Declaimer : Masashi Kishimoto

Warning : tidak di anjurkan untuk anak di bawah usia 13 tahun -?- karena mengandung unsur unsur yang menjerumuskan-?-. bagi yang nekat, dosa di tanggung sendiri.(ga juga sih-ditakol) dijamin OOC, Gaje, bad type etc.

Happy reading! Kalo hepy itu juga ^^"

-ASRAMAKU-

Sakura mulai membuka matanya, cahaya menyilaukan dari arah jendela membuatnya harus mengerjapkan matanya beberapa kali. 'Pagi ini sepertinya akan cerah' pikirnya dan yang ia lihat setelah itu adalah seorang lelaki yang tanpa pakaiaan-hanya handuk yang melilit pinggangnya menatapnya dengan senyum mesum ala playboy cap ayamnya dari atas kasur, dialah Uchiha Sasuke teman sekamarnya mulai kemarin.

Sasuke melihat Sakura yang hanya diam mulai menghampiri gadis itu. "Sudah bangun?" tanya Sasuke yang sekarang tengah duduk disamping tempat tidur Sakura "Seperti yang kau lihat" balas Sakura malas malasan.

Sasuke makin mendekati Sakura dan 'Cup' Sasuke mencium bibir Sakura lembut, Sakura menatap Sasuke dan mengerutkan keningnya heran. "Hanya ucapan selamat pagi!" jawab Sasuke yang merasa diperhatikan dengan santai. "What ever!" Sakura membalas tak peduli dan kembali menutupi tubuhnya dengan selimut. Kembali tidur mencuekan Sasuke begitu saja. Kasihan.

"Kau mau tidur sampai jam berapa?" tanya Sasuke yang sekarang tengah menata rambutnya yang anehnya bukannya menjadi rapih malah semakin berantakan sambil bergaya narsis di depan cermin dan sesekali bergumam 'Kau memang keren' pada dirinya sendiri- dasar!.

"Bangunkan aku lima menit lagi!" Sakura menjawab pertanyaan Sasuke tadi dari balik selimutnya dengan keadaan masih setengah sadar. Bergadang sambil menangis semalaman membuat ia merasa mengantuk dan membutuhkan tidur sekarang. Rasanya malas sekali baginya hanya untuk sekedar bangun dan membersihkan diri.

-6o9o6o9o-

Lima menit berlalu setelah percakapan tadi. Sasuke yang melihat Sakura masih tertidur pulas mulai mendekati gadis itu masih dengan senyum mesumnya. Dipeluknya tubuh gadis itu dari belakang. Dan berbisik tepat di telinganya "Bangun!" katanya lembut. Suara dan deruan nafas Sasuke yang Sakura rasakan membuatnya geli dan menggeliat. "Ya ya ya!" Sakura hanya menjawab seadanya dengan mata yang masih tertutup. Walau masih mengantuk Sakura melepaskan pelukan Sasuke dan duduk di sisi ranjangnya.

"Kalau begitu cepat mandi!" Sasuke mengingatkan. Sakura menolehkan kepalanya untuk melihat Sasuke yang masih sibuk menata rambutnya. "Malas!" katanya datar. Sasuke menghentikan aktifitasnya tadi setelah mendengar jawaban dari Sakura, kemudian ditatapnya Sakura dengan senyumnya. Dengan satu tarikan tubuh gadis itu sudah ada di dekapannya.

"Eum . . . Kalau begitu, kau mau mandi denganku atau aku mandikan?" tanyanya dengan nada yang dibuat semenggoda mungkin, namun tetap saja terdengar sangat memuakkan ditelinga Sakura. Sakura mulai memutar matanya bosan. Melepas pelukan Sasuke dan mengambil peralatan mandi serta handuknya. Sakura berjalan menuju kamar mandi di kamar itu tanpa mengindahkan Sasuke yang tak dihiraukannya.

"Kau mau mandi atau tidak?" tanya Sakura sesaat sebelum masuk ke dalam kamar mandi. Membuat Sasuke yang tadinya heran menjadi tersenyum senang.

