Ne…Apakah Kita Saudara?
Pairing : Fem!KiseDai x Asahina Brother—oh ya di Asahina ada OC loh jadi Asahina Brother ada 14 ada perempuan 1 jadi ada 15—
Fandom : Kuroko no Basuke dan Brother Conflict—Eittss disini bukan crossover…disini fandomnya tetap KnB..disini Author hanya minjam Chara saja—
Disclaimer : Kuroko no Basuke Fujimaki Tadatoshi
Brother Conflict Atsuko Kanase
Ne…Apakah kita saudara ?: Arisa Katsushika a.k.a Author Orang Ganteng
Shinju Misaki a.k.a Hibari Misaki Cavallone
Genre : Humor , dan Romance.
Rate : Kayaknya T-T+ deh tapi semi M dalam cerita ada M yang nyelip
Warning : OOC dan AU ,OC nyempil tapi Male :v ,OC yang female paling-paling numpang lewat ,Twins!MomoiWataru
Riri berkaloborasi lagi dengan Misaki.
"…" (Bicara biasa)
"…" (Bicara dalam hati)
Summary : Dimulai dari menikahnya ayahnya Akashi kepada ibu dari keluarga Asahina ,dan dia pun pindah ke rumah Asahina bersama kelima sepupunya untuk tinggal bersama dirumah keluarga Asahina ,dan ternyata mereka dalam bahaya!
Pada saat makan malam
Di kediaman Akashi ,suasana yang terdengar sangat sunyi—karena didikan keluarga yang menyatakan seperti itu—di makan malam itu ,terlihat dua orang ,1 orang laki-laki berumur sekitar 30an dengan rambut berwarna merah tapi wajahnya masih tampan dengan balutan kinagashi warna hitam .Satu orang perempuan berumur sekitar 16an dengan rambut merah yang digerai sepunggung dengan hiasan bunga sakura di dekat poni nya ,dan balutan kimono berwarna pink soft dengan corak sakura juga .Kedua orang itu adalah penghuni kediaman Akashi yang sangat luas, sang ayah bernama Akashi Seijuuro dan sang anak bernama Akashi Seika .
" Ne ,Seika ,kamu masih ingat dengan Tetsuna ,Ryoko ,Shiina ,Daika dan Atsumi kan? " Tanya sang ayah dengan suara dalam(?) nya ,memecah keheningan malam itu.
" Tentu saja Tou-san ,mereka kan sepupu ku ,juga mereka itu satu sekolah denganku ,tentu saja aku ingat mereka Tou-san…memang ada apa? " Tanya Akashi menjawab pertanyaan ayahnya yang agak aneh .
" Karena rumah ini sangat luas ,mereka akan tinggal disini nanti ,kau tunjukan kamar mereka ya." Jawab sang ayah absolut.
" Memang apa yang terjadi Tou-san? " Tanya Akashi bingung .
" Sebenernya ini cukup rumit ,tapi Tou-san akan mulai dari sepupu mu yang paling dekat dulu ,yaitu Tetsuna . Beberapa hari yang lalu rumah Tetsuna kebakaran ,dan karena orang tua Tetsuna menumpang di rumah bibi nya yang rumahnya jauh dari sekolah ,juga ekonomi nya kurang ,jadi orang tua nya menitipkan Tetsuna kepada ayah ,lalu yang kedua kau tau kan keluarga Shiina itu 'sedikit' broken home? Dan jadilah dia kabur karena tidak tahan dengan keadaan rumahnya ,tadi sore Tou-san bertemu dengannya ditaman dengan keadaan yang seperti nya habis menangis ,saat ini dia menginap di rumah temannya—siapa hayooo—berikutnya si Daika kau tau kan dia anak yang sangat bermasalah kecuali di depan kita dia baik, dia di usir dari rumah karena dia melakukan kesalahan dan sekarang dia sedang menginap di rumah bibinya Tetsuna, berikutnya Ryoko yang sekarang ini dia sedang di teror oleh fans maniaknya dan dia gak kuat jadi dia nelpon dan minta tolong Tou-san menumpang di rumah ini karena penjagaannya ketat—Akashi gituloh—yang terakhir Atsumi kau ingat kan kedua orang tuanya meninggal gara-gara kecelakaan sampai sekarang dia masih bersedih dan Tou-san tidak tega melihatnya jadi Tou-san meminta dia untuk menginap di sini" Kata sang ayah panjang lebar dan Akashi beberapa menit tadi cengo karena baru pertama kali melihat ayah nya berbicara panjang lebar dan dia juga shock karena sepupu yang dia sayang tertimpa bencana.
