Lost in Shinobi world: Chapter 2

Previous:

"Hey! Ini bukan peta asli. Dimana Amerika?Jepang?Inggris?"
"Inoichi! Rupanya dia Serius. Tolong interograsi dia"

Lost in Shinobi world: Chapter 2

"Ceritakan siapa dirimu, dan apa yang terjadi sebelum kau sadar!" ucap seseorang yang dipanggil Inoichi itu.
"namaku Nara Kazuri, aku berasal dari Jepang. Sebelum aku sadar umm aku umm..Lupa"
*sweatdrop*"oh iya. Sebelum aku bangun, aku umm..sebelumnya aku akan mengantarkan makanan ke temanku, dan saat diperjalanan aku melewati jurang dan terjatuh. Sesudah itu aku langsung bangun, dan bertemu mereka" ucap nara sambil menunjuk pada 3 orang yang ia lihat sebelumnya. "Kau melewati jurang hanya untuk mengantarkan makanan pada temanmu?" ucap laki-laki berambut kuning. "iya. Tapi sebelumnya di jurang itu tidak berbahaya."

"oh iya. Aku belum tahu siapa kalian. Siapa kalian?"
"namaku Sakura. Anak idiot ini Naruto.." "hey aku tidak idiot" "dan orang itu sensei kami, Kakashi" "yo!"
"aku Inoichi dan ini Hokage kami, Tsunade". "Hokage?apa itu?" ucap Nara penasaran.

"Ninja terkuat di desa kami" ucap Kakashi sensei.
"Tunggu tunggu tungggu..n-ninja?" "iya. Apalagi?"
"HAH?Ninja itu ada ratusan tahun yang lalu" "Kau bercanda?" ucap Tsunade.
"t-tidak. K-kenapa aku ada disini" Tiba-tiba Nara menangis.

"sudah kuduga.." Lanjut inoichi. "Kejadian ini mungkin terjadi sekali dalam milyaran tahun. Pergeseran ruang dimensi. Kau terjebak di dimensi kami. Dengan kata lain, kau kembali ke masa lalu"
"t-tidak mungkin..apa aku bisa kembali?" Nara menghapus air matanya. "Aku tidak bisa memastikannya" "Baiklah. Tidak ada gunanya aku hidup seperti biasa juga"

"Apa maksudmu?" Ucap sensei. "Aku hanya bisa menyusahkan orang lain. Oh iya. Kalau aku tidak kembali, aku juga bisa menyusahkan teman-temanku"
"Memangnya kenapa?" "Aku harus bekerja sama dengan dokter baru untuk tugas dari guruku, tapi aku tidak tau siapa dokter itu. Huh..menyusahkan"
"Kakashi! Aku memutuskan Nara akan tinggal bersamamu untuk sementara" ucap Tsunade.
"Baiklah." "Kapan aku bisa keluar dari rumah sakit? Aku tidak suka dirumah sakit"

"kau sudah boleh pulang sekarang" "YEEEEESS! Ups..hehe" "Ternyata kau sama seperti Naruto."
"Aku tidak Idiot!" "Aku juga tidak" teriak Naruto. 'kurasa aku bisa mempercayai mereka' pikir nara. Lalu sakura memberikan baju kepada Nara. "ini ganti bajumu, pakai baju ini!" nara menjawab "Terima kasih" lalu pergi ke Kamar Mandi

"kakashi, bawa Nara kerumahmu ya! Dan jangan sampai dia diculik atau yang lainnya. Karna dia memiliki kekuatan yang luar biasa, tapi ia belum bisa digunakan oleh orang lain. Ku harap kau mau menjaganya!"
"Tentu saja. Tolong masukan dia ke team 7, agar aku bisa menjaganya terus" "sudah pasti" jawab tsunade

Lalu Nara pun selesai mengganti bajunya, dan saat ia keluar dari kamar mandi, Tsunade dan Inoichi sudah pergi.
"Nona Hokage dan Inoichi kemana?". Kakashi mengalihkan matanya dari bukunya dan menjawab. "mereka sudah kem…bali" Kakashi menatap nara tanpa berkedip.
Naruto mengayun2kan tangannya didepan mata kakashi. "Kakashi sensei?"
Kakashi pun langsung sadar kembali. "E..eh iya?". "Dasar kau mesum!" Teriak sakura.

"I-ini bukan s-seperti yang kau bayangkan! H-hanya saja N-nara h-hanya berbeda s-saja ehehe" ucap kakashi gugup. "ayolah! Kalian bilang aku akan keluar dari rumah sakit?"
"Aku dan Naruto akan langsung pergi ke Tempat latihan. Jadi kau pergi dengan kakashi sensei"ucap sakura. "Ini ada uang dari nona Tsunade!" Naruto memberikan beberapa lembar uang kepada Nara.
Nara pun mengambilnya. "T-terima kasih!".

Kemudian Naruto dan Sakura pergi ke tempat latihan.
"Ayo Nara! Kutunjukkan apartement ku!" Kakashi membukakan pintu untuk Nara. "ayo" Lalu Nara dan Kakashi pergi ke Apartemen Kakashi.

