Balas Review! :D
Honey Sho: Sebenarnya sih mau coba map lain yang lebih ngepas, tapi saya sesuaikan dengan keadaan! :D
Mathias: "Itu cuma singkatan doang! Jangan protes dulu!"
Andre: "Tapi sama aja, Kambing!" *nyeret Mathias buat menghajarnya di Vertigo.*
Me: *sweatdrop.*
Aku baru tau, toh! Padahal cuma mau nyoba aja! Soalnya, kalau di-cross dengan Hetalia udah mainstream!
Daimyo plus Nation: "Nah, lho! Kok bisa?"
Me: "Jangan protes!" *dark aura plus ngeluarin pipa paralon.*
Daimyo plus Nation: *merinding ketakutan.* "Iya, iya, ampun!"
Oke, Thanks for Review! :D
Dissa-CHAlovers: Boot Camp itu kayak pelatihan militer atau semacamnya! :D Bicara soal 'Kambing Blekok', saya harap anda segera kabur setelah ini karena nanti Mathy bakalan ngamuk! -_-"
Mathias: "Maksudnya?"
Me: "Nanti lu juga bakalan tau!"
Baiklah, terima kasih Review-nya! :D
Happy Reading! :D
Sebelumnya di 'The Crazy Summer Camping'...
"Gue mau kasih tau kalian kalau kita bakalan mengadakan 'Summer Camping'!"
"Jadi begini, aku dan Gerrard berniat mengadakan 'Summer Camping'! Dan karena kalian belum tau tempat yang cocok untuk itu, jadi aku sengaja menawarkan ideku kepada Mathias dan si 'Crossbow' (?)!"
'Semoga aja berjalan lancar dan kagak ada kejadian gaje!'
Chapter 1: Summer Camping or Boot Camp?
Seminggu kemudian, mereka sedang dalam perjalanan menuju tempat yang dimaksud. Yang ikut adalah 12 Daimyo yang jadi guru, Nordics, Lance, Girl-chan, Giro-kun, Luthfi, Dissa, Sho, Dark, Sakazaki, Mea, Bunga, dan para OC Girl-chan.
Mari kita liat keadaan di dalam bis!
"Gue heran! Kenapa kita diajak ke tempat Ger-kun?" tanya Sho penasaran.
"Menekedele!" jawab Luthfi cuek sambil ngangkat bahunya.
"Gue bosen banget! Ngapain coba kita diajakin sama pak Kambing sarap itu?!" tanya Sakazaki kesel.
Mathias yang mendengarnya pun langsung mendatangi bocah itu dengan aura merah mengerikannya.
"Bapak udah kasih tau kamu kesekian kalinya, bapak bukan kambing! Tarik kagak kata-kata barusan?!" tegur pria jabrik itu emosi.
"Begini aja, pak! Gimana kalau kita undi pake koin aja? Kalau angka, bapak memang kambing! Tapi kalau gambar, bapak harus jadi kambing!" tawar Dark sambil ngeluarin sebuah uang logam.
"Eh? Bukannya sama aja, ya?" tanya Ieyasu bingung.
"Beda, pak Ieyasu!" bantah Dark dan Sakazaki bersamaan.
"Sama!"
"Beda!"
"Sama!"
"Beda!"
"Sama!"
"Beda!"
Reaksi Mathias yang menyaksikan perdebatan gaje antara Ieyasu dan kedua mulas 9E tersebut? Dia hanya bisa sweatdrop di tempat.
"Kita sudah sampai! Silakan turun!" kata sang supir yang ternyata adalah David Black (?). (Cowboy: "Tunggu dulu! Siapa yang bayar dia buat jadi supir mereka, coba?"/David Black: *nunjuk Sho.*/Sho: *nyengir.*/Cowboy: *facepalm.*)
Mereka pun langsung turun dari bis dan...
JRENG!
"Apa ini hanya gue, atau ini memang Angra Nest?" tanya Mathias yang cengo dengan tempat mereka sekarang.
Bagi Reader yang heran kenapa Mathias tau Angra Nest, alasannya karena dia pernah hajatan (baca: dihajar habis-habisan) sama Andre di sana.
"Yo!" sapa Andre bersama Gerrard dan dua orang wanita.