"Kenapa Tou-san baru bilang sekarang?kan kalau dari dulu Tou-san bilang dan aku bisa menyiapkan segalanya untuk mereka." Kata Akashi agak marah.
"Tou-san saja baru di beri tahu oleh sepupumu dari kemarin sampai sore ini dan Tou-san tidak ada waktu untuk memberi tau mu, Tou-san kan sibuk" Jawab sang ayah.
"Kapan mereka kesini?" Tanya Akashi.
"Besok" Jawab sang ayah yang singkat, padat, dan jelas.
" Hah? B-Besok? Ini mendadak sekali Tou-san…dan kenapa harus aku yang menyiapkan kamar mereka? Kenapa tidak orang lain saja? " Tanya Akashi shock ,masa dia harus nyiapin 5 kamar sekaligus sekarang?
" Karena mereka wanita ,dan menurut keluarga kita , kamar wanita harus disiapkan oleh wanita ,sedangkan pelayan kita yang wanita sedang dipindah tugaskan ke mansion kita yang satu lagi ,terpaksa kau yang menyiapkannya ." Jawab sang ayah yang seperti tidak perduli bahwa satu kamar dirumah ini besarnya seperti taman(?) ,dan harus menyiapkan lima ? gila saja…
Dan Akashi Seika hanya bisa berpout(?) sambil makan ,kerja rodi nih dia malam ini…" Tapi demi sepupu ku yang sedikit(?)aku rela kerja rodi ,lagipula aku kan kuat "
" Dan satu lagi ,beberapa minggu lagi Tou-san akan menikah dengan Asahina Miwa dan kau juga kenal" Kata sang ayah yang membuat Akashi menyeburkan minumannya dan tersedak.
" M-Miwa-san ? Miwa-san yang mana Tou-san ? apakah Miwa-san yang desaingner itu ? " Tanya Akashi sedikit ragu. Jika benar Miwa yang itu ,dia tenang-tenang saja ,seperti nya Miwa itu orang yang baik .
" Siapa lagi Seika ? Hanya Miwa yang dekat dengan Tou-san ,dan kau dan sepupu mu akan mempunyai 15 bersaudara Asahina dan semuanya laki-laki dan satu orang perempuan" Kata sang ayah yang membuat Akashi makin cengo mendengar saudara barunya semua laki-laki tapi ada satu perempuan.
" Jadi 3 hari kedepan kau dan sepupumu akan pindah ke apartemen Asahina " Jawab sang ayah dengan suara datar .
" Hah ? Kenapa kita harus pindah ? Tempat ini kan luas ? Buat apa pindah ? " Tanya Akashi bingung , tempat ini kan masih luas ,ngapain pindah ?
" Karna setelah menikah Tou-san dan Miwa akan keluar negeri untuk pekerjaan ,seperti nya akan lama ,karena kalian itu perempuan ,jadi Tou-san menitipkan kalian kepada keluarga Asahina itu ."
" Jadi Tou-san mengganggap aku itu lemah begitu ? " Jawab Akashi sedikit marah .
" Bukan begitu Seika ,kau ingin menjaga rumah ini sendirian bersama sepupumu ? karena pegawai rumah ini akan Tou-san bawa ,makanya Tou-san kamu suruh pindah dulu." Jawaban ayahnya membuat Akashi pun mingkem dan terpaksa menyetujuinya .
" Seika sudah kenyang Tou-san ,Seika pergi dulu."
Keesokan Hari
Ada makhluk warna-warni nan cantik kawaii yang baru sampai di rumah di kediaman Akashi, siapa lagi kalau bukan sepupu Akashi, yaitu Kuroko Tetsuna, Aomine Daika, Kise Ryouko, Midorima Shiina, dan Murasakibara Atsumi.
"Ne siapa yang mau mengetuk pintu~ssu?" Tanya Kise.
"Tetsuchin saja" Jawab Murasakibara sambil makan maibou dan sambil nunjuk Kuroko.
Kuroko hanya menganggukan kepala dan mulai mengetuk pintu. "Tok Tok Tok" tiba-tiba pintu terbuka dan ternyata Akashi Seika yang menyambut sepupunya.
