YOUR EYES
(Chapter 2)
By : Rikha VR
Pairing : KyuMin and other cast
Genre : Romance, sad (maybe)
Rate : T
Summary : aku percaya akan menemukanmu kembali.
KyuMin belongs to GOD, dan Kyu milik min, dan min milik kyu..
Don't be silent reader pleaseee
Typo dimana-mana..
Mianhae kalo ga jelas.. hahahha
Chapter sebelumnya.
"apa aku mengenalmu?"
"anda akan mengingatnya bila kejadian itu memang berarti untuk anda. Saya mohon maaf atas kejadian pizza ini. Saya permisi." Kata sungmin sambil membungkuk dan meninggalkan kyuhyun yang masih terdiam, mencoba mencerna maksud perkataan sungmin.
"anda akan mengingatnya bila kejadian itu memang berarti untuk anda."
Kyuhyun teringat lagi ucapan sungmin, ia mendesah frustasi sambil mengacak rambutnya.
"dia membuatku gila."
Happy Reading
Sungmin Pov
Jantungku berdegub sangat kencang saat aku kembali menatap mata itu, mata yang aku nanti selama 10 tahun, mata yang membawa desiran hangat dalam hatiku.
"apa aku mengenalmu?"
Satu kalimat tanya yang membuatku kecewa sekaligus bahagia. Kecewa karena ia tidak mengenalku. Tapi bahagia karena ia tidak melupakan mataku. Dia bisa merasakan ia pernah melihatku sebelumnya membuatku cukup bahagia. Setelah keluar dari kantor itu, aku melangkahkan kakiku menuju taman yang selalu aku kunjungi. Penantianku terasa tidak sia-sia. Akhirnya aku menemukanmu, dirimu dan matamu yang membuatku ingin terus hidup.
"aku tau kau akan mengenaliku. Aku akan membuatmu mengingatku" gumamku sambil tersenyum, menatap langit yang sangat cerah hati itu.
….
Aku kembali ke toko pizza tempatku bekerja, hatiku terasa sedikit ringan, hidupku yang sulit terasa sedikit berkurang hanya dengan melihat matanya. Ajaib bukan? Ya sungguh ajaib. Namun baru aku tiba, aku langsung di sadarkan dari mimpi panjangku. Aku mendapati wajah bosku yang sangat merah menahan amarah, ia menatapku tajam membuatku sangat takut.
"apa yang kau lakukan dengan pesanan Tuan Cho?" desisnya
"aa..aa itu mi.. mianhae tadi aku tidak sengaja menjatuhkannya.." kataku gugup sambil tertunduk, tidak berani menatap mata bosku.
"kau di pecat, segera pergi dari tokoku." Katanya lantang membuatku membulatkan mataku, tidak percaya dengan kata-kata yang sampai di telingaku. Lalu bosku pergi meninggalkan ku begitu saja.
Air mata mengalir begitu saja dari sudut mataku, lalu aku melangkahkan kaki keluar dari toko itu. Aku berjalan tak tentu arah, berjalan dengan pikiran yang melayang meninggalkan ragaku. Tanpaku sadari aku melangkah kembali ke taman yang selalu menjadi tempat favoritku. Aku dudukkan diriku di batu di sudut taman itu dan mulai menangis. Baru aku merasa begitu bahagia karena bertemu dengan orang yang sangat aku nanti, tapi kini aku harus mendapat hidupku kembali menyedihkan. Aku mengadahkan kepalaku ke langit.
"mengapa kau seolah membenciku Tuhan? Mengapa kau tak membiarkan aku bahagia?" gumamku pada langit berharap Yang Kuasa mendengarnya dari sana.
Tanpa terasa waktu sudah sangat malam, aku sangat lapar, tapi aku bahkan tidak punya uang. Selama ini aku tinggal dan makan di toko itu. Aku bahkan tidak memiliki tempat tinggal.
"aku harus tidur dimana? Aiish perutku lapar sekali.." tanganku mengelus perutku yang sudah berdemo ria,,
"aku tidak mungkin numpang di rumah wookie." Akupun memutuskan untuk tidur di taman itu. Aku pejamkan mataku yang sudah sangat lelah, berusaha mengabaikan perutku yang sudah berbunyi sejak tadi. Tak lama akupun tertidur.
Sungmin Pov End
Author Pov
Kyuhyun membawa mobilnya dengan sangat pelan, ia masih terus memikirkan kejadian siang tadi. Ia merasa mengenali mata itu.
"aku benar-benar merasa pernah melihat matanya." Gumam kyuhyun
Ia meraba dada kirinya, mengingat debaran aneh yang ia rasakan saat ia melihat sungmin tersenyum.
"manis sekali senyumnya, tapi ada apa dengan jantung bodoh ini, aku bahkan masih normal mengapa ia harus berdetak saat melihat namja tersenyum, kyuhyun babooo" rutuk kyuhyun pada dirinya sendiri.
Tanpa kyuhyun sadari, ia berhenti di depan sebuah taman yang sepi. Kyuhyunpun turun dari mobilnya dan melangkahkan kakinya memasuki area taman tersebut. Jangan tanyakan mengapa kyuhyun memasuki taman itu, karena ia sendiripun tidak tau, ia hanya mengikuti kata hatinya saja. Aku pernah kesini sebelumnya, batin kyuhyun. Tiba-tiba langkah kakinya terhenti saat ia melihat sesosok namja yang terus menghantui pikirannya sedang tertidur sangat lelap. Terukir raut lelah di wajah cantiknya.
Kyuhyun berjongkok di samping namja itu, menatap lekat-lekat setiap sudut wajah cantik namja di hadapannya. Tangannya tanpa ia sadari terulur untuk membelai lembut rambut sungmin yang menutupi matanya.
dia benar-benar cantik, batin kyuhyun.
