Judul : Family, Love and Life

Main Cast : EXO (Sehun/Shi Xuan)

Other Cast : Others Member

Main Pair : HunHan

Other Pair : other Official Pair EXO

Genre : Angst, Romance, and little bit of Drama

Rate : T

Warning : TYPO, bahasa yang aneh dan geje serta tidak baku, Mian jika tidak sesuai dengan EYD

Point of View is Sehun!

.

Summary : jika kalian bertanya, apa yang aku ketahui tentang Keluarga Harmonis, Cinta dan Kehidupan? Aku akan menjawab tidak tahu. Hidupku tak pernah berarti, karena aku tak pernah memiliki 3 hal itu, tapi itu berubah saat aku memperhatikan namja itu–Sehun.

.

Akhirnya setelah bertapa berbulan – bulan akhirnya saya bisa melanjutkan FF ini juga walau mengecewakan banget T.T mianheyo~ oke happy reading semuanya :D

.

.

Bodoh!

Kenapa waktu itu aku harus berlari pulang. Kenapa aku sangat takut bertemu dengan parasnya yang seindah malaikat.

Oh Tuhan.

Aku tidak tahu bagaimana cara menghadapinya malam itu. dan saat aku dengar suara pintu berderit akan di buka aku langsung lari tidak mempedulikan maid byun gila itu.

Urgh!

Sampai kapan aku akan menyelimuti diriku di kasurku sendiri? Aku benar – benar pengecut! Yeah aku memang pengecut!

"Tuaaan mudaaa~! Buka pintunya Tuan!"

Aku bisa mendengar maid Byun gila itu menggedor – gedor pintu kamar ini. dengan suaranya yang cempreng. Yah, apa mungkin dia seorang.. em.. Uke?

Well setelah aku pulang dari berlari kemarin malam. Aku putuskan aku melihat situs – situs tentang yah, em, homoseksual. Dan tada.. aku dapat memiliki pengetahuan walau sedikit tentang kaum mereka. atau bahasa kasarnya adalah.. gay?

Aku tak pernah tahu bahwa aku gay atau tidak. aku tidak pernah bilang jatuh cinta kan? aku bilang aku hanya tertarik dengan parasnya yang mungil dan cantik untuk namja.

Yang aku ketahui tentang kaum itu adalah adanya bottom dan top. Sebenarnya aku kurang paham, tapi yang aku tahu bottom berpura – pura menjadi wanita untuk top. Aneh juga.

"Tuuuaaaaan!"

Oke! Fine! Aku menyerah dengan suaranya!

Aku membuka pintu dan mendapati seorang pelayan mungil yang aku panggil maid Byun gila itu berkacak pinggang dengan muka merah masam. Hey, apa dia kesal? Aku tak tahu dia tampak sangat menyeramkan dengan wajahnya yang memerah itu.

Dia menarikku, dan duduk di tempat duduk yang biasa aku duduki.

"Kenapa tuan kemarin meninggalkanku?! Aku malu tahu kepada Luhan! untung saja Luhan ge itu paham dengan keadaanku!..." dan bla – bla – bla, aku tidak mendengar lagi apa yang di katakan Maid Byun gila itu. dia terlalu cerewet untuk seorang namja.

"Tuan! Dengarkan aku!" aku memandangnya malas. bukan apa, ingin rasanya aku melakban mulutnya agar tidak terlalu ramai. Aku mengintip di belakang punggung Maid Byun terdapat beberapa pelayan yang menyembunyikan diri mereka di balik pintu. Atau itu mengintip? Hey! Mengintip itu Illegal kan?

"Katakan pada mereka, aku tidak suka di intip" Maid Byun itu paham dengan kondisiku rupanya. Aku sedang badmood. Aku lirik Maid gila itu yang sedang berbicara dengan beberapa pelayan. Pelayan lainnya mengangguk patuh dan juga keluar dari kamar ini. syukurlah.

"Tuan muda, aku punya hadiah untukmu~" apa namja gila selalu menggunakan nada manja di setiap katanya. Sepertinya dia tidak tahu tentang batasan antara pelayan dan majikan. Tapi aku tidak terlalu peduli, lebih baik mendengarnya dari pada bualan omong kosong Yi Fan sialan dan Tao biadab. Mereka orang tuaku? Ya, dan apa aku harus peduli? Tidak.

"Hadiah?" aku justru tertarik dengan tawaran Maid Byun ini. mungkin hadiah dari Yi Fan sialan dan Tao biadab itu sudah bisa ku tebak tapi hadiah dari Maid sendiri? Sepertinya aku harus menebak apa yang akan di berikan oleh namja eye liner ini.

