" Heart ~ part 2"

Main cast :

-Choi Siwon

-Cho Kyuhyun

Other :

-Kim Jungmyeon as Cho Suho

- Kim Young Woon as Kangin

^Happy Reading^

.

.

.

"Andai aku bisa mengubah takdir. Aku akan mengubah takdir kita sekarang…"

.

.

Cho Kyuhyun kembali kekamar Siwon. Langkah kakinya lemah, raut wajahnya sayu. Ia lelah memikirkan cara untuk membuat kekasihnya agar tetap bertahan hidup.

"Hyung…"panggil Suho yang dari tadi menunggu kakaknya didepan kamar Siwon.

"untuk apa kau kesini.!"balas Kyuhyun sinis

"sudah seminggu kau tidak pulang hyung.."jawab Suho mendekati Kyuhyun. Reflek membuat Kyuhyun mundur.

"memangnya kenapa hah?"bentak Kyuhyun

"appa mencarimu hyung.. . jebal, pulanglah.."pinta Suho kali ini lebih lembut

Kyuhyun tak menghiraukan dongsaengnya. Ia pun lebih memilih masuk kekamar Siwon.

"waeyo Hyung? Apa karna namja itu..!" ucap Suho menghentikan langkah Kyuhyun.

"apa maksudmu?" Kyuhyun terpaksa berbalik menatap dongsaengnya

"kenapa kau masih setia padanya..padahal kau tau usianya tinggal menghitung hari" lanjut Suho sakratis membuat Kyuhyun mengepalkan tangannya geram.

"BRENGSEK! Kau kira kau siapa? Ingat kau hanya saudara tiriku. Kita tidak punya hubungan apapun. Apa kau belum mengerti juga Kim Suho?" balas Kyuhyun menaikan nada suaranya. Suho tersenyum tipis menatap kepergian Kyuhyun.

Flashback..

"Kyuhyunie..perkenalkan ini appa barumu sayang. Ayo beri salam"seru seorang wanita paruh baya.

Kyuhyun yang menurut langsung membungkukkan tubuhnya didepan lelaki seumuran eommanya.

"yang ini namdongsaengmu.."ucap Leeteuk menunjuk bocah laki-laki disamping appanya yang bernama Kim Young woon itu.

"Kim Jungmyeon imnida.. Hyung boleh memanggilku Suho. Cho Suho"ucap Suho yang tersenyum bahagia karena bertemu Hyung barunya.

.

.

.

Pagi itu Kyuhyun mengenakan baju serba hitam menghadiri pemakaman eommanya. Cho Leeteuk meninggal karena penyakit kankernya yang selama ini tidak diketahui anaknya.

"eomma...kajjima..hiks hiks" Kyuhyun hanya bisa menangis diatas batu nisan eommanya itu. Kim Young woon atau yang biasa dipanggil Kangin, beserta putranya Suho hanya menatap Kyuhyun dengan pandangan sedih.

Sudah 3 hari Kyuhyun tidak keluar kamar, bahkan untuk makanpun ia tidak bernafsu. Dan akibatnya membuat tubuhnya pingsan karena lemas.

"lalu bagaimana appa...apa yang harus kita lakukan?"tanya Suho pada Kangin yang sekarang juga bertanggung jawab untuk merawat Kyuhyun.

"tidak ada cara lain Suho-ya. Segera kita bawa Kyuhyun kerumah sakit" ucap tuan Kim

.

.

.

at Seoul Hospital.

Kyuhyun dirawat dikamar biasa. Karena menurut dokter namja manis itu tidak menderita penyakit yang serius. Sehingga dokter memberinya kebebasan.

Bruukk..

"ah..mianhae"ucap seorang namja berpostur tinggi dan tampan yang tanpa sengaja menabrak Kyuhyun.

Kyuhyun yang merasa baik-baik saja dengan sengaja meninggalkan namja itu lalu berjalan ke taman. Namja itu menatap Kyuhyun yang bersikap cuek, tapi entah kenapa ia ingin sekali membuntuti namja yang menurutnya cantik itu.

