[Perkenalan si nerd]
--
--
"Kau itu kesurupan apa sih!!?.."
"Duh! Ayolah Nee-chan, jangan main-main denganku!" Suara bernada tinggi dari gadis cebol malah semakin membuat gadis berambut putih dan berkulit putih pucat itu terkekeh.
"Sa-ku-ra.. Kenapa kau hanya mencurigaiku saja? Ada Indra nii-chan dan Ashura onii-chan di rumah ini. Apa kau tidak berpikir jika salah satu dari mereka yang mengambilnya???"
Mata sipit berwarna silver cerah itu memicing sangat tajam. "Kau pikir aku akan percaya padamu? Yang paling licik dan paling usil di rumah ini hanya kau Kaguya nee-chan!! Dan lagipula kau pikir untuk apa Ashura dan Indra nii-chan ke kamarku?.."
Gadis bernama Kaguya semakin terkekeh sampai memegangi perutnya yang rata dan langsing. "Ya, entahlah.. Mereka berdua itu kan aneh! Dan aku tau kalau aku suka usil padamu. Tapi untuk kali ini aku bukanlah orang yang mengambil ponselmu itu Sakura.." Balas Kaguya sambil mengibaskan rambut panjangnya yang indah.
Otsutsuki Sakura mendesah kecewa. Keadaan kamarnya saat ini begitu berantakan, karena dirinya sedang mencari ponsel kesayangannya yang hilang.
Semua sudut di kamarnya sudah digeledah. Termasuk juga celah kantung celana trening yang dipakai oleh kakaknya, yang kebetulan menginap di kamarnya sejak kemarin malam.
Kaguya adalah kakak perempuan Sakura yang berselisih usia 4 tahun lebih tua darinya. Walaupun terpaut usia yang lumayan jauh tapi Kaguya selalu terlihat lebih muda dari Sakura.
Mungkin karena pengaruh perawatan wajah yang sering di pakai oleh Kaguya, hingga membuat dirinya terlihat lebih muda dari sang adik.
Perlu diakui jika Kaguya merupakan seorang rolemode nyata yang memiliki body goals impian bagi semua orang khususnya bagi kaum wanita.
Body fisik Kaguya yang tinggi jenjang bak model internasional. Wajah cantik yang mulus, bulu mata cetar yang lentik, rambut lurus panjang yang indah dan wangi. Ditambah bagian dada yang kencang cenderung menantang membuat lelaki manapun pasti dibuat bertekuk lutut di bawah kuku kakinya.
Kaguya adalah sosok gadis sempurna dengan kecantikan bak dewi penghuni surga yang diutus turun ke bumi, oleh Tuhan.
Berbeda dari sang kakak yang famous bahkan jadi selebriti di kalangan remaja sebayanya. Sibungsu Otsutsuki Sakura malah terlihat seperti kebalikannya.
Anak terakhir dari 4 bersaudara tersebut, kini telah berumur 20 tahun. Gadis yang lebih sering dipanggil dengan sebutan nama Sakura itu masih kuliah di salah satu kampus di wilayah negeri Suna.
Kita mulai saja soroti penampilan, kepribadian dan kebiasaan yang menjadi ciri khas dari gadis berbadan pendek dan berkulit putih bersih itu.
Di saat temen-temen nya terlihat berstyle yang up to date dengan jaman saat ini. Sakura malah tetap bertahan dengan images seorang gadis cupu yang kuper di usianya yang sudah menginjak umur 20 tahun ini.
Dari jaman Junior High School, Sakura memang tak pernah mengenal hal yang bernama makeup atau gaya fashionable terkini yang hits dan sesuai dengan umurnya.
Padahal sebenarnya jika Sakura bisa mengurus diri. Gadis dengan tinggi badan yang bahkan tak sampai 159 cm itu akan terlihat cute dan manis di mata para lelaki.
Faktanya malah berbalik 360 derajat. Sakura sebenarnya memiliki rambut panjang sepinggang yang indah, tatapi dia hanya menatanya dengan gaya ponytail yang sederhana.
Lalu, Sakura selalu memakai kacamata dengan lensa minus yang berbentuk bulat dan tebal.
Tubuh cebolnya selalu ditutupi dengan baju sweater tebal berwarna coklat. Pilihan pakaiannya itu juga yang semakin menambah kesan iuh! yang nerd absolut tak terbantahkan.
Selain memiliki penampilan yang tak menarik, Sakura juga memiliki hobi pembaca buku akut. Nama julukan si wormbook sudah ia terima semenjak dirinya masuk di taman anak-anak.
