"semua sudah berkumpul?" Tanya Master dari Vocaloid. "belum, Hatsune dan Kamui belum datang" jawab Meiko sambil mengunyah permen karet. "itu Gakupo!" kata Megurine Luka, menunjuk ke arah pintu masuk. Pintu itu terbuka secara otomatis, dan terlihat sosok tinggi, berambut panjang ungu, Kamui Gakupo. Dia memasuki ruangan lalu member salam kepada Master, dan melihat sekitar dan berkata, "orang terakhir akan segera datang" . yang lain kebingungan dengan kata itu, sampai beberapa detik kemudian seorang cewek berteriak "maaf, aku terlambat!". Miku. Semua orang terpana akan insting Gakupo. Gakupo tertawa sinis.

"jadi semua sudah datang?" Tanya Master kembali. Semuanya mengangguk. Miku menengok ke arah kanan, mencari Kaito. Tiba-tiba saat dia menengok ke kiri, Kaito tepat berada di sebelahnya. Jantungnya terasa mau copot. Mukanya mendadak merah padam. Lalu ia menutupi mulutnya dengan kedua tangannya. Dia tidak sadar bahwa Kaito melihatnya. "ya" master memulai pembicaraannya. "kalian semua sudah tahu kalau besok kita akan pergi ke Pulau Selatan—" "APA?!" teriak Miku kaget. Semua melihat ke dirinya, termasuk Kaito. "Miku-chan, kau tidak membaca undangan dari Len dan Rin?" kata Luka yang berada di samping kanannya. "eh.. sebentar…" Miku mengeluarkan amplop berisi undangan dari Rin tadi. Ia merobek amplopnya, dan menemukan kata-kata: Tempat: Pulau Selatan ( berangkatnya tanggal 21 lho! \(^o^)/ )

"oh… iya. Hehe" Miku nyengir, diikuti dengan ledakan tawa dari yang lain. Kaito tertawa kecil. Semua tertawa. Kecuali Gakupo. Lalu master pun mengangkat telunjuknya, dan semua diam. "yak, kita lanjutkan." "jadi besok kalian semua kumpul di dermaga, dan kita akan berangkat dengan pesiar" semuanya menganggut. "mewah sekali" bisik Luka. "maklumi saja-lah, Rin dan Len kan orang kaya" kata Gumi yang berada di sebelah Luka. Miku tertawa berbisik.

Miku mulai mengantuk, dia menganggut-anggut. Sekali-kali terpejam matanya, dia langsung bangun lagi. Lalu tanpa sengaja Luka menyenggolnya, dan Miku terjatuh ke kiri. Meniban Kaito.