Judul : Dangan Ronpa What a Perfect Comedian or Horrorfic Day's at School

Chara : All + Oc Namanya : Lala Munesanzun

Summary :Naegi datang ke Hope Peak yang terkenal jika lulus masa depannya cerah, tetapi apa yang terjadi APA YANG TERJADI?!

Baca aja cuy

:P (untuk pembaca yang kurang ngerti ini tanda apa coba dimiringkan kepala agar mengerti ^U^) #Author di eksekusi oleh semuanya termasuk reader's yang marah.

Pesan :ShyJoker akan membuat fanficDangan Ronpa Indonesian HUMOR karena jarang banyakan romens (Baca : Romance), Tragedi, Suspense dan lain kecuali HUMOR! gak pernah kutemukan bahkan kuajak Kuroshi Chalice untuk ikutan nulis Fic Dangan Ronpa karya sendiri. Bagi yang baca semoga punya ide untuk buat HUMOR yang bisa bikin orang yang baca ngakak sampai dikira orgil di sekitarnya.

Warning :Beberapa Characther's mungkin agak Ooc (Out of Characther), jadi yang tadinya K+ sekarang adek ShyJokey jadiin T, HUMOR garing (mungkin untuk beberapa pembaca)

P.S : Author hanyalah anak 13 tahun kelas 8 SMP maaf jika ini garing atau diplagiat dari cerita Author lainnya. (Mending aku ngaku daripada kagak!)


No PoV. Lokasi : Gerbang Sekolah High Peak Hope. Pemain : Naegi


"Akhirnya aku sudah sampai disini.." kata seorang pemuda, berambut coklat. (bener gak ya?) Sambil memegang kertas lotere yang dia menangkan secara 'beruntung'(wah minta dong!) kertas beasiswa sekolah High Peak dia menelan ludah "Gulp, Sugoi sekolahnya besar sekali.., ada berapa saja ya, teman-temanku?" tanyanya kepada dirinya sendiri. "Ah, tunggu aku menang lotere dapat beasiswa dan boneka aneh begini..terus mengapa aku masih membawanya saja?" tanyanya kepada dirinya sendiri sambil memandangi boneka ShyJoker (Bego).

Dan para pembaca tentu tahukan siapa si pemuda yang sangat (mungkin?) beruntung dapat beasiswa dari lotere?

Yang tahu..selamat dapat 5 JUTA! (ngaco) Yang kagak, baca nih "S-P-O-I-L-E-R" yang ngaco ini dengan senang Hati. Dan inilah ditunggu-tunggu anak itu bernamaaaaa NAEGI! (pake TOA). Itu saja selamat membaca~! Author dibunuh Massa karena perkenalannya yang ngaco.

Saat dia ingin masuk tiba-tiba...

*TIN TIN*(suara klakson mobil)

"Eh,to mobil?"

"BANG AWAS BANG REM SEPEDA JEBLOK!"

"Are SEPEDA tapi kok suaranya..!? UWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH!"

Karena telat menghindar akhirnya Naegi mati #PLAAK, pingsan ketabrak sepeda rem jeblok (alias rusak), "Waduh, gimana nih, kayanya tadi aku telat ngomong jangan-jangan mati lagi..." kata si pengendara sepeda yang kedengaranya g*bl*k kebangetan. "Eh-to..hm? Alhamdullulah masih hidup! Lah bukannya ini.., oh dia murid sekolah ini juga toh...,ya sudah aku angkat dia sajalah~." kata si pengendara sepeda mengambil ketras dan boneka dan mengangkut Naegi dengan cara bridal-style.

"Hm? Kamu siapa?..., Oh begitu ya? Ya, sudah nih orang sama barang-barangnya kamu yang bawa ya, dadah~!" kata si pengendara sepeda dan pergi entah kemana dengan sepedanya.


"Hrm? Eh-to, aku dimana ya? Ini ruangan kelas?" katanya si Naegi kebingungan, "Kertasnya..,ah! ilang dan bonekanya ada! Kok begitu sih? Ya, sudah lebih baik aku keliling dulu deh.." katanya sambil beranjak berdiri dan mengambil si boneka dan beranjak pergi meninggalkan ruangan belajar alias kelas.

