WHEN WE MEET AGAIN AFTER A LONG TIME
.
.
.
.
Title : when we meet again after a long time
Author : Marselina Ahn
Main cast : Wu Yifan and Kim JoonMyeon
Other cast : EXO member , Ahn AeRin (OC) , and many more
Genre : romance, humor , drama
Length : chaptered
Rating : T
Warning : SLASH , BL , ShouNeun-ai , typo(s) , gaje , EYD berantakan , cerita yang membosankan , de el el
Summary : kesalah pahaman di masa lalu membuat hubungan antara Yifan dan JoonMyeon memburuk , namun apa jadinya bila mereka di pertemukan lagi dan menyelesaikan masalah masa lalu mereka ? – bad summary
DON'T LIKE DON'T READ
.
.
.
Itu JoonMyeon, yang berjalan dengan tenang di koridor SM High School itu Kim JoonMyeon, si manis dari keluarga biasa-biasa saja, si pintar yang beruntung mendapatkan beasiswa di sekolah ellite tersebut, sekolah untuk anak-anak dari kalangan atas,menjadi tambatan hati Wu YiFan, si tampan anak pertama keluarga Wu yang sangat berpengaruh, menjadi seorang kekasih dari namja tampan yang selalu mencintainya, memiliki sahabat baik seperti Kim HimChan, anak keluarga Kim yang juga sangat kaya, harus nya JoonMyeon sangat bahagia dengan ini, tapi ada satu hal yang membuat ia tak suka disini.
Jessica Jung.
Si sulung Jung itu selalu mengganggunya, entah itu karena apa, JoonMyeon tidak tahu, yang pasti, dari awal JoonMyeon masuk ke sekolah ini, sudah tampak sekali Jessica Jung itu tak menyukainya, membencinya lebih tepat.
" hei, Kim JoonMyeon" nada dingin dari si gadis cantik sulung keluarga Jung itu menyapa indra pendengaran JoonMyeon, JoonMyeon sedikit takut, tapi sungguh, jika ia menghindari Jung itu, maka selalu ada kekacauan terjadi di keluarga kecilnya.
" J-Jessica-sshi" sahut JoonMyeon lirih.
" ya, ini aku " ujar Jessica dengan angkuh. " hey lihat, aku memiliki beberapa dokumen tak penting disini" ujar Jessica sembari memperlihatkan sebuah map pada JoonMyeon, JoonMyeon mengernyitkan kening nya, apa maksud sulung Jung ini?
" Kim JongDae, adik dari seorang Kim JoonMyeon, 2 tahun lebih muda dari Kim JoonMyeon, bersekolah di Shinhwa high school dengan jalan beasiswa, wah wah wah, ternyata kalian berdua sama-sama pintar, kalian berdua hebat"
JoonMyeon kebingungan, tentu saja, sejak kapan Jessica Jung itu mencari informasi keluarga kecilnya, keluarga kecilnya bersama sang adik, berdua, hanya berdua, tanpa orang tua, jelas, orang tua mereka sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.
" kau harus tahu Kim, ayahku adalah salah satu orang yang berpengaruh di sekolah itu"
Sungguh, JoonMyeon melihat jelas seringaian mengerikan di wajah gadis Jung itu.
" bagaimana ya kalau JongDae itu tak bersekolah lagi karena beasiswa nya dicabut? Ahh, mungkin dia akan sedih"
" apa maksudmu Jessica-sshi?" tanya JoonMyeon.
" putuskan Kris"
"huh?!"
Apa yang barusan sulung Jung itu katakan? Menyuruhnya untuk melepas Kris Wu? Tentu saja JoonMyeon tak mau, sungguh demi apapun itu, Kim JoonMyeon sangat mencintai seorang Wu Yifan, dan ia tak ingin kehilangan Wu Yifan yang mencintainya.
" aku tidak bisa" jawab JoonMyeon.
" baiklah, mudah saja, besok kemungkinan adik tersayangmu tak akan bisa bersekolah lagi, ahh, mungkin lebih bagus kalau kau juga tidak bersekolah lagi, bagaimana kalau aku mencabut beasiswa kalian berdua? Bukankah itu sangat menarik? Ahh, dan jangan lupakan, aka nada banyak 'hadiah' lainnya menghampiri keluarga kecilmu itu di setiap harinya jika kau menolak perintahku, bagaimana?"
Dan inilah yang tak JoonMyeon suka dari orang orang tinggi dalam artian pangkat dan harta di sekolah ini, mereka selalu menindas yang kecil, yang menurut mereka hanya sampah yang singgah di sekolah ini.
" aku memberikan kau waktu sampai pelajaran berakhir, kau bisa memikirkannya Kim."