"Ini apa maksudnya, Andre-san? Kenapa kita berada di tempat ini?" tanya Ieyasu heran.
"Jadi begini! Aku ingin kalian mengikuti 'Summer Camping', tapi sambil berburu zombie!" jelas Andre watados.
Webek, webek...
"Gile lu, Andre! Ini mah bukan 'Summer Camping', tapi 'Boot Camp'!" bentak Mathias kagak nyelow.
"Kenapa? Bukannya sama aja, ya?" tanya salah satu dari wanita itu di sebelah Andre.
"BEDA BANGET, DODOL! MEMANGNYA LU KATE KITA MAU MENGADAKAN WAJIB MILITER APA?!" teriak Mathias dan Cowboy bersamaan. Lha, kenapa tuh bocah malah ikut-ikutan?
"Kate! Mending lu abaikan aja mereka!" kata Andre kepada wanita di sebelahnya.
"Hei, Ger-kun! Lu beneran mau nyuruh kita ngelakuin ini?" tanya Sho kepada Gerrard.
"Lha, memangnya salah siapa nandatanganin makelar pas mabuk?" jawab Gerrard bertanya balik.
Sontak, Lance, Lukas, Emil, dan Ieyasu yang mendengarnya pun langsung men-death glare Mathias. Dark aura pun muncul dari tubuh mereka berempat.
"Mathias/Anko/Dan/Makkun!" panggil keempatnya sambil ngeluarin Gun Blade/buku sihir/pistol/tombak yang sepertinya akan dipakai untuk membantai Mathias.
"AMPUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUN!" teriak pria jabrik itu sambil ngacir dikejar-kejar keempat makhluk tersebut.
"Memangnya ada apaan, Gerrard-san?" tanya Keiji yang bingung dengan kejadian barusan.
"Errrrr, kejadiannya begini..." Gerrard berniat bercerita.
-Flashback-
Di sebuah bar, Mathias, Gerrard, dan Andre lagi sibuk ngobrol tentang 'Summer Camping'. Entah kenapa, sang ketua guru malah mabuk tanpa alasan yang jelas. Alhasil, Andre dengan iseng menyuruhnya menandatangani sebuah makelar. Karena mabuk, pria Denmark itu menurutinya tanpa banyak nanya.
Kalau kalian mau tanya isi makelarnya kayak gimana, tulisannya kayak begini:
Saya yang bertanda tangan di bawah ini akan mengikuti 'Zombie Hunter Summer Camping' yang diselenggarakan oleh para character CSO!
Kira-kira seperti itulah isinya! Yang pasti, Mathias kagak tau kalau yang ditandatanganinya itu makelar buat ikut pelatihan berburu zombie milik Andre. Hohohoho! Good work, Andre! *Narator dipenggal Mathias.*
-Flashback End-
Mereka semua (min Mathias, Lukas, Emil, Lance, dan Ieyasu) hanya bisa manggut-manggut mendengar cerita Gerrard barusan.
Setelah beberapa acara pembantaian kemudian...
"Yah, kalian beruntung! Nanti kalau kalian ketemu Deimos, bakalan ngerepotin!" kata Andre setelah melihat Mathias dibantai habis-habisan sama keempat makhluk barusan.
Pria jabrik itu hanya memiringkan kepalanya dengan bingung.
"Deimos itu artinya 'takut', kan?" tanya Mathias kagak nyambung. Kayaknya dia habis belajar bahasa Yunani dari Heracles! (Cowboy: "Lha? Kapan belajarnya, coba?") Padahal Deimos yang dimaksud Andre tuh salah satu nama zombie.
Webek, webek...
"Heh? Kenapa hening begini, ya?" tanya Kate bingung.
"Ini bukan pelajaran bahasa asing, Kambing Blekok!" bentak Cowboy kagak nyelow sambil menjitak kepala pria jabrik itu. (Cowboy: "Eh? Memangnya nyampe, ya? Perasaan tinggi gue sebanteran BakAuthor, deh!"/Thundy: "Lu kagak kepikiran buat lompat, mein freund?"/Cowboy: "Lupa!"/Thundy: *facepalm.*)
"HUWAHAHAHAHAHA! KØHLER-SAN DIPANGGIL KAMBING BLEKOK! HUWAHAHAHAHAHA!" teriak Masamune, Sasuke, dan Motochika sambil ketawa ngakak.
