The Mission
Disclaimer :: Naruto & Highschool DxD
Naruto, Highchool DxD, One Piece, Bleach, Hunter X Hunter, Tokyo Ghoul
(mijem karakternya saja, kepemilikan milik pencipta masing-masing)
Pair : Naruto.U X ...
Warning : AU, OOC, abal, gaje, typo, Ngayal Dsb
DONT LIKE DONT READ
.
.
.
Tanya Jawab
Q : Kapan issei tau kalo naruto itu hakurryuukou?
A : Walau tahu, nanti tidak akan terjadi pertepuran antara mereka, seperti yang ada di The Ultimate Shinobi
Q : Jadi, Inti dari cerita ini itu apa?
A : Seperti hal yang dibilang Kakashi "Orang yang melanggar peraturan adalah sampah, tapi orang yang meninggalkan teman lebih rendah dari sampah" ini inti untuk cerita awal, entah nanti
Q : panggilan untuk naru jadi naruto sama aja jangan naruto atau yang lain karna menurutku gak sopan pokoknya tetep manggil naruto sama aja bawahannya kayak kalau rias itu kan bucho
A : Oke, Naruto tetap di panggil Naruto-sama
Q : Bagus tapi sy sedikit kecewa krna Ichigo OOC terus separuh kekuatan shinigaminya dihilangkan seperti bankai dan vizard saran saya kekuatan ichigo diambil sj dari arc bleach yg skrng
A : Oke Nanti saya pertimbangin untuk pengembalian kekuatan dari Ichigo
Q : selama saya melihat di xover naru x hsdxd, belum ada yang memakai dunia shinobi, jadi agar lebih menarik, buat fic yang pakai dunia shinobi
A : Sebenarnya sih pengen, tapi agak bingun jalan ceritanya gimana
Q : Penampilan Peerage Naruto?
A : Terlampir dibawah
0.0
Fisik Peerage Naruto
Hime Akami : Rambut biru sepunggung dengan kucir Pony taill, warna mata Red Rubby, Warna kulit putih
[A/N : Wujud Naga yang mendiami Sacred Gear [Burning Gear] adalah seperti Naga Drago yang sudah berevolusi di karakter Bakugan dengan aksen warna putih]
Uzhishio Tsuyosa : Rambut Oranger jabrik, Warna mata Violet, warna kulit tan
Natsumi Shoei : Rambut Putih pertengahan punggung, warna mata hitam, warna kulit putih
Shizuka Mika : Rambut coklat sepunggung, warna mata dark blue, warna kulit putih
(A/N : Yang laen pasti udah tahu bagaimana bentuk fisiknya)
0.0
Chapter 2
Setelah sesi perkenalan tadi dan sebuah kejadia di luar dugaannya Naruto beserta Peeragenya kemudian meninggalkan ruang Occult Research Club saat dalam perjalanan ia selalu memikirka Rias yang aka di jodohkan oleh keturunan ketiga dari Phenex tersebut, entah mengapa Naruto merasa cemas, tapi pemikira itu buyat saat merasakan aura yang tidak asing baginya,
'Teryata kalia masih hidup Teme, Sakura-chan. Dan yang tidak aku sangka adalah kau bisa sampai disini' Batin Naruto
"Kalia bisa kembalik duluan, aku ada urusa sebentar denga seseorang" Ucap Naruto kepada Peeragenya, sedangkan para Peeragenya hanya mengangguk
Di Tepat Lain
Terliat dua sosok berbeda gender satu bermabut hitam, da satunya berambut pink, dari tatapan mereka sepertinya mereka sedang mengalami keingunga
"Sasuke-kun kita berada dimana?" Tanya sosok perempua itu kepada laki-laki yang bernama Sasuke
"Entahlah Sakura, setelah ledakan itu aku melakukan Sunshin yang menembus dimensi, dengn artian kita tidak lagi berada di dunia Shinobi" Jawab Sasuke kepada gadis bernaa Sakura
