Don't Come to Farewell

Song by : eunha gfriend

.

.

Its Taerin time

.

.

The clock made two full turns
Nothing's different about this day
But like a picture with no time reference
I'm standing still
When I felt a little comfortable
Was that me deceiving myself?

Taehyung menatap datar jam dinding di rumahnya. Hari ini sama seperti hari sebelumnya. Dia merindukan orang yang sangat di cintainya.

Dia terkekeh pelan menertawakan dirinya yang menyedihkan. Keadaannya sekarang sama seperti keadaan rumahnya saat ini. Berantakan dan hampa. Barang-barangnya berserakan. Beberapa botol soju dan kaleng bir tergeletak begitu saja di lantai.

"Sudah ku bilangkan kalau alkohol itu gak baik untuk tubuhmu!"

Taehyung menolehkan pandangannya kearah pintu masuk rumahnya. Bayangan Yerin kembali menghantuinya. Dia berjalan pelan ke kamarnya dengan kepala yang sedikit sakit karna kadar alkohol yang terbilang tinggi itu menyerangnya.

Dia menolehkan pandangannya kearah jam dinding di kamarnya yang menunjukkan pukul 01.05 a.m.

"kapan kau akan pulang?" gumamnya.

Tears suddenly fell
I think I'm still waiting for you

Taehyung melemparkan handphonenya dengan perasaan marah. Teriakan putus asa keluar dari mulutnya. Dia marah akan dirinya sendiri. Isakan pilu mulai terdengar diiringi dengan tetesan air mata yang mengalir.

"hiks kembalilah kumohon" ucapnya dengan tangisan yang tak dapat ia hindari.

Rasa sakit dan perih kembali menyerang hatinya. Dadanya seketika terasa sangat sesak untuk bernapas. "Aku menyesal. Hiks aku menyesal"

Don't go any farther, don't come as a goodbye
Tell me to wait just a little bit
So my heart, that is only filled with you, won't cry
Look back at me, look back at me

Pagi hari kembali menyapa Taehyung. Hari ini pun dia sudah bersiap untuk pergi ketempat yang menjadi kenangannya bersama Yerin.

Iris matanya menatap kosong pantulan bayangannya di cermin yang terlihat menyedihkan. Dia mengarahkan dua jari telunjuknya di kedua ujung bibirnya dan membentuk sebuah senyuman.

Taehyung meraih jam tangan kesayangannya dan menggunakannya dengan hati-hati. Karna hanya ini kenangan yang di tinggalkan Yerin selain Coffee Shop. Dia terdiam di depan pintu rumahnya dan mengembangkan senyuman terbaiknya.


I only looked at you

So I couldn't see the goodbye
It was covered by the familiar sight of your back
So I didn't know how far you went

"satu ice Americano, satu caramel macchiato, dan satu cheese cake di bungkus" ucap seorang pelayan dengan senyuman ramah dan menaruh semua pesanan Guanlin di mejanya "selamat menikmati" ucap pelayan tersebut dengan ramah.

Taehyung tersenyum tipis. Dia meraih caramel macchiato pesanannya dan menaruh di depan kursi kosong di hadapannya "selamat menikmati" ucapnya dengan senyuman tipis.

Dia menyesap ice americanonya sambil melihat keluar jendela. Hari ini cuacanya sedang tidak bersahabat. Air hujan sedang turun membasahi bumi.

"lebih baik kita putus"

Kedua mata Taehyung membola. Dia menolehkan pandangannya menatap kursi kosong di hadapannya. Otaknya seakan memutar kembali kejadian 1 tahun yang lalu.

Saat dimana perpisahan datang menghampirinya dengan dingin dan menusuknya tanpa aba-aba.

"sampai kapan hyung akan menipuku?"


Don't go any farther, don't come as a goodbye

Tell me to wait just a little bit
So my heart, that is only filled with you, won't cry
Look back at me, look back at me

"aku sudah tidak tahan lagi. aku membenci kalian"

Suara lembut yang selalu terdengar ceria itu sekarang sudah berubah menjadi parau dan sendu.

"kak, aku akan merelakanmu dengannya. Semoga kau bahagia"

Bayangan itu. Bayangan Yerin yang menghampirinya dan mengatakan hal yang tidak pernah ia duga sebelumnya. Bayangan Yerin yang pergi meninggalkannya dengan dingin dan menghilang di tengah hujan yang deras.

"ini semua salahku" gumamnya.

"andai saja waktu itu aku tidak serakah" air mata kembali menetes. Dia menangis dalam diam, isakan kecilnya terendam dalam rintikan hujan yang turun.

Just like when you used to want me crazily
I know, my heart won't forget you
Even if another love comes
It'll just be a way to remember you
Because there will be no one to replace you

Penyesalan selalu datang di akhiran. Taehyung menyesal karna telah menyakiti orang yang menyayanginya lebih dari dirinya sendiri. Yang tersisa sekarang hanyalah kenangan manis yang menyakitkan.

Tangisannya yang selalu terdengar setiap malam itu sangat tidak berguna untuknya. Dia selalu berharap dan berdoa agar Yerin kembali kepadanya. Rasa egois mulai menyerangnya kembali. Sama seperti 1 tahun yang lalu.

Dimana dia lebih memilih wanita lain dari pada Jung Yerin.

Don't go any farther, don't come as a goodbye
Tell me to wait just a little bit
So my heart, that is only filled with you, won't cry
Look back at me, look back at me

-tbc-.