I and He

Cast: Kyuhyun x Yesung

A/N: gomawo yg sudah mau membuang waktu berharga kalian buat baca nih ff singkat bin Gaje dan terimakasih banyak juga buat yg sudah mau komen dan like ff saya #bow dan makasih yg udah jadi 'SILENT READER' yg udah mau repot2 baca ff ini. Saya tidak berpikir negatif, saya cuma positif thingking mungkin aja mereka gak punya jari untuk sekedar coret2 dikolong review :D

.

.

.

All Yesung Pov

Aku terdiam menatap gerombolan yeoja serta namja didepan. Huh, katakan apa lagi yang lebih membosankan memandang-hampir setiap hari- mereka yang berteriak-teriak tidak jelas mengerumuni satu namja diantara mereka.

Ku akui namja yang mereka krumuni itu cukup tampan ah bahkan sangat tampan sampai-sampai ketampanannya mengalahkan artis manapun-itu kata mereka-. Dalam pikiranku, aku bertanya-tanya apa mereka tak lelah melakukan hal itu setiap hari? Berlari, berteriak, memuja dan hal konyol sebagainya. Huh, aku juga heran apa namja itu tak risih hampir kemanapun ia selalu di ikuti? Ya, hanya dia, mereka dan Tuhan yang tau.

"Kyyyaaaaa Kyuhyun sunbaaaee!.."

"Kyuhyun oppaaaa!"

"Sunbae lihat sini!"

"Sunbaaaeee~"

"Kyuhyun oppaaaaa~"

Aku mendengus mendengar teriakan yang mereka lontarkan tapi tak satupun yang dapat mengalihkan perhatian namja -katanya- berhati dingin itu.

Aku memperbaiki letak kaca mata tebalku dan membereskan buku-buku yang tercecer dibangku taman Seoul Senior High School. Apa? Jangan kaget dan memandangku aneh seperti itu. Aku memang nerd dan tergolong siswa dari keluarga biasa saja, aku bisa masuk ke sekolah ini tentu kalian semua pasti tau. Ya, beasiswa, aku bisa berhasil masuk karena beasiswa dan kini aku sudah berada ditingkat kelas 2.

Aku beranjak dari kursi yang ku duduki ketika melihat jam dipergelangan tanganku, aku langsung berjalan sedikit cepat ke arah kelasku karena waktuku hanya tinggal 5 menit lagi.

.

.

I and He

.

.

Pelajaran berlangsung dengan hikmat dan tak terasa waktu jam istirahat telah berbunyi. Semua siswa berteriak heboh, bahkan sudah ada yang berlari keluar mendahului seonsaengnim. Hh~ begitulah teman-teman sekelasku, mereka bisa menjadi seperti kanibal jika sudah waktunya istirahat.

Aku mengeluarkan bekalku dari dalam tas. Aku memakan menu makan siangku dengan tenang hingga suara ribut didepan pintu menghentikan acaraku.

Disana terdapat namja dengan pakaian semraut tapi tetap terlihat tampan sedang memasuki kelasku yang sudah kosong dan hanya tersisa aku seorang. Tanpa bersuara ia meraih kursi milik temanku dan meletakkannya didepan meja belajarku.

Tiba-tiba aku menjadi gugup. Bukan, bukan karena ia yang menatapi ku seperti aku ini adalah buronan tapi tatapan dari fans namja yang berada satu tingkat diatasku ini. Mereka menatapku seolah aku telah merebut pacar mereka.

Ku beranikan diri untuk memandang tatapan tajam namja didepanku.

"S-sunbae-"

"Aku lupa membawa dompetku, boleh aku minta sedikit bekalmu Yesung-ssi?"

Aku terdiam seperti orang bodoh. Apa aku tidak salah dengar? Oh oke, baiklah dari pada aku terlibat masalah lebih baik aku berikan saja.

Ku dorong pelan kotak makan siangku ke arahnya. Tapi kenapa ia terus saja memandangku?

"Suapi aku!" aku terbelalak begitu juga para fansnya yang menahan nafas.

"K-Kyuhyun oppa sini biar aku saja yang suapi!"

"Sunbae makan denganku saja! Aku yang bayar!.."

"Sunbae.."

"Sunbae.."

"Oppa.."

Lagi-lagi mereka ribut dan itu sangat menggangguku.

"Bisakah kalian diam!" Kyuhyun, sang pangeran sekaligus berandalan di Seoul Senior High School bersuara. Ia mengatakan hal itu seolah ia mengerti maksudku yang terganggu dari keributan yang mereka ciptakan.

"Enyah.." satu kata dengan tatapan membunuhnya sontak para fans itu lari luntang-lantung meninggalkan kelasku. Aku sempat tertawa ketika salah satu diantara mereka yang terjatuh entah karena apa.

"Jadi.." aku terdiam menghentikan tawaku ketika suara Kyuhyun sunbae mengintrupsi ku. Tiba-tiba aku merasakan pipiku memanas.

Ku raih sendok yang terletak di dalam box bekalku dan menaruhnya nasi beserta lauk lalu aku mengarahkan sendok tersebut ke arah mulut Kyuhyun sunbae.

Lagi-lagi aku terdiam ketika hening tercipta karena Kyuhyun sunbae sedang mengunyah makanannya.

"Kau tak makan?" tanyanya. Aku langsung meraih serta lauk dan memakannya dengan terburu.