Kyuhyun mendudukan tubuhnya dikursi taman. Pandangannya menerawang keatas menatap langit. Namja tampan yang tadi dibelakangnya ikut duduk disamping Kyuhyun.

"annyeong haseyo Choi Siwon imnida. Apa kau pasien disini juga?"tanya pemuda bernama Siwon itu. Tapi Kyuhyun yang cuek malah memalingkan wajahnya dan tetap saja tak ada jawaban yang keluar dari bibir mungilnya. Siwon yang tidak putus asa mencoba berbicara lagi.

"ehmm..aku tau kau pasti bosan kan. Kalau begitu mau aku temani?" tanya Siwon lagi dan usahanya kali ini berhasil membuat Kyuhyun menatapnya. Siwon tersenyum menampilkan kedua lesung pipitnya.

"bolehkah aku menjadi temanmu?" ungkap Siwon sambil mengulurkan tangannya. Kyuhyun membalas uluran tangan Siwon dan mengangguk lucu.

.

.

.

Sejak perkenalannya dengan Siwon waktu itu. Kyuhyun mau berbicara lagi, bahkan kali ini ia bisa tertawa lagi. Siwon seakan memberi Kyuhyun semangat lagi dalam hidupnya.

"Kyuhyunie cepat kemari..."seru Siwon.

"ada apa hyung?" Kyuhyun menghampiri Siwon yang sedang bergulat dengan anak anjing.

"lihatlah..dia lucu bukan? coba kau gendong dia" Siwon menyerahkan anak anjing itu pada Kyuhyun. Dengan ragu Kyuhyun menerima lalu menggendongnya.

Anjing itu langsung menyukai Kyuhyun. Sesekali membuka-buka mulutnya sambil mengerjap-ngerjapkan matanya lucu.

"omo..dia manis sekali hyung" Kyuhyun memainkan jarinya diperut anjingnya membuat anjing itu semakin menggeliat kegelian. Kyuhyun tertawa melihat ekspresi anjing mungil itu. Siwon tersenyum menatap namja manis yang diam-diam disukainya itu.

"kau suka?"tanya Siwon berdiri dibelakang Kyuhyun sambil menempelkan dagunya dibahu kyuhyun.

"ne..neomu joahaeyo" ucap Kyuhyun tersenyum

"kalau begitu kau boleh membawanya pulang.." bisik Siwon ditelinga Kyuhyun

"aiissh…mana bisa begitu, ini kan punya hyung"tolak Kyuhyun membalikkan tubuhnya menghadap Siwon.

"tapi aku sengaja membelinya untukmu kyuhyunie. Agar kau tidak kesepian lagi jika tak bersamaku"ucap Siwon memegang pundak Kyuhyun

"Siwon hyung… gomawo" ucap Kyuhyun tanpa sadar menangis. Bukan karna sedih tapi entah kenapa ia begitu bahagia sekarang.

"hei hei. Waeyo ? kenapa sekarang menangis eoh?" Siwon panik melihat air mata membasahi pipi Kyuhyun.

"aku terlalu senang hyung hingga aku berpikir kenapa kau begitu baik padaku?" ungkap Kyuhyun tak mengerti.

Siwon terdiam sejenak, namja itu yakin inilah saatnya ia mengungkapkan perasaannya. Ditangkupnya wajah Kyuhyun dan menatap dua bola mata milik Kyuhyun lalu dengan perlahan dihapus air mata namja manis itu.

"Kyuhyunie kau tau kenapa aku melakukan ini semua?" tanya Siwon membuat Kyuhyun menggelengkan kepalanya tidak mengerti.

"because I LOVE YOU Cho Kyuhyun. Neomu saranghae"

"Hyungie… kau?" Kyuhyun menatap siwon tak percaya.

"ne Kyuhyunie. Mulai sekarang jadilah kekasihku?" pinta Siwon menggenggam tangan Kyuhyun lalu mengecupnya.

