"Hinata-chan~~ hoi kenalkan nih, pacarku"
"Shi-shion-chan"
'Sasuke ... masih ingatkah kau padaku? ' ...
Disclaimer : Naruto © Masashi Kishimoto
Rated : T
Pair : SasuHina, SaSuShion
Warning : AU, OOC, OC, Typo, Ide pasaran, dll.
If you don't like? So don't read! Happy reading all
please RnR.
Naurovhy Present
Chapter 2
"Shion..."
"Ini Hyuuga Hinata teman dekatku, pelari top sekolah kami, cantik kan? " shion berkata pada Sasuke
Sasuke tersenyum canggung padaku ...
"A ... eh mungkinkah kaliah sudah saling kenal? " mata ungu shion membulat
Deg deg jantung berdebar kencang "wa-waktu smp, kami satu klub kan? " kataku pada sasuke
"Hn" dia hanya bergumam
"Wah kebetulan -shion berseru- oh ya Hinata, kami mau jalan-jalan ke shibuya sekarang, sama-sama yu?"
"Lho... katanya..." aku membantah
"Eh, bolehkan? Ini kan istimewa shopping bertiga" shion memandang sasuke
Akhirnya kami pergi bertiga, aku seperti orang ketiga pikirku
"Ke toko yu, aku ingin kesana" shion menarik tangan sasuke, aku hanya mengikuti mereka di belakang
'Sasuke yang telah smu, tangan yang besar, bahu yang bidang, rambutnya panjang pandangannya yang ramah, poninya yang terurai bibirnya yang lembut dan ekspresinya yang hangat, semua ... semuanya adalah sasuke yang ku kenal'
"Hinata -sasuke menarik tanganku- lampu merah " katanya
"Kamu bisa tertabrak Hinata" shion memperingatiku
'Tanganku, tanganku di genggam oleh sasuke'
Kami sampai pada sebuah toko pakaian...
"Wah... gaun tang cantik, aku ingin pakai yang seperti itu deh! " shion berseru riang
"Bagaimana kalau di coba? " sasuke memberi saran
"Mau dicoba? Silahkan" kata pemilik toko
Shion pun mencobanya di kamar pas "Hinata-chan, maaf.. tolong tas ku" dia mengulurkan tasnya padaku
"Ah, iya" aku menerimanya tapi tiba-tiba sreett tring!
"Shion-chan, kuncinya jatuh nih " aku berseru
"Aduh kunci berhargaku, kalau sampai hilang gawat deh, arigato ne"
"Ku-kunci berharga? "
"Ini kunci kos Sasuke-kun, waktu itu dia sering latihan sampai malam, dan aku ingin membuatkan makan malam, lalu sasuke-kun membuatkanku kunci ini"
"Ayo cepat keluar, aku tunggu di luar" kata sasuke
'Yang membuatku terkejut, Shion sudah sangat dekat dengan Sasuke... pacar Sasuke, bukan aku lagi .. sasuke ...'
"Sasuke-kun~ aku di beri tiket Summer Campaign" shion sangat bahagia
Aku seperti orang bodoh selalu menatap mereka, tapi mataku selalu tertuju pada Sasuke-kun dan jantungku selalu berdegub cepat
-naurovhy-
"Selamat nomer 2 keluar" kata penjaga toko tempat shion menukarkan tiket Summer Campaignnya
"Lihat-lihat, tiket aquarium Enoshima"
"Wah syukurlah kalian berdua harus pergi" aku menyemangati
"Wahh! Ini untuk tiga orang, ah, ya Hinata-chan juga ikut ya ... "
"Eh? A-aku ti-tidak usah" aku mencoba menolak
"Kenapa? Jangan pedulikan kami, sasuke-kun boleh kan? " shion bertanya pada sasuke
Sasuke menatapku ...