Sungmin yang tertidurpun menggeliat dalam tidurnya, ia merasakan ada tangan yang sedang membelai wajahnya, dengan panik ia membuka matanya dan sangat terkejut saat melihat sosok di hadapannya.
"Kau.." hanya itu yang mampu sungmin katanya. Matanya mengerjap dengan sangat imut. Kyuhyun yang terpergok tengah membelai wajah sungmin hanya mampu terdiam saat Ia melihat sungmin mengerjabkan matanya. Ia benar-benar terpesona dengan sosok cantik di hadapannya saat ini. Sungmin yang akhirnya tersadar segera menjauhkan dirinya dari kyuhyun, jantungnya berdebar tidak karuan.
"aa.. aapa yang lakukan padaku? Tanya sungmin sambil tergugup.
"aah.. mi mianhae,," jawab kyuhyun sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Sungminpun segera berdiri dan meninggalkan kyuhyun, ia merasakan kyuhyun yang juga berjalan mengikutinya.
"bisakah kau berhenti mengikutiku? Tanya sungmin ketus
"Ya! Bicaramu ketus sekali, aku tidak ada niat jahat padamu. Kau mau kemana? Mengapa kau tidur disana? Ayo aku antarkan pulang. Dimana rumahmu?" tanya kyuhyun panjang lebar. belum sempat sungmin menjawab pertanyaan kyuhyun,,
KRAUK…
Wajah sungmin memerah saat suara perutnya terdengar jelas, bahkan kyuhyun sudah tertawa dengan sangat keras saat ini.
"iissh, kau menyebalkan sekali." Sungmin beranjak meninggalkan kyuhyun yang masih tertawa terbahak-bahak. Namun langkah sungmin terhenti saat ia merasakan sentuhan hangat dilengannya. Ia membalikan diri dan menemukan kyuhyun menahan lengannya.
"mianhae.. tapi kau lucu sekali."
"…"
"aku benar-benar pernah melihatmu sebelumnya tapi aku lupa"
"…"
"Ya! Jawab aku jika aku sedang bicara."
"…"
"terserah kau sajalah.. kajja kita makan, nanti aku akan mengantarkan kau pulang" kata kyuhyun sambil menarik sungmin untuk berjalan. Kyuhyun heran dengan dirinya, ia tidak kenal siapa namja yang bersamanya kini, tetapi ia merasa sangat dekat, dan sangat nyaman. apalagi saat ia menatap ke dalam mata sungmin. mata itu seolah membuatnya terpenjara dalam pesona yang di milikinya. Sungminpun hanya pasrah saat tangannya di tarik oleh kyuhyun. Ia ingin menolak tapi tubuh dan hatinya mengkhianatinya.
Saat ini mereka berdua menikmati makan malam mereka dalam diam, saling melirik secara diam-diam juga. Kyuhyun sangat tidak menyukai suasana canggung ini.
"hmm.. mengapa kau tidur di sana?" tanya kyuhyun berusaha mencairkan suasana
"aku ketiduran." Jawab sungmin singkat.
"hmm,, dimana rumahmu setelah ini aku akan mengantarmu pulang."
"tidak perlu tuan, saya bisa pulang sendiri."
"cho kyuhyun."
"nde?"
"nama ku cho kyuhyun, jangan panggil aku tuan lagi, siapa namamu?"
"sungmin, Lee sungmin"
"cantik"
"nde?" tanya sungmin binggung saat kyuhyun berguman tidak jelas.
"ani, lupakan saja.. kalo kau sudah selesai, kajja aku akan mengantarmu pulang"
"tidak perlu tuan, eeh maksudku kyuhyun-ssi aku bisa pulang sendiri." Namun sebelum sungmin sempat melangkahkan kakinya, kyuhyun sudah menangkap tangan sungmin, ia menarik sungmin hingga masuk ke dalam mobilnya. Sungmin terus berontak namun tenaganya tidak cukup untuk melawan kyuhyun yang lebih kuat darinya.
"dimana rumahmu"
"…."
"aku bertanya dimana rumahmu"
"…"
"YA! Dimana rumahmu." Kyuhyun sedikit teriak kesal saat sungmin hanya diam. Sungmin terus menundukan kepalanya. Ia binggung harus menjawab apa, tidak mungkin ia bilang kalau ia tidak mempunyai tempat tinggal.
Sungmin's Pov
Ia menarikku masuk ke dalam mobilnya, hati bergejolak bahagia, namun entah kenapa aku tidak bicara lembut dengannya. Tapi dia cukup menyebalkan. Cho Kyuhyun nama yang sangat tampan seperti wajahnya yang tampan, batin sungmin.
Apa yang harus aku katakan. Ia terus menanyakan dimana rumahku. Tidak mungkin aku mengatakan jika aku tidak mempunyai rumah.
"YA!" dia berteriak sangat kencang membuatku tersentak dari lamunanku.
"dimana rumahmu?" desisnya marah karena aku terus mengacuhkannya.
"aa,,, ak,, aku tidak punya tepat tinggal" gumanku lirih. Akhirnya aku mengatakannya. Entah kenapa hatiku menolak untuk berbohong padanya. Aku menolehkan kepalaku, melihat dia yang membulatkan matanya terkejut mendengar ucapanku. Aku menundukkan kepalaku merasa sangat takut. Entah mengapa aku merasa sangat takut saat ini, sangat takut kehilangan seseorang di sampingku kini, meskipun aku tidak pernah memilikinya.
"ehem.. tinggallah di apartementku.."
TBC
Nyambung ga yaaa? Wkwkkwkw ga PD.. hihihih.
Happy reading XD
Give me some preview pleaseeeeeeeeeeeeeeeeeeeee
