Chapter 2 : Who are you ?!
.
.
.
.
.
Hi Minna ! Emi balik lagi di chapter ke 2 ! Yah mungkin chapter ini banyak kekurangannya ... Apalagi di teks , karena Emi membuat fict di hp super susah ! Jadi harap maklumi ! Ah ! Udah ! Langsung ke cerita aja!
.
.
.
.
WARNING : Gaje , Abal , Typo , tidak sesuai EYD , dll
Desclaimer : Vocaloid bukan milik Emi ! Ingat ! (?)
Don't like don't read , tombol back selalu tersedia
Happy Reading ~
.
.
.
.
Rin sedang berjalan di lorong kelas 9, dia berjalan menuju kelas 9B, kelas dimana ia akan belajar dan menjalankan kehidupan seperti biasanya...
" Huh... Siapa orang yang kemaren ya? Kenapa dia mau membunuhku? Apa aku pernah salah padanya?" Kata Rin seraya menanyakan kepada dirinya sendiri...
" Nah ! Itulah yang harus kita cari tau! Dan seperti katamu kemarin, kau harus lebih berhati hati mulai sekarang!" Kata Teiru atau lebih tepatnya roh teiru yang muncul tiba tiba di sebelah Rin...
" Hei... Kenapa kau harus muncul di sekolah?! Kalau orang orang melihatmu mereka bisa bisa ketakutan!" Kata Rin panik
"Tenang saja , yang dapat melihatku hanya kamu kok! Aku kan hanya menampakan diriku di depan dirimu! Jadi orang lain tidak bisa liat kecuali aku menampakan diriku kepada yang lain juga!" Kata Teiru sambil menenangkan Rin
"Ah... Kenapa ga bilang daritadi, bikin orang panik aja..." Kata Rin muali tenang
"Hei Rin! Kamu ngomong sama siapa?" Kata Lenka teman dekat Rin yang tiba tiba berada di samping Rin...
"Wuaaaaa! Lenka! Kau bikin kaget aja! Ah aku ngomong sama Tei- ah! Enggak kok! Cuma bergumam aja!" Kata Rin yang setengah panik dan kaget
"Oh begitu... Kukira kau sedang bicara dengan siapa..." Kata Lenka
"Tidak usah dipikirkan Lenka, ayo cepat kita ke kelas!" Kata Rin
"Ahahaha, ok! Ayo ke kelas!" Kata Lenka
Mereka berdua pun berjalan terus dan tak terasa mereka sudah sampai ke tempat yang dituju
"Ohayou Minna!" Kata Lenka riang
"Ohayou Minna..."Kata Rin dengan nada biasa
"Ah! Rin! Lenka! ayo kesini!" Ajak Tei
"Baik! Oh ya , lagi ngomongin apa nih?" Kata Lenka
"Ehehehe, biasa, temen kita ada yang lagi jatuh cinta ..." Kata Mayu dengan nada jail dan seketika juga muka Tei memerah
"Eh? Tei? Kamu kenapa? Sakit?" Tanya Rin kepada Tei sambil memegang dahi Tei
"E-enggak kok! Tenang aja!" Kata Tei setengah gelagapan
"Hah...tei , kenapa kamu ga bilang aja kalau sebenernya kamu ini suka sama Len..." Kata Gumi keceplosan
"Gumi! Baka!" Kata Tei dan mukanya semakin merah
"Eh?! Kamu suka sama adikku yang shota itu?! Sulit dipercaya!" Kata Rin kaget
"Gyaaa! Ternyata Tei sudah besar!" Kata Lenka dengan mata berbinar binar
"..." Tei yang mendengarnya hanya diam sambil facepalm
"Ahahaha, tenang saja, aku setuju dengan hubungan kalian kalau kalian pacaran kok!" Kata Rin pada Tei
"A-arigatou Rin!" Kata Tei
Dan saat itu juga bel berbunyi
"Ah, sudah bel, ayo kita duduk di bangku masing masing!" Kata Rin
"Iya!" Jawab yang lain
Tidak lama setelah semua murid telah duduk di bangku masing masing, seorang guru yang bernama Kiyoteru Hiyama memasuki kelas...
"Ohayou minna!" Kata guru itu
"Ohayou sensei!" Jawab murid murid
"Nah sekarang kalian cepat siapkan buku biologi kalian!" Kata Kiyoteru
'Ehm ... Bukuku kan ada di rak meja... Kok ga ada ya?' Kata Rin dalam hati... Saat dia sedang merogoh rogoh dalam rak bawah mejanya, ia merasakan sesuatu yang basah...dan saat dikeluarkan...ternyata...tangannya sudah penuh dengan darah dan daging yang tidak diketahui daging apa...
"GYAAAA!" Teriak Rin spontan
"Ada apa kagamine? Ada sesuatu?" Tanya Kiyoteru
"Di-di rak mejaku ada daging dan darah!" Kata Rin dengan muka pucat
"Coba sensei periksa..." kata kiyoteru dan berjalan menuju meja Rin... Begitu terkejutnya Kiyoteru melihat gumpalan daging dan darah itu...
"Apa ini... Untuk sementara,kagamine kau dipindahkan ke bangku disebelah Tei" kata kiyoteru
"Baik sensei" kata Rin berjalan menuju meja disebelah Tei ... Anak anak lain yang melihatnya jadi ikut ketakutan...
-skip time-
Bel pulang sekolah telah berbunyi, sudah waktunya bagi para murid untuk bergegas pulang..
"Kejadian macam apa tadi?" Kata Rin yang masih takut karena kejadian yang ia alami
"Onee chan !" Panggil Len dari belakang
"Ah, Len..." Kata Rin
"Oh ya! Tadi kulihat ada seseorang yang mencurigakan menaruh surat di rak bawah mejamu loh!" Kata Len
"Eh?! Aku harus segera kesana!" Kata Rin panik lalu berlari menuju kelasnya..
"Sebenarnya apa yang terjadi?" Len bingung lalu berjalan pergi
- back to Rin-
Rin sampai di kelasnya ... Ia segera berjalan ke arah mejanya... Lalu ia segera menelusuri rak bawah mejanya itu... Dan ternyata ia menemukan surat... Ia segera membukanya dan membacanya
" Sebentar lagi, pertunjukan akan dimulai... Apa maksudnya?" Rin bingung
"Sepertinya... Ia sudah mulai bertindak... Cepat pergi ke rumah Gumi! Bukankah dia tinggal sendiri?!" Kata Teiru
"Ah iya! Dia bisa berada dalam bahaya!" Kata Rin dan sesegera mungkin berlari pergi tanpa menyadari seseorang tengah memperhatikannya dari pohon yang tidak jauh dari ruang kelasnya
"Sudah saatnya..." Kata orang itu
.
.
.
TBC
.
.
.
Gimana ? Gaje? So pasti! #apa ..
Kuro : kayaknya fict lo mainstream deh
Emi : ehehehehe , ga kok! Keliatannya emang mainstream tapi nanti tau deh , oke ! Akhir kata , mind to RnR ? :3
