Disclaimer: Naruto dan Harvest Moon bukan punyaku.. (Sinetron Intan juga bukan..)

Hari Pertama

Matahari belum terbit, burung-burung masih pada ngorok (Hah?!), tapi Naruto udah sibuk dengan HP-nya...

"Aduh Naru,ngaphain sih telephon phaphi jam 3 pagi gheeneee!!!",suara ngantuk Minato kedengaran dari HP Naruto yang di loudspeaker..

"Naru kan pake freetalk yang malem-malem itu Pi...",kata Naru...

"Lagian Naru gag bisa bobo nih..."

"Hoaaaaaaaaahhhhhhhhhhmmmmmmmm...",suara Minato nguap udah kaya suara beruang melenguh (Lho?!)

"Emhang kenapha Naruu??"

"Disini gag enak,gubugnya kecil... Terus kalo malem ada suara-suara aneh gitu, terus dingin banget kalo malem,terus...terus...",Naruto mulai ngoceh dengan nada manja...

"Krrrr...Krr... Groookk.. Grookkk...", Minato kayaknya udah ketiduran di seberang telepon

"PAAAAPPPPPIIIIIIIIIIIIII...!!!! BANGUN DONG!!",teriak Naruto

"Dengerin anakmu yang lagi kesusahan ini..."

"Iya..iya... Kenapa lagi Naru..",ujar Minato

"Naru gag betah disini...",

"Naruto...",kata Minato dengan nada kebapakan (iieekkhh)

"Kalau kamu ga mau selamanya di sana,kamu harus mulai kerja dong..."

"Tapi,masa Naru baru boleh pulang kalo udah sukses disini?? Gimana caranya? Bekal dari Papi kan cuma 500 Ryo dan beberapa boks ramen instant...",keluh Naruto

"Naruto,ingatlah kata-kata bijak yang biasanya ada di buku tulis itu.."

"Yang mana? Say No to Drugs ??"

"Bukan,tapi yang If there is a will,there is a way... Kalau kamu bertekad kuat, apapun pasti bisa", Minato mengeluarkan petuah untuk anaknya..

"Papi yakin kamu bisa, kamu kan anak Papi..."

"Yee,menyemangati tapi ujungnya narsis..",batin Naruto

"Ya udah deh,Naru bakal coba berusaha..."

"Nah,gitu dong... Itu baru anak Papi"

"Oh,satu lagi Pap...",kata Naruto

"Papi dapet anjing mutan kelainan itu dari mana??"

"Anjing mutan? Hah? Yang mana??"

"Itu lho,anjing yang ekornya sembilan,bisa ngomong,nyebelin lagi... Si Kyuubi",kata Naruto emosi

"Oh itu,itu bukan anjing tapi rubah...",kata Minato

"Nah ya,Papi dapet dari mana sih? Kenapa Naru ga dikasih anjing yang normal aja?",protes Naruto

"Eit,itu bukan rubah sembarangan lho.. Rubah itu pintar dan kedepannya pasti berguna buat Naru, makannya papi kasih rubah itu buat Naru..",jelas Minato

"Papi dapet dari mana sih emang? Kok rubahnya ajaib bisa ngomong..."

"Oh,itu.. Dapetnya waktu papi tirakat di Gunung Bromo pas malam satu Suro kemaren...",ujar Minato

"Aduh,padahal papi sebenernya cari Kunai Empu Gandring yang legendaris tapi malah dapet rubah ekor sembilan.."

"Alamak,ternyata benar siluman rubah..",pikir Naruto

"Nah,udah ga ada pertanyaan lagi kan? Kalo gitu papi mau ngelanjutin tidur..."

TUUUUUUT

"AH,diputus..!!",teriak Naruto

---------------------------------I Beberapa Jam Kemudian I------------------------------------------------

Naruto sedang makan sarapannya,Ramen Instant Rasa Jagung Bakar..

Zruput Zruput

"Ah,aneh-aneh aja kenapa ada Ramen rasa jagung Bakar..",pikir Naruto

"Woi,Naruto..",Kyuubi mendekat

"Gendong..."

