Apa kabar kembali lagi dengan saia….semoga cerita kemarin banyak yang suka dan saia harap di chapter yang satu ini bisa membuat pembaca semakin banyak yang suka dan akan saia buat sebagus dan semenarik mungkin.

Diclaimer:

Cerita ini murni milik buatan saia sendiri

Warning: banyak typo dan dengan judulnya saja tidak akan sama (tapi akan saia coba nggak terlalu jauh)

Baiklah selamat membaca….bagi yang tidak suka tombol back akan selalu setia menanti kalian koq

Chapter 2: Finally I Meet With You Again


Di kota yang besar di Tokyo di sebuah rumah yang terlihat sangat megah disana, ada seorang gadis yang bernama Rin masih tertidur di atas kasurnya dengan lelap dan damai….hingga seberkas cahaya masuk ke dalam kamarnya dan membuat gadis yang tertidur tersebut mulai terbangun dari tidurnya dan dengan segaera dia bersiap menuju ke sekolahnya….seperti biasa dengan semangat Rin pun turun dan menyapa semua keluarganya yang sedang menunggu dia turun untuk sarapan.

"Ohayou…Rin…." Ucap seorang wanita yang terlihat cukup tua

"Ohayou…okaa-san….ohayou otou-san….ohayou onii-chan…." Sapa Rin dengan senyum manis yang biasa terpasang di wajahnya

"Tumben kamu bisa bangun pagi…." Ucap Rinto dengan ketus

"Bwee…biar aja…lagi pula aku masih ada urusan penting yang harus aku selesaikan di sekolah koq" ucap Rin dengan santainya

"Owh….." ucap Rinto santai dan langsung memakan sarapannya

Rin pun mulai duduk di kursinya yang biasa dia gunakan untuk sarapan sehari-harinya, dengan segera dia pun langsung menghabiskan sarapannya yang sudah memananti di depan matanya…..dengan segera Rin pun langsung bangkit dari tempat duduknya dan segera pergi ke sekolah

"Mencurigakan…." Ucap Rinto yang terlihat penasaran dengan sikap Rn yang bisa berubah secepat itu juga

"Sudahlah Rinto….cepat habiskan sarapan mu dan segeralah berangkat ke sekolah…." Ucap ibunya

"Hai….." jawab Rinto santai

Rin yang sudah di luar rumah segera berlari manuju stasiun tempat dia dan ingin cepat-cepat pergi untuk bertemu kembali dengan Len

"Len….aku harap kita bisa bertemu lagi…." Gumam Rin terlihat senang

Tidak lama setibanya Rin di stasiun kereta yang biasa dia naiki pun akhirnya tiba dan dia pun segera menaiki kereta tersebut tanpa pikir panjang karena dia sangat ingin bertemu lagi dengan Len.

"Tapi kenapa ya….aku sangat ingin bertemu dengan Len ya?" pikir Rin yang terlihat sangat penasaran dengan perubahan sikapnya yang terjadi begitu cepat…..kereta tersebut pada akhirnya berhenti di stasiun tempat Rin berpisah dengan Len….Rin pun segera menaiki kereta selanjutnya untuk menuju ke sekolahnya tetapi disana tidak ada tanda-tanda bahwa Len ada di situ

"Kenapa tidak ada sih?" gumam Rin


Voca Gakuen

Rin pun segera memasuki ruang kelasnya dengan keadaan lemas dan terlihat jelas kalau dia sedang kecewa berat atau bisa dibilang juga kalau dia sedang patah hati….

"Rin-chan kenapa? Tidak biasanya kamu terlihat sedih begitu?" tanya Miku

"Tidak apa-apa koq Miku-chan…." Ucap Rin yang masih saja terlihat lemas

"Jangan-jangan Rin baru saja diputuskan oleh seseorang ya…." Ucap Teto disitu

"T-Tidak koq…." Teriak Rin yang sebenarnya diwajahnya terlihat semburat merah karena malu atas ucapan Teto saat itu

"Iya-iya aku tau koq…." Ucap Teto yang telihat senang dengan respon yang diberikan oleh Rin

"Lalu kalau bukan karena diputuskan terus apa dong?" tanya Miku yang terlihat bingung