"Jadi apa yang harus kita lakukan?" Tanya Sakura kepada Sasuke
"Entah, yang terpenting kita harus selalu bersama Sakura" Ujar Sasuke, sedangka Sakura yang mendengar itu hanya tersipu
"Wah.. Wah ternyata disini ada dua sampah" Terdengar sebuah suaru baritone yang familiar bagi mereka
"N-Nar-Naruto" Ujar mereka dua tergagap setelah melihat siapa yang berbicara tadi
"Ada apa dengan kalian,seperti melihat hantu saja" Ujar Naruto santai kepada dua sosok mantan rekannya ini
"Bagaimana kau bisa selamat dari ledakan itu?" Tanya Sasuke kepada Naruto
"Aku tidak selamat, hanya saha 'Dia' memberiku kesempatan kedua" Balas Naruto
"Dan yang lebih membuatku kecewa adalah sikap kalian, yang mengorbankan teman….. ahhh bukan tapi sahabat kalian sendiri apapu alasan kalian" Ujar Naruto sinis kepada mereka berdua
"Lantas kau mau ap Dobe? Melawanku? Akan aku layani" Ujar Sasuke
"Baik jika itu maumu Teme, tapi aku tidak tanggung dengan apa yang akan terjadi denganmu" Ujar Naruto yang kini berjalan kearah Sasuke, sedangkan Sasuke kini sudah mengaktifka Sharinegganya dan Sakura sudah mundur menjuh
"Sharinnegan kah? Kau masih bergantung pada kekuatan Rikudou" Ujar Naruto
"Apa maksudmu Dobe?" Tanya Sasuke
"belum saatnya kau mengetahui kekuatanku yang sekarang Sasuke, dan aku tidak membenci kalian hanya kecewa atas tindakan yang kalian ambil, dan bila saatnya tiba aku akan datang padamu Sasuke, dan dimanapun kau berada aku akan tahu posisimu karena aku sudah menandaimu dengan lingkaran sihir" Ujar Naruto yang kemudian menghilang dalam lingkaram sihir meninggalkan Sasuke dan Sakura dengan kebingunganya
Sedangkan Naruto kini sudah kembali ketempat asalnya…upsss maksud authir tempat tinggalnya, dan terlihat bahwa peerage Naruto sudah kembali
"kau dari mana saaja Naruto-kun?" Tanya Queen dari Naruto a.k.a Hime
"Ahhhh… tadi aku hanya bertemu dengan teman lama, dan menyapanya" Jawab Naruto kikuk
"benarkah? tapi dari ekspresimu seperti berkata lain?" Ujar Hime
"Yha kau benar Hime, dia adalah Sahabatku di dunia Shinobi dan mungkin sekarang mantan sahabat, dan aku akan menemuinya setelah melihat hasil Rating game antara Rias dan Raiser" Ujar Naruto
"Apa kau perlu bantuan Naruto-sama?" Tanya Killua kepada King-nya
"Tidak perlu Killua, bukan selesai malah kau ambil jantung mereka" Ujar Naruto sedikit bercanda, walau dia tahu Sasuke bukan orang yang mudah untuk dikalahkan
"Baiklah, lebih baik kalian siapkan diri kalian untuk Rating game, jika Rias kalah maka kita yang harus melawan Raiser" Ujar Naruto
"Ha'i Naruto-sama" Jawab Peerage Naruto
"Dan untukmu Ichigo kau cobalah pelajari kekuatan Shinagami dari klanmu" Ujar Naruto kepada Ichigo
"Ha'i Naruto-sama" Jawab Ichigo
0.0
Sedangkan ditempat Sasuke dan Sakura
Sasuke dan Sakura kini berada di sebuah gubug kecil, Mereka kini sedang bingung tentang semua ini, bagaimana Naruto bisa sampai disini dan kenapa mereka tidak bisa melihat adanya chakra dalam tubuh Naruto
