UNTIL YOU

Main Cast : Oh Sehun as Wu Sehun

Xi Luhan as Jin Luhan

Cast : Kim Joonmyun as Jin Jun Mian/Suho (Luhan's Papa)

Zhang Yi Xing as Jin Yi Xing/Lay (Luhan's Mama)

Wu Yi Fan as Kris (Sehun's Papa)

Huang Zi Tao as Wu Zi Tao/ Tao (Sehun's Mama)

Byun Baekhyun as Jin Baek Xuan (Luhan's Brother)

Park Chanyeol as Chanyeol (Sehun's brother)

Kim Jongdae as Chen (Luhan's Daye/Uncle)

Kim Minseok as Xiumin (Luhan's Yima/Aunt)

Do Kyungsoo as Jing Zhu (Luhan's Biao di/Cousin)

Kim Jongin as Kai (Sehun's Friend)

Genre : Romance, Lil' bit humor, family, friendship

Rate : T namun sesuai alur bisa saja jadi M

Disclaimer : SEHUN MILIK LUHAN – LUHAN MILIK SEHUN BERLAKU JUGA UNTUK SEMUA OFFICIAL PAIR DISINI

Semua cast milik diri mereka masing-masing, orang tua mereka, SM Ent dan Tuhan Yang Maha Esa. Saya disini hanya meminjam nama saja. Tapi untuk fanfict ini asli pemikiran saya

Summary : Ini terasa seperti tidak ada orang yang mengetahuiku sampai kau mengetahuiku, terasa seperti belum ada orang yang mencintaiku sampai kau dapat mencintaiku, terasa seperti tak ada orang yang mampu menyentuhku sampai kau menyentuhku. Tak ada, tak ada sampai kau….

Warning : OOC, YAOI, typos, GaJe, ga sesuai EYD, jelek, ga memuaskan, menyebabkan mimisan.

Let's Enjoy ~

-On The Way-

-LUHAN POV-

Kini aku sedang perjalanan menuju ke apartemenr Sehun. Memang jarak rumahku dengan apartementnya tidak terlalu jauh. Jadi aku bisa berjalan kaki saja untuk sampai diappartementnya. Sekaligus melihat-lihat keadaan di Seoul sekarang dengan empat tahun yang lalu. Tidak banyak perubahan hanya saja ada toserba baru didekat apartement Sehun.

'Ah…. Wo xiangnian ta*aku merindukannya*.' Batinku

Saat ini aku telah sampai di tempat tujuanku Apartement Sehun. Aku langsung memasuki gedung tersebut dan Kini aku langsung menuju lift dan menekan angka '2'. Karena kamar Sehun di lantai dua, tepatnya di kamar 126 di apartement ini.

Aku sudah sampai di depan pintu kamar apartementnya. Aku langsung menekan bel dan keluarlah seorang namja dengan topless. Tunggu, toples dan berantakan.

"Euhm…. Permisi, apa benar ini apartement milik Oh…." Tanyaku terpotong

"Siapa Yeollie ….?" Kulihat Sehun keluar dengan topless sambil mengusak rambutnya dengan handuk

"Entahlah, sepertinya ia…. Lhoh kok tidak ada?" Kulihat orang yang dipanggil 'Yeollie' oleh Sehun itu bingung saat aku menghilang dari hadapannya

-LUHAN POV END-

-At Other Side-

-AUTHOR POV-

TING TONG

Terdengar bunyi bel dari luar kamar apartemen nomor 126

"Sebentar…." Kata namja tampan dengan tinggi diatas rata-rata yang terlihat baru bangun tidur itu malas

"Hyung buka pintunya!" Teriak suara namja dari dalam kamar mandi

"Ne…. ini juga lagi jalan. Dasar dongsaeng kurang ajar." Jawabnya sambil mamaki lirih

"Euhm…. Permisi, apa benar ini apartement milik Wu…." Tanya namja cantik nan manis -yang diperkirakan ia lah sang penekan bel tersebut- kaku

"Siapa Yeollie hyung?" Terlihat namja tampan bermata elang sayu yang baru selesai mandi

