:::

UCCHAN MEMPERSEMBAHKAN:

CHANCE TO BE WITH U

Chapter 2: Try


RATED: T! (Moga-moga bisa naik!)


MAIN PAIR: KyuSung (Huhuhuhuu~!*plaked*)


OtherPair: KyuMin, YeWook


Genre: Silahkan tentukan sendiri, karena author sendiri bingung milihnya!^^/plak/


Disclaimer: God, Parents, SM, ELF. Except Yesungie! HE'S MINE! #PLAK


Warn!: Gaje, OOC, Humor garing, tidak mengikuti EYD dengan baik, Typo (maybe), alur ngebut, dsb.


DLDR!

:::

KEEP STRONG UNTIL THE END!


Ting~… ting~… (Readerdeul: APAAN NIH?!)

Nampak seorang namja tampan yang tengah memainkan piano yang melantunkan lagu 'For Tommorow'. Tubuhnya dilapisi jas hitam yang menawan. Wajahnya pun sangat sempurna tanpa setitikpun cela.

… Tapi di wajah tampan itu, tak terlihat sedikitpun kebahagiaan.

"… Tuan… apa tuan ingin makan sesuatu…?" tanya seorang namja manis berpakaian maid di belakangnya.

Namja tampan itu tetap tak bergeming, tak menjawab pertanyaan dari si namja manis sedikitpun.

Namja manis itu tersenyum. Sungguh dingin namja di depannya ini. Tapi entah bagaimana caranya…

'Aku tetap mencintaimu, tuan…'

"CUT!"

Si namja manis segera menoleh ke arah ahjussi paruh baya yang mengacungkan jari jempol ke arahnya. "Bagus sekali, Kyuhyunsshi, Yesungsshi! Kita akan lanjut ke adegan berikutnya!"

Yesung –nama namja manis tadi, tersenyum canggung. "Ne, ahjussi."

Si namja tampan yang dipanggil Kyuhyun itu berdiri dari kursinya, dan melangkah menjauhi set film.

Yesung menghela napas, lalu melangkah mengekori Kyuhyun. Mereka mulai berakting beberapa menit yang lalu, dan mengambil tempat di sebuah rumah mewah bergaya Victorian.

"Kyaaa, Yesung oppa! Kau benar-benar manis dengan seragam maid itu!" celetuk salah seorang yeoja sambil menyodorkan sebotol air mineral.

Yesung tersenyum kikuk. "Emm, arigatou,"

"Kyu oppa! Apa kau haus?"

Yesung melirik Kyuhyun yang tengah dikelilingi yeoja-yeoja yang mengaku ELFujoshi itu. Kyuhyun tampak menggeleng sambil tersenyum.

Sedari tadi Yesung perhatikan, Kyuhyun sama sekali tidak menunjukkan ekspresi apapun ketika bersama dengannya.

Kedua sarang obsidian Yesung menyayu. 'Apa karena dia mendalami perannya, atau… memang keberatan melakukannya denganku…?'

:

:

'Kiriyoshi adalah pemuda tampan yang kesepian berada di rumah besarnya. Tanpa cinta. Ah, tapi dia bukannya benar-benar sendiri. Ada seorang maid namja yang begitu setia padanya, Yuu.

… Dan tanpa Kiriyo sadari, Yuu sudah lama memendam rasa cinta kepadanya.

… Tepatnya saat pertama kali ia bertatap muka dengan namja tampan itu ketika pertama kali bekerja sebagai maid putera salah satu pemimpin bisnis lokomotif di dunia itu.

… Tapi tetap saja, Kiriyo sama sekali tidak menanggapi semua perlakuan lembut Yuu.

Yang ia butuhkan sekarang adalah cinta. Yang tanpa ia sadari telah diberikan Yuu kepadanya selama 7 tahun ini.'

Yesung membaca kembali naskah di tangannya. Wajahnya merengut. 'Kenapa rasanya cerita ini begitu menyindirku?' batinnya kesal. "…"

"Rei… apa keadaanmu baik-baik saja…?"

"Ne, Nii-san… Re baik-baik saja…"

Yesung melirik Ryeowook dan Sungmin yang tengah berakting. Kini mereka sudah berganti set di rumah sebelah rumah mewah Kyuhyun dan Yesung tadi.

Di sini ceritanya, Ryeowook adalah adik Sungmin yang sakit-sakitan.