Joonmyeon menunduk, dia kebingungan? Ia harus apa? Apa ia menyelamatkan keluarga kecilnya saja? Tapi itu sama saja melepaskan orang yang ia cintai, tapi kalau ia mempertahankan Kris, maka keluarga kecilnya yang menjdai taruhannya.
" tuhan, aku harus apa?" lirih JoonMyeon
.
.
.
" kau ini kenapa, JoonMyeon?" tanya HimChan yang melihat ada yang berbeda pada JoonMyeon, hey, JoonMyeon yang biasa selalu tersenyum manis dan hangat, bersifat ceria, berbeda dengan sekarang, JoonMyeon terlihat suram, ia lebih pendiam hari ini.
" apa kau sakit, Joon~ie?" tanya HimChan " apa kau mau akau menghubungi Kris?" tanya HimChan lagi.
" tidak, HimChan. Jangan hubungi Kris, aku tak mau ia khawatir " jawab JoonMyeon lirih.
" kau ada masalah? Masalah apa? Apa Jongdae sedang sakit? Ada apa sebenarnya?"
JoonMyeon hanya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban dari pertanyaan pertanyaan yang diajukan HimChan.
" hey, bicaralah padaku, aku akan membantumu sebisaku" ujar Himchan dengan nada yang cukup menenangkan JoonMyeon.
" benarkah? Benarkah kau akan menolongku, HimChan?" tanya JoonMyeon yang menatap HimChan penuh harap, dengan yakin, HimChan menganggukkan kepalanya.
" kumohon, bantu aku" lirih JoonMyeon.
" apa yang bisa kubantu?" tanya HimChan.
" bantulah aku untuk lepas dari Kris, buat Kris memutuskanku , buat ia tak menyukaiku" ujar JoonMyeon, HimChan menatap JoonMyeon, sedikit terkejut saat mendengar kata yang keluar dari bibir manis JoonMyeon, JoonMyeon ingin melepas Kris? Bukankah JoonMyeon sangat mencintai Kris? Kenapa ia ingin lepas dari Kris?
" kumohon" dan HimChan hanya dapat mengangguk saat JoonMyeon meminta dengan nada yang sangat lirih, penuh penyesalan dan penuh luka.
.
.
.
" kau melihat JoonMyeon, Lu?" tanya si tampan, si tampan sulung Wu, si tampan yang memiliki kekasih manis seperti Kim JoonMyeon, si tampan dambaan yeoja di sekolah.
" kulihat ia ke perpustakaan" jawab Lu Han, teman baik dari Wu sulung itu, Lu Han, si tampan yang kadang terlihat cantik yang selalu posesif kepada MinSeok, sang kekasih, Lu Han si namja asli China pewaris Lu Corp yang berpacaran dengan Kim MinSeok, si bungsu Kim, si manis yang sangat cantik dengan tubuh mungilnya, si manis dari keluarga terhormat Kim.
" terima kasih atas infonya, Lu" ujar Kris. " dan Kurasa our MinSeok~ie tak dapat bernafas dengan benar jika kau terus memeluknya posesif, Lu" tambah Kris yang terkekeh melihat minseok yang tampak susah bernafas di dalam pelukan erat Lu Han.
" ya! Pabbo Lu! Aku tak bisa bernafas bodoh" rutuk MinSeok yang berhasil lepas dari pelukan Lu muda itu.
" hehehe, maaf sayang, aku terlalu takut untuk kehilanganmu" gombal Lu Han pada minseok.
" jangan membual, Lu. Kau membuatku ingin muntah." Ujar MinSeok dengan nada jijik dan itu membuat LuHan sedikit kesal dan tampaklah aura hitam di sekitar Lu Han, Kris terkekeh melihat itu.
" lebih baik aku mencari JoonMyeon~ie" lirih Kris yang langsung melangkahkan kakinya ke arah perpustakaan.
.
.
.
Joonmyeon meremas jari tangan nya, ia gugup, apakah ia harus melakukan ini?
" apa kau tak nyaman dengan ini?" tanya HimChan yang melihat JoonMyeon terlihat gelisah.
" a-aku… apakah aku harus melakukan ini?" tanya JoonMyeon lirih.
" entahlah, hatimu berkata apa? Turuti saja apa kata hatimu" perintah HimChan.
' sebenarnya hati kecilku ingin mempertahankan Kris, tapi bagaimana nasib Jongdae, aku tak mau ia bersedih lagi'
" ya, aku akan melakukannya" jawab JoonMyeon, mencoba meyakinkan HimChan dan juga mencoba meyakinkan dirinya mungkin.
