"Pokoknya untuk outbond besok dateng sebelum jam 8 yaa!"
"Yaa."
.
.
.
(C) masashi kishimoto
Warning: NON-BAKU, typos, OOC, etc.
Don't like don't read, be a smart reader please:))
.
.
.
You've been warned guys
.
.
Setelah menyanyikan lagu kebangsaan konoha (The Will of Fire) diikuti dengan lagu kebangsaan Suna (Bless my Deserted Land) upacara pagi 'pun selesai dan para keluarga baru PPK US mulai berkumpul dengan kakak-abang pembimbingnya untuk mendengar intruksi kegiatan hari ini.
"Lo inget kan apa yang gue bilang semalem?" Tanya Naruto pada Sasuke tepat sebelum Sasuke menghampiri grupnya.
"Hn."
"Apa coba?"
"Jangan cuek, jangan judes, jangan jaim."
"Pinter!" Naruto menepuk punggung Sasuke. "Semangat Sas!"
Acara Outbond akhirnya dimulai, anak-anak baru Universitas Suna mulai menyebar di area Oasis untuk mendatangi pos-pos yang sudah siap. Outbond ini sebenarnya adalah acara rutin PPK setiap tahun ajaran baru. Tujuannya supaya semua anak Konoha bisa saling kenal dan menjalin rasa kekeluargaan yang kuat. Karena saat jauh dari rumah, teman satu negara itu adalah harta yang paling berharga. :')
Tapi namanya juga remaja, acara yang begini malah jadi ajang modus. Contohnya ya si Sasuke kita ini. Saat pembimbing kelompok lain jalan di depan, Sasuke malah asyik sendiri jadi ekor. Alesannya yaa apalagi kalau bukan Sakura.
Nomor student identity Sakura ada di urutan paling belakang, jadi saat baris Sakura juga harus di belakang. Dan Sasuke tau banget banget kalau Sakura itu paling gak suka kalau harus jalan di belakang, apalagi di tempat panas seperti sekarang ini. Walaupun tempat outbond-nya di Oasis tapi tetep aja Suna itu kan gurun. Dan Sasuke paham banget kalau Sakura itu paling musuhan sama panas, buktinya dari raut muka-nya aja kelihatan jelas kalau Sakura mulai bete.
Melihat itu, Sasuke akhirnya mengambil inisiatif untuk jalan di sebelah-mantan-gadisnya ini.
"Beb, kamu—"
"—Sakura, bang."
Sasuke berdehem. Dalam hati dia malu abis karena keceplosan manggil Sakura dengan panggilan sayangnya dulu waktu mereka pacaran.
"Sakura, kamu gak apa-apa 'kan?"
Sakura menggigit bibir bawahnya, dalam hati dia ketar-ketir sendiri diperhatiin sama abang-mantan-nya ini. Walaupun putusnya sudah satu tahun tapi yaaa... tetap saja.
Akhirnya Sakura hanya melirik Sasuke sekilas, lalu menunduk.
"Gak apa-apa kok."
"Hn. Kalau capek atau pusing bilang aku, ok?"
"Woy, Sas! Maju lu sini. Asik ngobrol aja dari tadi." Panggil Kiba si senior bertato. Ternyata, kelompok Sasuke sudah sampai di pos pertama. Mereka pun mengahampiri Kiba si penjaga pos, lalu berbaris dan mulai menyanyikan yel-yel.
Tiba-tiba semua senior jadi berkumpul mengelilingi kelompok L. Ada yang bersiul-siul, ada juga yang nangis di pojokan (fans Sasuke).
"Oke. Langsung aja yaa ke tantangannya. Jadi, sekarang gue bakalan milih salah satu anggota. Nah anggota ini harus tau siapa nama kakak atau abang yang gue tunjuk." Kiba menyeringai. "Kalo gak bisa jawab. Gue hukum."