Mathias yang udah keburu emosi pun langsung menyiapkan kapaknya dan berniat memenggal kepala ketiga orang itu kalau saja Berwald dan Walther tidak mencegahnya.
"Sud'hlah, D'nmark! M'rek' k'n h'ny" b'rcand'!" nasihat Berwald.
"Benar, kembaranku (?)!" sambung Walther kagak nyambung.
Webek, webek...
"Apa kau bilang?!" Mathias yang udah ngamuk mode on pun langsung mencengkram lengan Walther.
Walther hanya bisa menelan ludah dan sepersekian detik kemudian, dia pun udah diterbangkan ke antariksa berkat lemparan maut dari Mathias.
"Memangnya semirip apa Anko sama dia?" tanya Lukas sweatdrop dengan kejadian barusan.
"Menekedele!" jawab Emil cuek sambil ngangkat bahunya.
Di asrama CSO character (?)...
"Gue baru tau kalau Makkun bisa sekonyol itu!" kata Ieyasu sambil merebahkan dirinya di atas sofa ruang tengah.
"Oh iya, Andre-san! Anak-anak itu gimana? Mereka kan kebanyakan cewek!" tanya Lance kepada Andre yang lagi main PS 2 sama Mathias. (Cowboy: "Tumben mereka akur! Apa bentar lagi mau kiamat?" *dibantai yang bersangkutan.*)
"Kalau soal mereka, itu mah biar Kate sama Jennifer yang urus!" jawab Andre tanpa menengok sedikit pun kepada si pencetus pertanyaan.
"Hoi, Dan! Ngapain coba lu sampe harus mabuk kayak gitu?" tanya Emil agak jengkel. "Kan kita juga yang kena!"
"Kagak usah tanya Anko! Dia memang keasikan minum bir sampe kagak nyadar sama keadaan sendiri!" ujar Lukas sarkastik sambil memakan snack yang ada di atas meja.
Mathias yang mendengarnya hanya bisa memanyunkan bibirnya dan tanpa sadar menumpahkan cocktail milik Cowboy yang berada di sebelahnya.
"WOI! Mau ngajak berantem, nih?!" Pemuda pirang yang emosi itu pun segera mengeluarkan Revolver-nya.
"Nein, mein freund!" cegah Thundy sambil berusaha menahan temannya itu. "Biarkan aja dia! Mungkin dia lagi stress!"
Dan benar saja, pria jabrik itu pun berhenti bermain dan segera berjalan ke kamarnya dengan aura merah mengerikannya. Mereka yang melihatnya pun hanya bisa merinding disko.
"Hyiiiiiii, kau tau darimana kalau Ta-san lagi stress?" tanya Tino sambil merinding disko.
"Gue sempet liat muka dia ketekuk terus pas lagi main!" jawab Thundy datar sambil memakan wurst yang dibawanya dari rumah.
"Yah, kita terima aja nasib!" kata Gerrard datar. "Mending kalian tidur aja! Besok kalian harus bangun pagi-pagi, lho!"
Mereka semua pun segera ke kamar masing-masing untuk tidur.
To Be Continue...
Preview for Chapter 2:
"Dan, ayo bangun! Lu mau dibantai sama Andre lagi?!"
"Makkun! Kalau lu kagak mau bangun, jangan harap bir milikmu bisa selamat dari mesin penghancur Tadakatsu setelah ini!"
"Pak Mathias lagi stress, ya? Kok mukanya ketekuk kayak gitu?"
"WHAT THE HELL?! OGAH BANGET GUE NGURUSIN SI KAMBING ITU!"
"Astaga Kambing! Lu udah gila nyium si Anko?!"
"Ta-san, lap hidungmu!"
"Foto Yaoi! Denmark x Andre dan Lance x Iceland! Siapa yang mau beli?"
Cowboy: "Kenapa gue mencium bau Yaoi, ya?"
Mathias: "Menekedele! Yang penting Chapter ini selesai!"
Me: "Review!" :D