Namun sebelum namja tampan itu sampai di pintu, tiba-tiba namja cantik itu berlari. Ia tidak ingin bertemu dengan namja tampan itu. Kebetulan juga namja tinggi yang dipanggil 'Yeollie' atau yang bernama asli Chanyeol itu juga menengok kearah si namja tampan sehingga ia tak melihat kepergian si namja cantik

"Entahlah, sepertinya ia…. Lhoh kok tidak ada?" Bingung Chanyeol

"Memang siapa yang ia cari?" Tanya si namja tampan

"Sepertinya namja cantik tadi mencarimu, karena dia tadi mengucapkan nama margamu. Wu, Wu Sehun. Lebih baik kau benahi dulu dandananmu dan kemudian kita cari namja cantik yang tadi mencarimu." Suruh namja tinggi tersebut kepada si namja tampan yang bernama Sehun.

Sehun dan Chanyeol kemudian masuk untuk bersiap-siap mencari namja cantik yang tadi Chanyeol temui. Tak perlu menunggu lama untuk mereka bersiap-siap.

"Hyung…. Kkaja, ppalli*ayo,cepat*! Kita sudah kesiangan…. Hyung…. Chanyeol hyung!" panggil (teriak) Sehun pada Chanyeol yang sedang bertelepon dengan kekasihnya

"Ne, ne…. udah dulu ne chagiya. Aku mau menemani sepupuku mencari seseorang, nanti saat ada waktu luang aku akan meneleponmu lagi. Pay chagi. Saranghae….Ummach…." sahut Chanyeol sambil masih menelepon dan berlovey dovey sebentar dengan namjachingunya lalu sambungan telepon pun terputus

"Dasar kau magnae kurang ajar. Aku sedang bertelepon dengan namjachinguku, tapi kau malah mengganggu." Marah Chanyeol

"Hyung, katanya kita mau mencari namja yang tadi pagi bertemu denganmu." Kata Sehun memberitahu

"Ne, ayo kita cari." Jawab Chanyeol malas

-AUTHOR POV END-

-FLASHBACK END-

-AUTHOR POV-

Luhan terlihat begitu terpukul atas kejadian tadi pagi. Ia masih teringat mereka berdua sama-sama topless. Luhan berpikir mereka berdua mepunyai hubungan special sehingga ia langsung pergi.

Luhan memang tidak fokus pada jalan, namun langkah kakinya membawa Luhan kesebuah taman di pinggiran kota. Entahlah, apa yang menarik dari taman ini. Taman ini sepi, karena jarang ada yang kesini. Tempatnya bahkan seperti jarang dirawat oleh pemerintah.

Ia kini telah terduduk sambil menundukkan wajahnya dan menutupnya dengan telapak tangannya. Luhan menangis saat kembali mengingat keadaan Sehun dengan namja tinggi yang ia temui tadi pagi. Keduanya hanya menggunakan celana pendek boxer tanpa pakaian. Ia begitu sakit melihatnya, bahkan ia dengan Sehun sama sekali belum melakukan sesuatu. Tunggu! Apa yang kau pikirkan Luhan? Kau menginginkan dirinya melakukan 'sesuatu' denganmu? Yang benar saja? Entahlah, ia tak ingin memikirkan tentang hal 'sesuatu' itu dulu. Sekarang yang terpenting hatinya begitu sakit hingga ia bahkan tak tahu sejak kapan dia berada di taman yang dulu pernah ia datangi bersama dengan Sehun.

Namun saat Luhan sedang menikmati kesendiriannya dengan menenangkan perasaannya. Tiba-tiba datanglah seor- oh meiyou*tidak* dua orang namja mengerikan dengan banyak tato di sekujur tubuhnya mendekati Luhan yang sedang menunduk.

"Hai nona cantik…. Sendirian saja…." Goda salah seorang namja tadi

"Ne, sepertinya kau butuh teman. Apa boleh kami menemanimu?" Goda namja lain

"Ni shi shui*Siapa kalian*? Lí wǒ yuǎn yīdiǎn*Menjauh dariku*!" Sentak Luhan galak

"Eit, eit, eit…. Galak banget. Tenang, kita Cuma mau nemenin kok. nona bermain sebentar dengan kamilah." Goda namja pertama sambil memegang tangan Luhan namun dapat Luhan lepaskan

"Gui ni la*pergi kalian*! Lagipula siapa yang nona? Aku ini namja!" Galak Luhan

"Aish…. Terserahlah mau kau namja, yeoja, sang-gwan eobseo*aku tak peduli*! Sekarang ayo layani kami." Paksa namja kedua dengan memegang tangan Luhan dan menguncinya dibelakang

"Geumanhae*Hentikan*!" Teriak sebuah suara berat

"Sehun…." Lirih Luhan

"Geunyeolul nwajwo*Biarkan dia pergi*." Perintah mutlak si namja pertama pada namja kedua

"Hajiman*tapi*…."