"Apa,Zruput gendong kamu? Ah,enak aja..Zruput nanti kalo aku gatal-gatal gimana??",kata Naruto sambil tetep makan Ramen

"Heh,rubah imut kaya aku kan butuh disayang-sayang tiap hari...",kata Kyuubi dengan gaya sok Ngebos

"Imut? Yang bener aja... Gag mau ah!!",tolak Naruto

"HEH!!. GENDONG GAG!!!",bentak Kyuubi sambil melayangkan death glare ke Naruto

"Hiiiiiiyyy...",Naruto yang ketakutan akhirnya menyerah dan menggendong Kyuubi..

"NangNing, Ning Nang Ning Gung... Nang Ning,Ning Nang Ning Gung...", Naruto menimang-nimang Kyuubi dengan gaya ala Ibu-ibu yang lagi gendong anaknya

"Gag usah over gitu dong!! Pake nyanyi-nyanyi segala,emangnya aku bayi??"

Akhirnya setelah 5 menit Naruto berperan sebagai Babysiter, Kyuubi meloncat turun dari gendongan Naruto

"Jalan-jalan yuk?? BeTe nih di rumah..",ajaknya..

"Hah,tapi..."

"JALAN-JALAN GAK!!",Kyuubi memberi Naruto death glare lagi...

Naruto jelas ga bisa nolak dan beberapa menit kemudian dia dan Kyuubi udah diluar rumah,memulai jalan-jalan pagi..

"Hmm,ternyata tetanggaku buka usaha ternak ayam ya?",pikir Naruto saat dia lewat di samping pagar rumah tetangganya..

Tiba-tiba mata Naruto disilaukan oleh pantulan sinar matahari dari jidat super lebar seorang cewek.. Cewek berambut pink itu lagi kasih makan ayam-ayamnya.. Entah kenapa Naruto tiba-tiba bengong liat cewek itu..

Kalau di Manga,beginilah kira-kira ilustrasi kejadian saat itu

Muka Naruto di close-up,lalu mendadak backgroundnya berwarna pink kembang-kembang.. Entah dari mana muncul sinar lalu turun beberapa cupid kecil pake mini set yang bawa-bawa panah..

Cupid itu lalu memanah hati Naruto,Mak Jleb...

"Hei,kamu kenapa?? Sakit ya? Kok mendadak melongo gitu sih?",kata si Cewek

"Jangan bengong dong,nanti ayam-ayamku mati... Mitosnya kan bengong bikin ayam tetangga mati..."

"Ah,so..sorry..",Naruto tiba-tiba sadar dari lamunannya

"Hmm,kamu tetangga baru itu ya? Yang gosipnya kabur ke desa ini gara-gara dikejar penagih hutang?"

"Eh,iya.. AH!! Bukan... Aku ga dikejar penagih hutang kok!!",kata Naruto

"Oh,sudah kuduga tante-tante penggosip itu pasti salah.. Anyway,aku Sakura..", Sakura mengulurkan tangan yang masih ada bekas pakan ayamnya..

"Eh, Naruto...",Naruto dengan ragu-ragu salaman sama Sakura

"Kalau kamu mau beternak ayam,atau butuh pakan ayam jangan lupa mampir ke sini ya..",Sakura berbalik..

"Aku mau masuk dulu.."

Naruto masih berdiri di depan pagar ngeliatin Sakura (yang dalam bayangannya) berjalan dengan anggun menuju ke rumahnya..

"Woi,Haloo...",Kyuubi menghampiri Naruto

"Kamu mau di sini seharian sampe garing apa ngelanjutin jalan-jalan!!"

Saat ngelanjutin jalan-jalan pun,Naruto masih kebayang-bayang ama Sakura..

"Wah,ternyata di desa Konoha ada juga cewek yang manis kaya Sakura..", Naruto masih ngelamun dengan tatapan kosong,mulut sedikit ngiler dan tampang kaya orang bego..

"Nak,...",seorang nenek-nenek memanggil Naruto..

Naruto yang masih ngelamun ga sadar..

"Nak,kesini nak...",nenek-nenek itu mengulangi...

Naruto masih belom sadar juga...

