Disclaimer : Bleach punya Tite Kubo
Author : MyProudlygez
Warning ! : Gaje, Lebay, Sok romance, bahasa campuran
Chapter 2
Ciuman Pertama ku
Sebelum nya di Chapter 1
"Saat itu usia kami masih 7 tahun, dan sejak saat itu pula aku selalu merasa senang dan dadaku selalu berdebar-debar saat bersama Ichigo, dulu aku memang tidak mengerti apa2 tentang perasaan itu, tapi kini aku tau.. yg kurasakan selama 10tahun bersamanya ini adalah..."
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
"Rukia.. Rukia.." suara Ichigo menyadarkan lamunan Rukia yang mengingat kejadian 10 tahun lalu.
"Hmm? ada apa Ichigo?" tanya Rukia.
"Kau tau Rukia, sebenarnya ini tidak buruk juga, dihukum seperti ini bersamamu" Ichigo mulai membuka pembicaraan disusul tangan Kiri Ichigo yg perlahan mendekat dan mulai menggenggam tangan kanan Rukia,Rukia kembali dikejutkan oleh sikap Ichigo, ia semakin senang dan kini ia juga menggenggam erat tangan Ichigo.
"Maksudmu?" Tanya Rukia dengan posisi masih bersandar pada bahu Ichigo dan tatapan lurus ke depan.
"Maksudku.. Ya selama kau masih ada didekat ku hukuman seberat apapun akan ku terima hehehe" jawab Ichigo.
"Hahaha BODOH.. kau pikir aku mau apa selalu ada didekatmu" ujar Rukia menyembunyikan perasaannya yg sebenarnya senang mendengar ucapan tadi.
"Apa? argh kau merusak suasana saja.. bisa ga sih kita sekali-kali damai.. sehari aja damai, kan enak" ujar Ichigo yg kembali tidak akur dengan Rukia, tetapi mereka masih saling bergenggaman tangan.
Rukia menghela nafas panjang "ya aku juga mau nya gitu.. tapi kau selalu bertingkah bodoh dan selalu membuatku kesal" ujar Rukia.
"Arghhh kau ini.. aku sangat menyesal berbicara seperti tadi" ujar Ichigo blushing.
Beberapa junior mereka di SMA Karakura yg sedang mengikuti jam pelajaran Olahraga diam2 mengintip 2 orang yg punya pesona tinggi di sekolah.
Ichigo.. dia salah satu cowo yg menjadi incaran banyak wanita di sekolahnya, namun Ichigo tak pernah menanggapi mereka semua dan karena sifat dingin nya itu lah ia ditakuti oleh cowo2 junior nya.
Dan Rukia, sama seperti Ichigo, Rukia adalah satu dari 3 wanita yg menjadi target incaran para cowo-cowo tampan disekolah mereka, namun Rukia tidak pernah membuka hatinya untuk cowo-cowo itu, ia selalu bersikap dingin pada cowo-cowo yang ingin mendapatkan cinta nya.
"Beruntung sekali ya hidup menjadi Ichigo senpai" ucap hanatarou seorang junior mereka dari kelas 2-1.
"Ia benar, si brengsek itu.. aku ingin sekali menghajar wajahnya yg membuat semua gadis tergila2 padanya dan akhirnya menolak ku" ucap Ganjyu teman sekelas Hanatarou.
"Apa-apaan kau ini ganjyu, jika kau berani menyentuh tubuh Ichigo ku, aku tak akan memaafkan mu" ujar Ririn.
"Benar, apalagi sampai menghajar wajah tampan nya.. aku akan membunuh mu" tambah Nell.
"Kau ini.. sadis sekali Nell sayang" ujar Ganjyu.
Bughhh...
"Beraninya kau memanggilku sayang" ujar Nell yg berhasil melayangkan tinju nya di wajah Ganjyu.
"Aduh.. duh.. tinju ini.. penuh dengan cinta dari Nell ku sayang" rintih Ganjyu sambil mengelus pipinya yg dihajar oleh Nell.
Nell semakin geram dengan ucapan Ganjyu "Grhhh Ganjyu.. lagi2 kau..".
"Hey sudah.. kalau kita berisik nanti ketahuan sama mereka" ujar hanatarou mencoba mendamaikan suasana.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
"Hey berapa lama kau mau bersandar di bahuku terus.. aku pegal tau" ujar Ichigo.
"Ahh hmm.. maaf maaf" wajah Rukia me merah setelah mendengar ucapan Ichigo.
"Hahahaha tak apa ko aku cuma becanda.." ujar Ichigo tertawa melihat kegugupan Rukia.
"Tidak lucu tau" Ujar Rukia kesal.
"Yah ngambek.. aku kan cuma becanda pendek.." ledek Ichigo.
"Sial beraninya kau memanggilku pendek.. dasar mesum" balas Rukia sambil cemberut.
"Hahah wajah mu lucu sekali kalau sedang cemberut begini" ledek Ichigo sambil mencubit pipi Rukia.
Seketika wajah Rukia kembali me merah mendengar kata-kata Ichigo.
"Berisik kau mesum" sahut Rukia sambil membalas mencubit pipi Ichigo.