… Dan sesungguhnya, Sungmin memendam perasaan pada dongsaengnya itu.

Sayang sekali Ryeowook yang berperan sebagai Rei itu tidak menyadarinya sama sekali.

:

:

-Park…

Yesung memandangi Kyuhyun dan Sungmin yang sedang bersiap-siap untuk melakukan adegan berikutnya. Haruskah Yesung sedih? Di bagian ini, Kyuhyun akan jatuh cinta pada Sungmin.

… Tapi siapa dia…?

"ACTION!"

Kiriyo menyandarkan punggungnya di bangku taman. Berusaha menyamankan tubuhnya. Caramel tajamnya menatap anak-anak yang sedang bermain dengan riang gembira.

Tatapannya menyiratkan sebuah keirian… dia tidak pernah bisa mengalami masa kecil seindah itu. Ayahnya, seorang konglomerat di Jepang, memaksanya agar menjadi pengusaha yang terkemuka. Akhirnya Kyuhyun –yang saat itu sebenarnya ingin menjadi seorang pianis– mengikuti kemauan ayahnya dengan belajar di sekolah bisnis.

… Tapi ayahnya meninggalkannya begitu saja. Kiriyo masih jelas mengingat bentuk batu nisan ayahnya waktu itu.

Entah kenapa dia tidak bisa menangis. Ah… apa dia lega…? Lega karena tak ada lagi yang bisa mengaturnya, mengingat ibunya sudah meninggal sejak ia lahir.

Yang tersisa dalam hidupnya kini hanya harta benda peninggalan ayahnya dan Yuu, maid setianya yang sudah menemaninya selama 7 tahun ini.

'…'

"Permisi, boleh aku duduk di sampingmu?"

Kiriyo menoleh, dan langsung terpana. Di depannya kini, Nampak sesosok namja manis yang tengah tersenyum ke arahnya. "S-silahkan…" ujar Kiriyo sambil menggeser letak duduknya.

Namja manis itu segera duduk dan meminum air mineralnya.

'Sepertinya ia baru jogging…' batin Kiriyo sambil mencuri pandang ke arah namja manis di sampingnya ini.

"Ah!" namja manis itu seperti teringat sesuatu. Ia menoleh ke arah Kiriyo dengan senyum lebarnya. "Kita belum kenalan yah? Namaku Narukami Sei! Siapa namamu?"

Kiriyo balas tersenyum samar. "… Kiriyo."

"Begitukah? Salam kenal, Kiriyo kun!" seru namja manis yang mengaku bernama Sei itu sambil mengulurkan tangannya.

Dan uluran tangan itu disambut Kiriyo, dengan senyum yang sudah lama tak menghiasi paras tampannya.

"CUT!" pekik pak sutradara dengan megaphone di tangan. "Kerja bagus! Baiklah, Yesungsshi, Ryeowooksshi! Tolong bersiap-siap! Berikutnya giliran kalian!"

Yesung tersenyum manis sambil mengangguk. Ia membaca lagi naskah di tangannya. Kali ini, si Rei alias Ryeowook yang akan jatuh cinta padanya.

'… Bukankah ini kisah cinta yang begitu membingungkan…?'

"Hyungie? Yeye hyung!" panggil Ryeowook keras membuat Yesung tersadar dari lamunannya. "N-ne?!"

"Ayo kita bersiap-siap!" Ryeowook tersenyum manis.

Yesung terkekeh. "Arraseo, Wookiee~!" ia merangkul Ryeowook. Mereka tertawa-tawa dalam perjalanan ke set mereka berikutnya.

… Dan tanpa mereka sadari, ada sepasang caramel yang memandangi mereka dengan tatapan…

… Tidak suka…?


"ACTION!"

Praangg!

Yuu memandangi gelas bermotif kura-kuranya yang jatuh dan pecah. '… Aku mendapat firasat buruk…' batinnya cemas. "Apa tuan muda baik-baik saja…?"

Yuu menggeleng. Ia buru-buru membersihkan bekas pecahan gelasnya, dan membuangnya ke tempat sampah. "Sebaiknya aku menyapu halaman saja."

:

:

"AAAAAAAAAAAAAAA!"

Yuu yang tadinya sedang menyapu halaman rumahnya terlonjak kaget saat mendengar pekikan dari rumah di sebelahnya. "A-ada apa?!" Yuu tanpa pikir panjang langsung berlari menuju rumah yang tidak lebih besar dari rumah tuan mudanya.