"Boleh, ayo pergi bertiga" jawabnya
Kami memutuskan makan di cafe kecil yang ada di sana sambil mendiskusikan rencana pergi kami 'nah jadi sabtu depan ya' 'bertemu di stasiun Enoshima ya...'
-naurovhy-
Hari sabtu ...
'Ah jadi inget lagi, sama seperti dua tahun lalu .. -aku kembali terbayang saat menaiki kereta- pasti hanya aku, coba waktu itu ku tolak saja, bagaimana sebaiknya ekspresi wajahku di depa Sasuke-kun nanti? '
"Hinata" seseorang memanggilku
! Sasuke
"Lho keretanya sama, lho ko tidak bersama Shion? "
"Eh, sepertinya dia kesingan bangun, katanya akan diantarkan ayahnya dengan mobil"
"Oh begitu"
Aku tersenyum padanya .. 'berarti sementara hanya berdua saja' deg deg deg
Jes jes jes kerera terus melaju
-perhatian! Stasiun Enoshima sedang dalam perbaikan, penumpa dengan tujuan stasiun Enoshima terpaksa ta dapat turun. Mohon turun di stasiun sebelumnya, stasiun Koshigoe-
Hah!
"Kita janjian ..."
"Di stasiun Enoshima kan? "
"Aku akan kontak ponselnya, siapa tau masih keburu" sasuke memberi usul
Sasuke memhubungi ponsel Shion tapi ... ttuutt ttuutt tttuutt 'maaf nomer yang...' tidak di angkat pikir sasuke
"Sudah benar-benar terlambat nih" pikir shion
"Ba-bagaimana ini? Shion tidak datang..." hinata membuka pembicaraan
"Aneh, padahal sudah 3 kali aku hubungi, coba ketemuannya di depan aquarium saja"
"Ta-tapi, disana penuh sesak akan susah mencarinya"
"Apa mungkin -onyx sasuke membulat-dia keluar tanpa ponselnya? Dasar .."
...
Jm 6 sore
"Bagaimana aquariumnya sudah ditutup" onyx bertemu lavender
"Pulang?" Kata sasuke
"I-iya" hinata menyembunyikan wajahnya yang merona
Sasuke memimpin jalan di depan 'Sekarang ... posisi kita sudah berbeda'
"Uhukk uhhukk"
! "Tidak apa-apa? " hinata cemas
"Ta apa, cuma kena angin" sasuke tersenyum, hinata meragukannya wajah sasuke tadi ..
"Sudah cape-cape sampai Shonan nih, bagaimana kalau sedikit jalan-jalan? Siapa tau bertemu Shion?"
"Aa... ya" wajahku kembali merona
Tidak banyak yang berubah dari tempat ini, kalau tidak salah jalanan ini kan?
'Disini ... waktu itu...' Tempat sasuke dulu mengejarku, lalu jejak kaki kami membekas selamanya ..
"Ingat tidak? " kata sasuke
"Y-ya"
"Waktu itu takut ya ... sekarang pun kalau ingat jadi keringa dingin deh" sasuke bernostalgia
"Seharusnya aku ta membeli es krim segala ya? "
"Hn, tapi setelah itu rumah sakit dan klinik semuanya sudah tutup .."
"Lalu kita ..."
Deg deg deg kita ... waktu itu tabisa pulang
Tes! Brrrrr
"Sepertinya mau hujan" aku dan sasuke menatap langit
"Turun deh ..."
Sementara itu Shion ..
'Stasiun sedang dalam perbaikan .. sepertinya di aquarium juga tidak ada' bagaimana ini hujan mulai turun 'aku ta bawa payung' ...