"Doumo Seika" Sapa Kuroko sambil membungkuk kan badan.
"Seikacchii aku kangen denganmu~ssu" Kata Kise sambil nangis buaya.
"Ohayou Seichin/Seika/Seika" Sapa MuraMidoAo.
"Ohayou minna silahkan masuk" Kata Akashi sambil mempersilahkan masuk.
"Seika seperti biasa paman Seijuuro sudah pergi kerja tapi tumben kamu yang membukakan pintu?kemana pelayanmu?" Tanya Aomine.
"Hhhhmmm…Pelayan aku pindah tugas untuk membersihkan mansion yang satu lagi…Oh ya aku antar kalian ke kamar terus beres-beres dulu barang kalian dan 20 menit kalian kumpul di ruang tamu ada yang ingin aku omongin…Jangan sampai telat MENGERTI" Perintah Akashi sambil menekankan kata MENGERTI dan yang lain langsung mengaggukan kepala tandanya mengerti. Akashi langsung mengantar sepupunya ke kamar untuk membereskan barang-barang mereka.
20 Menit Kemudian
Mereka sudah berkumpul di ruang tamu. Akashi sedang menyiapkan mental untuk mengatakan tentang ayahnya kepada kelima sepupunya.
"Ok langsung to the point…ini mengenai Tou-san...apa kalian masih ingat Asahina Miwa?" Tanya Akashi kepada sepupunya.
"Miwa-san yang desaingner itu kan iya aku masih ingat" Jawab Midorima dan yang lain pun mengaggukan kepala. Akashi hanya menghela nafas dan…
"Tou-san nikah lagi dengan Miwa-san" Kata Akashi yang membuat KuroKiAoMidoMura menyeburkan minuman dan tersedak.
"Uhuk uhuk apa Seikacchi maksud?paman Seijuuro mau nikah lagi dengan Miwa-san?" Tanya Kise dan di balas anggukan kepala dari Akashi.
"Baguslah, menurutku Miwa-san sangat baik dan dilihat-lihat dia pengen sekali mempunyai anak perempuan setelah Miwa-san melihat kita dan katanya dia punya anak perempuan tapi masih kecil" Kata Kuroko sambil mengingat kebaikan Miwa-san kepada mereka.
"Betul sekali..dia sangat menginginkan anak perempuan karena dia punya anak laki-laki dan 1 perempuan yang masih kecil..kalian tau anak Miwa-san ada berapa?" Tanya Akashi kepada sepupunya dan yang lain hanya menggelengkan kepala saja.
"Miwa-san memiliki 14 anak laki-laki dan 1 perempuan jadi jumlahnya 15 anak Miwa-san" Kata Akashi yang membuat yang cengo mendengar anak Miwa-san sebanyak itu apa lagi laki-laki.
"Serius Seichin?sebanyak itu kah anak Miwa-san?"Tanya Murasakibara yang tidak yakin.
"Betul sekali..anak Misa-san ada yang sudah bekerja ada yang masih mahasiswa atau siswa dan 3 hari kedepan kita akan pindah ke Apartemen milih Asahina, kita akan tinggal di situ" Kata Akashi yang membuat mereka makin cengo.
"Pin..pindah ke apartemen mereka berarti kita akan tinggal seatap dengan anak Misa-san donk~ssu" Kata Kise shock sambil membayangkan dirinya dan sepupunya tinggal seatap dengan anak Miwa-san apalagi mereka laki-laki dan jumlah mereka 15 walaupun ada perempuan tapi masih kecil.
"Seika apakah kita pindah sekolah juga?" Tanya Aomine.
"Enggak…kata Tou-san anak Miwa-san satu sekolah dengan kita apalagi apartemen mereka denkat dengan sekolah mereka" Kata Akashi dan yang lain nya pun hanya merasa lega—Kenapa?—karena mereka tidak mau pindah soalnya itu adalah SMA Teiko yang mereka impikan dan mereka tidak ingin pindah.
"Dan satu lagi..kenapa kalian tidak memberitahuku bencana yang kalian alami?" Tanya Akashi dengan muka iblisnya muncul—seribu gunting melayang—dengan gunting yang sudah ada di tangan nya sepertinya dia marah karena sepupunya tidak cerita kepadanya bencana yang mereka alami—Akashi selalu overprotektif terhadap sepupunya apalagi Tetsuna—dan yang lain pun langsung merinding disko dan gemeteran karena Akashi telah masuk mode yandere sedangkan Tetsuna hanya memasang muka datar kaya dinding (?)dia sudah terbiasa dengan Akashi jadi dia tenang-tenang saja.