"Tentu! Dengan sangat senang hati!" katanya. Dan setelah itu diapun mengikuti Sakura masuk ke kamar mandi. Yang terjadi di dalam? bayangkan saja sendiri!

-6o9o6o9o-

Sakura sedang merapihkan baju seragamnya sekarang, sambil berdiri di depan sebuah cermin sibuk membenahi dirinya agar terlihat semenarik mungkin di hari pertamanya menghadiri kelas. Aktifitasnya berjalan lancar, yah setidaknya itu hingga bayangan Sasuke-yang tanpa pakaian terpantul di cermin yang ada di depannya, awalnya sih biasa tapi lama lama membuatnya risih juga.

"Pakai bajumu, Uchiha!" katanya datar, dan yah seperti yang kalian tahu, si Uchiha yang dimaksud bukannya menurut malah tersenyum aneh, membuat Sakura kembali memutar bola matanya 'Mulai lagi deh!' pikirnya. Dan benar saja, sosok itu mulai mendekati Sakura dan memeluknya –lagi. 'Strawberry' pikirnya saat ia menghirup aroma dari gadis yang sekarang ada di pelukannya.

"Apa?" tanya Sakura ketus. Ia mulai merasa bosan dengan sikap Uchiha yang satu ini. Yang ditanya hanya nyengir dengan wajah innocent. "Aku malas, kau bisa bantu aku memakainya?" tanyanya dan hanya di balas oleh Sakura dengan senyum manisnya. "Dasar manja!" katanya lagi.

-6o9o6o9o-

Sakura berjalan cepat di lorong asrama, meninggalkan Sasuke dibelakang yang tengah sibuk mengancingkan baju dan memakai dasinya. 'Shit, dasar cewe aneh!' batin Sasuke. ini semua gara gara 'insiden kecil' yang menimpanya 'kalo aja aku bisa lawan dia tadi!' batinnya lagi. Ingatannya kembali lagi ke waktu terjadinya insiden kecil tadi.

Flashback ( Sasuke PoV )

Setelah mandi, aku memang tak langsung memakai bajuku. Aku masih sibuk memperhatikan gadis langka berambut pink yang kini tengah merapikan pakaiannya di depan sebuah cermin dengan tampang mesum. Yah kuakui kalau aku memang mesum. Haha.

"Pakai bajumu, Uchiha!" kudengar dia berkata padaku mungkin lebih tepatnya memerintah. Inilah yang membuat dia semakin menarik di mataku. Langka sekali bukan ada cewek yang jelas jelas 'nakal' tapi jual mahal. Dan seperti yang kalian tahu, bukannya menurut aku malah tersenyum kearahnya. Hemm- Aku semakin tertarik kepadamu!. Ku dekati tubuhnya, dan langsung ku peluk ia dari belakang. Aku dapat mencium wangi strawberry yang menguar dari tubuhnya.

"Aku malas, kau bisa bantu aku memakainya?" tanyaku padanya dengan nada menggoda. "Dasar manja!" balasnya dengan senyum manisnya.

Aku kira kata kata itu merupakan pertanda kesetujuan, namun ternyata. .

Dia melepaskan pelukanku dan menjauh beberapa meter. "Mendekatlah padaku, Uchiha!" katanya masih dengan senyum manisnya 'Dia … cantik' batinku. Aku pun menurutinya tanpa melawan, kudekati ia "Tutup matamu!" katanya lagi. entah apa yang menyihirku aku langsung menutup mataku. "Langkahkan kakimu!" aku pun melangkah. "Terus!" katanya. Aku pun melangkah lagi. "Terus!" aku melangkah lagi. "Ter-" "Bbuggkk" aku rasakan kepalaku menyentuh sesuatu yang keras dan kurasakan dingin di bagian bawahku. ku buka mataku dan ternyata memang benar. Aku menabrak daun pintu dan handuk yang melilit pinggangku terlepas dan terjatuh di lantai, segera saja ku tutupi 'itu' dengan tangan sebisaku. Kualihkan pandangan mencari sosok gadis berambut pink. Dan ternyata dia telah ada di luar bersiap pergi sambil menatapku dengan senyum manis miliknya. Innocent.