'Bagaimana ini? Mana tidak bertemu dengan mereka, ini dimana sih? '
Brrmm brrrmm
"Ce-cepat sasuke-kun! Hujan tambah deras" hinata berlari menghindari hujan, aneh pikir hinata kenapa sasuke lama sekali
"Sasuke-kun, kamu kenapa? wajahmu pucat?" Hinata berbalik menghampiri sasuke
"Cuma sedikit cape" ... "uhuukk"
"Sasuke-kun tunggu sebentar" hinata memegang wajah sasuke untuk memastikan 'panas'
"Kamu pulang duluan saja .. uhhuukk"
"Eh .. ko begitu" seertt duuarr
"Kalau kamu ketularan flu juga ..."
Duarr "kamu bicara apa sih? I-itu tidak mungkin kan baka!"
"Ayo berdiri, bertahanlah sasuke-kun"
"Aku baik-baik saja hinata tidak perlu khawatir "
'Kali ini aku yang akan menjagamu' kami terus berjalan menembus hujan, langkah kaki ku sampai di .. hotel shiorin
'Di sini waktu itu dia menjagaku ..
Byarrssshhh
"Bu-bukankah itu hinata? Dia dan sasuke-kun masuk ke hotel" shion melihatnya, melihat semuanya hinata membawa sasume ke dalam hotel itu
'Kenapa? ' ...
-naurovhy-
Set set hinata kembali mengganti kompres pada sasuke
''Wajah sasuke yang tertidur ... tampak damai' dan ingatan itu kembali ...
'Eh .. eh hina-chan dengar! Kemarin aku pergi ke kos pacarku' shion berucap dengan gembira
'Eh, kalian sudah sedekat itu?!' Hinata terkejut
'Lalu -shion membisiki telinga hinata- dia mencium pipiku kyyyaaa ~'
'Cium! ' hinata ikut merona mendengarnya
'Aku bahagia .. kalau dia yang melakukannya, aku merasa aman karna dia bersungguh-sungguh'
Amethys hinata sayu menatap sasuke
'Jadi begini, emm mungkin kami benar-benar serasi ya ...'
! Sasuke terbangun srett
"Ah ya disini shonan" dia memegang keningnya
"Bagaimana rasanya?"
"Sudah sangat lumayan" ini ... "apa kamu bangun terus hinata ?"
"Eh, ya..."
Deg deg wajah kami semakin mendekat ... dekat ... dekat ... dan
Brruukk!
"Eh ... jas sasuke" jas sasuke jatuh, ka-kalau jasnya tidak jatuh kami ...
Prukk! "Eh .. ini.." aku memungut kotak hitam itu apakah ..
"2 tahun lalu.. sudah kubeli" janji sasuke saat itu 'suatu saat nanti .. pasti akan kubelikan'
...
"Kenapa?! " aku berteriak padanya
"..."
"Ini aneh, jahat pada Shion! Dia selalu bahagia kalau bercerita tentang sasuke-kun, bagi Shion sasuke adalah segalanya"
"Jangan salah paham... ini ta aneh ko, waktu itu aku membelikannya untuk hinata, kalau disimpan pun percuma -sasuke memberikan kotak itu padaku- untuk shionaku berniat memberikan cincin yang lain..."
...
Sasuke kembali berbaring..
"Bolehkah aku bertanya satu hal?"
"..."
"2 tahun lalu, kenapa tiba-tiba pindah sekolah?"
Deg! Amethys hinata membulat semua kenangan itu berputar di pikirannya 'kenaa tiba-tiba ... kelas 3 smp sudah melakukan aborsi ... mereka itu telalu ... bener-benar pembicaraan yang sulit ... sasuke! Rekomendasimu mungkin buruk ... kalau masuk smu nanti aku ingin turnamen atletik ...'
"Hinata ..? " sasuke memanggil karna hinata melamun
Deg deg "waktu itu karna malu -onyx sasuke melebar- ha-habisnya gosip seperti itu beredar, aku malu dan ta bisa pergi sekolah -hinata melanjutkan kebohongannya sambil menunduk- tambahan lagi, waktu it semester penting dalam kelas tiga. Kal terpengarub dan gagl ujian orang tua akan malu ... aku tak mau gagal masuk smu gara-gara gosip seperti itu -sasuke membalikan badannya membelakangi hinata- aku ta mau masa depanku jadi kacau"
"Selain itu ... itu bagus untuk mu, kan jadi bisa dapat rekomendasi yang baik, ngomong-ngomong sebenter lagi akan ada turnamen besar sasuke-kun pasti ikut ya?"
