~OHAYOU-MINA~

Tenten: "Saya sudah temukan nih Author aneh". (Nunjuk-nunjuk Hyo yang dikerangkeng).

Naruto: "Nemu dimana?"

Tenten: "DI tempat sampah" (WHAT THE HELL).

Naruto: Sweatdrop.

Hinata: "A-ano Tenten, udah lepasin aja, kasian".

Hyo: "Huwaaa, Hinata tolong aku". (Nangis Bombay)

Tenten : "Jangan banyak bacot. Lanjutkan ceritanya". (ngebuka kandang Hyo).

Hehehe, sebelum nya maaf kalo chapter pertama Hyo ga jelas end aneh banget. Soalnya Hyo capek ngetik diwarnet. Maklum lah, computer Hyo dirumah rusak end padahal nyokap janji mau beliin hyo laptop, tapi ampe sekarang ga ada. T.T

Beginilah nasib author yang gak modal(malah curhat). Okelahkalobegeto kita tampilkan (apaan sih?).

Disclaimer: Mashasi Khisimoto

Pairing: NaruHina

Warning : Typo, Ooc, Au, apalah itu yang sering disebut. Hyo ngikut aja.

Rated: T

Genre: Humor/Romance (yang rada maksa)

Summari: Entahlah

Hyoka Hinaru present

.

.

.

.

.

Juliete Dadakan Chapter 2

Mau tau ekspresi naruto dan kawan-kawan setelah Tenten mengumumkan para pemain dalam drama Romeo and Juliete? Ini dia.

Naruto menatap tajam dari belakang seorang pemuda berambut panjang yang kini membatu. Lalu dia guling-guling sambil nangis bombai di lantai, menendang-nendang meja dan kursi yang ada dikelas hingga para penghuni kelas mental-mental entah kemana, bahkan ada yang mental ke segitiga Bermuda. Kemudian bocah berkepala duren itu mencukur habis semua bulu akamaru dan sukses digantung oleh kiba. Belum puas, Naruto membakar habis semua desa konoha dan… (Naruto: "Hoy Author sedeng, Ngomong apa lo?")Baiklah, lupakan yang tadi. Itu berlebihan. "HEI TENTEN AKU TIDAK SETUJU". Teriak duren beruk *dilempar kunai* eh Naruto. "Kenapa kau tidak setuju Naruto? Yang lain saja tidak ada yang protes". Tenten memberikan deathglear-nya pada Naruto. "Mana ada yang berani protes kepala be*a(maaf disensor^^). Gue gak rela kalo gue harus berpura-pura jadi suami nya bintang iklan shampoo seperti dia". Naruto nunjuk-nunjuk Neji yang masih membatu. "Dan juga kenapa Hinata ama si teme sih?". Bisik Naruto. "Kau bilang aku apa tadi, Na-ru-to?". Tenten Menatap Naruto seolah ingin memutilasi nya. "E-eh, ta-tadi. A-aku…". Belum sempat Naruto menyelesaikan kata-katanya Tenten langsung menarik Naruto dan apa yang terjadi? Kita saksikan slow motion nya.

Tenten menarik kerah baju Naru to to to to….. Lalu melempar kan nya nya nya nya. Naruto terjatuh tuh tuh tuh… Tenten menginjak-injak muka Naruto to to to. Naruto kesakitan tan tan tan tan… Tenten mencekik naruto to to to… Muka Naruto membiru ru ru ru… Tiba-tiba Hinata datang tang tang tang…. Melerai mereka ka ka ka….

Mode normal.