Kini mereka saling adu cubit pipi dan tidak ada yang mau mengalah satu sama lain, hingga akhirnya mata mereka saling bertemu, seketika wajah mereka kini mulai terlihat serius, aktivitas mencubit pun berhenti dan berubah menjadi elusan lembut di pipi kedua nya.
Ichigo dan Rukia yang saling menatap satu sama lain, perlahan mendekatkan wajah mereka masing2 "Rukia.. aku.." belum selesai Ichigo berbicara Rukia langsung mencium Ichigo, aksi ciuman mereka sontak membuat para junior mereka yang dari tadi mengintip aktivitas Ichigo dan Rukia berteriak histeris, akhirnya mereka melepaskan ciumannya setelah mereka menyadari kalau mereka sedang di intip.
"Hey.. Keluar kalian." Bentak Ichigo.
"Berani2nya kalian mengintip kami" tambah Rukia dengan wajah merah dan rasa malu yg tak terbendung.
"Sejak kapan kalia..." belum sempat Ichigo menyelsaikan kata2nya Pintu kelasnya tiba-tiba terbuka.
"DIAM!" Bentak Kurotsuchi yg tiba-tiba keluar kelas karena merasa terganggu dengan teriakan dari murid-muridnya.
"E..eh sensei" Ujar Rukia panik.
Ichigo dan Rukia berjalan kesisi satunya dan sekarang berkumpul dengan para juniornya yg tadi sedang mengintip Ichigo dan Rukia, Ichigo membisikan sesuatu kepada Ganjyu "jika kau bicara macam2 atau mengatakan hal tadi, jng harap kau bisa pulang dengan selamat" ancam Ichigo.
Ganjyu langsung panik dan dengan keringat dingin yg bercucuran ia berkata "ba..baik senpai, aku akan jaga rahasia ini".
"Beritahu teman2 mu juga" tambah Ichigo.
Ganjyu langsung memberitahu teman2nya apa yg sudah dikatakan Ichigo tadi.
"Ada apa kalian teriak2 tadi hah?" Tanya Kurotsuchi si guru killer no.1 itu.
"Maaf sensei, tadi ada ular diruangan ini, dan aku baru saja membuangnya" jawab Ichigo dengan gelagapan.
"Ular? jangan coba membodohiku kurosaki" ujar Guru mereka.
"Ahahah tidak mungkin aku melakukan hal itu sensei, aku bicara jujur kok" terang Ichigo.
"Benarkah?" tanya kurotsuchi kepada yang lain.
"Benar sensei, ia kan adik2 ku sayang.." Ujar Rukia dengan senyum palsu yg sempurna dan berhasil membuat adik kelasnya takluk dengan satu senyuman.
"I..ia benar sensei" jawab junior mereka.
"Baiklah terserah, cepat kembali ke kelas kalian" perintah Kurotsuchi pada seluruh murid.
Ichigo dan Rukia pun ikut melangkahkan kaki menuju kelas mereka.
"Hey siapa yg menyuruh kalian masuk, kalian masih aku hukum karena terlambat" ujar Kurotsuchi sambil menahan kerah baju Ichigo dan Rukia dari belakang.
"Ehhm maaf" jawab Ichigo dan Rukia lesu.
Ichigo dan Rukia pun kembali berdiri didepan kelas mereka.. kali ini mereka tidak berbicara sedikit pun, mereka berdua menjadi canggung setelah berciuman tadi.
"Aku memberikan Ciuman Pertama ku pada nya.. tapi itu diluar kendali ku" gumam Rukia dalam hati.
"Dia mendapatkan Ciuman Pertama ku.. aku tak pernah menyangka ini akan terjadi" pikir Ichigo.
Tak lama Bel sekolah berbunyi, mereka masih menunggu guru mereka keluar kelas.
Rukia yg sedari tadi salting karena tiba2 mencium Ichigo, mulai berbicara "Ma..maaf Ichigo, aku tak bermaksud me..." belum selesai Rukia bicara ucapannya dipotong oleh Ichigo "ya aku mengerti, aku juga minta maaf karena terbawa suasana" terang Ichigo dengan senyum penuh arti diwajahnya.
***Chapter 2 End***
Bersambung ke Chapter 3~
(Sepik Author :) Yo... Chap 2 Selesai.. jangan lupa di Review ya.. gimana menurut para readers, Fic saya ini, Gaje kah atau aneh kah? atau lumayan menarik? atau... #PLAkk (ditimpuk sendal Urahara)
Gez : *Sapa tuh yang nyambit?*
Rukia : "Gue.. Makanya jangan kelamaan ngomong Gez-kun, mending cepet ngetik buat chap selanjutnya"
Ichigo : "Tau lu.. mana gua dibuat ciuman sama si pendek lagi, ga ada yang laen apa? Rangiku Fukutaichou gitu kek"
Gez : "ia ia maaf deh.. namanya juga tuntutan peran"
Rukia : "Mae.. Sode no Shirayuki.. Tsugi no mai, hakuren (Ichigo disembur es zanpakutou Rukia), Rasain tuh.. biar otak mesum lu beku"
Ichigo : "DINGIN WOY.. TOLONGIN GUE Gez-san"
Gez : Gak ikutan ah ~_~,
Okelah sekian Fic saya yang gaje ini.. see you di chap selanjutnya !
