Chaputer-puter 2
Arigatou buat yang review! Saya akan membalas review di akhir cerita. Baca aja dulu ya!
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Naruto, kamu mau kemana?"tanya Minato.
"Aku mau ke rumahnya Sasuke, papa"jawab Naruto.
"Ati-ati ya! Jangan pulang tengah malem kayak biasanya! Nanti di culik setan lo!"
"Iih, papa! Naru 'kan jadi atut"bales Naruto.
Sesampainya di depan gerbang kerajaan...
PLEK
"Aih, apaan ini? Kayaknya Naru nginjek tai ayam deh"Naruto ngambek.
"Eh, Naruto! Ayo masuk, Sasuke udah nungguin dari tadi"ujar Shisui.
"Makasih kak Shisui. Kak, saya boleh cuci kaki gak?"tanya Naruto.
"Boleh, tuh di sebelah sana ya"ujar Shisui sambil nunjuk ke tempat cuci kaki di tengah ribuan kandang ayam.
Setelah cuci kaki...
"Cuci kaki aja lama amat sih"komen Sasuke.
"Iih, abis jalan ke sananya susah banget. Ribuan ayam menghalangi, emangnya lepas ya?"tanya Naruto.
"Nggak, kakak gw lagi sarap. Jam 12 wajib ngelepasin semua ayam buat di kasih makan"komen Sasuke.
CROOOT
"KAKAK! TAI AYAMNYA NEMPEL DI MUKAKU!"omel Sasuke.
"Maaf...maaf...kamu cuci aja sendiri, kakak lagi ngasih makan ayam"ujar Itachi sambil nyebarin beras.
"Uuugggghhhhh! Naruto, ikut aku cuci muka yuk!"geram Sasuke.
"I..iya..."
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Sasuke! Tolongin kakak donk! Ayam-ayam di luar kendali, ampe ada yang bertelor di kepalaku! Bantuin aku lepasin dong!"ujar Itachi panik.
"Bodo amat! Salah kakak sendiri!"Sasuke ngambek.
"Eit, Sasuke! Bapak tidak suka!"ujar Fugaku.
"Iiih, papa! Sasuke suka!"komen Sasuke.
"Bantuin kakakmu tuh, nanti mukanya bintik-bintik kayak syaiton nirojim"komen Fugaku.
"Papa! Bukannya doain wajah anaknya tetep ganteng, malah bilang mirip syaiton nirojim!"komen Itachi panik.
"Hus! Hus! Pergi kamu ayam! Kasian kak Itachi!"ujar Naruto sambil ngusir ayam-ayam.
"Makasih Naruto udah bantuin, tapi ayamnya gak mau pergi-pergi!"ujar Itachi.
"Aduh, mendingan kita telpon kelompok 'Merah Meriah' aja!"ujar Mikoto panik.(Udah ada telepon? Bukankah Thomas A. Edison belum pariwisata ke Indonesia?)
"Iya ya!"ujar Sasuke.
Tak lama kemudian...
"Mana ayam gilanya!"tanya Pein.
"Nih! Gak mau lepas!"ujar Itachi.
"Aduh, nempel di kepala kamu lagi. Emangnya kamu banyak kutunya ya?"tanya Kisame.
"Gak tau ah! Cepetan tenangin ayamnya!"ujar Itachi.
"Deidara, cepetan keluarin suntikannya!"perintah Konan.
"I...iya!"Deidara buru-buru ngeluarin suntikan super gede dari tasnya.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Makasih, udah bius ayamnya. Haduuuuh, saya udah capek di hajar ayam"ujar Itachi yang abis sampoan karena kepalanya banyak 'itu' tuh. Yang putih-putih.
"Ya udah, mana bayarannya?"tanya Kakuzu.
"Maksud anda?"tanya Sasuke.
"Bayaran! Kami 'kan udah bantu kalian!"Kakuzu heboh sendiri.
Karena Sasuke tak mau membayar, Kakuzu naik darah. Hampir terjadi keributan, sampai...
"Nih, maaf ya segini doang. Naru hanya di kasih segini ama babeh, soalnya kalo abis Naru gak bisa naek delman keliling kota"ujar Naruto.
"Gak apa-apa, yang penting duit"ujar Kakuzu yang langsung nempelin di jidatnya pake selotip.
"Ya sudah, kami pamit dulu"ujar Sasori.
"Ya, daahh"balas Sasuke.
"Naruto, bapak suka yang tadi"ujar Fugaku bangga.