BRAK BRAK

"Ada apa?! Kau baik-baik saja?!" teriak Yuu sambil menggedor-gedor pintu dengan panik.

"Argghh! Hiks… Sei nii…"

Yesung memutar handle pintu, dan terkejut karena pintunya ternyata tak terkunci. 'Ceroboh sekali…' namun tak mau berlama-lama dengan keterkejutannya itu, Yuu berlari masuk sambil mencari-cari orang yang berteriak tadi. "Permisiii? Kau di manaaa?"

"ARGH! Sei nii! Re sakiiittt! Ittaii… hiks hiks…"

Yuu menoleh ke arah salah satu kamar. 'Di situ?' Yuu melangkahkan kakinya mendekati ruangan itu. Ia lalu membuka pintu dengan perlahan. "Kau baik-baik saja?" tanyanya cemas saat mendapati seorang namja manis yang tengah memegangi perutnya menahan sakit.

"Hhh…! Kau s-siapa…? Hh…" lirih namja manis itu dengan napas tersengal. Darah mulai mengucur turun dari hidungnya. Dan tentu saja itu membuat Yuu semakin panik.

"T-tunggu! Biar kuobati dulu sakitmu!"

"Jadi… namamu Watase Yuu…?" tanya Rei sambil menatap Yuu yang tengah tersenyum ke arahnya. Kondisinya sudah lebih baik karena Yuu sudah mengobatinya dengan telaten.

Yuu mengangguk. "Gomen aku tiba-tiba masuk sembarangan." Ujar Yuu sambil menggaruk tengkuknya.

Rei menggeleng. "Tidak! Justru aku harus berterima kasih karena Watase sudah menyelamatkanku! Arigatou!"

Yuu tersenyum manis. "Sama-sama!" ia mengernyit saat menyadari perubahan wajah Rei. "Ada apa? Wajahmu tiba-tiba memerah… apa ada yang sakit?" tanya Yuu cemas sambil meletakkan punggung tangannya didahi Rei.

Rei menggeleng gugup. "T-tidak… em, gomen karena sudah merepotkanmu, Watase san!"

Yuu menggeleng dengan senyum tulus. "Nah, aku sama sekali tidak merasa direpotkan! Kau boleh memanggilku jika kau membutuhkan bantuan! Jangan segan. Kita ini tetangga, ingat?"

Rei tersenyum manis. "Ne, sekali lagi arigatou!"

"Watase?"

Yuu yang baru saja keluar dari rumah Rei menoleh ke arah sumber suara. Ia langsung tersentak saat tahu itu suara kiriyo.

… Dan tuan mudanya itu tidak sendirian… ada seorang namja manis di sampingnya.

Entah kenapa Yuu merasa hatinya diremas dengan kuat. Sakiiit…

"Apa yang kau lakukan di rumahku?"

Yuu menoleh kearah namja manis itu setengah terkejut. "A-ah, sumimasen! Tadi Narukami berteriak kesakitan, jadi saya menolongnya. Maafkan kelancangan saya ini." Ujar Yuu sambil membungkuk gugup.

"NANI?! REI!" tanpa membalas permintaan maaf Yuu, namja manis itu sudah berlari masuk ke dalam rumah.

Yuu hanya berdiri bingung. "U-uhh… tuan muda, dia siapa…?"

"Kau tak perlu tahu." Yuu tersentak saat tuan mudanya itu malah menjawabnya dengan dingin. "Cepat pulang. Aku ingin makan."

Sungguh, sudah berpuluh ribu kali Yuu mendapat perkataan dingin dari Kiriyo, namun yang ini…terasa berbeda…

… Seakan Kiriyo merasa marah pada dirinya karena sesuatu…

Yuu langsung merasakan feeling buruk. Jangan bilang jika tuan mudanya ini…

Krieet~

"Ah, maafkan kekurang sopananku, yah! Terima kasih karena kau sudah merawat adik kecilku! Aku Sei! Narukami Sei!"

Yuu menatap tangan yang terulur padanya.

"Tak usah, Sei kun. Ayo pulang, Watase."

'… Dia sudah jatuh cinta padanya…'

Bolehkah Yuu menyimpulkan begitu…? Kiriyo kesal karena Yuu membuat Sei meninggalkannya. Ahh… apa yang bisa Yuu lakukan…?

"CUT!" sutradara Jung kembali mengacungkan jempolnya. "Baiklah! Siap-siap untuk scene berikutnya!"

