengar ya Nona Purba mulai detik ini kau sudah mencari masalah denganku! Dan berhati hatilah disepanjang hidupmu ya Nona. karena aku tak akan membuatmu tenang! Kau dengar itu? Baiklah,nikmati hidup indahmu yang masih tersisa ini ya Nona!" ucap laki laki itu seraya pergi meninggalkan Lucy

Kata kata lelaki itu membuat Lucy terdiam di tempat. Badannya susah digerakkan. Badannya bergetar TIDAK! Aku tidak boleh takut dengannya! Aku tak pernah takut dengan orang orang sepertinya!

Ayoo Kira kira siapa ya laki laki itu? Ayoo Tebak deh nanti jawabannya kasih di Review ya:)

Akhirnyaa selesai juga Chap 2 nya^^

Jelek kah? Haruskah Author Hentikan Fic ini *alay ceritanya*

thanks to Review dari Readers yaa Review nya bener bener buat Author semangat dehhh

Jangan lupa kasih Review juga ya buat chap 2 nya ^^

kasih saran kritik semuanya juga boleh;)

Arigatouu:)