"Pakai pakaianmu sendiri, Uchiha!" teriaknya sebelum pergi. Aku pun tak membuang waktu lagi kupakai baju seragamku secara asal asalan, menyambar tas sekolah, dan berlari mengejar dia. 'Awas saja kau!' batinku

End Flashback( End Sasuke PoV )

'Pesona wanita memang tak terkalahkan' Sasuke membatin sambil tersenyum miris. 'Tapi lihat saja! Sebentar lagi, pesona itu akan kudapatkan!' dan sekarang senyumnya sudah berubah menjadi senyum licik.

-6o9o6o9o-

Sasuke memasuki kelas dengan wajah merengut, masih kesal dengan insiden yang menimpanya tadi. Di dudukannya badannya di salah satu kursi kosong di depan meja guru masih dengan tampang bête-nya. Seorang gadis-err bukan, wanita berkaca mata dengan rambut merah datang menghampirinya. Langsung mendudukan dirinya di pangkuan Sasuke --a.

"Kau kenapa, sayang?" tanya wanita itu khawatir "…." Sasuke tak menjawab pertanyaan itu, mungkin bahkan ia tak menyadarinya ada seseorang di pangkuannya saat ini. Pikirannya seratus persen tertuju pada gadis berambut pink yang merupakan teman sekamarnya mulai kemarin.

Karin-wanita tadi yang merasa tak dihiraukan mulai melingkarkan kedua tangannya di leher Sasuke dan menyandarkan kepalanya. Di ciumnya leher putih Sasuke. membuat Sasuke kaget dan refleks berdiri. Membuat Karin yang ada di pangkuannya jatuh terduduk di lantai 'Adauuuuuww' erangnya kesakitan.

"Apa apaan kau?" tanya-bentak Sasuke kasar plus di tambah dengan pandangan menusuk ala Uchiha. Tak mengindahakan Karin yang tengah meringis kesakitan. Keributan itu membuat semua murid seisi kelas hening untuk beberapa waktu. Memperhatikan dengan seksama.

"Kau kenapa sih sayang?" tanya Karin dengan nada manjanya, mencoba mendekati Sasuke kembali setelah berdiri dan membersihkan roknya, namun belum sempat menyentuh badan Sasuke, tangan itu telah lebih dulu di tahan oleh Sasuke.

"Jangan sentuh aku, Pelacur!" katanya. Sukses membuat Karin menangis tak percaya. "A-apa y-yang k-kau .." Karin mulai terisak lagi.

"Jangan kau kira aku tak tahu, kalau kau pernah bercinta dengan semua lelaki si asrama ini! Huh- apa namanya kalau bukan pela-" 'Plak' Belum selesai Sasuke menyelesaikan kalimatnya, tangan kanan Karin telah terlebih dahulu menampar pipi kiri Sasuke. Sasuke yang merasa terhina dengan perlakuan itu tak segan segan mendorong Karin dengan kasar ke tembok dan mencekiknya.

"Kau … tak berhak menamparku pelacur!" katanya dengan nada sinis sebelum ia melepaskan cekikannya dengan kasar. Melihat perlakuan itu, semua murid yang ada di kelas itu tersenyum sinis menatap Karin yang kini terduduk di lantai dengan mata yang membulat tak percaya dengan air mata yang terus mengalir.

Sasuke tersenyum sinis menatap Karin sebelum ia kembali duduk di tempatnya. Cekikikan cekikan kemenangan bermunculan dari setiap siswi yang melihat hal tadi. Sementara Sakura? jangan di tanya, Sakura malah menutup matanya-tidur di tempat duduknya yang berada di belakang 'Berisik!' batinnya

Sasuke mulai mendekati bangku Sakura di belakang kelas. Sasuke yang melihat Sakura tidur mulai mengulurkan tangannya menyentuh pipi Sakura. Hap! Tangan Sasuke berhasil di tahan sebelum sempat menyentuh Sakura

"Jangan macam macam kau, Uchiha!" Sakura berkata beserta deathglare, membuat Sasuke menjauh beberapa langkah darinya sambil mengangkat ke dua tangannya

"Galak sekali sih!" katanya menggoda, Sakura memutar mata bosan.