"uhm.. nde" balas Kyuhyun menganggukan kepalanya malu.

.

.

.

3 weeks ago.

.

.

.

Kyuhyun pulang larut malam dan mendapati appa dan dongsaengnya menunggu diruang tamu.

"kenapa kau baru pulang? ini sudah jam berapa..apa kau lagi-lagi pergi dengan pria itu?" tanya tuan Kim dingin saat Kyuhyun berjalan melewatinya.

"apa urusan anda, aku ingin pergi dengan siapapun itu bukan urusanmu" balas Kyuhyun cuek.

"Hyung.. kau tidak seharusnya begitu pada appa!" sentak Suho menarik lengan Kyuhyun.

"Appa? Maaf.. Aku tidak merasa punya appa lagipula dia bukan appaku" jawab Kyuhyun dingin

Tuan kim yang tersinggung karena kehadirannya yang tidak pernah dihargai ditambah perkataan Kyuhyun yang sedikit menusuk, reflek mengepalkan tangannya dan hendak melayangkan tamparan kepada Kyuhyun yang kini berdiri dihadapannya.

Braakk..

Pintu terbuka dengan keras menyebabkan ketiga pasang mata itu sedikit terkejut. Seorang namja berdiri diambang pintu mengatur nafasnya yg tidak teratur setelah berlari.

"Siwonnie…" Kyuhyun terkejut mendapati Siwon menyusulnya sampai kerumah

"aku sudah tau kau pasti akan dimarahi makanya aku menyusulmu..ternyata dugaanku benar. Lelaki itu menyakitimu" ucap Siwon mengatur nafasnya.

"apa kau bilang..aku ini appanya!" teriak tuan Kim marah besar.

"oh benarkah? Apa seorang appa tega menyakiti putranya sendiri?" balas Siwon tajam.

"BRENGSEK BERANINYA KAU BOCAH TENGIK!?" Tuan Kim geram, kali ini ia benar-benar tersinggung. Tuan kim menghampiri Siwon lalu memukuli namja tampan itu hingga babak belur. Sedangkan Kyuhyun, namja manis itu tak mampu melindungi kekasihnya karena Suho sejak tadi menahan lengannya.

"dasar bocah tengik! Rasakan ini lalu pulanglah kerumahmu.."seru Tuan Kim memukul perut Siwon membuat namja itu jatuh kebelakang. Kyuhyun yang menyaksikan perlakuan appanya pada kekasihnya hanya mampu menangis.

"segitukah kemampuanmu tuan" Siwon dengan tubuh lemahnya berusaha bangkit dan mencoba membalas tuan kim.

Namun niatnya gagal saat Suho dengan sigap menangkis tangan Siwon dan menghajar lelaki yang merebut Hyungnya itu hingga jatuh tersungkur. Darah segar keluar dari mulut Siwon membuat Kyuhyun segera berlari memeluk kekasihnya.

"Shit! Apa yg kalian lakukan hah? kalian benar-benar keterlaluan. Aku benci kalian!"teriak Kyuhyun pada appa dan dongsaengnya.

Tanpa banyak berfikir Kyuhyun menuntun Siwon keluar rumahnya dan mengantarnya kerumah sakit.

.

.

.

at Seoul Hospital.

Kyuhyun menunggu diluar UGD. Berulang kali ia berjalan mondar-mandir didepan pintu. Ia sangat cemas dengan keadaan Siwon.

Di dalam ruang UGD. Dokter membersihkan darah Siwon dan memeriksa keadaannya.

Siwon merasakan sakit dibagian perutnya dan dokterpun segera melakukan roncent pada tubuhnya.

"Ya..seharusnya ini tidak boleh terjadi Siwon-ah" kata dokter Jung tanpak khawatir.

"arraseo.. Jadi bagaimana keadaanku?"tanya Siwon datar.

"kau harus dirawat.."

"apa itu harus?"

"kali ini tolong turuti perintahku Choi Siwon" ucap dokter sedikit menaikan suaranya.