Yesung melangkah gontai menuju bangku panjang di sudut ruangan. Baju maid ini membuatnya gerah. Tapi dia tidak bisa memprotes apapun lagi. Ia duduk di bangku panjang itu, lalu kembali membaca naskah yang sepertinya sedikit mengalami perubahan. Terbukti dari beberapa coretan yang menutupi teks awal.

'Yuu yang ingin tuannya bahagia, berupaya mendekatkan tuannya itu dengan Sei. Meski ia terluka, dirasanya sudah cukup selama tuan mudanya itu tersenyum. Apapun akan dilakukannya asalkan tuan mudanya bahagia.

Suatu hari, Sei mengundang Yuu dan Kiriyo ke pesta ulang tahun Rei. Yuu dan Kiriyopun datang malam itu untuk menghadiri ulang tahun Rei. Ternyata pesta itu cukup mewah, dan dipenuhi dengan para undangan. Sei sangat menyayangi adiknya, jadi dia ingin yang terbaik untuk adiknya itu. bahkan meski Sei harus menguras isi tabungannya yang tidak seberapa untuk membuat pesta ulang tahun ke enam belas untuk Rei.

… Dia mencintai adiknya itu. tapi dia tidak pernah mampu menyatakan perasaannya. Sei hanya takut membuat Rei membencinya. Sei tidak akan sanggup hidup lagi apabila Rei membencinya. Rei adalah satu-satunya semangat hidupnya. Jika Rei membencinya, untuk apa dia hidup…?

Sei tanpa sungkan menceritakan perasaannya itu kepada Kiriyo yang sudah dianggapnya teman baik. Tentu saja itu membuat Kiriyo sedih dan kecewa. Akibatnya dia minum banyak sekali alkohol, dan tentu saja membuatnya mabuk. Yuu yang prihatinpun segera membawa pulang tuan mudanya setelah sebelumnya pamit pada Sei dan Rei.

Sepanjang perjalanan, Kiriyo menggumamkan hal tak jelas. Dan itu membuat Yuu khawatir. Sesampainya di rumah, Yuu membaringkan tubuh Kiriyo di atas ranjang, dan bermaksud keluar mengambil air. Tapi tangan Kiriyo menahannya. Dan mereka-'

Mata Yesung membulat. "MANAGER HYOOOOONGGG!"

"Waeyo, Yesungie~?" tanya manager hyung dengan wajah ultimate innocent andalannya.

"KAU BILANG HANYA ADEGAN BIASA!" pekik Yesung histeris sambil menunjuk-nunjuk naskah di tangannya.

Manager hyung memiringkan kepalanya dengan wajah polos. "Memang tidak ada adegan aneh, 'kan?"

"INI ADEGAN RANJANG, MANAGER BABBOOOO!" pekik Yesung dengan wajah merah padam. Bahkan Sungmin dan Ryeowook yang tadinya sedang berakting, beralih menoleh ke arahnya.

"Kalau aku jujur, pasti kau tidak mau, Yesungie!"

Ingin rasanya Yesung mencekik namja berjulukan manager prince itu. "Batalkan. Sekarang."

Manager hyung menatap ke arah ElFujoshi. Namun para yeoja itu menggeleng tetap dengan senyum manis khas mereka. Manager hyung kembali menoleh ke arah Yesung dengan tatapan penuh arti.

Yesung menggeram kesal.

"Kalau Kyuhyun juga tidak mau, aku akan menghentikan pembuatan film ini, deh! Kyuu!" panggil manager hyung. Kyuhyun yang tadinya tengah menikmati secangkir kopi langsung menoleh dengan wajah tak tertarik. "Di adegan selanjutnya, kau harus bersetubuh dengan Yesungie. Apa kau mau aku menghentikkan film ini saja?"

Wajah Yesung merah padam. Kenapa manager hyung harus berteriak begitu?! Tidak bisakah dia menghampiri Kyuhyun dan membicarakannya sacara privat?!

Kyuhyun melirik Yesung sejenak. Ia lalu menggeleng. "Jika Yesung hyung tidak keberatan, aku akan melakukannya." Setelah berkata datar begitu, Kyuhyun berbalik dan kembali meminum kopinya.

Manager prince jadi bingung. "Bagaimana ini…?"