Ada satu kelebihan yang dimiliki oleh Sakura, meskipun dirinya di cap sebagai seorang yang cupu dan kuper yaitu Sakura tidak pernah kehabisan stok teman. Bahkan semenjak dirinya masuk kuliah. Beberapa orang bahkan rela mengantri hanya untuk menjadi teman 'sapa-nya' di kampus.
Tentu orang-orang yang mengantri untuk menjadi teman 'sapa-nya' Sakura itu memiliki maksud lain disamping mereka mau bergaul dengan gadis berjuluk the queen of nerd Sunagakure university itu.
Para teman palsu itu, seringkali memanfaatkan kepintaran Sakura untuk membantu mengerjakan tugas-tugas sulit dari dosen killer mereka.
Walaupun secara tidak langsung mereka memanfaatkan kepintaran Sakura.
Tapi gadis pendek itu tidak peka jika dirinya menjadi korban pemerasan dan sering di tipu oleh teman-temannya sendiri.
Sakura memang pintar, tapi semesta sepertinya belum berpihak kepadanya.
Kepintaran Sakura adalah warisan gen dari ayahnya. Beberapa kali Sakura pernah memenangkan lomba sains yang ia ikuti saat awal semester tahun ajaran baru di Senior High School.
Niat hati Sakura yang ingin berbangga diri dan membuktikan bahwa dirinya memang pantas menjadi yang terbaik.
Justru itulah yang membawa mala petaka baginya. Dimana saat Sakura hendak memperlihatkan piagam penghargaannya atas kemenangannya kepada Tou-san dan Kaa-sannya. Kaguya dan Indra justru merobek piagam penghargaan yang didapatkan oleh adiknya itu. Sebelum dilihat oleh kedua orangtua mereka.
Dulu Kaguya dan Indra memang tidak menyukai keberadaan Sakura yang lahir sebagai adik paling bungsu di keluarga Otsutsuki. Karena ketidak sukaan mereka maka apapun yang dilakukan oleh Sakura selalu salah di mata mereka.
Kaguya dan Indra bahkan berhasil menghasut Kaa-san mereka untuk ikut mengolok-olok adik kecilnya. Fakta bahwa Sakura itu anak aneh dan sering membuat keluarga Otsutsuki malu.
Semakin membuat kebencian Kaguya dan Indra memuncak hingga mereka tega membully Sakura jika Tou-san dan Kaga-san tidak ada dirumah.
Tapi seiring bertambahnya waktu dan usia. Baik Kaguya ataupun Indra kelihatan sudah lelah membully adiknya dan tidak peduli lagi dengan kegiatan apapun yang dilakukan oleh Sakura.
Hingga untuk saat ini hubungan persaudaraan mereka sudah kembali normal layaknya saudara kakak-adik yang lainnya.
Dan semenjak insiden perobekan piagam itu. Sakura bertekad untuk menyibukkan diri dengan organisasi akademik dan non akademik di sekolahnya.
Lalu ia juga bertekad mengikuti seluruh perlombaan akademik, yang ada di sekolahnya tanpa sepengetahuan keluarganya.
Dan piagam serta piala penghargaan yang ia peroleh selalu dititipkan di sekolah. Tak ada satu orang pun dari keluarga Otsutsuki yang tau jika nama Otsutsuki Sakura menjadi nama anak yang paling populer diperbincangkan para kalangan instansi pendidikan di Sunna.
--
Insiden lain yang sempat menimpa Sakura terjadi kurang lebih satu tahun yang lalu saat Sakura akan menghadiri pesta sweet seventeen teman sekelasnya waktu dirinya masih bersekolah di Senior High School.
Saat itu Kaguya bahkan tak mau membantu adiknya untuk berias atau meminjamkan salah satu koleksi bajunya pada Sakura sebelum pergi ke pesta.
Sungguh miris memang. Tapi Sakura tidak memaksa atau mempermasalahkan jika kakak perempuannya itu memang tidak mau membantu dirinya untuk tampil cantik saat datang ke pesta ulangtahun temannya.
Alhasil karena Sakura datang dengan dandanan seadanya, dengan baju rumahan dan sendal biasa.
Sakura malah menjadi bahan ejekan seluruh tamu undangan di pesta temannya itu. Bahkan badut yang disewa untuk memeriahkan acara ulangtahun tersebut justru ikut menertawainya sampai terpingkal-pingkal.