"Ya~ tapi sebelum itu cukup panggil aku Baekhyun! tanpa embel – embel maid!" aku mengangguk pasrah kepada maid satu ini. gila untung saja maid seperti dia hanya satu saja. Kalau seumpama ada banyak? Ah aku tidak mau berpikiran seperti itu.

"Ya..ya.. apa hadiahmu" Dia menyengir lebar. Mengerikan sekali apa lagi dengan mata sipit ber eyeliner hitam pekat yang berlebihan. Tapi itu pantas dengannya sih.

"Maid pribadimu~" aku menaikkan alisku. Apa maksudnya dengan perkataannya?

"Kau pasti bingung, ini tentang kekhawatiran orang tuamu tahu!" aku menghela nafas panjang. Semoga saja bukan bodyguard. Aku sudah cukup muak dengan penjara ini jangan di tambahkan penjaga.

"Aku mengajukan tentang maid pribadi. Mereka cukup senang bahwa kau bisa berbicara denganku. Tapi karena aku merupakan maid yang sama dengan pekerja di bawah jadi aku tidak bisa terus – terusan untuk menemanimu keluar malam, yah setidaknya baru kemarin sih. demi kau aku bahkan membuat laporan semalaman!" aku hanya menatap dia datar. Seperti biasanya. tak ada kejutan spesial sih.

"Jangan menatapku seperti itu! pokoknya kau harus mau!"

"Siapa yang akan menolak?" Dia kaget. mungkin terkesan lebay karena dia sampai menganga lebar layaknya kudanil yang sering aku lihat di TV. Huh. Merepotkan sekali.

"Oke! Aku akan keluar untuk membuatkan makanan, aku tahu kau belum makan! Jadi aku harus keluar dulu bye! Maid itu akan datang ke sini sebentar lagi jadi biasakan dirimu!" aku lihat dia menutup pintu dengan seringaian licik. Apa yang akan dia lakukan padaku?

Aku berjalan ke arah jendela. Berharap menemukan sesuatu hal lagi. seperti melihat Luhan?

Oh aku harus bersyukur. Aku melihat nya! Dia tampak sendirian dengan jaket yang lucu. Membawa tas punggung berjalan perlahan. Dan seketika itu dia menoleh ke arahku dan tersenyum. Hah?!

Shit!

Oh! Tuhan!

Dia menoleh dan tersenyum padaku. untung saja aku cepat bersembunyi. Apa aku boleh berharap bahwa maid baru itu Luhan?

Tidak! tidak!

Netralkan detak jantungmu Sehun..

Tarik nafas

Buang nafas

Tarik nafas

Huh~

Aku sudah cukup tenang. Aku melihat ke luar jendela dan dia tak tampak lagi. hah~ cukup membosankan juga. lebih baik aku membaca buku bisnis yang Tao berikan kepadaku 1 tahun yang lalu. Hei jangan harap aku memanggilnya eomma. Walau aku memanggilnya sesekali dengan sebutan itu hanya untuk penghormatan anak dan ibu tak lebih.

Aku membelakangi pintu sambil membolak balikkan halaman. Hem..

Aku mendengar sebuah decitan pintu yang di buka. Oh! Lumayan cepat juga sih datangnya. Tidak seperti Baekhyun katakan.

"Anyeong haseyo, Xi Luhan imnida, saya akan menjadi maid pribadi anda yang baru Tuan muda"

Mematung.

Itu yang aku lakukan. Aku tidak bisa berbalik sekedar untuk melihat wajah malaikatnya. Suara lembut yang tak pernah ku dengar.

"Saya di sini karena di usulkan Baekhyun untuk menjaga Anda"

Sepertinya aku harus mentraktirnya makan yang banyak. Atau aku akan mencelupkan dirinya ke rawa buaya? Aku untung juga rugi.

Untung karena dapat melihat dia setiap hari dan juga dekat dengannya.

Rugi karena aku akan cepat mati karena sakit jantungan.

"Saya harap anda senang saya berada disini"

Tentu saja. Saking senangnya aku tidak bisa membalikkan badanku untuk melihatmu.

"Saya juga baru lulus dari sekolah psikolog Tuan muda"

Oh aku tahu dia akan bilang apa.

"Saya akan mencoba untuk menyembuhkan phobia anda"

Oh! Sudah ku duga!

.

.

.

TBC!

Balasan review :

Kim soo jong :

nee~ mianhe lama banget :3 dan pendek

.

Miss Kui Jeong-Sshi :

ne mian jika lama banget dan ngaret terus ;3 dan pendek

.

MinSeulELFSparFishy :

:3 tebakan bagus chingu-ya ini udah di lanjut

.

Pangzwow :

Mian :3 ini di lanjut~

.

REVIEW?