"Su-sudahlah Tenten-chan, Naruto-kun udah babak belur". Kata Hinata sambil menarik-narik dengan lembut tangan Tenten. "Orang ini tidak bias diampuni". Tenten menunjuk kearah Naruto yang kini terkapar tak berdaya. Marilah kita mengheningkan cipta. Hiks, semoga arwah Naruto hiks diterima disisinya. Dan karena Naruto mati, berakhirlah fict ini. *Dirasengan Naruto-dilempar Kunai ama Tenten-di Jyuuken Hinata+Neji-Di chidori sasuke, dikencingin akamaru*. Hahaha, masih lanjut ko. Abaikan saja Hyo yang sedang kumat ini (Ngorek-ngorek kantong celana buat nyari obat penenang). Baiklah kita lanjut.

Neji yang dari tadi membatu, pikiran nya sudah melayang kemana-mana. 'Me-menjadi istri Naruto?' Batin-nya. Hanya memikirkan hal itu saja Wajah Neji berubah menjadi hijau. Pipinyamenggembung menahan sesuatu yang ingin keluar dari mulut nya.

1 detik

2 detik

3 detik

Dan….

Daaaaaan…..

"HUWEK" Neji mengeluarkan semua sarapan yang tadi ia makan tepat mengenai baju rock lee yang duduk disamping nya. "KYAAAAAAAAAAAAAAA". Rock lee teriak ala perempuan*Urarenge*. "Apa yang kau lakukan Neji? Cicilan baju ku ini baru lunas kemarin". Kata lee sambil menunjuk kearah kotoran yang menepel dibaju nya. Yang diajak bicara malah diem aja, gimana mau ngomong. Dari tadi Neji nutupin mulut nya buat nahan muntah.

Kiba yang ga berani ikut campur dengan kegilaan dikelas malah asik-asikan nyariin kutu nya akamaru. Emang kesekolah boleh bawa anjing ya? Tenten yang mengetahui Kiba yang lagi asik maenin akamaru langsung ngejewer kuping Kiba. "A-adaw". Jerit Kiba.

"TIDAK BOLEH ADA ANJING DIKELAS". Teriak Tenten sambil menggunakan toa yang diletakan nya tepat dihadapan kuping malang milik Kiba.

Karin ngamuk-ngamuk sambil membanting para semut(?) karena ga terima kalo Sasuke jadi Juliete yang berpasangan ama cewe selain dia. "Huwaaaa, Sasuke-kun milik ku". Rengek Karin sambil bentu-benturin kepala nya ke tembok. "Berisik kau mata empat". Teriak Sakura. "Kau yang berisik, jidat lapangan bola". Teriak Karin tak kalah berisik nya. "Apa kau bilang?". Tak lama kemudian terjadilah acara cakar-cakaran, jambak-jambakan, tending-tendangan, ampe cubit-cubitan oleh Sakura dan Karin.

Sasuke yang menjadi 'bahan' pertengkaran dua gadis tadi Cuma diem kaya ayam lagi bertelor.

Hinata gak bisa komentar apa-apa karena dari tadi dia sibuk mengobati Naruto yang terkapar akibat ulah Ganas Tenten.

Kelas semakin ricuh tak terkendali, tapi itu bukan lah hal yang tabu bagi mereka. Sudah menjadi kebiasaan kalo anak-anak kelas XI C di Konoha High School bersikap aneh dan berisik seperti ini. Hari itu pun diakhiri dengan Naruto, Sakura dan Karin yang babak belur, Kiba yang menjadi tuli, Neji yang panas dingin, dan rock lee yang terpaksa menjual seluruh koleksi alis mata palsu(emang ada?) milik nya untuk biaya laudry.

TBC

Hahaha lagi-lagi ending nya nanggung. Ini dikkarenakan Hyo yang sudah lelah buat ngetik, gommen, gomme (Ngebungkuk 1000x). Tapi Hyo janji chap berikut nya engga kaya gini lagi deh, Adegan NaruHina nya bakal ada. Rencana nya sih Hyo Cuma mau bikin fict ini 5 chapter doang. Tapi Hyo bakalan ngelanjutin fict ini kalo ada yang review. Maaf kalo ada salah-salah kata ya, Berkenankah para senpai sekalian untuk memberkan review nya pada fict abal saya ini?