"ppalli geunyeoleul nwajwo*cepat lepaskan dia*!" Sanggah namja kedua namun dipotong cepat oleh namja pertama

"Sehun…." Luhan berteriak sambil berlari kearah Sehun setelah ia dilepaskan oleh namja kedua

"Gwaenchanha*kau tak apa* Lu?" tanya Sehun khawatir namun tanpa melihat Luhan

"Shì de, wǒ hěn hǎo*ya, aku tak apa*.Yào xiǎoxīn*hati-hati* Hun…." Kata Luhan

"Hm…. Hyung, kkaja kita lawan…. Lu, kau masuk mobilku sekarang. Ppalli!" Perintah Sehun final

Luhan langsung berlari kearah mobil Mitsubishi Lancer Evo X (silver) yang tak begitu jauh dari tempatnya tadi tanpa banyak bicara. Sesampainya, ia langsung memasuki mobil Sehun dan mengunci semua pintu. Takut-takut kalau ada kawanan mereka yang datang.

Luhan melihat Sehun dan Chanyeol dengan ketakutan. Ia takut kalau terjadi sesuatu pada mereka karenanya. Sehun yang terlihat sedang melawan namja pertama tersebut dengan santai dan tersenyum remeh. Namun kebalikan dengan namja pertama yang Sehun lawan, ia begitu kewalahan dengan perlawanan Sehun, tapi tetap tidak menyerah. Sedangkan keadaan Chanyeol hampir sama dengan Sehun, seperti tak ada perlawanan berarti bagi mereka.

Namun tak begitu lama Luhan menunggu akhirnya ia tersenyum lega. Ia melihat Sehun dan Chanyeol berhasil mengalahkan namja-namja mesum tadi dengan mudah tanpa cacat di wajah tampan mereka. Mereka berjalan menuju mobil Sehun yang kini sebagai tempat persembunyian Luhan.

Tok Tok Tok

Sehun mengetuk pintu mobilnya karena ia lupa mencabut kunci mobilnya yang masih menggantung di tempatnya. Luhan yang sadar segera menarik tuas kecil yang berfungsi sebagai pengunci pintu itu agar terbuka. Dan terlihat Sehun dan Chanyeol yang memasuki mobil tersebut.

"Lu, jeongmal gwaenchana*kau benar-benar baik-baik saja? Apa mereka menyakitimu?" tanya Sehun dengan nada khawatir sambil menghadap ke Luhan dan menggam tangan Luhan

"Bu, wo hen hao*tidak, aku baik-baik saja*. Euhm…. Xiexie, kau telah menyelamatkanku Sehun dan …."

"Chanyeol, Park Chanyeol sepupu Sehun. Annyeonghasimnika*salam kenal*." Kata Chanyeol memperkenalkan diri

"Ah, shi. Xiexie, telah menyelamatkanku Chanyeol. Aku Jin Luhan, tapi panggil aku Luhan saja. Wènhòu yǔ yě*salam kenal juga*." Kata Luhan juga memperkenalkan diri

"Eh…. Tadi katamu apa? Sepupu?" Tanya Luhan bingung

TBC

ANNYEONGHASEO chingudeul... author baru dengan fanfiction EXO. Gimana menurut kalian? bagus ga? menurutku ini udah aku coba semaksimal mungkin tapi lox ada yang kurang leh qo kritik... jweoseong ne chingu... mudah mudahan kalian suka... SAYA MOHON BUAT YANG BACA HARAP REVIEW NE….

Karena review yang kalian kasih ke aku adalah semangat buat nerusin fanfict ini. OK

*Minimal review yang saya temukan harus sepuluh #maksa

AKHIR KATA MOHON DI REVIEW EA...

KAMSAHAMNIDA NE CHINGUDEUL...