"Sudah cukup basa basinya! Apa maumu?" Tanya Sakura galak, memang sekarang dia sedang tak mood menghadapi si Uchiha ayam yang sekarang berasa si depannya. 'Membosankan!' pikirnya.

"Hemmm- aku cuma mau menawarkanmu duduk di depan!" katanya si Sasuke sambil mengurusi rambut pantat ayamnya.

"Kalau tidak memang kenapa?" Tanya Sakura santai. Sasuke mulai mendekatkan wajahnya kea rah wajah gadis itu.

"Kalau tidak aku akan … Menciummu hn?" Sasuke mulai menggoda Sakura lagi. Sakura menghirup nafas pasrah tak ingin membuang buang energy. Sementara penghuni kelas yang melihat itu hanya memutar mata bosan 'Dasar playboy!' pikir mereka barengan.

'Brak' Sakura memukul meja. "Terserah!" dan pergi menuju tempat duduk yang asalnya tempat Karin. Sakura yang melihat Karin masih terduduk hanya mendesah dan memberi tatapan 'Kasihan'

-6o9o6o9o-

Bel berbunyi dan semua anak kembali ke tempat duduknya masing masing mempersiapkan diri mereka untuk belajar. Sepuluh menit? Sang guru belum datang dan anak anak masih tenang. Tiga puluh menit? Sang guru masih belum datang dan anak anak sudah mulai mengobrol di tempat duduk mereka masing masing. Satu jam? Sang guru masih belum datang dan murid murid sudah mulai keluar dari bangkunya. Satu jam tiga puluh menit? 'cieeeeeeeetttttttt' suara bunyi pintu di buka mulai terdengar membuat semua murid kembali tenang, Karena sang guru telah datang.

Sakura memperhatikan ke arah pintu, menunggu kedatangan sang guru. dan 'Deg' jantungnya berdetak cepat saat ia melihat guru itu. Seorang pria tampan berambut silver dengan tanda di bawah sebelah matanya. 'Deg' Tubuh Sakura bergetar hebat dan tiba tiba lemas setelah itu 'Kakashi …' batinnya.

*TBC*

Wkwkwkwkwkwkwwkwkwkwkwk . . .

Gaje yah?-pundung di pojokan mengais uang . . .

WARNING : Lemon mungkin 'mungkin' muncul di chap depan dan berbahagialah SasuSaku lover! Wkwkwkwkwkw-makin gaje-

Ahahahaha- 14 tahun sudah berani buat yang seperti ini? Uwow O.o –pingsan!

Bales review dulu ah, buat :

-MayukaRui : ah senpai! ini juga berkat dirimu (nangis gaje) Ini sudah di update . . jangan lupa review lagi

-shirayuki haruna : nangis kenapa ya? Ah ga tau! Sifat asli Sakura? Ga tau juga! (di geleng) yah yang penting review lagi! Makasih .. (gaje)

-Amethyst is Aphrodite : Hot? (byuurrr-ngeguyur SasuSaku pake air comberan) masa sih?-garuk garuk pala- makasih reviewnya, ini sudah update! Jangan lupa review lagi!

-kakkoii-chan : baru tau yah Sasuke nepsong? Ahahaha sifat Sakura emang banyak! Makasih reviewnya jangan lupa review lagi! (gaje)

-saluuuunnn : ini sudah di update! Jangan lupa review

-hehe....... : penasaran? Kalo gitu review lagi yah? –d tampol- yang buat Sakura kayak gitu? Di chap ini ada! Jangan lupa review lagi ^^

-Maumau kakashi : ini sudah di update! Jangan lupa review

-Fuyuki Namikaze : ah- di potong gara gara . . . kenapa ya? –di geleng- jangan lupa review lagi

-minihateyou : ini dia pesanan anda! Jangan lupa review lagi -maunya-

-Chiwe-SasuSaku : Sasuke memang Omesh! –d bantai- yeiyyy hidup SasuSaku!-ngibarin bendera*hormat grakk- -.-'' bikin ficnya donk! Ahahaha.. makasih reviewnya. Jangan lupa review lagi.

Udah … Makaih buat semua yang udah review. Review anda membuatku semangat!

For the last ::::::::: Review !!!!