Kiba mondar-mandir sambil merhatiin anak-anak kelompok L. Sebenernya outbond ini bukan acara orientasi nyeremin kayak di Konoha, tapi kalau abang seniornya tatoan (apalagi di muka) 'kan serem juga:(
"Yang mana nih, geng?"
"Yang cewek! Pilih yang cakep! Hahahaha."
Tiba-tiba handphone Kiba berdering. Setelah melihat handphone-nya, Ia melihat kearah Naruto yang lagi nyengir lebar sambil mengacungi jempol.
"Hoo... asik kali ya kalau yang paling belakang maju." Ucap Kiba sambil menarik tangan Sakura yang gelagapan karena disuruh maju.
"Sekarang gue mau lo jawab pertanyaan gue. Jawab yang kenceng ya." Kata Kiba, lalu ia menarik Sasuke supaya Sasuke berdiri di depan Sakura.
"Ini namanya siapa?"
"Bang Sasuke, bang." Jawab Sakura.
"Jurusan?"
"International Business Management, bang."
"Bagus. Sekarang coba sebutin siapa nama mantannya Sasuke."
.
KRIK KRIK KRIK
.
"EHEM! CIE CIEEEEEEE."
Suasana pun langsung riuh, ada yang bersiul-siul ada juga yang sampe dorong-dorong Sasuke supaya deketan sama Sakura. Sasuke nya sih cuek bebek aja sambil masa muka datar kayak biasa, sedangkan Sakura-nya sudah memerah dari ujung kaki sampai telinga.
"Kok diem dek? Gue itung sampe tiga nih ya. Satu... dua... tiga! Yak punishment time!"
Senior-senior yang berkumpul bersorak lagi, teman se-kelompok Sakura cuma bisa memandang temannya dengan tatapan bingung dan kasihan.
"Enaknya hukum apa ya..." Kiba mengurut-ngurut dagunya sambil berpirikir.
Tiba-tiba si ketua PPK kita lompat kedepan dan berteriak.
"SURUH TEMBAK AJA KIB!"
Sasuke melotot. Sialan si dobe, gak bilang dia kalo rencananya bakal gini.
Hari ini menjadi hari yang sangaaaat panjang buat Sakura. Mulai dari panas-panasan, dikerjain senior, dan lagi... di tembak abang mantan. Yang terakhir itu, bikin hati Sakura dagdigdug banget! Yah walaupun bohongan, sih. Tapi kalau harus jujur Sakura sendiri sebenernya belum bisa move-on dari Sasuke...
Sakura juga tau kok sebenernya kalau Sasuke lagi berusaha deketin dia lagi. Itu bukan yang pertama kali-nya setelah mereka putus. Tapi tetap saja, Sakura masih galau. Takut kalau Sasuke gak serius dan akhirnya kejadian yang dulu terulang.
.
"Saki?"
Sakura yang sedang melamun tiba-tiba sadar karena ada yang memanggil. Dan ternyata, itu Sasuke!
Sasuke turun dari motornya, dan duduk disebelah Sakura yang sedang menunggu bus untuk pulang.
"Sendirian aja?" Tanya Sasuke. Sakura ngangguk sambil mainin buku-buku jarinya.
"... Mau pulang bareng?" Tanya Sasuke hati-hati. Sakura menoleh kaget dan menatap Sasuke ragu.
"Mau, ya?" Tanya Sasuke sekali lagi. Mata hitamnya menatap mata emerald Sakura penuh keyakinan. Akhirnya, Sakura pun mengangguk lagi.
Sasuke seneng banget sampai rasanya mau lompat. Duuuuhh.
Dengan buru-buru dia melepas jaket hijau tua-nya dan memakaikannya ke tubuh Sakura. "Pake jaket aku, angin sore di Suna lumayan dingin soalnya."
"Oh iya, kamu pake helm yang ini aja." Sasuke memberi Sakura helm biru tua yang tadi dia pakai. "Yang oren itu punya si Naruto. Rambut dia bau."
Sakura terkikik kecil mendengar candaan Sasuke. "Umm... makasih ya bang."