"ok! Tapi jangan sampai namja manis diluar itu tau tentang penyakitku" balas Siwon tersenyum getir.

"ok"

Sudah 3 hari Siwon dirawat dirumah sakit dan membuat Kyuhyun semakin khawatir.

'mana mungkin hanya karna dipukul appa dan Suho.. Siwon Hyung sampai harus menginap 3 hari disini' gumam Kyuhyun dalam hati.

"BabyKyu… kau tidak pulang?" tanya Siwon membelai pipi tembam Kyuhyun yang sedang menyandarkan tubuhnya didada bidang Siwon.

"No Hyung… bukankah aku sudah berjanji untuk menjagamu" jawab Kyuhyun mendongakkan kepalanya lalu menggenggam tangan Siwon. Siwon tersenyum menampilkan dua dimplenya.

"baiklah tapi tolong jangan khawatir. Aku baik-baik saja baby…sungguh" ucap Siwon mengecup kening Kyuhyun.

"aku percaya Hyung" balas Kyuhyun mengalungkan kedua lengannya pada leher Siwon dan menyembunyikan kepalanya disana mencari kehangatan.

.

.

.

Entah berapa hari yang lalu Siwon baru saja dinyatakan sehat. Tapi tiba-tiba saja Kyuhyun mendapat kabar bahwa Siwon ambruk dan harus dirawat dirumah sakit lagi. Kali ini dengan alasan pekerjaannya yang terlalu berat. Padahal Kyuhyun sudah berkali-kali mengingatkannya namun Siwon selalu menjawab "jangan khawatir..aku tidak apa-apa"

Hingga sampai hari ini tepatnya. Kyuhyun yang baru saja berniat mengajak Siwon berangkat kekantor dikejutkan dengan keadaan rumah Siwon yang berantakan ditambah dengan sang pemilik yang belum siap dengan pakaiannya. Tidak biasanya Siwon seperti ini.

"Hyung... Apa yang terjadi?"tanya Kyuhyun langsung khawatir begitu melihat Siwon keluar dari kamar mandi dengan wajah pucat. Siwon yang tau kecemasan Kyuhyun dengan sengaja tidak menggubrisnya dan mengusap wajahnya.

"Siwon Hyung..." panggil Kyuhyun merasa diabaikan.

"baby please…jangan bertanya" seru Siwon serak.

"tapi Hyung…kau terlihat sangat pucat. Aku tau kau pasti muntah lagi kan? Iya kan?"

"b-babby…" Siwon yang merasa tubuhnya lemas dan matanya berkunang-kunang tak sanggup lagi menahan berat tubuhnya.

"Hyung.. Hyung.. gwenchana?"suara Kyuhyun terdengar samar-samar ditelinganya dan saat itu juga Siwon jatuh pingsan

Kyuhyun sebenarnya sudah mulai curiga dengan kondisi kesehatan kekasihnya. Karena akhir-akhir ini ia sering memergoki Siwon muntah darah bahkan sampai hamper pingsan. Kyuhyun merasa Siwonnya tidak baik-baik saja. Bahkan dengan tubuh sekekar itu ia juga tak yakin jika Siwon memiliki penyakit aneh. Tapi apa dengan tubuh kekar manusia bisa menjamin kesehatannya?

"dokter..tolong katakan Siwon Hyung sakit apa?" pinta Kyuhyun memohon pada dr. Jung

"maaf Kyuhyun-ssi..saya tidak bisa mengatakannya"ucap dr. Jung menyesal karena mengingat permintaan Siwon .

"please.. aku tidak akan memberitahunya" ucap Kyuhyun menunjukkan wajah lesunya hingga membuat dr. Jung kali ini menyerah. Bagaimanapun juga Siwon harus mendapat dukungan untuk sembuh dari kekasihnya.

"baiklah… Jadi sebenarnya Siwon sudah lama mengidap penyakit sirosis hati yang usianya tidak akan bertahan lama. Dan kemungkinan untuk ditemukan pendonornya sangatlah kecil. Oleh karena itu, aku selaku Dokter pribadi Siwon memintamu untuk selalu menyemangati Siwon untuk tetap bertahan. Aku sangat tau Siwon sangat mencintaimu Kyuhyun-ssi"

Flashback end..