"Kalau Atsumi dan Tetsuna aku mengerti dengan keluarganya kenapa Daika di usir dari rumah gak pernah cerita udah berapa hari kamu tinggal di rumah bibi Tetsuna?" Tanya Akashi kepada Aomine.
Dengan ketakutan + gemeteran dia menjawab dengan nada yang gugup "Gomen Seika karena aku sedih + marah aku sampai gak cerita ke kamu dan sudah 3 hari aku menginap di rumah bibi Tetsu..gomen nasai Seika" Jawab Aomine sambil memohon ampun kepada Akashi sambil gemeteran. Akashi hanya menghela nafas.
"Kamu ini selalu mencari masalah Daika kalau sudah di usir dari rumah kamu harus tinggal di rumah aku sampai mereka ingin kamu kembali dan Ryoko kenapa kamu cerita sama aku kalau kamu sudah di teror oleh fans maniak kamu dan sudah berapa kali di teror?" Tanya Akashi yang arah pandanganya pindah ke arah Kise yang ketakutan.
Kise menjawab sambil nada ketakutan "Gomen~ssu..sudah sebulan mereka meneror aku~ssu awal nya itu hanya becandaan tapi lama-kelamaan aku gak kuat dengan kelakuan mereka jadi aku minta tolong paman Seijuuro agar aku menumpang di rumah Seikacchi" Jawab Kise dan Akashi hanya menghela nafas lagi.
"Sudah sebulan harusnya kamu langsung pindah atau cerita kepada aku tapi sekarang kamu sudah aman dan Shiina kenapa kamu gak cerita kepada aku kalau orang tuamu berantem lagi sampai kabur dari rumah harusnya kamu langsung ke rumah aku?" Tanya Akashi yang sekarang arah pandangannya ke arah Midorima.
Dengan tenang walau gemeteran dia jawab sambil membetulkan kacamata nya yang melorot beberapa cm "Sumimasen Seika karena aku terlalu banyak pikiran dan menangis jadi aku bingung sekali sampai aku lupa aku harus menginap di rumah siapa sampai aku bertemu denga paman Seijuuro dan dia menawar untuk menginap di rumahnya tapi aku jawab 'aku butuh sendiri jadi besok saja aku kerumah paman sekarang aku nginap dulu di rumah teman' begitu jawabanku" Jawab Midorima dan Akashi sambil mengangkat sebelah alisnya.
"Kau menginap di rumah siapa?" Tanya Akashi sebenarnya dia tau dia menginap di rumah siapa tapi dia sudah melarangnya untuk menginap di rumah dia dan membuat Midorima kaget dan takut kalau dia menginap di rumah laki-laki.
"A a ano aku menginap di rumah Takao" Jawab Midorima yang membuat Akashi marah.
"Kenapa kau menginap dia rumah Takao?kau tau dia laki-laki dan kamu perempuan kalau terjadi sesuatu dengan kamu gimana Shiina?" Tanya Akashi sambil membentak Midorima dan Midorima yang berusaha tenang walau takut tapi tetap dia jawab.
"Sumimasen Seika hanya dia yang aku ingat tapi aku janji tidak akan mengulangnya lagi" Jawab Midorima.
"Ok aku pegang janji kamu Shiina kalau dilanggar kau akan kena hukuman dari aku" Kata Akashi sambil mode yandere + memainkan guntingnya. Midorima hanya menelan ludah sambil mengaggukan kepalanya yang tandanya mengerti.
"Ok 3 hari kedepan kita pindah ke apartemen Asahina jam 10.00 pagi jangan ada yang telat teruma kamu Ryoko Daika" Perintah Akashi dan sambil menatap tajam ke pada si KopiSusu—AoKise—sambil mengarah gunting kepadanya.
"Ha ha'i/ssu" Jawab mereka sambil ketakutan dan yang lain hanya mengaggukan kepala saja.
TBC
Gimana ceritanya?serukah?membosankan kah?yang menunggu Kodomo? Di mohon sabar ya soal'nya Author lagi gak ada ide jadi yang ngelanjutin si Misaki jadi beberapa hari lagi bakal di update kok jadi mohon sabara menunggu ya :D jangan lupa Review minna :D