Baru saja Yesung hendak menuntut janji managernya, sebuah tarikan di rok maidnya membuatnya menoleh. Dan di depannya Nampak segerombol yeoja yang memasang wajah sedih. "Yesung oppaaa… kau tidak mau mewujudkan mimpi kami…? Huks… huks…"

Yesung merasa iba juga melihat tatapan melas para yeojadeul. Ia berpikir. Bagaimanapun ia harus professional. Toh, walau Kyuhyun memasukinya sekalipun, dia tidak akan hamil!

… Ya… meski dia tidak tahu harus memasang wajah seperti apa pada Kyuhyun selesai melakukan hal 'itu'.

Yesung menghela napas. "Baiklah… oppa akan berusaha!" ujarnya sambil tersenyum lembut. Para yeoja langsung berteriak histeris. "KYAAA! YESUNG OPPAA! CANTIIK SEKALIII~!"

Wajah Yesung memerah. Hei, dia ini namja! Enak saja ngatain dia cantik! Walau itu sebuah pujian, tetap saja Yesung sebagai namja tulen merasa dilecehkan!

"Sudahlah, Yesungie! Cepat siap-siap! Sebentar lagi giliranmu untuk berakting!"

Yesung menghela napas. Apa boleh buat… ia akan melakukannya dengan cepat! Ia melirik Kyuhyun yang tampak sibuk dengan PSP-nya. Yesung memutuskan menghampiri Kyuhyun.

"Kyuu,"

Kyuhyun tampak tersentak, dan langsung mematikan PSPnya. Ia menoleh ke arah Yesung tetap dengan wajah datarnya. "Waeyo, hyung?"

Yesung menatapnya sedih. Namun ia segera tersenyum. "Mohon kerja samanya ne…"

Kyuhyun mengangguk. Lalu berbalik untuk menghabiskan kopinya.

Yesung menunduk. Sebuah senyuman miris terpasang di wajah manisnya. Entah bagaimana hubungannya nanti dengan Kyuhyun setelah adegan ranjang itu.

'… Aku harap kau masih menganggapku sebagai hyungmu, Kyu…'

TBC

MYAAHHAHAH! GAJE ABIS!/plak

Gagal deh, beneran gagal…=w=" err, semoga readerdeul masih bisa menangkap maksud fic ini ne! chapt ini… random abis…

Btw, kayaknya chapt depan Ucchan akan lebih fokus pada sudut pandang asli, dibandingkan film ne! itu tuhh~! Yang pas adegan ekhem~!/pletak

Nanti akan Ucchan tambahkan beberapa chapt berisi film aslinya!^w^v semoga suka deh! Heheheh!

Oh ya! saengil cukha hamnida Hyukkie noona!/ditendang Hae/ juga Wondad dan Zhoumi gege~! Semoga kalian selalu sehat dan rezekinya bertambah! Ah ya, makin mesra dengan uke n seme masing-masing! Mian telaaat bangeeet~!XD/plak/

Ahhhh! Kyuppa! Yemma!/ditendang/ Saengil cukha hamnida jugaaaa! Mian telat seminggu! Ucchan benar-benar nggak bisa tepat waktu ngerayainnya! Hwaaaanggg!TMT yang penting udah Ucchan rayain, nih!/pletak

Ini cerita filmnya Ucchan benar-benar blank bikin apa. Akhirnya Ucchan dapet inspirasi mendadak ditengah ulangan Fisika. Hah? Emang inspirasi Ucchan selalu datang disaat yang salah!XD/plak

Jadi mianne, kalau mengecewakan atau bagaimanaT_T ini perasaan Ucchan lagi campur aduk gara-gara unas nyebelin itu…

Bisakah seseorang ke Ternate, dan menculik Ucchan sebelum unas nanti?(Readerdeul: Nggak sudi. Ucchan: T_T)

Oke, sekarang Ucchan harus ngebalas review dulu! Gomawo ne, udah repot-repot ngereview! Ucchan menghargainya!^w^v


dewicloudsddanngko: "Wak, ini bukan update kilat! MianneT.T… anyways, gomawo reviewnya ne, Dewi chan!^w^/"

afifah . kulkasnyachangmin: "Kekekekek! Ucchan nggak tahu ini seru atau nggak!^^"/plak/ ooh! Boleh, boleh! Ucchan jual! Sekeping lima juta, mau nggak?/digampar/ osh! Udah Ucchan lanjut, Afifah chaan~! Gomawo reviewnya ne, Afifah chaaan~!\^0^/"

idda KyuSung: "Udah Ucchan lanjuuutt!X3 Hohohohooh*ketawa ala tante girang*/plak/ Idda chan tau aja deh, isi pikiran Ucchan!XD/pletak/ osh, gomawo reviewnya ne, Idda chaaan!^U^"