Diperjalanan. Nara bertanya "Kakashi-sensei! Bolehkah kita mampir ke rumah makan dulu?aku lapar"
"Kau mau makan apa?" Tanya kakashi. "emm..Tidak tahu"
"Yasudah. Ramen saja!" "Baiklah"

Lalu mereka pergi ke tempat makan Ramen. Mereka duduk bersebelahan di Ichiraku Ramen dan memesan Ramen
"Eh..Kakashi-san, Konnichiwa!" Sambut paman penjaga Ichiraku ramen. "Konnichiwa!"
"Kau bersama siapa? Oh..Kekasihmu?" muka Nara memerah saat paman itu berkata seperti itu.
Cepat-cepat kakashi menjawab. "b-bukan!"

"a-aku pesan miso ramen 2 saja ya!" ucap kakashi
setelah mereka selesai makan, Nara bermaksud untuk membayarnya namun kakashi terlebih dulu membayar untuk 2 ramen Itu.
"S-sensei. Biar aku membayarnya!" "sudah tidak apa-apa! Teuchi-san Arigatou!" Setelah itu mereka keluar dari kedai ramen itu.
"kenapa kau yang membayarkan?" ucap nara sambil mengerucutkan bibirnya.

"Sudahlah. Kurasa uang itu bisa dibelikan baju dan perlengkapanmu yang lainnya. Kau bisa menambah uangmu dengan menjalankan misi"
"Baiklah..aku akan mengganti uangmu nanti!" ucap Nara. "Sudah tidak usah, sekarang aku akan mengantarmu ke toko pakaian"
"B-baik"

Setelah itu Nara dan Kakashi pergi ke toko pakaian di pinggir jalan yang mereka lewati.
Beberapa lama kemudian, Nara membeli 2 pakaian untuknya dan satu sepatu ninja. Setelah itu mereka melanjutkan pergi ke Rumah Kakashi.

"apa masih jauh sensei?" Nara bertanya untuk ke 3 kalinya. "huh..sabar sedikit"
Tiba-tiba dari kejauhan datanglah 4 orang yang tidak Nara kenal. Salah satu dari mereka tiba-tiba berlari kearah Nara dan Kakashi. Nara pun bersembunyi dibalik Kakashi. "s-sensei dia s-siapa?"
sampai didepan Nara, orang itu mengulurkan tangannya kepada Nara, "Hai cantik, perkenalkan namaku Maito Guy"

Nara pun bersalaman dengan orang itu. "a-aku Nara" tiba-tiba orang itu mencium tangan Nara, "kau gadis cantik, kenapa berjalan berduaan dengan Kakashi?kenapa tidak bersamaku?"

Muka Nara pun memerah. Kakashi merasakan rasa yang aneh dihatinya saat melihat ini, lalu kakashi pun memisahkan tangan Nara dan Guy. "Guy! Kau membuatnya takut. Dia ini orang baru disini, jadi jangan buat dia tidak nyaman!"

Lalu dengan cepat kakashi men-teleport dirinya dan Nara ke depan pintu rumahnya. "dasar.." kakashi pun membukakan pintu untuk Nara. "silahkan masuk" ucapnya.

"Apa istri sensei ada dirumah?" Tanya Nara. "ahahaha kau ini..aku belum memiliki istri" ucap kakashi sambil tertawa kecil.
"l-lalu kalau kekasihmu?" Tanya Nara lagi. "Aku juga belum memiliki kekasih, sudah..ayo masuk" "b-baik" Nara pun masuk.

'Wah..ternyata kakashi-sensei itu orang yang rapi. Meskipun ia tinggal sendiri, tapi ruangannya benar-benar tertata rapi. Dan aromanya, umm…membuat siapapun terpesona, wangi khas kakashi sensei'

Kakashi pun menyuruh Nara duduk di sofanya. "anggap saja dirumah sendiri" dan kakashi pergi ke ruangan lain.
Tidak lama kemudian, kakashi datang dengan membawa 2 gelas jus.

"ini untukmu" ucap kakashi sambil memberikan jus ke Nara
"s-sensei. Kalau orang tua mu tinggal dimana?" ucap Nara. Mendengar itu, kakashi sedikit terlihat sedih. "Mereka sudah meninggal sejak aku kecil" jawabnya.

Nara hampir tersedak jus yang diminumnya. "s-sensei..m-aaf, seharusnya aku tidak bertanya seperti itu.."
"Tidak apa-apa. Oh iya, mulai besok, kau sudah mulai berlatih bersama Team ku. Dan pakai ini!" ucap kakashi sambil memberikan ikat kepala kepada Nara.
"whoa..keren sekali, sama seperti milik sensei..kenapa harus memakai ini?"

Kakashi menjawab, "Selain untuk melindungi, itu untuk membuktikan kalau kau sudah resmi menjadi Ninja Konoha."
"Wah..terima kasih sensei." Lalu Nara mencoba memakai ikat kepala itu dikepalanya. "uhh.." Nara menyimpan jus yang dipegang nya dulu, lalu mencoba mengikatnya kembali.
"sini biar ku bantu!" ucap kakashi. Kakashi pun setengah berdiri didepan Nara. Dan mencoba mengikatnya dari depan Nara. Jarak wajah Nara dan Kakashi sangatlah dekat. Menyadari ini membuat detak jantung Kakashi jadi berdetak tidak beraturan. "Sudah"
"a-arigatou sensei" ucap Nara. Nara pun kembali meminum jus nya dan mencoba memulai percakapan.

To Be continued...