"Sebenarnya apa yang terjadi, kenapa aku merasakan aura yang berbeda di tubuh Naruto" Ujar Sasuke
"Entahlah aku juga tidak tahu Sasuke-kun, tapi yang pasti aku tidak melihat adanya aliran chakra dalam tubuh Naruto" Jawab Sakura
"Jadi seperti itu, sebenarnya ada apa dengan Dobe setelah kita meninggalkannya" Ujar Sasuke
"Benar dan tidak mungkin kita bertanya kepada Naruto tentang apa yang terjadi dia sudah terlanjur kecewa terhadap kita, dan sepertinya dia akan menemumu dalam waktu dekat ini Sasuke-kun" Ujar Sakura
"Sepertinya kau benar, dan untuk memastikannya aku akan bertarung dengan Naruto, mungkin kita akan menemukan suatu hal" Ujar Sasuke sedangkan Sakura hanya mengangguk menanggapi ucapan dari Sasuke
0.0
[TIME SKIP]
Naruto dan Peeragenya kini sedang menonton pertandingan Rating Game antara kelompok Rias dan Raiser, dan hasil akhirnya bisa di prediksi dari awal dengan kemenangan dari Raiser, dengan seperti ini Naruto dan Peeragenya besok harus bersiap untuk melawan Raiser dan Peeragenya
"Seperti yang sudah ku prediksi, apa kalian sudah siap?" Tanya Naruto kepada Peeragenya
"Ha'i Naruto-sama" Jawab semua Peerage Naruto
0.0
Sedangkan Di Pesta pertunangan
Di sebuat ruangan megah tepatnya aula bernuansa putih tanda akan di adakannya sebuah ikatan suci antara keluarga Gremory dan Phoenix tengah berdatangan para tamu undangan yang cukup banyak, melihat karna acara tersebut adalah acara pertunangan 2 clan dari 72 pilar iblis yang tersisa dan juga mempelai wanita adalah adik dari raja iblis Lucifer yang sekarang,jadi tidak heran kalau pesta tersebut mengundang banyak tamu dari iblis kelas bawah maupun kelas atas.
Tapi nampaknya acara tersebut tidak mendapat respon bagus dari mempelai wanita karna sang mempelai wanita yaitu Rias tidak mencintai sang mempelai pria dan dia terpaksa melakukan pertunangan ini karna desakan dari kedua belah pihak keluarga juga karna dia kalah dalam Rating game.
"issei!"ucap Rias lirih saat menatap penampilannya di hadapan cermin besar. Dalam hatinya dia berharap bahwa dia menikah dengan pria yang dicintainya bukan pria arogant seperti Raiser itu.
"andai saja aku tidak egois" lanjutnya saat dia mengingat kejadian akhir di Rating game. Dengan gagah berani sang Pawn Issei mati-matian bertarung melawan Riser yang jelas-jelas kekuatanya diatas Issei tapi tetap saja Issei melawannya walaupun harus membahayakan pada akhirnya Issei kalah karna dirinya menyerah untuk menyelamatkan nyawa Issei budak yang berharga.
'Apakah kau akan melakukan seperti yang Issei lakukan Naruto-kun?' Batin Rias
Setitik liquit bening mengalir dari kedua iris green and blue-nya saat mengingat ke jadian tersebut dan itu pula karna pria yang merebut hatinya kini terbaring dalam kondisi penyembuhan. "Rias Ojou-sama waktunya telah tiba"ucap salah satu maid mengingatkan kepadanya.
"baiklah" jawab Rias dengan senyum palsu untuk menutupi rasa sedih yang menghiasi wajah ayunya dan dia beranjak keluar dari kamarnya untuk menuju aula tempat acara yang akan di mulai.