"Sudahlah jangan ganggu aku lagi….aku mau sendiri dulu saat ini…." Ucap Rin

"Ya sudah….eh? Rin sebentar lagi kan festival sekolah….kelas kita mau buat apa nih untuk festival nanti?" tanya Miku

"Entahlah….itu semua tergantung dari ketua kelas dong…." Ucap Rin

"Bagaimana kalau kita usul maid café saja" ucap Teto

"Gimana ya…..aku setuju saja sih…." Pikir Miku "Tapi siapa yang mau menjadi maskotnya?" tambah Miku lagi

"Tentu saja Rin….." ucap Teto yang terlihat sekali kalau dia ingin menjahili Rin

"Eh? Aku? Kenapa tidak Miku-chan saja?" tanya Rin yang terlihat dia sangat ingin menghindari tugas tersebut

"Kalau aku tidak bisa Rin-chan…..karena terlihat lebih cocok Rin-chan yang menjadi maskotnya nanti…." Ucap Miku dan Teto pun mengangguk sebagai tanda kalau dia setuju dengan ide Miku

"Dasar…..ya sudahlah kalau itu keputusan kalian…tapi semua itu juga tergantung dari keputusan kelas bukan?" tanya Rin

"Tenang….pasti kamu akan tetap jadi maskotnya koq…." Ucap Teto

Bel dimualinya kelas pun berbunyi Teto, Miku pun kembali ke tempat duduk mereka masing-masing dan Luka-sensei sebagai wali keals Rin pun masuk dan memberikan kelas Rin pelajaran seperti biasanya….hingga tidak terasa waktu berlalu dengan cepat bel pulang pun telah berbunyi…

"Baiklah teman-teman sebentar lagi sekolah kita kan mengadakan festival….apakah ada yang punya ide untuk mengadakan sebuah kegiatan apa kelas kita nanti?" tanya ketua kelas

"Maid Café…." Usul Teto

"Maid Café….apakah ada yang punya ide yang lain?" tanya ketua kelas lagi dan ternyata satu kelas tidak ada yang mengusulkan ide yang lainnya

"Tapi kalau maid café saja terlihat membosankan…." Tambah ketua kelas

"Maid café nya akan kita buat berbeda dong….disana kita akan membuat sebuah pentas musik dan nanti juga akan ada yang menyanyi untuk menghibur pengunjung bahkan ada pertunjukan sulap,drama, dan masih banyak lagi hal lainnya….bagaimana pada setuju semua tidak….dan maskota untuk acara kita kali ini adalah Rin…" tambah Teto

"SETUJUUUU…!" teriak satu kelas menyetujui

"Akhirnya aku jadi maskotnya lagi…" gumam Rin yang terlihat kesal dengan ide tersebut

Rin pun kembali berjalan menuju stasiun tempat biasa yang dia datangi dan disana lagi-lagi dia tidak bertemu dengan Len…..

"Len….apakah kita tidak akan bisa bertemu lagi…." Gumam Rin sambil menatap ke arah langit

Waktu pun berlalu dengan sangat cepat dalam persiapan festival yang akan diadakan oleh voca gakuen…..Rin, Miku dan Teto serta teman-teman yang ada di dalam satu kelas yang sama dengan Rin sedang berjuang untuk memepersiapkan acara tersebut agar bisa berjalan dengan baik hingga tiba hari festival budaya….

"Akhirnya tiba hari festival hari ini….mari kita berjuang bersama….nee? minna?" sorak Teto

"HAI…!" ucap yang lainnya

Festival budaya tersebut berlangsung selama tiga hari disana Rin terlihat sangat sibuk di tambah dengan pakaian maid yang dia gunakan untuk menarik banyak penaggan untuk datang ke acara festival budayanya….selama tiga hari Rin selelu pulang pukul delapan malam….hingga tiba hari terakhir festival tersebut dan membuat kelas Rin harus bekerja lebih keras dibandingkan dengan hari sebelumnya…..