Ya, begitulah roda kehidupan tak adil yang dijalani oleh Sakura Otsutsuki. Dimana keberadaan seorang cupu, kutu buku yang nerdnya absolut selalu menjadi bulan-bulan banyak orang!!.
--
--
Di kamar sakura
"Nee-chan aku mohon kembalikan ponselku!!"
Sakura menyerah. Lihat dia bahkan rela mengmis pada Kaguya agar ponselnya dikembalikan.
Saat ini ia sedang buru-buru pergi ke kampus. Tetapi ponsel kesayangannya belum juga ketemu dari tadi. Dan Sakura hanya mencurigai Kaguya sebagai biang keladi orang yang menyembunyikan ponselnya.
Kaguya lelah selalu dituduh. Dengan gusarnya ia malah berbaring manja di kasur empuk milik adiknya.
"Ahh... Aku bilang bukan aku pelakunya!. Sudahlah Sakura, lebih baik kau pergi saja ke kampus. Siapa tau ponselmu memang benar-benar hilang, karena tidak ada disini"
"Jangan bicara begitu... Nee-chan tau kan betapa sulitnya aku membujuk Kaa-chan untuk membelikan ponsel baru untukku..." Sakura berdecak pinggang.
"Aku mau tidur!.. Kau kan pelupa Sakura. Siapa tau ponselmu itu ketinggalan disuatu tempat"
"Aghrrr!!!.. Gara-gara berdebat denganmu aku jadi telat ke kampus.. Padahal hari ini adalah debut perdanaku sebagai seorang senior dikampus!! " Kata Sakura dengan nada lesu dibuat-buat.
"Aku tidak peduli.. Saat kau keluar kamar ingat tutup pintunya!!.." Guman Kaguya yang sudah lelap memunggungi Sakura diatas ranjang. Kaguya masih mengantuk karena ia ikut bangun pagi gara-gara Sakura yang ribut prepareing ke kampus.
Memang Kaguya ini adalah kakak yang tidak tau diri. Kaguya menjadi satu-satunya orang yang paling sensitif jika menyangkut masalah kamar.
Gadis cantik itu sebenarnya memiliki kamar yang paling luas dirumah Otsutsuki. Tetapi karena Kaguya itu orangnya sangat rapi dan bersih. Dia melarang siapapun untuk masuk ke kamarnya.
Bahkan saking rapi dan bersihnya kamar milik Kaguya. Siapapun yang mau masuk ke sana harus mencuci kaki dan tangannya terlebih dahulu dan tentunya orang yang akan masuk ke sana harus mendapat ijin langsung dari Kaguya.
Bersih dan rapi itulah kamar impian milik Kaguya, bahkan dirinya merasa sangat sayang jika harus tidur, beraktifitas dan melakukan apapun di kamarnya sendiri. Hingga Kaguya lebih sering menginap di kamarnya Sakura.
Aneh?
Sudah jelas bukan!
Ternyata bukan hanya Sakura yang menjadi orang aneh di keluarga Otsutsuki.
Melainkan Kaguya sendiri juga tidak sadar jika dirinya malah termasuk ke dalam salah-satu deretan orang aneh yang merasa kasihan jika harus tidur dan beraktifitas di kamarnya sendiri.
Melihat tingkah sengklek Nee-chan nya yang seenaknya. Sakura malah mendengus jengkel, sesaat lalu ia membenarkan letak kacamatanya.
Dia melirik arloji di pergelangan tangan kirinya. Sudah jam 8 lewat 35 menit. Upacara penerimaan mahasiswa baru akan berlangsung jam 9 pagi.
Jadi Sakura hanya punya waktu 25 menit untuk berangkat ke kampus. Waktu segitu tidak cukup karena kampus Suna letaknya lumayan jauh.
Dari pada dirinya pusing memikirkan ponsel yang hilang.
Untuk saat ini rasanya akan lebih baik jika dirinya sekarang bergegas. Mengingat Sakura merupakan orang penting di Sunagakure university. Dimana Otsutsuki Sakura merupakan ketua BEM di sana.
Tentu saja Sakura tidak bisa absen di Upacara penerimaan mahasiswa baru tahun ini.
"Baiklah.. Aku akan lanjutkan pencarian ponselku nanti.. Karena aku sudah terlambat. Lebih baik aku pergi sekarang!!"
Sakura melirik Kaguya. Gerutuannya bahkan tak pengusik kakaknya yang tidur miring dengan posisi memeluk bantal guling berwarna pinky miliknya.
TBC
Serah deh ya marganya mau apa aja.. ega bosen pakek Haruno mulu.