"selamat datang para bangsawan dari dunia Iblis. Keluarga Phoenix merasa terhormat atas kehadiran kalian malam ini. Kami mengundang kalian untuk mengumumkan secara resmi bahwa aku Raiser Phoenix dan Rias Gremory, pewaris dari keluarga Gremory akan segera menikah." Ucap raiser yang ada di tengah-tengah pesta.
"langsung saja aku perkenalkan calon istriku, Rias Gremory…." Lalu selanjutnya muncul lingkaran sihir keluarga Gremory dan menampakkan Rias dengan baju pengantin berwarna putih.
"Tunggu Raiser" Ucap sesorang yang memakai Zirah dan memiliki Rambut berwarna crimson
"ada apa Sirzech-sama?" tanya Raiser penasaran
"sebelum kau melakukan pertunanganmu dengan Rias, ada tes terakhir yaitu melakukan Rating game dengan orang pilihanku" Ujar Sirzech kepada Raiser
"sebanyak apapun tes yang kau berikan pasti bisa melakukannya" ujar Raiser sombong
"baiklah jika yang memenangkan pertandingan ini maka akan langsung menikah dengan Rias, tapi jika kau kalah pertunangan ini di batalkan dan yang menantangmu adalah Uzumaki Naruto" Ujar Sirzech
"Ternyata kau juga memiliki set lengkap tapi aku tetap akan menang, berapapun jumlah yang kau punya" Ujar Raiser Arogant
"lebih baik kita mulai pertarungannya" Ujar Naruto
"baiklah Grayfia, bawa mereka ke arena" perintah Sirzech
"Ha'i Sirzech-sama" jawabnya.
Setelah itu Naruto dan Raiser beserta Peerage mereka dipindahkan ke sebuah arena pertarungan yang sama seperti Rias kemarin. Sementara Sirzech dan para tamu yang lain menonton dari tribun yang telah disediakan.
"Baiklah jika kalian sudah siap pertarungan dimulai", ucap Grayfia memulai pertarungan.
Sedangkan Rias yang melihat itu diam-diam tersenyum bahagia karena apa yang ia mempikan ternyata menjadi kenyataan
0.0
Kembali Kepertarungan
Kini Naruto sudah berada di sebuah kelas untuk menyusun sebuah rencana yang akan mereka lakukan untuk memenangkan Rating game ini, walau tanpa strategipun mereka sudah pasti menang dengan kemampuan yang dilimiki Peeragenya
"Jadi apa rencana kita Naruto-sama?" Tanya Natsumi kepada King-nya
"Aku tidak ingin membuang waktu dengan pertandingan ini, karena setelah ini aku ada urusan, tujuan kita adalah menyelamatkan Rias, itu adalah Prioritas kita dan aku ingin Hime, Killua, Ichigo, Dan Sabo untuk mengakhiri ini dengan cepat" Perintah Naruto kepada keempat Peeragenya
"Ha'i Naruto-sama" Balas mereka yang disebut namanya
"Sedangkan untuk kalian, berkelilinglah untuk mencari kesenangan untuk kalian" Ujar Naruto, sedangkan Peerage Naruto hanya tersenyum kemudian pergi
0.0
Di tempat Ichigo
Ichigo tidak akan menyangka bahwa dirinya akan bertemu sepasang Knihtght dan Rook sekaligus, dan keadaan mereka sedang dalam posisi bersiaga yang memuat Ichigo mendengus
"Ayolah apa kalian tidak bisa santai sedikit, ini tidak akan menyakitkan... aku akan melakukan ini dengan cepat" Ujar Ichigo sinis
"jangan sombong kau, kau tidak mengetahui kemampuan kami" Ujar Knight yang memakai penutup mulut
"Baiklah, akan kuakhiri dengan cepat karena Naruto-sama tidak akan suka bila aku bermain-main"
[Shikai]