"Nak,Kesini NAK!!!",kali ini si Nenek manggil pake Toa

"Gyaaahhhhh!!!!!!!!",Naruto kaget sampe jantungnya Dag-Dig-Dug-Dhuer...

Blaak!! , Tiba-tiba pintu rumah disamping mereka kebuka,

cewek dengan rambut diikat model sapu njeprak keluar dari situ..

"Aduh,Nini Chiyo kenapa sih ribut-ribut!! ",kata cewek itu ketus..

"Panci nini kemasukan tikus lagi atau..."

"Begini nak Temari, Nini lagi manggil penghuni baru Desa Konoha ini...",kata Nini Chiyo

"Penghuni baru? Oh,yang pindah ke kebun di pojokan desa itu ya?",kata Temari sambil ngeliatin Naruto

"Eh,iya...",kata Naruto gugup

"Hmm,berarti kamu anak yang dibuang OrTu gara-gara sering mabuk-mabukan itu??",kata Temari

"Bukan nak Temari, dia kan anak yang kabur ke Desa ini gara-gara kasus penggelapan celana dalam tetangga",ujar Nini Chiyo

"Oh,maling jemuran ya??",Temari manggut-manggut

"Bu..Bukan.. Gosip gag bener itu... Masa aku maling jemuran sih?",Naruto panik

"Jadi yang bener pemabuk ya??",kata temari

"Bukan itu juga...",Naruto udah rada stress

"Oh,jadi bukan ya? ",kata Nini Chiyo

"Aku cuma denger lho.."

"Oh,ternyata bukan.. Padahal Tante Anko pasti seneng tuh kalau ada pemabuk,biar usaha dagang anggurnya makin laris..",kata Temari

"Ya udah deh aku mau balik ke Perpustakaan.."

"Oh,aku juga harus santai-santai di kursi goyang lagi..",kata Nini Chiyo sambil masuk rumah..

"Aduh,kenapa gosip aneh beredar ya?",pikir Naruto

"Oh,Naruto.. Kau sedang jalan-jalan nak??",Pak Kades Sarutobi tiba-tiba sudah ada di samping Naruto

"Iya,lagi diajak jalan-jalan Kyuubi",kata Naruto lesu..

"Oh,sudah bersosialisasi dengan beberapa warga ya??",kata Pak Kades

"Sudah,tapi gag tau kenapa muncul gosip-gosip aneh soal aku.. Masa ada yang bilang kalau aku dikejar penagih hutang,diusir dari rumah,sampe terlibat kasus pencurian celana dalam..",ujar Naruto

"Wah,apa mungkin gara-gara aku ga bilang alasan kamu datang kesini ya? Aku cuma bilang kalau ada penghuni baru...",kata Pak Kades

"Mungkin para warga jadi ngarang-ngarang alasan sendiri.."

"Aduh,nambah alasan kenapa aku pingin cepet pulang..",pikir Naruto

"Ya sudahlah,aku mau nerusin jalan-jalan.."

"Hati-hati ya nak...",Pak Kades melambai-lambaikan tangan dengan over dibelakang Naruto

Naruto lalu meneruskan acara jalan-jalannya..

"Aduh,anjing mutan itu mana lagi??",keluh Naruto saat dia sadar kalau Kyuubi udah hilang dari tadi..

"Terpaksa harus tanya-tanya orang.."

Naruto melihat tiga cewek lagi asik ngobrol di pinggir jalan...

"Iya,katanya sih gitu...",kata cewek pirang dengan rambut dikucir dan baju model kurang bahan..

"Ah,kalo versi dari Tante Kurenai kok beda ya...",ujar cewek ditengah yang kelihatan tomboy dan rambutnya digulung model Mickey Mouse

Cewek ketiga yang rambutnya hitam cuma tersenyum mendengar dua temannya bergosip

"Er,permisi... Tapi apa kalian..",belum sempat Naruto nyelesaiin pertanyaannya, ketiga cewek itu mendadak menjauh...

"Kamu pasti orang baru itu ya..",teriak si Pirang

"Yang kabur ke desa ini setelah ketahuan kalo masang kamera di MCK umum!!"

