Anime/ manga : naruto shippuden
Desclaimer : masashi kishimoto
Judul : konoha high school love story
Pairing : Naruto U. & Fem Sasuke,sligh narunaruko
Genre : Drama & Romance,School
Warning : Fem!sasuke,alur kecepatan,Ooc,typo,mybe,semi canon,incest.
Summary :
Kenangan antara Naruto dan Satsuki yang mengisahkan ,pertemuan tak terduga antara mereka berdua yang mengisahkan serpihan kenangan yang hilang.
Akankah kenangan yang pecah itu bisa menyatu kembali.
Dont Like,Dont Read.
Chapter 2 : Maafkan Aku.
.
.
.
Terlihat Satsuki yang memasuki kediaman rumahnya,namun keadaan Satsuki bisa terbilang buruk
Terlihat dari penampilannya yang berantakan dari rambutnya yang sedikit acak – acakan dan matanya yang agak lebam karena habis menangis.
"Tadaima"ucap Satsuki lemah.
"okeeri,sasu-chan"balas seorang wanita yang hampir mirip dengan Satsuki namun lebih dewasa,dialah sang ibu Mikoto uciha.
"eh sasu-chan,kenapa dengan dirimu nak,kau tampak kacau sekali"lanjut Mikoto sambil menghampiri putrinya.
"bukan apa – apa kaa-san"balas satsuki.
"ya sudah kalu begitu,sana mandi dulu gih terus kita makan malam"ucap Mikoto.
"ha'i kaa-san"balas satsuki.
Satsuki melangkahkan kaki menuju kamarnya dan segera melepas pakaiannya dan beranjak menuju kamar mardinya.
Satsuki pun merendamkan dirinya di dalam bahtup yang terisi penuh oleh air panas guna menenangkan pikirannya.
Pikiran satsuki saat ini mulai teringat pada kejadian tadi sore,dimana dia mulai mengingat siapa sosok Namikaze Naruto yang iya ketahui sebagai Dobe-kunnya.
"Dobe-kun gomen ne"lirih satsuki.
.
.
Setelah selasai dengan acara mandinya ,Satsuki mulai mengganti baju dan melangkahkan
Kaki menuju ruang makan.
Di meja makan terlihat keluarganya yang sedang berkumpul.
Mulai dari kedua orang tuanya sang ayah yang sedang meminum kopinya,
Dan sang ibu yang sedang menyajikan makanan,dan sang kakak yang sedang membaca sebuah buku.
Satsuki pun duduk di sebelah sang kakaknya yang bernama itachi uciha.
"makanan sudah siap,saatnya makan"ucap mikoto.
Meski Satsuki sedang lapar tapi tidak nafsu makannya yang hilang entah kemana.
Satsuki hanya mengaduk – aduk makannya dan tidak memiliki nafsu untuk memakannya.
"hei sasu-chan,kenapa makanmu tidak di makan"ucap mikoto.
"apa kau sedang ada masalah Satsuki"ucap sang ayah Fugaku.
"bukan apa – apa kaa-san,tou-san"balas satsuki yang masih memainkan makanannya.
"kalau tidak apa – apa,kenapa makananmu tidak dimakan"ucap mikoto yang sedikit khawatir dengan anaknya.
"pasti kau sudah bertemu dengannya,hmm"ucap itachi yang sedari tadi hanya diam.
Satsuki hanya bisa terkejut saat kakaknya dengan mudah menebak apa yang mengganggu pikirannya saat ini.
"haaah,sudah kuduga"ucap itachi.
"apa maksudmu itachi"ucap mikoto.
"biasalah kaa-san,masalah perasaan"balas itachi sambil meminum tehnya.
"eeeehh,apa sasu-chan patah hati,atau ditolak,apa dilema"ucap mikoto yang sedikit heboh.
Sedangkan fugaku yang melihat tingkah istrinya,hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"ini hanya masalah mereka berdua kaa-san,kita tak sah ikut campur,biar mereka yang menyelesaikan masalah mereka"ucap itachi.
"memangnya siapa orang yang kau maksud itu itachi-kun"balas mikoto yang penasaran.
