Title : Miss You
Author : Byunkachu
Cast : Byun Baekhyun, Park Chanyeol
Genre : Romance, Fluff (?)
Diclaimer : Pure my imagination, all cast belongs to God
Hei, Baek. I miss you
byunkachu©MissYou'copyright2016
Chanyeol senang akan suasana yang sepi. Dia senang akan keheningan yang membuat nya dapat lebih baik berkonsentrasi. Tapi dia tidak suka sendiri. Sayangnya, sudah beberapa hari ini dia ditinggal pergi, dan disinilah dia, dikamarnya yang terlampau luas untuk ditempati sendiri.
"Shit!" umpatnya kemudian menghapus beberapa paragraf laporan yang perlu ia selesaikan untuk besok dipresentasikan. Dia mengacak rambutnya kasar, lalu memukul-mukul kepalanya ke atas meja. Sesaat, dia menidurkan kepalanya lalu melihat ke arah sebuah foto dimana terdapat dirinya dan Baekhyun, istrinya, yang sedang tersenyum memandang satu sama lain. Oh, dia begitu merindukan si mungil cerewet itu. Frustasi, akhirnya Chanyeol mengambil handphone nya, menekan dial nomor satu, dengan gelisah menunggu panggilannya di angkat.
"Halo?" suara lembut Baekhyun yang ia tunggu-tunggu mengalun indah di telinganya, Chanyeol tersenyum lebar.
"Hei Baek, aku merindukanmu"
"Astaga Yeol , ini jam satu dini hari, demi Tuhan!" jawab Baekhyun terdengar kesal.
"Aku bilang aku merindukan mu dan begini caramu menjawab ungkapan rindu ku? Aku tau ini sudah jam satu dini hari, tapi aku...sangat..merindukanmu..Baekhyun."
"Ya Tuhan" keluh Baekhyun lagi, namun Chanyeol hanya tersenyum.
"Sesungguhnya, aku tidak benar-benar berharap kau akan menerima panggilan ku, tapi kau mengangkatnya, dan aku tau bahwa kau mengecek siapa yang menelepon terlebih dahulu, jadi itu berarti kau juga ingin berbicara dengan ku" goda Chanyeol.
"Diamlah!" Chanyeol semakin terkekeh mendengar respon dari gadis itu, dia bisa membayangkan semburat merah yang sekarang menghiasi wajah mungil Baekhyun. "Baiklah, aku juga sangat merindukanmu, bodoh"
"Nah, begitu lebih baik" Chanyeol mendengar Baekhyun terkekeh kecil dan menetralkan suaranya kembali.
"Jadi...kenapa kau menelepon?" tanya Baekhyun membuat Chanyeol menghela nafas.
"Kan aku sudah bilang, aku merindukanmu" Pemuda itu bangkit dari kursinya dan merebahkan dirinya di kasur besar yang biasa ia tempati berdua bersama Baekhyun.
"Aku juga merindukan mu, Yeol. Tapi benarkah? Hanya karena itu?" ujar Baekhyun.
"Sebenarnya aku sedang mengerjakan laporan mengenai training center yang baru-baru saja diadakan diperusahaan, dan akan dipresentasikan besok. Tapi aku begitu merindukan mu, dan terus-terusan memikirkan mu seharian. Aku tidak bisa memakai otak jenius ku ini karena mu. Aku menyerah dan sekarang menelepon mu" Baekhyun tertawa kecil, membuat hati Chanyeol terasa ringan.
"Aku juga sangat amat merindukan mu, Yeol dan tenanglah, sebentar lagi aku akan pulang dari urusan dinas ku, dan kita bisa melakukan sesuatu yang menyenangkan bersama-sama untuk menghilangkan stres mu, mungkin menonton film, memasak bersama..."
"Atau mungkin berada di kasur, terengah-engah, kau meneriakan namaku, terlalu frustasi agar aku memasuki mu lebih dalam lagi..."
"Kau merusak mood pembicaraan kita, Park Chanyeol"
"Tapi Baek, aku yakin itu yang akan terjadi ketika kau baru sampai di depan pintu, dan kemudian kita akan bermain di berbagai sudut" Chanyeol tertawa.