CloudyBear: "KYAAAAA! YEMMA! ADA PEDOPHIIIIILLL~!*loncat hendak menerkam yemma*/ditendang daddydeul/ ohohohoohoh~! Baiklah, Bear chan~! Ucchan akan berjuaangg~! Dan tolong jangan gerayangin Ucchan! Ucchan masih muda!(?) gomawo reviewnya ne, Bear chaaan~!XD"

iwsumpter: "Oshh! Udah Ucchan lanjuut! Walau telat pake banget sih!/plak/ nyahahha! Kyunda chan nakal deh!XD tuh, udah ketahuan belum chapt depan mereka ngapain~?/PLAK/ osh, gomawo reviewnya ne, Kyunda chaan~!\^0^/"

kim kyusung: "Jinjja? Menarik? Gomawo!^0^ moga-moga chapt ini tidak mengubah pendapat Kim chan…==" osh, udah Ucchan lanjut nih~! Gomawo reviewnya ne, Kim chaan~!^0^"

lisunhae . cinjekor: "Oshh~! Udah Ucchan lanjuut~!XD hmm, molla deh~! Bisa ya, bisa tidak!/PLAK/ gomawo reviewnya ne,Li chaan~!\^0^/"

ryani clouds: "Ne… utang baru…/PLAK/ wah, Ucchan juga penasaran…=w=" moga-moga bagus deh!XD/plak/ ne~! tapi akan lebih deg-degan lagi kalo lawan mainnya Ucchan~!(Kyuppa: Itu karena dia serem liat tampang lu.-_-) gomawo reviewnya ne, Ryani chaan~!"

GaemCloud: "Udah Ucchan lanjuut~!XD gomawo reviewnya Gaem chaan~!\^0^/"

sisil . li24: "Ne~!XD iya ya… apa disini udah terbaca?/slaped/ hmm~ jinjja~?XD(ditendang readerdeul) osh, udah Ucchan lanjut nih~! Gomawo reviewnya ne, Sil chaan~!^w^b"

i'm the cutest sparkyu: "Hhehehe, kalau gitu beban Ucchan akan semakin ringan!XD/pletak/ osh, udah Ucchan lanjuut~! Gomawo reviewnya ne, Spar chaan~!X3"

kris . kyusungdewi: "Ossh! Udah Ucchan lanjuuut~!X3 nee~! Kayaknya memang bertepuk sebelah tangan!XD/ditendang/ gomawo reviewnya ne, Dewi eonnie chaan~!\^U^/"

rina afrida: "Waah! Analisa yang sangat kuat! Bahaya nih!(?) eeh, udah kejawab belum isi syutingnya dichapt ini? Chapt depan adegan 'ekhem' lohh…/PLAK/ hyaaa! Ini bukan uplat! Jangan salahkan Ucchan! Salahkan mereka!*tunjuk sekolah*/gampared/ gomawo reviewnya ne, Rina chaan~!^w^v"

SasaClouds: "Nyahahah! Masa sih? Tapi nyusahin loh!/ditendang/ ehh, kita lihat saja nanti, Sasa chaan~!XD/PLAK/ masaa? Penasaran dalam segi apa dulu niih?XD/slaped/ udah Ucchan lanjut dan sayangnya pake lama! Ha-ha-ha!*stress* gomawo reviewnya ne, Sasa chaan~! :3"

ErmaClouds13: "Nyahahah! Iya, Kyuppaaa~! Ngaku aja deeh~!*colek Kyuppa*/ditendang/ itu dichapt depan~!XD Erma chan pasti tahu deeehhh~!XD/pletak/ osh, Ucchan akan berjuang! Gomawo reviewnya ne, Erma chaan!"