"hn,dia itu sahabat masa kecil satsuki,namanya namikaze naruto"ucap itachi.
Sedangkan Satsuki yang mendengarkan pembicaraan itu hanya bisa diam membisu,
Fikirannya saat ini sedang berkecamuk dan keadaanya seakan bertambah buruk.
'd-dobe-kun 'batin satsuki.
"hm namikaze kah,apakah putra minato yang sudah kembali dari amerika itu"tanya Fugaku.
"hn,begitulah"balas itachi.
"kyaaaa,jadi putranya kushina ya,aku kira siapa"ucap Mikoto dengan hebonya.
Sedangkan Itachi dan fugaku hanya bisa geleng – geleng kepala mereka.
"bagaimana kalau besok kita adakan acara makan malam bersama kelurga namikaze bagaimana"ucap mikoto.
"hn boleh juga,lagi pula aku ingin bicara dengan minato"ucap fugaku.
"terserah kaa-san saja"ucap itachi.
'n-nani,makan malam bersama keluarga dobe-kun,bagaimana ini'batin satsuki.
"ne, bagaimana menurutmu sasu-chan"ucap Mikoto.
"hn,terserah kaa-san saja"ucap satsuki yang berusaha menenangkan diri.
.
.
Satsuki melangkahkan kainya menuju termpat tidurnya dan merebahkan tubuhnya ke kasur.
'semoga kau mau memaafkanku,dobe-kun'batin satsuki yang mulai memejamkan matanya.
.
.
Matahari telah terbit dari ufuk timur menandakan pagi telah tiba.
Orang - orang mulai menampakkan diri mereka untuk memulai aktivitas masing – masing.
Di kediaman namikaze,kini terlihat disebuah kasur terdapat dua orang yang berbeda gender yang sedang tertidur dengan lelapnya.
Tok,tok,tok.
"Naruto,cepat bangun nanti kau kesiangan"teriak kushina.
Karna tak ada jawaban kushina pun membuka pintu kamar naruto.
"NARU..."teriakan kushina terputus ketika melihat pemandangan yang membuatnnya terkejut.
Dimana naruto yang tidur sambil dipeluk oleh naruko,pemandangan ini hampir membuat kushina
Jantungan.
'ya ampun kami – sama,apa salahku sehinnga kau mengirim cobaan macam ini'batin kushina.
Kushina melangkahkan kakinya keluar kamar naruto menuju dapur.
Setelah sampai di dapur kushina tak henti – hentinya menghela nafas.
Minato yang melihat sang istri yang menghela nafas mulai heran dan mengangkat sebelah alisnya
"kau tak apa kushina"ucap minato.
"haaah,minato sepertinya kita akan terkena masalah besar"ucap kushina sambil duduk di sofa.
"masalah,masalah apa"balas minato
"ini masalah naruko,sepertinya dia menyukai naruto"ucap kushina.
"eh,kenapa kau bisa berspekulasi seperti itu"ucap minato yang agak kebingungan.
"asal kau tau minato,saat tadi aku ingin membangunkan naruto dan ketika aku masuk ke kamarnya
Dia sedang tidur dengan naruko sambil berpelukan,ini gila"ucap kushina dengan frustasi.
"oh,aku kira apa"ucap minato sambil menerus acara membaca koran paginya.
"APAAA,KENAPA KAU BISA SETENANG ITU HEEH"teriak kushina.
Wajah minato mulai pucat pasi yang melihat sang istri yang mulai marah,
Karna tak mau kena kemarahan sang istri minato mencoba menenangkan kushina.
"ma,ma tenangkan dirimu dulu kushina,aku tadi hanya bercanda saja"ucap minato yang masih
Ketakutan.
"heeh baiklah,apa yang harus kita lakukan sekarang jika benar itu terjadi"ucap kushina.
"kita lihat saja nanti"balas minato yang mulai menyeringai.
.
.
.
Sementara itu di kamar naruto,
Naruto mulai terbangun karna mendengar teriakan ibunya yang sangat keras itu.
"eeeggh,ada apa sih pagi – pagi begini kok berisik sekali"gumam naruto.