"Pervert Yeol... Kadang-kadang, aku bingung kenapa aku bisa mencintaimu. Kau dan otak mesum mu. Tapi ya itu aku dan sepertinya aku tidak bisa menghentikannya"
"Itu tidak seperti aku akan membiarkan mu berhenti mencintai ku, karena kau adalah milikku sampai maut memisahkan kita, nyonya Park" Chanyeol tersenyum sangat lebar, bangga akan kata-kata romantis yang baru saja dia katakan.
"Ugh..hapus senyum menggelikan itu dari wajah mu, bodoh" Chanyeol malah semakin tersenyum.
"Itu bukan salah ku ketika kau selalu bisa membuat ku bahagia"
"Oh gosh... ini dini hari dan kau jadi begitu cheesy, kembalikan waktu tidur ku, Park Chanyeol!"
"Okay, baiklah. Tidur yang nyenyak, eum?" bisik Chanyeol lembut.
"Kau juga tidur yang nyenyak, okay? Kalau memang sudah terlalu lelah melanjutkan laporan mu, tinggalkan saja dulu, bangunlah pukul lima pagi, bagaimana? Kau ingin aku membangunkan mu?"
"Ide yang sangat bagus, istri ku yang terbaik"
"Baiklah, aku akan menelepon mu nanti dan pastikan kau mengangkatnya, atau tidak, impian pervert mu tidak akan terwujud"
"Ku pastikan itu tidak akan terjadi"
"Good, aku akan kembali tidur sekarang. Tidurlah Yeol, kau pasti akan kelelahan besok. Dan eum... Aku mencintai mu" Debaran Chanyeol menjadi-jadi, dia merasa hatinya meleleh mendengar ungkapan Baekhyun, dia benar-benar seperti orang bodoh sekarang. Tersenyum sembari memegang dadanya dan menendang-nendang kakinya ke udara. Persis orang kasmaran.
"Aku juga mencintai mu. Dan aku akan sangat merindukan mu, Baek. Aku akan terus menerus merindukanmu" ucapnya mellow dengan mendramatisir.
"Ugh...kau tidak bisa dipercaya, sekarang biarkan aku tidur, bodoh" ujar Baekhyun kesal.
"Yes, my queen. Love you"
"Hentikan gombalan mu, cepat tidur, aku tutup, ok?"
"Okay, nice dream darling" Panggilan pun terputus.
Chanyeol menghela nafas, dia merasa kosong setika. Dia lalu memandang ke arah laptopnya dan menatapnya jengah. Setelah rindunya terobati, laporan itu terus-menerus menghantuinya, tapi Baekhyun benar. Dia sudah terlalu lelah untuk melanjutkan nya dan sekarang dia harus tidur. Dia harus tidur untuk kemudian mengangkat telepon Baekhyun pada jam lima pagi dan mendapatkan fantasinya. Fantasi liar yang akan ditagihnya ketika Baekhyun pulang nanti. Chanyeol terkekeh sebentar kemudian memejamkan matanya. Sekarang waktunya pemanasan di alam mimpi. Pemikiran seperti itu, tidak salah kan?
-END-
.
.
Siapa yang mau muntah? Hahahaaha, well this my second ficlet dan masih mengusung genre fluff, abaikan ke-alayan- ku dalam membuatnya, hanya berharap masih pada sehat ya karena Chanyeol terlalu terlalu cheesy, hehe. Ga mau banyak cuap-cuap, semoga bisa selalu menghibur yaa. Dan kira-kira kalau aku buat fluff lagi kalian bakal muntah ga? Menilik dua ficlet ini aja ( yang ini sama yang judulnya Okay, Sweatheart), hehe. Bisa tulis di komen yaa.
Aku blm akan update (Un)Romantic Chanyeol ataupun Lost in Love minggu ini :( Huhu, mohon dimaklumi yaaa. Tapii pasti akan segera diupdate, huhuhu.
Dan seperti biasa komen sudah ku balas lewat PM ya, hehe, yg guest dibawah ini. Anyway, salam ChanBaek semua!
parkobyunxo : Iya biasa bebek sensian kan orangnya, bisa jutek2 gitu gegara lg PMS, hehehe. Maaosih banyak ya udh mau baca dan review. Semoga menghibur ;)