Aku sempat melihat smirk -yang kata fansnya menawan- Kyuhyun sunbae tapi aku langsung menundukkan kepala tak berani menatapnya. Ugh, Tuhan percepat jam istirahatnya please.

.

.

I and He

.

.

Tak terasa waktu sudah kian berlalu dan kini waktunya jam pulang. Aku membereskan semua peralatan belajarku dan memasukkannya ke dalam ransel.

Ku langkahkan kaki ku menyusuri lorong sekolah yang sudah tampak sepi. Tapi siapa sangka ketika aku telah sampai di ujung lorong banyak yeoja serta namja yg tergolong cantik dan manis menghadangku.

"W-wae?" tanyaku takut-takut.

Seseorang maju dan berdiri didepanku lalu mendorong pelan dadaku dan membuatku sedikit oleng.

"Heh nerd! Jangan hanya karena Kyuhyun sunbae makan bersamamu kau langsung berkhayal yang tidak-tidak ya.." ucap namja yang tadi mendorongku.

"A-aniyo aku tidak seperti itu."

"Cih, namja sepertimu tidak pantas berada didekat Kyuhyun oppaku!" sahut yeoja berambut pirang. Aneh, tadi kan Kyuhyun sunbae yang mendatangi dan mendekatiku bukan aku. Tapi aku hanya diam tak ingin mendapat masalah lebih dari ini.

"Ne, lebih baik kau enyah dari hadapan kami!" loh, bukannya kalian yang menghadangku? Dan ya, disini aku yg harus mengalah. Aku melewati mereka yang terus mengata-ngataiku. Aku mendesah pasrah.

.

.

I and He

.

.

Aku merapikan rambutku dan memandang pantulan kaca. Aku tersenyum merasa penampilanku sudah pas. Sweater berwarna pink lumayan besar dari tubuhku serta jeans warna biru yang membaluti kaki pendekku. Dan kali ini tidak ada kaca mata tebal yg menghiasi mata sipitku.

Tiinn~ tiinn~

"Ah itu pasti dia!" aku segera beranjak dan sedikit berlari keluar.

Disana terdapat pria dengan jaket kulit berwarna coklat tengah menungguku dengan motor sport hitamnya. Aku langsung berlari kearahnya dan memeluknya dari samping. Dia tampak terkejut dengan perlakuanku yang tiba-tiba.

"Kau selalu manis baby" namja tampan ini menciumku tepat dibibir dan berhasil membuatku tersipu.

"Jja!" ia memakaikanku helm dan menyuruhku untuk duduk di jok motor belakangnya.

Setela menaiki motornya tanpa ragu aku memeluk pinggangnya dan menyandarkan tubuhku dipunggungnya yang nyaman.

"Kyuhyun hyung~" aku memanggilnya ditengah perjalanan.

"Apa baby?" sahutnya sedikit mengeraskan suaranya karena hembusan angin yang kencang meredam suaranya.

"Emm, itu.. Bolehkah aku melepas kaca mataku saat disekolah?" aku meletakkan dagu ku dibahunya yang kokoh.

Dia diam tak menjawab. Huh, selalu seperti itu saat aku meminta hal tersebut. Apa susahnya sih menjawab.

Aku mengeratkan pelukkanku. Andai eommaku tidak pernah mengajarkan sopan santun, sudah ku pukul kepala berisi otak jeniusnya ini. huft~ menyebalkan!

"Kau tidak boleh melepasnya baby, jika kau melepasnya maka semua orang akan berbondong-bondong ingin menculikmu. Kau boleh melepasnya hanya ketika berada bersamaku.. Karena aku yang akan menjagamu baby" jelas Kyuhyun hyung setelah sekian lama terdiam. Ada nada possessive dikalimatnya. omo kenapa pipiku jadi panas? Aigoo..

Motor yang kami naiki berhenti ketika lampu berwarna merah.

"Hei bukankah itu Kyuhyun oppa?!" aku menoleh ketika mendengar seseorang memanggil 'kekasihku'. Hm? Bukankah itu para fans Kyuhyun hyung? Huft, kebetulan sekali lampu merahnya berhenti di dekat sebuah taman. Dan taman itu kini ada beberapa fansnya Kyuhyun hyung.

"Omo! Siapa itu? Kenapa dia memeluk Kyuhyun ku?" cih, Kyuhyun mu? Yang benar itu Kyuhyun ku.

"Itu pacar Kyuhyun sunbae! Kyyaaa aku terluka!" lebay deh -_-"

"Ya ampun pacarnya sangat imut, wajahnya seperti bayi~" aku menyembunyikan wajahku diceruk leher Kyuhyun hyung saat mendengar entah itu pujian atau hinaan. Hei aku namja.

Dan aku bersyukur ketika lampunya telah berubah berwarnya hijau.

.

.

Yesung pov END

.

.

"Hei, apa hanya aku yang merasa kalau namja itu Kim Yesung?"

"Mwo? Kim Yesung, namja nerd itu? Jangan konyol!"

"Aku juga berpikir itu adalah Kim Yesung.."

"Yak! Apa kalian tak lihat namja tadi sangat manis dan jauh berbeda dengan Kim Yesung?!.."

"Itu bisa saja terjadi bung!"

.

.

.

.

.

END

Oke, series 2 up! Jangan lupa read n comment ye~~ ;)