.

.

.

Kyuhyun duduk disamping Siwon, kedua bola matanya mulai berkaca-kaca menatap kondisi Siwonnya. Tangan kanannya masih menggenggam tangan Siwon sementara tangan kirinya sibuk menyisir rambut kekasihnya itu dengan jari-jarinya.

"Siwonnie...kapan kau bangun?" kini jari-jari mungilnya turun kepipi Siwon.

"I miss u Siwonnie... I love you"

Chuup~

Kyuhyun mengecup kening Siwon lembut dan penuh kasih sayang. Namja manis itu berharap agar kekasihnya bangun. Namun harapannya tidak seperti yang ia inginkan, kondisi Siwon tetap sama seperti hari sebelumnya.

"ku mohon bangunlah Hyung.." gumam Kyuhyun, kedua tangannya kembali menggenggam lengan Siwon dengan erat. Namja manis itu menundukkan kepalanya, butiran air matanya mulai keluar dari sudut matanya hingga akhrnya jatuh membasahi pipinya. Kyuhyun mulai putus asa. Lalu untuk apa ia hidup jika Siwon saja tak sudi membuka matanya.

Kyuhyun menenggelamkan kepalanya dilengan Siwon. Tubuhnya bergetar hebat, sekarang namja manis itu benar-benar menangis.

"Siwon Hyung.." panggil Kyuhyun mencoba menghentikan tangisnya.

"apa kau ingat..dulu kau selalu janji tidak akan pernah membuatku menangis dan akan selalu menghiburku"matanya menerawang langit-langit kamar.

"saat aku menangis kau yg selalu menghapus air mataku..dan saat aku sedih kau yg selalu menghiburku. Kau ingat?" Kyuhyun menatap wajah Siwon tajam.

"CHOI SIWON PENIPU!" seru Kyuhyun tiba-tiba.

"kau tau janjimu itu palsu Hyung..kau yg sekarang membuatku menangis bahkan kau tak pernah menghiburku lagi. Kau tau itu,hah!"bentak Kyuhyun.

"kau tak pernah tau kan bagaimana keadaanku sekarang?aku kesepian..aku merasa sendirian..kau tau bahwa aku membutuhkanmu tapi nyatanya? Kau tak pernah ada untukku Hyung..tak pernah! Mana janjimu..mana?"emosinya meledak. Bukan karna marah tapi karena kali ini namja manis itu tak dapat menahan rasa sedihnya. Butiran air matanya kembali jatuh membasahi pipinya.

"kumohon bangunlah..buka matamu Hyung..kumohon!"suara Kyuhyun melemah.

Beban hidup yang ditanggung Kyuhyun terlalu berat sejak eommanya meninggal. Kyuhyun merasa kesepian, ia benci appa dan namdongsaeng tirinya. Bukan karna mereka jahat atau ingin merebut harta warisan almarhumah eommanya..tentu bukan. Tapi satu kenyataan yg selalu Kyuhyun ingat dan tidak akan hilang dengan mudah dari ingatannya.

Pria itu.. Appa tirinya. Tuan Kim. Orang itu yg telah menghancurkan rumah tangga eomma dan appanya hingga akhirnya mereka bercerai. Tapi tentu saja hubungan Leeteuk dan Kangin hanya sebatas teman. Hal itu semata-mata dilakukan Leeteuk karna ia tau hidupnya tidak akan lama lagi. Namun karna Leeteuk tau bahwa mantan suaminya tidak akan mau merawat Kyuhyun akhrnya dengan terpaksa ia menikah dengan menerima lamaran Kangin dengan maksud agar kehidupan Kyuhyun terjamin.

.

.

.

Malam ini setelah seminggu lamanya Kyuhyun pulang kerumah. Kangin menyambut kepulangan Kyuhyun dengan senang.

