"OMOO!"

Para personel SuJu berteriak kaget dan syok sehabis membaca kertas yang disodorkan Leeteuk.

"Siapa, sih, yang nulis surat ini?" celetuk Eunhyuk seraya membolak-balik kertas itu.

"Tapi idenya bagus juga." Siwon memasang pose berpikir.

"Siapa yang setuju kita melaksanakan rencana ini?" tanya Leeteuk. Semua jari teracung. Kecuali..

"Lho, Kyu? Kau tidak setuju?" sahut Donghae. Kyuhyun mengerucutkan bibirnya.

"Tapi, masa' sampai mengundang band-band dan aktor SM Ent.? Bukankah cukup kita saja?" kata Kyuhyun.

"Wah, wah, wah.. Sisi egois seorang Cho Kyuhyun muncul." Ejek Yesung.

"Tidak bisa, Kyu. Kata orang yang menulis surat ini, dia sudah terlanjur menyebarkan undangan. Bahkan Zhoumi dan Henry dari Cina akan datang" jelas Leeteuk, saat Kyuhyun hampir saja menabok si Big Head.

"Haah? Kapan mereka datang, hyung?" seru Kibum dan Ryeowook panik. Semua ikut panik.

"Nanti. 15 menit lagi."

"Apanya yang 15 menit lagi, Teukkie hyung?" tanya Sungmin sambil memasuki ruang TV.

"WAA, SUNGMIIIN!"

Eunhyuk, Ryeowook, Kibum, dan Heechul menerjang ke arah Sungmin. Membuat namja aegyo itu gelagapan.

"Hyung, hyung, kita pergi belanja yuk?" ajak Ryeowook. Bertambah panik.

"B, belanja buat apa?"

"Ngg, itu.. Buat, buat makan siang! Bahannya habis semua, hyung!" jawab Kibum. Dahi Sungmin berkerut.

"Habis? Bukannya baru kemarin aku sama Wokkie belanja banyak? Masa' langsung habis?"

"S.. Shin Dong lagi rakus, Min! Makanya, cepat habis!" kilah Heechul. Si empunya nama langsung membentuk ekspresi wajah yang jelek untuk membalas sang Cinderella.

'Mentang-mentang gue yang badannya paling bongsor, kalau ada kaitannya sama makanan pasti langsung gue yang dituduh. Huh!' batin Shin Dong, jengkel.

"Ayo, deh, hyung! Sebelum matahari semakin tinggi!" semua uke yang ada minus Leeteuk bergegas menyeret Sungmin ke luar dorm.

"Huftt.." para seme dan Leeteuk menghela napas lega.

1. Usahakan Sungmin tidak mengetahui rencana ini.

"Sekarang, kita siapkan dulu rencana yang pertama!" perintah Leeteuk.

"Tapi, Teukkie hyung! Masa' cuma kita ber-8?" Kangin melas. Leeteuk memelototi Raccoon satu ini.

"Ya iyalah. Siapa lagi? Ikan?" tanya Leeteuk, horror.

CEPP!

"Setuju!" teriak semua kecuali Donghae dan Leeteuk.

"...!" Donghae langsung nyantet boneka semua seme SuJu.

"Sudah, sudaah.. Hae, jangan nyantet! Kamu sendiri, kan, seme! Terus, Kangin, masa' orang lain yang kita suruh?" ujar Leeteuk, sebal.

"Aye, aye, sir..." sahut Kangin dkk. Lemas.

-0-

"Lho? Itu, kan, Heechul hyung, Eunhyuk hyung, Sungmin hyung, Ryeowook hyung sama Kibum hyung?" tunjuk Taemin pada Key di saat SHINee sedang dalam perjalanan menuju dorm Super Junior. Tepatnya di tepi jalan raya.

"Benar juga!" Key memicingkan matanya. "Bukannya mereka mengadakan pesta tahun baru sekaligus..?"

"HYUUNG!" Jonghyun keburu berteriak. Memotong perkataan Key.

Uke-uke Super Junior segera menoleh dan mendapati pemandangan dimana Jonghyun ditendang Key dengan sadis.

"Loh, Key? Jonghyun? Onew? Kenapa kok SHINee ada di sini?" tanya Kibum.

"Kami justru mau ke dorm SuJu, hyung. Katanya hyungdeul mau menggelar pesta..."

BLEPP!

Mulut Onew langsung dibekap Heechul.

"Eh, Ayam, diam! Jangan sampai Sungmin tahu!" bisik Heechul. Onew mengangguk takut-takut. Pasalnya, kuku-kuku Heechul menancap di sekitar mulutnya.. Sakiit!