"Bukan gitu ceritanya Ino, kata Tante Kurenai dia kabur dari rumah gara-gara ketahuan pas mau kawin lari sama anak SD.."

"Ih,masa gitu sih? Ten-Ten dikasih tau Tante Kurenai kayak gitu??",kata Ino

"Iya,katanya sih gag direstui ortu buat pacaran ama anak tetangga yang masih SD",kata Ten-Ten

"ARGGHH!!!! Kenapa tiap orang bikin gosip aneh sih disini!!",Naruto yang kesal ninggalin ketiga cewek itu,yang mulai bergosip lagi...

"Ah,keliatannya dia kena gangguan mental tuh..",kata Ino

"Iya,gara-gara gag direstuin pacaran kan.., menurut kamu gimana Hinata?",Ten-Ten bertanya ke cewek berambut hitam disampingnya..

Hinata cuma tersenyum..

Sementara itu Naruto berpapasan dengan seorang cowok berambut merah dengan lingkaran mata warna hitam yang pakai setelan jas ala pastur..

"Hmm,kenapa kamu kok keliatan gelisah..",kata cowok itu..

"Ah,liat anjing -eh- Rubah ekor sembilan ga?",kata Naruto

"Oh,tadi kayaknya dia lari ke arah lapangan..",cowok itu menunjuk jalan ke arah lapangan...

"Ah,thanks.. Aku harus buru-buru.."

"eh,tunggu sebentar...",kata si cowok

"Kamu penghuni baru di desa ini ya??"

"Eh,iya...",Kata Naruto sambil mikir gosip apa yang bakal muncul kali ini...

"Aku Naruto..."

"Ah,namaku Gaara..",kata Gaara sambil mengulurkan tangan

"Aku tinggal di basement gereja itu.."

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Naruto : Eh,masa Gaara jadi pastur sih? Dengan riasan ala gothic sama tato "Lope" di jidat ?

Gaara : Mau gimana lagi? Aku kebagian peran itu waktu casting..

Naruto : Gag cocok deh kayaknya...

Gaara : Ya protes ke authornya dong!!

Author : Huyuh,sorry... Habis aku bingung masuk-masukin peran,Jadi ya Gaara akhirnya dapet peran pastur..Nah, Balik ke Fanfic!!

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

"Oh,iya nak.. Aku tau cerita sebenarnya kok",kata Gaara...

"Keputusan orangtuamu mengirimmu ke sini itu demi kebaikanmu..."

"Ah,akhirnya ada yang ga termakan gosip",Naruto bersyukur sampai matanya berbinar-binar (Apa hubungannya coba??)

"Mungkin awalnya susah.. Tapi jalanilah..",Gaara melanjutkan

"Lama- kelamaan juga akan hilang kok..."

"Hah,hilang apanya??",tanya Naruto kebingungan..

"Kayaknya ngalamat gag bener ini..",pikir Naruto

"Itu lho yang hilang, kebiasaanmu keliaran pas malem-malem pake baju cewek.. Denger-denger kalo malem namamu jadi Narti?",Gaara menjawab dengan polos..

GUBRAK KROMPYANG BRAK GEDUBRAK

"MAKSUDNYA AKU JADI NARTI APA!!!",teriak Naruto emosi

"Ah,apa aku salah? Nartinah ya yang bener?",kata Gaara

"Aku NARUTO!! N-A-R-U-T-O !!!"

"Lho,katanya Narti? Apa Naritem? Narjiyah deh??",Gaara masih melanjutkan dengan polos...

"(&$(&()T&#!!!!! Aku mau cari Kyuubi aja...",Naruto udah meletup-letup kayak Gunung Merapi yang dijaga mbah Naridjan,eh.. Maridjan itu lho...

"Aggh,gag beres ini desa!!",Naruto dengan bersungut-sungut jalan ke lapangan.. Disana udah ada tiga orang ibu-ibu dan Kyuubi..

"Nah,itu dia si Kyuubi.."

Bahkan sebelum Naruto mendekat, ketiga ibu-ibu itu udah langsung heboh. Kadar hebohnya sama kaya kadar kehebohan pas lagi liat Infotaiment

"Oh,itu ya penghuni barunya itu...",kata ibu-ibu yang rambutnya hitam pendek...