Clouds2434: "Wiii~ Wiii~~!(Clouds chan: ngapain lu?) itu yel-yel sindennya OVJ!/plak/ heheheh! Gomawo juga Clouds chan mau ngebaca!XD hehehe, apanya nih yang ambigu? Mukanya?XD/PLAK/ heheheh~!*ketawa mistis* Clouds chan udah tahu kan, adegan apa yang akan terjadi sesaat lagii~?/ditendang/ wuaduh! Ini bukan uplat!T.T LLT udah Ucchan update! Mianne, menunggu lamaT.T. gomawo reviewnya ne, Clouds chaan~!\^w^/"

Kyusung: "0.0 oke, Ucchan udah lanjut! Semoga ini sesuai keinginan ne! gomawo reviewnya Kyusung chaan~!^0^"

indah . lestari . 18: "Yeaaah~!XD/plak/ Ucchan juga suka! Sayang KyuSung n Ye!uke makin langka! Huhuuuhuhuhuhu!T.T udah Ucchan lanjut Indah chaan~! Gomawo reviewnya Indah chaan~!\^w^/"

aKyuCloud: "Yo~ yo~! Chapt depan naiik~!/ditendang/ nyahahha! Akyu chan ja'at banget!XD/pletak/ ehh, itu akan ketahuan nanti-nanti saja!XD/plak/ oshh! Udah Ucchan lanjuut! Gomawo reviewnya ne, Akyu chaaan~! Semoga masih menunggu!XD"

Zee: "Ehh, molla…/plak/ ehh, moga-moga Zee chan tetap suka chapt ini ne! heheheh*ketawa garing* osh, udah Ucchan lanjut dan pake lama! miaaanT^T Gomawo reviewnya ne, Zee chaan~!XD"

Guest: "Osh, udah Ucchan lanjuut~! Gomawo reviewnya ne, Est chaan~!"

anakkyusung: "Yo wazzup baby, yo man babieh?*ala Yemma*/ditendang/ nyahahah! Ini setengah readerdeulnya mesum semua!/dikeroyok/ tenang saja, akan Ucchan coba bikin encehnya chapt depan! Tapi tolong jangan mengharapkan enceh yang indah nee~!XD Ucchan pemula!(readerdeul: PEMBOHONG!) osh, udah Ucchan lanjuut~!XD gomawo reviewnya ne Ana chaan~!X3"

jessica . clouds: "Nyahahahah… begitulah!XD ehh, udah ada sedikit ulasannya kan diatas? Kekek! Anda penasaran, saya puas!XD/ditendang/ osh, ini bukan uplaat~! Semoga tetap menunggu! Gomawo reviewnya ne, Jessica chaan~!X3"

kjwzz: "Hooo~! Ucchan masih muda loh~!(readerdeul: natep curiga) osh, udah Ucchan lanjuuuut~! Gomawo reviewnya ne, Kj chaan~!XD"

libra love clouds: "Ossh~! Udah Ucchan lanjut Libra chaan~!X3 Ucchan akan semakin berjuang! Gomawo reviewnya ne, Libra chaan~!X3"

Cuit: "Annyeong! Kalo gitu akan Ucchan panggil Cuit chan aja ne!^w^v hwaaa! Udah Ucchan lanjut! Mianne menunggu lamaT.T Hhojohoohhoh~! Chapt depan naik rate kok!XD/pletak/ hwaa! Cuit chan! Hati-hati! Ntar keselek loh!/plak/ gomawo reviewnya ne, Cuit chaan~!^w^b"

Lukyuky: "Mian menunggu lama, Uky chan! Udah Ucchan lanjut~! Moga-moga suka sama chapt ini! Gomawo reviewnya ne, Uky chaan!^U^"

AuraKim: "Nggaak~! Yemma dengan Ucchan aja~!XD/ditendang Kyuppa/ oosshh! Udah Ucchan lanjuut! Gomawo reviewnya ne, Aura chaan~!\^o^/"

kyusung0324: "Khihiihihih~! Ada kok~!XD/ditendang/ udah Ucchan lanjuut~!XD gomawo reviewnya ne, Kyusung chaan~!^w^v"


Hooh~! Selesai juga~! Heheh~! Sekali lagi gomawo udah ngereview~! Dan maaf kalau ada yang terlewat~! Ucchan ngetik ini jam 10 malam loh!(readerdeul: krik.)

Tolong doakan Ucchan diUNAS ini ne! Ucchan benar-benar nggak tahu harus ngapain dengan itu MTK n IPA FISIKA!TMT

Osh, apakah ada uneg-uneg, atau saran untuk adegan ranjang chapt depaan~?(Readerdeul: MESUM!) silahkan tuangkan dikotak review~!XD

#PrayFor Korea#PrayFor Korea

Yak, singkat kata,

Review pleasee~~?