Sasuke cuma tersenyum hangat membalasnya. Lalu kemudian dia menyalakan mesin motornya.
"Asrama kamu dimana, beb?"
Anjir! Gue salah lagi!
"Aku nggak di asrama, bang. Di Uni apartment."
Diem-diem Sasuke bersyukur, karena Sakura gak protes lagi waktu Sasuke manggil pake panggilan sayangnya dulu. Dan perjalanan menuju Uni apart pun terasa lambat dan menyenangkan bagi dua sejoli ini. Setelah sampai, Sasuke langsung memarkirkan motornya di basement.
"Makasih ya bang udah dianter." Kata Sakura sopan sambil membungkuk sedikit. Walaupun Sasuke mantannya tapi posisi Sakura sekarang tetap saja juniornya, jadi dia tetap ingin sopan.
"Yap. Slow aja. Kamar nomor berapa?"
"212. Eh tapi aku masuk sendiri aja bang gak apa-apa kok."
"Udah, sekalian kok."
Sesampainya di depan kamar 212 Sasuke tiba-tiba mengenggam tangan Sakura. Mata-nya menatap Sakura dengan intens, Sakura yang ditatap cuma bisa menunduk dan melihat kedua tangannya yang digenggam lelaki di hadapannya ini.
"Saki," Sasuke memulai. "Aku... Aku cuma mau minta maaf. Aku salah dan aku tau, aku juga tau kalau kamu pasti kecewa banget. Tapi kamu harus tau, kalau dari dulu sampai sekarang perasaan aku gak pernah berubah. Dan aku pengen kamu tau, kalau tadi yang di pos-nya Kiba itu aku serius."
Sakura terdiam sambil berusaha mati-matian untuk menahan air mata yang sudah menggenang di sudut matanya. Lalu setelah itu Sakura menarik napas panjang dan mengeluarkannya perlahan. Ia mulai mengangkat kepalanya dan menatap mata Sasuke dengan tegas.
"Aku minta waktu." Ucapnya sambil tersenyum kecil. "Aku masih mau lihat apa Sasu serius atau nggak, jadi selama itu tolong berusaha."
Sasuke tertawa kecil, sedikit banyak ia tau kalau Sakura pasti bilang begitu. Tetapi dibalik kata-kata itu, Sasuke juga bisa melihat peluang besar yang Sakura buka untuknya.
Kemudian Sasuke menarik Sakura dalam pelukannya dan mencium puncak kepala gadisnya dengan penuh kasih sayang.
.
.
"Oh iya beb, kalau kamu perlu apa-apa hubungi aku aja. Kamarku di 312."
Haiii, im back wkwk gak nyangka tulisan di sela-sela kesibukan pre-final exam ini lumayan banyak respondnya:')) Di chapter ini, saya lebih fokus ke Sasuke dan Sakura dan mungkin humornya sedikit off jadi tolong maafkeun:')
terimakasih untuk yang review, yang log-in sudah saya balas lewat pm:
fransiskasara33, goodbye summer, Harusasu14, Kazama Sakura, sjxjs, meisya, glow, guest, Queenkylie, , aeggyo, fujiwaraa, Eastdndn, RAN UCHIDA, Jeyhwasukasasu23, Deauliaas, suket alang alang
Terimakasih jugaa untuk yang nge-fav dan follow:
Aikaa-chan, Yulina230, Snow flowers, Drisana620, NdaYamada, Anastasya Haruno, Echy AppleBlue, ItaIzu's Lover, LavRyIte, Miss Divania Cherry, Niayuki, Sa'adah337, comet cherry, finfinys, kirirei, kyouyaafuku, lufisa.2502, xxkyhn03
Hope you enjoy this one! Apa harus saya lanjut atau stop disini aja? Let me know! :D
best regards,
.
Ps: untuk lagu kebangsaan saya buat pake bahasa inggris karena... itu sih yg ada di otak saya waktu itu-_-