Kini Pedang [Tenza Zabgetsu] sudah membesar dari yang tadi dan memiliki warna hitam dengan tepi perak. ( A/N : Shikau Zangetsu versi kedua)
[Getsuga Tensho]
Ichigo dengan cepat melaju kearah keempat Peerage dari raiser dan melakukan tebasa berbentuk bulan sabit dengan cepat bahkan melukai Rook dari Raiser walau hanya terkena gelombangnya saja, dan dalam sekali serang keempat Peerage tadi sudah tidak bisa melanjutkan pertarungan
"Dua Rook, dan Dua Knight dari Raiser Phoenix-sama telah kalah" Ujar Grayfia yang memandu pertandingan
0.0
Di tempat Sabo
Tanpa diduga-duga olehnya, kini Sabo dihadang oleh satu set Pawn sekaligus yang berarti dia sedang berhadapan dengan delapan Pawn sekaligus
"Wow, tak kusangka aku akan menghadapi delapan Pawn sekaligus, tapi sepertinya akan berakhir dengan cepat" Ujar Sabo
"Kita buktikan saja" Ujar Salah satu Pawn dari Raiser
"Baik jika itu mau kalian" Balas Sabo
[Hatarubi, Hidurama]
Kini di belakang Sabo sudah muncul delapan bola api sebesar bola basket, dan Sabo langsung mengarahkan kedepalapan Bola api itu kearah mereka, tapi serangand ari Sabo dapat di hindari, tapi kemudian mereka terkejut karena Bola itu kemudian langsung mengarah kepada mereka dan mereka semua tidak bisa menghindarinya
BLAR
BLAR
BLAR
BLAR
"Sudah menjadi kebiasaanku untuk menjatuhkan musuh disaat mereka merasa bahwa dia sudah berhasil, dan ini serangan terakhir" Ujar Sabo yang kini ditangan kanannya sudah berlapis dengan api
[Hiken]
BLAAAAAAAAAAAAAAAAR
Sebuah ledakan besar tercipta dari serangan Sabo yang memproyeksi sebuag tinju berlapis api yang tinju api itu mengarah kepada delapan Pawn yang sedang mencoba berdiri itu
"Delapan Pawn dari Raiser Phoenic-sama telah kalah" Ujar Grayfia
0.0
Di tempat Killua
Killua kini sedang berhadapan dengan dua Bishop dan Queen, Killua bukan takut melainkan senang karena akan mendapat sebuah pelampiasan karena bagaimanapun juga Klan Zoldick adalah Klan yang dihuni oleh pembunuh handal bahkan tanoa jejak ketika mereka membunuh korbannya
"Baiklah aku sudah tidak sabar untuk menghabisi kalian, tapi sayang peraturan dari Rating game ini tidak boleh membunuh jadi akan kuberi kalian luka fatal, dan yang pertama adalah kedua Bishop itu" Ujar Killua dengan muka sangarnya
[Promotion : Queen]
Dan kini kekuatan dari Killua sudah meningkat dengan promosi menjadi Queen dan dengan cepat kuku tangannya sudah memanjang dan sangat tajam
[Rythm Echo]
Kilua dengan gerakan cepat dengan meninggalkan seberkas bayangan saat Killua melaju kearah dua Bishop Itu
SLASH
SLASH
SLASH
Dengan gerakan yang sangat cepat Killua menyayat tubuh kedua bishop itu hingga terluka parah, Killua menyayat tubuh mereka tidak menggunakan pedang melainkan kukunya, bahkan kemampuan dari regenerasi adik dari raiser tidak berguna karena luka yang sangat dalam yang dilancar Killua hingga melukai bagian dalam mereka bahkan killua memotong satu otot disemua bagiam dalam tubuhnya
"Dua Bishop dari Raiser Phoenix-sama telah kalah" Ujar Grayfia
"Sekarang giliranmu Queen tidak berguna" Ujar Killua, sedangakan Yabelluna nama Queen dari raiser membuat lingakarn sihir peledak untuk Killua tapi selalu gagal karena gerakan Killua yang sangat cepat