"Tapi, Naru gak suka om"ujar Naruto sedih.
"Kenapa?"tanya Fugaku.
"Duit jajan Naru, jadi abis"ujar Naruto.
"Ckckck...jangan nangis, nih ambil aja duitku"ujar Sasuke sambil mengeluarkan duit dari kantongnya.
"Makasih Sasuke, aku pamit dulu ya. Mau pulang sambil naik delman"ujar Naruto.
"Aku ikut!"ujar Sasuke.
"Aku juga!"ujar Itachi.
"Tunggu!"ujar Shisui.
"Kenapa?"tanya Fugaku.
"Aku juga ikut!"ujar Shisui.
"Kamu 'kan masih ada tugas, yaitu bersihin kandang ayam!"ujar Fugaku.
"Udah kalee!"ujar Shisui sambil berlari mengikuti Sasuke dan yang laennya.
"Jangan lama-lama ya!"ujar Mikoto.
"Siip!"ujar Itachi.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Papa Mama, Naru pulang"ujar Naruto agak lemes.
"Naru! Kamu kenapa! Bisa bonyok gitu? Kamu diapain ama anak kerajaan Pantat Ayam itu?"tanya Minato panik.
"Gini, tadi Naru ama Sasuke ama saudara-saudaranya jalan-jalan naik delman. Eh, pas lagi di aula ada lobang. Trus, Naru nyungsep"ujar Naruto dengan polosnya.
"Lobangnya dalem gak? Kamu ampe biru semua tuh"tanya Kushina cemas.
"Gak kok, dangkal malah. Buktinya, tadi Naru tinggal manjat ke atas sambil nginjekin Sasuke dan Saudara-saudaranya"ujar Naruto.
"Itu mah dalem banget namanya. Sekarang mereka masih di situ?"tanya Minato.
"Iya!"ujar Naruto senang.
Di kerajaan Pantat Ayam...
"Sasuke! Itachi! Shisui!"teriak Fugaku yang lagi kebingungan.
"Di mana kalian?"Mikoto juga ikutan teriak.
"Di sini pa!"teriak Itachi.
"Kok kamu bisa di situ?"tanya Fugaku bingung.
"Gak usah tanya, cepet ambil tali. Aku pegel nih"ujar Shisui.
"Iya! Aku juga capek nih"ujar Sasuke.
"Kok kalian bisa di situ sih?"tanya Fugaku.
"Tahu tuh, dasar kusir gila!"Itachi ngomel-ngomel.
"Kenapa?"tanya Mikoto.
"Pas keretanya mau jatoh ke lobang, si kusir malah ngebalik kereta. Dia ama kudanya udah kabur duluan!"jawab Shisui.
"Tau tuh! Dasar kusir gak becus! Balikin duit gw!"tambah Sasuke.
"Iya tuh! Balikin duit kita! Kerajaan Pantat Ayam rugi besar nih"ujar Itachi dan Shisui secara bersamaan.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Akhirnya, chap 2 selesai. Seperti yang saya janjikan di atas, saya akan membalas review yang masuk...
hoshi.na-chan: Tenang aja, Gaara dkk akan tampil. Tapi bukan sekarang.
Raitei85: Iya tuh, "Mata putih" emang sasaran empuk buat di ejek.
Miyavi.rai: Suka Miyavi ya? Aku juga. Tapi, aku gak bermaksud apa-apa kok pake nyebut Naruto putra mahkota kusam kucel. Semua kena julukan itu kok.
Apple ocha: Makasih reviewnya ya!
Sora-chan 1412: Jatoh dari kursi? Aduuh, ngeri saya ketika membayangkannya. Pasti sakit. Ide ini saya dapatkan ketika nulis "Ajang Gulat Konoha" yang pas Iruka ngomong "Ini bukan keraton!" langsung terbayang oleh saya.
Retis Community: Yoi lah, gw emang agak gila. Coba kalo lo ketemu ama temen gw anak 7H, gw ketularan gilanya.
Cantik-chan: Terima kasih udah mereview. Untuk jawaban pertanyaan, silahakan baca balasan saya kepada Sora no Aoi.
Pink-violin: Tenang-tenang, SasuSaku coming up.
Konoha High School Musical: Makasih dah review.
Zimshuver4ever: Kerajaannya Naruto emang Majapahit kok. Saya juga menulis fanfic yang jauh lebih sadis yaitu "The Corpse Bride". :P