Naruto merasakan subuah beban yangmenindih tubuhnya,lalu naruto
Melihat siapa yang menindih dirinya,dia cukup terkejut melihat naruko yang
Memeluknya.
Naruto Pov
Saat bangun pagi aku merasa ada yang menindihku dan ternyata adalah adikku sendiri.
Haaah,memang ini bukan pertama kalinya dia melakukan ini,tapi aku berterimakasih
Padamu ruko-chan.
Ah aku ingat,tadi malam aku sempat menangis karna patah hati
Aaahhh bodohnya aku,tapi aku tidak boleh terbebani masalah itu,
Meski aku tak bisa bersama teme-chan setidaknya aku dan dia bisa
Jadi teman,sebaiknya nanti aku minta maaf padanya.
Naruto Pov End
.
.
"hei,ruko-chan ayo bangun ini sudah pagi"ucap naruto sambil membelai rambut adiknya.
"eeeggh,haaaaa ohayo ni-chan"ucap naruko.
"hm,ohayo cepat bangun bukannya kau mau sekolah"balas naruto.
"baiklah,tapi mana ciuman selamat paginya"ucap naruko.
"eeeh,s-sudahlah cepat bangun dan mandi sana"balas naruto dengan sedikit gugup
Dan bingung terhadap tingkah adiknya.
"mou,aku tak mau mandi sebelum ciuman selamat pagi,bukannya
Suami – istri melakukan hal itu setiap pagi"ucap naruko.
"haaah,ruko-chan kita ini bukan suami – istri,tapi kita ini adik dan kakak
Kau mengerti"balas naruto dengan lesu karna masih kelelahan.
Naruko hanya bisa menundukkan kepalanya dan berjalan keluar kamar naruto
'kenapa kau terus menganggapku adik mu ni-chan,tapi aku taka kan menyerah'batin naruto.
Sementara naruto hanya bisa menghela nafasnya.
'maafkan aku ruko-chan,sebenarnya aku juga menyayangimu tapi perasaan ini
Masih untuknya'batin naruto.
.
.
Skip Time
Saat ini sedang berangkat menuju sekolahnya dengan mengendarai mobilnya.
Dan tak perlu waktu lama Naruto sudah sampai di konoha high school
Naruto memerkirkan mobilnya,dan berjalan menuju kelasnya.
"yo naruto,ohayo"sapa kiba.
"ohayo kiba"balas naruto dengan lesu.
"eh,kau kenapa"ucap kiba.
"Iya', shinai mono"balas naruto.
"ya sudah kalau begitu,ayo kita ke kelas"ucap kiba
"hn,ayo"balas naruto.
Naruto dan kiba melangkahkan kaki mereka menuju kelas mereka,
Saat hampir sampai di kelas mereka naruto berpapasan dengan satsuki,namun
Naruto memalingkan wajahnya sedangkan satsuki yang melihat itu hanya menundukan wajahnya.
Lalu naruto duduk di bangkunya sambil menatap awan di luar jendela.
Dan satsuki juga duduk di bangkunya sambil menahan air mata agar tidak jatuh.
'gomenne dobe-kun/teme-chan'batin satsuki dan naruto bersamaan.
Tak lama kemudian jam pelajaran pun berbunyi menyadarkan lamunan satsuki dan naruto.
Dan tak lupa membangunkan shikamaru yang sedang asik tidur.
"ck,bel sialan mengganggu acara tidurku saja"gerutu shikamaru.
"hei shika,apa kau tidak bosan tidur terus"ucap kiba sambil duduk di dekat shikamaru.
Sedangkan yang di tanya sudah kembali tertidur dengan pulasnya.
"NANI,kenapa dia bisa tidur lagi,dasar"ucap kiba yang heran dengan tingkah laku temannya ini.
Tak lama kemudian datang sang guru hatake kakashi.
Saat kakashi masuk kedalam semua murid menjadi cengo dan terkejut.
"i-ini tidak mungkin"ucap ino yang sangat terkejut.
"d-dia pasti bukan kakashi sensei"ucap sakura dengan nada horor.