"H, hyuung! Kuku hyung nancap, tuh, di pipi Onew!" seru Eunhyuk. Cemas.

"Oh? Hehe, Mian..." Heechul nyengir gaje, lalu melepaskan tangannya dari wajah Onew. Key langsung berlari menghampiri semenya tercinta yang sekarang lagi meringis kesakitan.

"Kalian ngomongin pesta apa, sih?" tanya Sungmin bingung.

"Pesta.. Pesta bulanan, hyung!" ucap Ryeowook.

"Pesta bulanan? Pesta tahun baru maksudnya...?" Sungmin kembali bertanya.

"Aissh, iya hyung! Kok hyung nggak tau, sih?" sergah Taemin tidak sabar. Tapi langsung disesalinya perkataan itu karena Heechul dkk. Mendeath glare dirinya secara cuma-cuma.

"Hooo... Pantas kalian mengajakku belanja! Belanja buat masak hidangan pesta, ya?" ucap Sungmin, semangat.

Belum sempat Heechul menjawab, sebuah teriakan menginterupsi kegiatan 10 orang tersebut.

"Eunhyuuk hyuuuuuuuung!" suara mirip lumba-lumba itu kontan membuat Eunhyuk menoleh ke kanan-kiri.

"Junsuuu~!" sapa Eunhyuk melihat teman SMA-nya itu.

Xiah Junsu tidak sendiri. Di belakangnya ada personel-personel DBSK.

"Su-ie, kecilkan suaramu dong! Lihat, orang-orang menatap ke arah kita!" tegur umma DBSK, Jaejoong.

"Biar. Mereka, kan, tidak pernah melihat artis" cuek Junsu.

"Ck. Ng? SHINee juga ada rupanya.." mata bulat Jaejoong semakin membulat melihat kehadiran boyband lain.

"Lama tak jumpa, Jae hyung" kata Onew.

"Nee... Kyaa, Mushroom Taemin tetap imut seperti biasanyaa~!" girang Jaejoong sambil mencubit kedua pipi Taemin.

"Huh, sama magnae band lain kayak gitu. Tapi sama magnae sendiri..?" gerutu Changmin sambil mengerucutkan bibirnya. Iri.

"Heh, Boo. Changmin ngambek tuh.." Yunho mencolek pipi Jaejoong.

"Ya ampuun, Changminnie...! Kamu tetap magnaeku tersayaang!" Jaejoong ganti memeluk Changmin. Membuat namja kelewat tinggi itu bersemu merah mukanya.

"Joongie umma gombal!" elak Changmin.

Lalu semua member DBSK berpelukan layaknya Teletubbies.

.

.

.

.

.

Semua mata menonton drama telenovela ala 'dewa dari Timur' itu.

.

.

.

.

.

.

"So sweet..." gumam Ryeowook. Membayangkan kalau ia, dongsaengdeul dan hyungdeulnya juga melakukan pelukan Teletubbies. *plaak

"Ayo, saengdeul. Daripada kita jadi obat nyamuk di sini, mending kita pergi.." ajak Heechul.

"Ikut, hyuung!" member SHINee mengekor langkah Heechul dkk. Akhirnya tinggallah DBSK di tepi jalan. Sendirian.

-0-

DBSK masih berpelukan sampai Yoochun bersuara.

"Yunho hyung, kok sepi ya? Tadi, kan, masih ada suaranya uke-uke Super Junior sama SHINee?" tanya Yoochun.

".."

"..." Yunho dkk. Langsung melepaskan pelukan dan menengok.

"OH GOD! Mereka meninggalkan kita!" jerit Jaejoong dan Junsu.

"Padahal, aku tadi ingin memberikan kue buah ini pada Sungmin.." lanjut Jaejoong, kecewa.

"Buat aku saja, hyung." Tanggap Changmin.

PLETAAK!

Jaejoong menjitak kepala Changmin.

"Yaa! Ini gara-gara kau, magnae!" tuduh Jaejoong. Changmin meringis.

"Tuh, kan.. Joongie umma pilih kasih sama aku..."

-Continued-

Akita : Sebelumnya, Akita minta maaf soalnya tanggal publishnya yang benar itu 1 Januari 2012. Jadi, anggap saja Akita mulai publish tanggal 1, ya! Akita juga minta maaf sama author-author yang menunggu fic Akita 'Assasin vs. Soldier'... Pasti Akita update kilat, kok.

Akhir kata, tolong review ya. Karena Akita masih baru di fandom ini, kritik dan saran Akita terima dengan senang hati.