"Kris sudah memasuki area perpustakaan" ujar HimChan " kita harus bersiap" JoonMyeon menatap HimChan, ya, benar apa kata HimChan, ia harus bersiap, bersiap menerima apapun yang terjadi setelah ini.
.
.
.
Kris melangkahkan kakinya memasuki perpustakaan sekolah, perpustakaan yang jarang di kunjungi para siswa maupun siswi di sekolah ini, lalu kenapa perpustakaan ini di bangun? Mungkin sekedar formalitas saja.
Kris melangkahkan kakinya ke arah pojok ruangan, tempat biasa JoonMyeon membaca buku seorang diri.
" nghhh~"
Kris menghentikan langkahnya sejenak saat mendengar sebuah suara, ahh, desahan lebih tepatnya, dan desahan itu berasal dari pojok ruangan tersebut.
" siapa yang ada disana?" lirih Kris, dengan rasa penasaran yang tinggi, Kris melangkahkan kakinya ke arah suara tersebut berasal.
What.
The.
Hell.
Apa yang Kris lihat saat ini mampu membuat amarah nya memuncak, apa ini sungguhan, apa ia sedang bermimpi, JoonMyeon, kekasihnya, sedang berciuman panas dengan seorang Kim HimChan, bahkan Kris dapat mendengar lenguhan-lenguhan yang keluar dari bibir JoonMyeon saat HimChan mendominasinya, bahkan Kris jelas melihat kedua tangan mungil JoonMyeon melingkar di leher HimChan, JoonMyeon-nya duduk di pangkuan HimChan, bahkan JoonMyeon membiarkan tangan HimChan bergerilya di punggung nya dari balik baju seragamnya yang oh, bahkan seragam JoonMyeon sudah tak rapi, sebagian kancing nya sudah terbuka.
Kris yang sudah tidak tahan melihat adegan yang terus berlanjut itu memutuskan untuk pergi dari ruangan itu dengan wajah yang memerah karena amarah nya memuncak, tak lupa tangan nya yang mengepal kuat siap untuk memukul siapa saja saat ini juga.
Sementara itu, dengan perlahan, JoonMyeon dan HimChan menghentikan acara French Kiss mereka saat mereka rasa Kris sudah keluar dari perpustakaan itu, JoonMyeon menyandarkan kepalanya di bahu HimChan, menangis tersedu, ini sungguh menyakitkan untuk Kris dan juga untuk nya.
" apa ini salah, HimChan?" tanya JoonMyeon lirih.
" entahlah"
.
.
.
Joonmyeon menghentikan langkah nya di depan kelasnya, kelasnya yang juga ruang kelas Kris, haruskah ia masuk?
' bersikaplah seakan kau tak tahu bahwa Kris tahu kita berciuman'
Joonmyeon mengingat ucapan HimChan, menghela nafas sebentar, JoonMyeon memutuskan untuk memasuki kelas dengan senyuman yang di paksakan.
" hi! Selamat pagi Joon~ie" sapa MinSeok dengan ceria saat melihat JoonMyeon memasuki kelas.
" hi! Selamat pagi juga Minseok~ie" jawab JoonMyeon yang tak kalah ceria, ini sudah biasa, semua nya juga tahu, bahwa Kim MinSeok si manis dari keluarga terhormat berteman dengan Kim JoonMyeon si manis dari keluarga biasa saja.
Kris berjalan menghampiri JoonMyeonn yang belum duduk di kursinya, dari aura yang di keluarkan Kris, JoonMyeon tau, Kris pasti sedang marah besar, dengan wajah polosnya, JoonMyeon mencoba memasang senyuman manisnya.
" pa-"
Plakk
Semua orang yang ada di kelas itu terdiam saat melihat seorang Kris Wu menampar pipi putih seorang Kim JoonMyeon, bahkan, Lu Han yang daritadi sibuk dengan gamenya langsung menoleh, tanpa memperdulikan layar psp nya yang sudah bertuliskan 'Game Over' itu.
Ini aneh, sungguh aneh, semua orang di SM High School juga tahu, bahwa Kris sangat mencintai JoonMyeon, tapi kenapa hari ini berbeda sekali, kenapa dengan mudah nya Kris menampar JoonMyeon yang selalu ia jaga.
" jangan pernah muncul di hadapanku lagi, Kim!" desis Kris menatap tajam ke dalam mata JoonMyeon, semuanya hening, semuanya kebingungan melihat adegan ini.
" kau kenapa, Kris? Apa salahku?" tanya JoonMyeon, berusaha menutupi kejadian kemarin.