Tokyo jam 22.00

Rin pun kembali menyusuri jalan tempat biasa dia lewati dan terlihat sepi serta mencengkam, Rin terlihat sangat ketakutan sekali ditambah dengan kejadian yang terjadi belum lama itu mulai teringat di benak Rin…..dengan terburu-buru Rin pun berlari untuk cepat tiba menuju stasiun temoat yang dia tuju….hingga suatu titik terlihat 10 pria dengan tubuh besa-besar terlihat seperti sedang menunggu Rin untuk lewat jalan tersebut karena sudah gelap wajah mereka tidak terlihat sama sekali….

"Akhirnya aku bisa membalas dendamku ini…" ucap salah satu pria yang mulai menampakkan wajahnya kembali dimana wajah tersebut tidaklah asing bagi Rin

"K-Kamu….mau apa kamu disini?" tanya Rin

"Tenang dulu nona muda…..kami disini hanya iongin bermain dengan anda sebentar saja…." Ucap salah satu pria tersebut

Tanpa pikir panjang Rin pun segera berlari dan ternyata ada 5 orang pria yang bertubuh besar menghalangi langkah Rin untuk kabur, dengan gemetar Rin pun berusaha lari melewati jalan lain tetapi apa daya ternyata Rin justru tertangkap dan tidak bisa lagi melarikan diri lagi kemanapun arahnya

"TOLOOOONG….!" Teriak Rin sekeras mungkin agar ada seorang pun yang lewat jalan tersebut bisa mendengar suara Rin dan ternyata tidak ada satu orang pun yang lewat jalan tersebut

"Berteriak lah sekeras mungkin hingga kau tidak bisa berteriak lagi…karena tidak akan ada lagi yang bisa menyelamatkan mu lagi dari kami…." Ucap salah satu pria tersebut

"T-Tolong…..siapapun…..tolong aku…" ucap Rin rintih sambil menitikkan air mata dan mulai jatuh tersungkur karena kakinya yang gemetaran itu sudah tidak bisa kuat untuk berdiri lagi

"Len…..tolong aku…." Gumam Rin pelan sambil terisak

"Nee? Seperti biasa kamu menghadapi masalah lagi rupanya…." Ucap seorang pria yang sangat dikenali oleh Rin

"Len…." Ucap Rin yang terlihat senang dengan sosok yang sangat dia tunggu-tunggu itu serta selama ini telah dia cari-cari sekian lama

Len pun segera berlari memukul 5 pria besar yang berdiri dihadapannya dengan keras hingga membuat mereka terjatuh tersungkur dengan kesakitan…..lalu dua pria yang lainnya mulai menyerang Len satu persatu dan hasilnya mereka hanya akan terjatuh dan tidak bisa berdiri lagi dari tempat semualanya….hingga tersisa orang terakhir yang sangat ingin balas dendam oleh Len….pria tersbeut mengeluarkan pisau dari dalam sakunya dan langsung berlari menyerang Len

"Len….awas…." teriak Rin memperingatkan Len dan terlambat sudah pisau tersebut telah menusuk perut Len dan membuat darah segar keluar dari tempat dimana Len tertusuk tersebut…..pria yang menusuk Len pun segera memukul Len dengan sangat keras hingga membuat tubuh kecil Len terpental jauh….

"Len…." Teriak Rin cemas sambil meneteskan air matanya

"Padahal….baru saja aku kembali menemukanmu….aku….aku tidak mau kehilangan kamu lagi….LEN….." ucap Rin sambil meneteskan air matanya

Len pun segera bangkit dan langsung menyerang pria besar tersebut yang sedang lengah hingga membuat pria tersebut jatuh terkapar dan tidak bisa bangkit kembali

"Baka…." Ucap Len yang sudah berdiri di hadapan Rin sambil mengulurkan tangannya untuk Rin

Rin pun segera menerima tangan Len lalu berdiri dan langsung memeluk Len dengan erat

"Akhiranya aku bertemu lagi denganmu Len…." Ucap Rin dengan berbisik di telinga Len

"Iya….aku juga…" ucap Len tersenyum yang langsung membalas pelukan Rin dengan erat


End….

Gimana chapter ini gaje….pastinya….baiklah saia mengharapkan dukungan kalian lagi untuk chapter selanjutnya

So….

RnR Pleeeaaassseeeee X3