"Iya jeung Shizune, yang ini...", kata ibu-ibu yang rambutnya ikal panjang dan pakai baju irit bahan

"Ih,masa sih kalo malem jadi banci? Keliatan ganteng gitu kok, jeung Anko gag salah?",kata Shizune

"Hah,kapan aku bilang dia banci? Kayaknya aku bilangnya dia maling daleman deh jeung..",kata Anko sambil makan Dango

"Udah deh,kan aku udah bilang dia itu mau kawin lari sama anak SD jeung..."

"Ah,jeung Kurenai bisa aja.. Bukannya kemarin bilangnya diusir gara-gara mabuk-mabukan??",kata Shizune

Naruto cuma bisa ber-swt ria...

"Jadi ini tho biang gosipnya??",batin Naruto

Sementara itu Kyuubi dengan rakus makan Dango (Hah? Rubah makan Dango??) di atas kursi taman di dekat kerumunan ibu-ibu...

Naruto mendekat buat ngambil Kyuubi,tapi tiba-tiba kadar kehebohan tiga ibu-ibu itu mendadak naik melebihi kadar heboh pas liat sinetron..

"Eh,dia makin deket lho..",kata Shizune

"Ayo kita tanya aja ke dia,pendapat kita mana yang bener..",kata Kurenai

"Pasti maling daleman...",kata Anko

Dan Naruto yang malang lalu dikepung tiga ibu-ibu itu (Tau rasanya kan dikerubuti ibu-ibu?), lalu dibombardir pertanyaan...

"Ah,kamu anak baru itu ya...",kata Shizune

"Kenapa kamu ke desa ini..",kata Anko

"Dikejar penagih hutang kan??",kata Kurenai

"Aku kan udah bilang dia buronan tersangka penggelapan daleman tetangga..",sergah Anko

"Katanya kalo malem jadi Narjiyem ya??",kata Shizune

"Narti kali jeung..",kata Anko

"Yang bilang mabuk-mabukan sapa dong?",kata Kurenai

"AGHH Jadi kalian ya yang nyebarin berita gag jelas soal aku!!",kata Naruto

"Bukan berita gag jelas,cuma spekulasi aja kok...",kata Shizune..

"Ya namanya kan bisik-bisik tetangga..",kata Kurenai

"Who,ini namanya pencemaran nama baik... Masa aku dituduh maling daleman tetangga",protes Naruto

"Ya kalo kamu bukan maling daleman terus kenapa kesini..",kata Anko sambil nggigitin Dango

"Aku kan disuruh Papiku kesini.. Katanya buat melatih disiplin,kerja keras,bla..bla..bla...",kata Naruto

"Hmm,emang Papimu sapa?",kata Kurenai

"Papi Minato...",kata Naruto

"Kyaaaaaaaaaaaaaaaa...",teriak ketiga ibu-ibu itu bersamaan... Dangonya Anko jatuh dari mulutnya

Kadar kehebohan ketiga ibu-ibu itu udah melebihi kadar kehebohan waktu liat episode terakhir Sinetron Intan..

"Maksudnya Mas Minato yang dulu tinggal di desa ini?",tanya Kurenai

"Mas-Mas yang ganteng itu ya?",tanya Shizune

"Yang waktu kita kecil pergi dari Konoha"

"Mas Minato yang pirang jambangnya panjang itu??",kata Anko

"Eh,ternyata Papi dulu kembang desa versi cowok ya?",pikir Naruto

"Oh,kamu anaknya Mas Minato?",tanya Kurenai

"Ih,iya.. Pirangnya sama..",kata Shizune

"Wah,kalo liat dia jadi inget ama Mas Minato..",Anko nyubit pipinya Naruto

"Wah,mata birunya juga sama...",kata Kurenai

Dan kemudian Naruto yang malang nasibnya lebih parah daripada bayi ditengah-tengah rombongan ibu-ibu (bisa bayangin??)

"Aduh,kenapa pipiku dicubitin terus dari tadi..",Naruto ngelus-elus pipinya..