"Sekarang giliranku" Ujar Killua
[Nen]
[Denkosheka]
Dengan gerakan yang sangat cepat Killua sudah berada di hadapan Yabelluna, dan kemudian membisikkan sebuah kata kepada Yabelluna
"Selamat tinggal"
[Narukami]
BLAAAAAAAAAAAAAR
Serangan listrik dengan intesitas tinggi mengenai tubuh dari Yabelluna hingga membuat dirinya tidak sadar diri kemudian jatuh dari posisi terbangnya
"Queen dari Raiser Phoenix-sama telah kalah" Ujar Grayfia lagi
"Lumayan menghibur, dengan begini nanti malam aku bsia tidur dengan nyenyak" Gumam Killua
0.0
Sedangkan ditempat Hime
Kini Hime telah berhadapan dengan King mereka yaitu Raiser sendiri, tapi Hime menampilkan wajah santainya tidak seperti takut
"Hoho, ternyata lawanku adalah seoarang perempuan, kau lebih cocok menjadi haremku daripada lawanku" Ujar Raiser sombong
"hmmmm? kita lihat saja Raiser" Ujar Hime yang kini mengaktifkan Sacred Gearnya
[Burning Dragon Balance Breaker]
Kini Hime sudah tertutupi Armor berwarna merah dengan aksen berwarna putih dilengkapai dengan sepasang sayap berwarna merah gelap
[Burn]
Dan kini hime mulai menyerang raiser, dengan pukulan beruntun yang sangat cepat
"tsk, ini cukup menyakitkan tapi akan aku balas" Ujar raiser yang kini bersiap menggunkan kekuatan apinya, tapi kemudian matanya membulat karena Raiser tidak bisa menggunakan apinya
"Kenapa kekuatanku tidak bisa keluar" Ujar raiser taj percaya
"Itu karena kekuatanku yang menghilangkan kekuatanmu selama 1 menit, dan selama 1 menit itu kau akan kalah" Ujar Hime
"Sialan kau Iblis rendahan" Teriak Raiser
[Fire Dragon Roar]
Raiser terkena semburan api dari Hime tapi luka yang dialami Raiser tidak bisa beregenerasi, dan itu membuat Raiser terkejut, dan itu dari efek kekuatan dari [Burn].
"Sekarang Berakhir sudah" Ujar Hime kepada Raiser
[Fire Dragon Crushing Fang]
Hime menuju kearag raiser dengan kecepatan yang sangat cepat kemudian mecakar tubuh raiser hingga terluka parah tanpa bisa beregenerasi, dan bebarpa kemudian tubuh Raiser limbung dan kemudian jatuh tidak sadarkan diri
"Raiser Phoenix-sama telah kalah, pemenang dari rating game ini adalah Naruto-sama" Ujar Grayfia dan kemudian semua Peerage Naruto di teleport kembali ke tempat sebelumnya
0.0
Kini Naruto dan Peeragenya berhasil mengalahkan raiser dan Peeragenya dengan mudah, kini mereka sedang berbincang-bincang yaitu Naruto dengan Sirzech dan Lucius, tapi pembicaraan mereka harus terhenti karena kedatangan Rias, sedangkan Sirzech dan Lucius yang mengerti suasana kemudian meninggalkan mereka berdua
"Apa aku mengganggumu Naruto-kun?" Tanya Rias kepada Naruto
"Ahhh.. tidak kok, memang ada apa?" Tanya Naruto kepada Rias
"Lebih baik kita bicarakan ini di halaman belakang" Sarang Rias sedangkan Naruto hanya mengangguk, dan kemudian mereka berjalan beriringan ke halaman belakang
"Jadi, apa yang ingin kau tanyakan?" Tanya Naruto kepada Rias
"Soal pertunanganku..." Ujar Rias gugup
"ya"
"Apa kau membatalkan pertunangan ini karena permintaan dari Oniisama atau dengan maksud lain?" Tanya Rias ragu dengan menundukan wajahnya