"..."
"Sasuke-kun? ... dia tidur"
Sasuke merasakan sakit di hatinya, jadi itu alasan hinata dia meninggalkanku karna ... malu! Padahal aku ...
Kesokan harinya ...
Hinata berangkat sekolah seperti biasa, tapi hatinya tetus teringat pada Shion ...
Di kelas pun 'Hinata ta bisa memecahkan masalah seperti inikah? '
Brruukkk!
"Kyaaaa shion! Sensei shion pingsan" aku memapahnya di koridor menuju ruang uks
"Apa Shion-chan masih anemia? Bisa jalan?"
"Sukses heheh" shion tertawa sambil mengacungkan jari tengah dan telunjuknta
"Hah?"
"Habisnya shizune sensei kalau menolong kelamaan sih..."
"Shion.. aku sungguh cemas tau"
"Hahhaha habisnya ..."
"Dasar membuat sahabat cemas itu tidak baik tau"
"Tapi karna sahabat jadi tidak apa kan? " ...
Di ruang uks...
'Lebih baik tidak ku sembunyikan .. kami kan tidak melakukan apa-apa, aku harus bicara'
"Shion-chan kemarin -shion menutup matanya takut mendngar penjelasan hinata- go-gomennasai"
"Eh ..."
"Sebenarnya sudah kontak ponsel mengenai perubahan tempat bertemu, tapi kami tak bisa menemukan shion-chan, lalu tiba-tiba hujan turun, sasuke-kun kena flu berat, karena khawatir lalu ... kami masuk penginapan yang ada di depan mata!"
"Tapi percayalah -hinata memgang tangan shion- kami... tidak melakukan apa-apa, tidak ada apapun"
Shion melepas tangan hinata ... dan memeluknya
"Syukurlaahh... sebenarnya aku ingin tanya tentang kalian berdua, tapi karenakamu sudah cerita aku jadi tenang -shion menatap hinata- karena hinata yang selalu mau mendengar ceritaku yang membosankan, dan tidak pernah menampakan wajah kesal, hinata yang baim hati bukan tipe pembohong aku percaya padamu ..."
-naurovhy-
'Oh...' sasuke
Dia menunggu marino di depan gerbang sekolah ... hinata tetus berjalan melewati sasuke
"Sasuke-kun~ maaf nunggu lama ya? "
"Lho? Hinata sudah pulang ya?"
Aku melihatnya dari kejauhan shion yang tertawa bersama sasuke aku sadar diabukan orang yang boleh kukejar lagi, dia tidak boleh kupikirkan lagi, sebentar lahi ada turnamen besar aku tapunya waktu luang untuk memikirkannya ...
Finally mind to review
Himnaina : aduh maaf ya .. ide author alurnya lewat jalan toll hehe #plakk
Nafita137 : ini udah lanjut, iya teganya kau sasuke hu ... hu ... #angkat bangku
Luluk Minam Cullen: siap senpai, maaf lama ..
Hinatauchiha69: ini sudah lanjut, maaf lama
Avrillita97: udah lanjut .. maaf ga bisa kilat #udah disuruh juga
Ika chan: ia bener banget kamu .. aku adaptasi ini dari komik, dengan judul yang sama pula #nunjuk-nunjuk
Seorang tamu: iia kah? Wah .. makasih udah kasih tau
Rini Andriani Uchiga: wah aku di todong pertanyaan .. pengen tau? Selamat membaca ya #hehe
Enrique: iya, apa hinata terkesan cengeng ya?
Renita Nee Chan: ada apa ya? Selamat membaca ..