"ck,mondokusei,kenapa kalian beri..."ucapan shikamaru berhenti ketika melihat kakashi datang tepat waktu.
"apa benar yang kulihat saat ini,kakashi sensei datang tepat waktu"lanjut shikamaru yang sangat heran melihat sang sensei.
"aku setuju dengan ucapanmu shika,tapi yang kita lihat saat ini memang nyata"ucap kiba yang masih shok.
Sedangkan kakashi yang mendengar semua ucapan muridnya hanya bisa sweetdrop.
'malangnya nasibku ini'batin kakashi.
"ma,ma, kalian semua tenang,apa aku seburuk itu dimata kalian"ucap kakashi.
"bukan begitu sensei"ucap kiba.
"lantas kenapa"balas kakashi.
"karena,kakashi sensei yang kami kenal selalu terlambat"ucap semua murid kecuali naruto dan satsuki yang melamun,dan shikamaru yang kembali tidur.
Perkataan semua murid membuat mental kakashi hancur dan memebuat kakashi pundung
Di pojokan.
"apa salahku kami – sama,sehingga kau memberi cobaan seberat ini"ucap kakashi dengan nista.
Sedangkan semua murid yang melihat tingkah kakashi hanya bisa sweetdrop ria.
'heeh,sensei memang aneh'batin para murid.
Setelah keadaan menjadi normal kembali kakashi mulai berbicara.
"baiklah anak – anak ,hari ini kita kedatangan murid baru"ucap kakashi.
"hmm,pantas saja sensei tidak datang terlambat,karna ada murid baru rupanya"ucap sakura.
"kau,benar forehead"balas ino.
Sedangkan kakashi kembali sweetdrop mendengan ucapan murid – muridnya.
"sekarang kau boleh masuk"intrupsi kakashi.
Tak lama kemudian pintu kelas pun terbuka dan menampakkan seorang pemuda berambut merah dangan tato 'Ai' di dahinya.
"kau boleh memperkenalkan dirimu sekarang"ucap kakashi.
"hn,namaku Sabaku Gaara murid pundahan dari suna,salam kenal"ucap gaara.
Sementara itu para murid terdiam,namun tiba – tiba para siswi mulai berteriak histeris.
"Kyaaa... dia cukup tampan"teriak ino.
"yah aku setuju denganmu pig"sahut sakura.
Sedangkan para lelaki mulai menggerutu tak jelas,karna kedatangan siswa yang tampan lagi.
"ck,kenapa semuanya menjadi berisik begini"gerutu shikamaru yang merasa tidurnya terganggu.
"haah,kelas kita kedatangan murid baru yang tampan,kau tau kan bagaimana
Reaksi para wanita jika melihat orang yang tampan"jelas kiba dengan nada yang malas.
" merepotkan"ucap shikamaru.
"ne satsuki –chan,lihat murid baru itu dia begitu tampannya"ucap ino sambil menujuk gaara.
"hn,aku tak peduli"balas satsuki dengan nada tekesan cuek.
"hei kau ini kenapa sih"ucap ino.
"hn,bukan urusanmu"balas satsuki.
"terserah kau sajalah"ucap ino.
Sedangkan naruto hanya menatap datar siwsa baru tersebut.
"hei naruto,sepertinya kau memiliki saingan"ucap kiba dengan senyum mengejek.
"aku tak peduli dan tak akan peduli"balas naruto dengan nada datar.
"terserah apa katamu lah"ucap kiba sambil mencoba tidur seperti teman sebangkunya shikamaru.
Naruto hanya menghela nafasnya,namun tiba – tiba sebuah kertas mendarat di mejanya.
Lalu naruto pun membuka kertas tersebut.
"temui aku di atap sekolah saat jam istirahat"
Ttd : satsuki u.
Lau naruto membalas pesan tersebut dan melemparkannya pada satsuki.
Satsuki pun menerima kertas itu dan mulai membacanya.
"hn,tentu saja teme-chan"
Entah kenapa perasaan satsuki menjadi sedikit lebih tenang karna bisa
Berbicara dengan dobe – kunnya meski lewat sebuah kertas.
.
.
.