"Kan kita gemes sama kamu...",kata Anko sambil gigit Dango

"eh,itu Dango darimana jeung.. Perasaan Dangomu udah habis kamu kasihin ke anjing eksotik itu deh jeung",tanya Kurenai

"ini Dangoku yang jatuh tadi... Belum lima menit..",kata Anko tanpa rasa bersalah

Sementara itu Naruto akhirnya suskes mendekati Kyuubi..

"Ayo pulang... Udah puas kan jalan-jalannya.."

"Ah,mau pulang ya?".kata Kurenai

"Besok kesini lagi ya..",kata Shizune...

"Dah Narutoooo",ketiganya berkata lalu mulai cekikikan lagi...

"Hohoho.. Besok ke lapangan lagi yuk.. Aku dikasih Dango ama ibu-ibu itu..",ajak Kyuubi

"Yee,kamu enak.. Aku jadi korban keganasan ibu-ibu...",Naruto cemberut

"Ayo kita pulang lewat sini.. Udah deket rumah nih.."

Naruto dan Kyuubi lalu pulang lewat jalan setapak disamping peternakan, tiba-tiba ada yang manggil...

"Hei nak... Sini sebentar..",kata seorang Bapak-Bapak di peternakan..

"Hah,apa lagi ini??",Naruto lalu berjalan ke arah Bapak-Bapak itu...

"Hohoho,kamu penghuni baru di sini ya? Sekarang kamu yang ngurus kebun di pojokan Desa situ kan.."

"Iya Pak..",kata Naruto

"Bapak ini dapet gosip apa ya??" pikir Naruto

"Ah,aku tau kok kalau kamu anaknya Minato..",kata si Bapak berambut putih panjang itu..

"Hah,yang bener...",Naruto gag langsung percaya.. Jangan-jangan ujung-ujungnya sama kaya Pastur Gaara,pikirnya..

"Iya,aku tau...",kata Bapak-Bapak itu...

"Namaku Jiraiya,peternak legendaris di Konoha,Hohohohoho...",Jiraiya mengeluarkan pose Narsisnya.. Naruto cuma bisa ber-swt ria..

"Nah,Naruto.. Aku butuh bantuanmu..",kata Jiraiya..

"Kesini...",Jiraiya mengajak Naruto ke arah kandang..

"Peternakanku terlalu penuh,ada Sapi sama Domba.. Aku ga punya tempat buat merawat dia..",kata Jiraiya

"Hmm,merawat apa?",tanya Naruto

"Naruto,kamu mau gag merawat dia setahun aja...",kata Jiraiya

"Dia berguna banget lho... Bisa buat ditunggangi,ikut balap pacuan.."

"Oh,pasti kuda..",pikir Naruto

"Udah lama pingin nunggang kuda,boleh juga nih...", Naruto lalu mengangguk..

"Ah,bagus...",kata Jiraiya..

Untunglah kamu mau merawat Kodok ini...

"EGH,Kodok?!",Naruto menoleh ke dalam kandang...

Didalamnya ada kodok seukuran Naruto...

"Namanya Bunta...",kata Jiraiya

"Bunta,ini Naruto.. Dia yang akan merawatmu.."

"Huh,anak kecil ini??",kata Bunta

"AARRGGHH... Kodoknya bisa bicara!!",teriak Naruto

"Ho... Keliatannya aku dapat temen ngobrol..",kata Kyuubi...

Akhirnya Naruto meninggalkan peternakan Jiraiya dengan membawa Kodok...

"Dadah Bai-bai Bunta,jangan nakal ya..",Jiraiya melambai-lambaikan sapu tangan (Huek)

"Jangan lupa sikat si Bunta setiap hari ya,Naruto..."

"Aw... Dan ini baru hari pertamaku disini..",Naruto tertunduk lesu...

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

A/N: Nah akhirnya chapter ini selesai.. Kisah soal hari pertama Naruto versi Harvest Moon,tapi ceritanya malah melenceng kamana-mana... Maaf ya,kan aku masih Newbie.. Makasih deh yang udah bersedia baca fanficku yang ancur... Masih bakal lanjut kok... Review ditunggu...