"Kyuhyun-ah..akhirnya kau pulang sayang..kau pasti lelah kan? Mari appa bantu.." Kangin meraih tas besar Kyuhyun namun namja manis itu langsung menolak

"tidak perlu..saya bisa sendiri" ucap Kyuhyun dingin.

"Kyuhyun-ah..sudah berapa kali appa bilang. Appa tidak bermaksud merebut eommamu dari appa kandungmu. Semua itu kami lakukan semata-mata untuk masa depanmu. Tolong mengertilah"pinta Kangin memohon.

"arraseo...jangan dilanjutkan lagi. Aku sudah bosan mendengarnya..permisi" balas Kyuhyun meninggalkan Kangin yang nampak kecewa dengan sikap Kyuhyun yang tak pernah berubah.

Kyuhyun berjalan menuju kamarnya. Tepat sebelum ia masuk kedalam kamarnya Suho berdiri dibelakangnya.

"Hyung sepertinya kali ini kau benar-benar keterlaluan pada appa" ucap Suho memperingatkan.

"Suho tolong jangan ganggu aku.." balas Kyuhyun melirik Suho sekilas. Baru kali ini namja manis itu mengucapkan kata tolong pada adiknya.

"baiklah..aku tau. Tapi Hyung harus ingat, tolong jaga kesehatan Hyung..hanya itu pintaku. Aku hanya tidak ingin melihatmu sakit"

"aku tau" balas Kyuhyun langsung masuk kedalam kamarnya. Suho menatap Kyuhyun sampai namja manis itu menutup pintu kamarnya.

.

.

.

.

.

Kyuhyun berjalan-jalan di taman bunga. Taman itu sangat indah, sekelilingnya dipenuhi bunga mawar putih dan mawar merah. Kyuhyun mengenakan baju serba putih. Rambut coklatnya ditata rapi hingga menampakkan wajah manisnya. Mata beningnya menatap karpet merah dihadapannya.

"silahkan lewat sini.." seorang lelaki paruh baya menuntunnya berjalan diatas karpet. Karpet itu seakan menghubungkan kesuatu tempat.

Kyuhyun berjalan dan terus berjalan hingga langkahnya terhenti tepat disuatu tempat yang lebih mirip altar gereja.

"ini apa?" Kyuhyun mengernyitkan dahinya lalu menatap lelaki paruh baya yg berdiri disampingnya. Lelaki paruh baya itu berjalan maju dan berdiri tepat disebelah balok berukuran besar yg lebih mirip peti mati.

Kyuhyun yang masih kebingungan pun menatap lelaki paruh baya itu. Dengan ragu Kyuhyun berjalan menghampiri lelaki itu.

Tapp..

Langkah Kyuhyun terhenti tepat didepan peti mati itu. Didalam peti itu terlihat jelas seorang namja mengenakan tuxedo serba putih seperti dirinya. Aroma harum menyengat ditubuhnya. Rambut hitamnya disisir rapi. Bibirnya menyunggingkan senyum tipis. Wajahnya tampak putih bahkan sangat putih. Kedua tangannya terlipat diatas pinggangnya. Namun ada satu hal yg membuat Kyuhyun masih dipenuhi tanda tanya. Mata namja itu tertutup rapat seakan-akan kelelahan didalam dirinya berakhir sudah dan yang terlihat sekarang hanyalah ketenangan dan kedamaian.

Sekali lagi Kyuhyun meruncingkan matanya. Menatap lekat-lekat namja didalam peti yang sedang terlelap dengan sejuta kedamaian.

"dia..." Kyuhyun tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Namja manis itu membungkam bibirnya. Air matanya seketika mengalir hingga membasahi pipinya.

"ini tidak mungkin Siwon Hyung..." gumam Kyuhyun dengan suara bergetar. Lututnya lemas seakan tak mampu menompang tubuhnya lg.

"ANDWAE...!"

*TBC*

Maaf atas keterlambatan publishan ff Heart ini.

Maaf juga kalau ceritanya makin aneh dan bikin muntah *bow*