Skip time
Saat ini sudah memasuki jam istirahat,dimana para murid mulai berhamburan menuju kantin
Atau sekedar berbicang – bincang dengan teman – temannya .
Kini terlihat satsuki sedang berjalan menuju atap sekolah tempat
Iya janjian dengan dobe-kunnya.
Namun perjalannya sedikit terhambat oleh murid baru tersebut yang menghadangnya.
"tunggu sebentar"ucap gaara.
"ada apa"balas satsuki.
"apa aku bisa meminta bantuanmu"ucap gaara.
"hn,bantuan apa"balas satsuki.
"oh ya,sebelum itu perkenalkan namaku sabaku gaara dan kau"ucap gaara.
"hn,uciha satsuki"balas satsuki.
"aku hanya ingin meminta bantuanmu untuk memanduku berkeliling sekolah ini
Karna aku masih baru disini"ucap gaara.
"maaf aku tidak bisa sabaku-san,aku sedang ada keperluan sekarang,mungkin kau bisa minta tolong
Pada orang lain saja"balas satsuki yang tak ingin membuat dobe-kunnya menunggu.
Satsuki melangkah meninggalkan gaara,namun sebuah tangan menahan satsuki
Dan membuatnya berbalik menghadap gaara yang sedang menahan tangannya.
"ada apa lagi"ucap satsuki
"ayolah,aku mohon"balas gaara dengan sedikit memelas.
Namun sepertinya itu tak berpengaruh pada satsuki.
"sudah kubilang sebaiknya kau minta tolong pada orang lain saja"ucap satsuki yang agak kesal dengan sifat gaara yang menurutnya keras kepala.
Lalu satsuki pun melepaskan genggaman tangannya dari tangan gaara,dan
lalu iya pun Pergi menuju atap sekolah.
Sementara itu tak lama kemudian muncul sebuah seringai di bibir gaara.
Dan untuk pertama kalinya iya ditolak oleh wanita.
'heh,wanita yang menarik'batin gaara.
.
.
.
Setelah sampai di atap,satsuki pun membuka pintu dan melihat naruto sedang duduk di dekat
Pagar pembatassambil menatap awan.
"maaf,membuat mu menunggu lama,dobe-kun"ucap satsuki.
"hn,tak masalah"balas naruto sambil menghampiri satsuki.
"s-sebenarnya aku ingin mengatakan aku ingi meminta maaf karna aku tak mengingatmu
Waktu itu"ucap satsuki sambil menundukan wajahnya.
Naruto cukup terkejut saat satsuki meminta maaf padanya,padahal awalnya dia sendiri
Yang ingin meminta maaf.
Namun tak lama kemudian naruto mendengar sebuah isakan tangis dari satsuki.
"Hiks... hiks ... hiks a-aku sungguh memintaaf atas kejadian waktu itu"ucap satsuki di sela tangisannya.
Naruto yang melihat satsuki menangis mulai merasa bersalah,naruto pun mendekat kearah satsuki
Dan memeluknya dengan erat.
Sementara satsuki yang dipeluk merasa sangat tenang,seakan perasaan yang telah lama
Hilang kini telah kembali.
"teme-chan,aku juga minta maaf telah membuatmu seperti ini"ucap naruto.
"aku juga dobe-kun"ucap satsuki
Lalu naruto melepas pelukannya dan menyeka air mata satsuki dengan tangannya.
Dan Naruto mulai menggenggam tangan satsuki.
"nah teme-chan,ayo kita mulai dari awal lagi"ucap naruto.
"he'em,dengan senang hati dobe-kun"balas satsuki dengan senyum yang mengembang di wajahnya.
.
.
.
Namun perjalanan cinta mereka masih panjang dan mereka akan menghadapi rintangan dan masalah yang menunggu mereka.
.
.
.
Yoosh akhirnya selesai juga chapter 2,dan untuk yang sudah riview maaf ya, moham
Gak bisa bales soalnya akhir – akhir ini moham sibukkkkkk banget.
Dan untuk reader sekalian tolong kritik dan sarannya.
Riview pleace...
Mohamzauza09 log out...