"Aku juga tidak tahu aku hanya melakukan apa yang dikatakan hatiku, dan karena hatiku berbicara untuk menyelamatkanmu maka aku menyelamatkanmu, dan jujur saja entah mengapa saat aku mengetahui bahwa kau akan bertunangan dengan Raiser dadaku terasa sesak" Ujar Naruto polos tanpa sadar, sedangkan Rias yang mendengat itu kemudian mendongakkan wajahnya menatap mata Naruto untuk mecari kebohongan, tapi nihil yang di dapatkannya adalah ketulusan dari setiap kata-katanya
"Apa yang kau ucapkan itu benar Naruto-kun?" Tanya Rias meminta kepastian
"Benar, aku jujur dengan ucapanku dan hatiku" Jawab Naruto tegas
GREB
Kemudian Rias memeluk Naruto dengan cepat karena dia senang bahwa perasaannya terbalas, dan dia tidak hanya bermimpi saja
"HIkz... kukira selama ini perasaanku bertepuk sebelah tangan, tapi ternyata kau juga memiliki perasaan yang sama dan aku senang mendengarnya Hikz" Ujar Rias yang sedang terisak, kemudian Naruto menggarakkan tangannya untuk menghapus air mata dari Rias
"Tersenyumlah kau lebih cantik bila tersenyum, dan kita jalani hubungan ini dengan pelan saja sampai kita mengerti satu sama lain, karena kau adalah satu-satunya perempuan yang aku cintai dan aku tidak ingin menyakitimu" Ujar Naruto kepada Rias 'Walau kau bukan yang pertama yang pernah masuk dalam hatiku' lanjut Naruto dalam hatinya
"Hmmm... aku mengerti Naruto-kun dan kau juga adalah laki-laki satu-satunya yang aku cintai" Ujar Rias sembari tersenyum bahagia
"Dan aku juga ingin mengatakan sesuatu kepadamu Rias" Ujar Naruto
"Apa itu Naruto-kun?" Tanya Rias heran
"Bagaimana bila aku adalah orang yang ingin kalian kalahkan, apa perasaanmu terhadapku tetap sama?" Tanya Naruto
"Apa maksudmu Naruto-kun? aku tidak mengerti" Ujar Rias tidak mengerti arah pembicaraan Naruto
"Aku adalah Hakuryuukou, apakah perasaanmu tetap akan sama setelah mendengar pengakuanku?" Tanya Naruto menundukan wajahnya, kemudian Rias mendongakkan wakjah tampan milik Naruto
"Perasaanku tetap sama walau kau adalah Hakuryuukou, aku bahkan tidak peduli walau kau seorang penghacur sekalipun, karena Naruto tetaplah Naruto" Ujar Rias tulus, sedangkan Naruto ayng mendengar itu kemudian memeluk Rias dengan erat
"ternyata aku tidak salah mencintai dirimu Rias, aku adalah perempuan yang sangat berharga bagiku, dan aku berjanji akan selalu melindungimu" Ujar Naruto
"Kau tidak perlu seperti itu Naruto-kun, kau menerima cintaku saja sudah sangat membahagiakanku" Ujar Rias, dan kemudian mereka disapa keheningan dalam beberapa saat untuk menikmati apa yang terjadi
"baiklah lebih baik kita kembali, aku tidak inginn membuat mereka khawatir dengan ketidak adaannya dia" Ujar Naruto sedangkan Rias hanya mengangguk, kemudian mereka pergi ke tempat pesta dengan berpegangan tangan
-TBC-
Yo Minna, maaf update yang ini karena Author belum nemu ide yang pas untuk cerita Naruto The Next Poseidon dan besok janji chapter selanjutnya akan update. dan yah kenapa Author bisa Update Tiap hari? itu karena Author adalah Part time sebagai penjaga warnet jadi daripada nganggur lebih baik cari kesibukan dengan hobi Author
Next Update : Naruto The Noxt Poseidon