" aku kenapa? Aku membencimu , Kim! . dan kau bilang apa barusan? Apa salahku? Apa kau kira aku tak tahu bahwa kau kemarin berciuman panas dengan Kim HimChan itu, huh?! Dasar , kau seperti semangka saja, Kim! Terlihat sangat hijau dari luar, tapi dalam nya berwarna merah dan memiliki biji yang menyusahkan, kau tahu kim? Kau tak pantas ada di sini, harusnya dari awal kau memang tidak usah ada disini"
Sakit
Sebenarnya hati JoonMyeon sakit mendengar ucapan Kris, tapi bukankah ia harus siap dengan semua yang akan terjadi setelah rencananya kemarin.
" i-itu-"
" itu apa?"
" jadi kau sudah mengetahuinya, Wu?"
" huh?!" Kris mengernyitkan keningnya.
" jadi kau sudah mengetahui semuanya, semua yang kulakukan dengan HimChan saat aku tak berada di sampingmu, Wu?"
Plakkk
Dan tamparan kedua pun mendarat di pipi putih JoonMyeon yang memerah.
" KAU! KAU ENYAHLAH DARI HADAPANKU, BITCH! JANGAN KAU TAMPAKKAN WAJAH SOK POLOSMU ITU DI HADAPANKU LAGI, PERGILAH YANG JAUH DARIKU ! AKU TAK INGIN MELIHAT WAJAHMU LAGI"
Dan Joonmyeon hanya bisa pergi dari hadapan JoonMyeon saat itu juga, dapat ia lihat Jessica yang menampakkan senyuman memuakkan nya dengan jempol tangannya yang terangkat, seakan berkata 'kau hebat, Kim JoonMyeon'.
Hancurlah sudah hati JoonMyeon, ia harus melepas cintanya, ia harus mendapatkan tamparan yang keras dari orang yang ia cintai, apalagi setelah ini?
.
.
.
" sshh, pelan-pelan HimChan" desis JoonMyeon yang meringis sakit saat HimChan mengobati bibirnya yang sedikit sobek akibat tamparan Kris yang bisa di bilang cukup keras dan menyakitkan itu.
" aku sudah memprediksi bahwa ia akan marah besar, tapi acara tampar menampar ini jauh dari prediksiku " ujar HimChan "bagaimanaoun juga kau adalah orang yang ia cintai "
" sekarang ia membenciku, tentu saja ia tak akan segan memukulku, lagipula, pasti aku sudah terlihat sangat jelek di hadapan kris" lirih JoonMyeon.
" kau harus bersabar Joon~ie, tinggal 3 bulan lagi, dan kita akan keluar dari sekolah ini" ujar HimChan " sepertinya aku harus membeli minuman dingin agar bisa mengkompres memar mu dan juga sekalian untuk kau minum, jadi, kau tunggu disini, ok?"
" ya, aku akan menunggu disini" jawab JoonMyeon yang merebahkan dirinya di kasur UKS, ia memilih untuk membolos hari ini dari pada terus ada di kelas dengan resiko dibunuh Kris.
Cklek
" cepat sekali kau, Him- Jessica" ujar terkejut JoonMyeon saat melihat siapa yang datang, rupanya Sulung Jung yang datang.
" kau hebat, Kim! Apa yang kau lakukan sehingga membuat Kris yang selalu mengagungkanmu itu malah berbalik menghinamu, huh?!" tanya Jessica yang mendudukan dirinya di kursi samping kasur UKS.
" kau tak perlu bertanya, bukankah tadi kau sudah mendengarnya dari Kris" jawab JoonMyeon.
" ya, dan itu keren Kim! Kau yang terhebat, baiklah, sesuai perjanjian, aku tak akan mengganggu hidup mu dengan keluarga kecilmu itu lagi, kau bisa menghirup udara bebas mulai saat ini" ujar Jessica ." baiklah, aku hanya ingin mengatakan itu, jadi, selamat, kau berhasil membuat Kris membencimu dan menyelamatkan hidupmu beserta keluarga kecilmu" Jessica pun berlalu dari hadapan JoonMyeon.
Joonmyeon hanya menghela nafas nya, kebahagiaannya sudah ia lepas, bisa apa ia sekarang?
Tapi, tanpa mereka berdua ketahui, ada yang mendengar percakapan antara Jessica dan JoonMyeon tadi.
" jadi, JoonMyeon melakukan hal bodoh itu hanya karena ancaman Jessica, ini tidak benar"
Tbc
Dan chapter ini isinya flashback doing
Ehhmm
Sebenarnya Mars agak ngga rela nulis Jessica itu cantik, tapi masa Mars nulis Jessica nya tampan, itukan aneh, dan Mars juga tahu, ff mars makin gaje ka?
Yaudah lah
Mars lagi stress nih
Wanna give me RnR?