Dan bla bla bla dia sampe keruangan olahraga dan bertemu dengan murid-murid lain.

"Kamu telat, 14 menit 59 detik!" tegur pemuda bermata merah dan gede (Ishimaru:Siapa ya?, All: KAMU!)

"Eh? Detail amat ngomong waktunya.." kata Naegi sweatdropped.

"Eh, maaf kamu telatnya 15 menit..., dan KAMU HARUSNYA DATANGNYA JAM 8 TEPAT!" katanya sambil ngasih hujan lokal kemuka Naegi (Author:"Sial amat hidupmu beneran kamu itu good luck." Naegi :"Hahahaha.. terlalu kamu Author...") dan sementara anak-anak di ruangan itu merasa kocak dan iba.

Setelah membersihkan mukanya dari hujan lokal pakai bajunya bonekanya masih ditangan kirinya, "Anu, kamu itu tidak apa-apa?" tanya pemuda tua yang rambutnya muncrat sana sini berantakan bagaikan singa jelek#Ditimpuk bola kaca."Iya tidak apa-apa kecuali hujan lokal tadi.." jawab Naegi dengan tawa yang penuh keraguan."Begitu ya..., anu kamu juga murid barunya? Yang terakhir gitu?" tanyanya lagi."Ehm iya kayanya..." jawabnya lagi penuh ragu lagi."Apa iya ya." batinnya bingung.

Dan setelah itu hening bersuara (Reader's and All Chara. :"Emang ada hening bersuara? Yang ada hening tanpa suara aja!"). Suara desahan bosan dan..,"Daripada bosen-bosen gini gimana kalau kita saling kenal? Kitakan masih belum kenal nama sama sekali bukan?" kata si cewek yang pakai jaket merah. "Oke kalau begitu siapa duluan?" tanya anak yang mirip...rock star jejadian (Hagakure :"Curang kamu Author kok Leon bagus sementara aku jelek?!" Author :"Gak berani soalnya tuh anak udah nyiapin Bat besi..." Leon :"Lu jadi anak gak sopan amat sih, kamu masih 13 tahunan, kita lebih tua!" Author :"Kalian dibuatnya tahun berapa?" Leon :"Tahun kemarin." Author :"Kalo aku?" Leon :"12 tahun yang lalu." Author :"Nah, siapa yang lebih tua?" Leon :"Ka- KITA! EMANG GUE GAK BAKALAN NYADAR KALO KAMU PASANG JEBAKAN HAAH?!" Author :"Cih, ya sudah abaikan yang ini gak bagus buat mulut mata telinga(?) hidung(?).").

"Tak mau ah! Ada yang mau duluan tidak?" tanya si cewek berjaket merah

*KRIK**KRIK**KRIK**KRIK*

"Oi, siapa bawa masuk jangkrik-jangkrik ini hah?!" teriak anak bermata merah yang tadi sempat memberi Naegi hujan lokal, karena (KOK BISA?!) ada jangkrik nyasar ke ruangan yang penuh dengan murid-murid cengok kebingungan sendiri. "Darimana tuh jangkrik masuk ya? Padahal bukan musim panas kok ada ya?" batin semua yang melihat 4 jangkrik dengan senangnya main alat-musiknya(?). "Kayanya tidak ada sepertinya, uhm, ah, gimana kalau kita main suit?" usul perempuan yang berambut biru. "Loh, itu bukannya si..." batin Naegi merasa sok(?) kenal.

"Hmph, ini cara anak kecil, bagaimana dari huruf alfabet inggris kita saja?" usul pemuda berjas hitam dan sombing.. eh, sombong!

"Seperti?" tanya pemuda yang rambutnya mirip tahun 50an begitu (*Lirik Author*Author :"Liat Mondo bawa apa (sambil nunjuk Mondo)" *Lirik ke Mondo, dia sedang memegang plat tanda orang mati* All :"Pantesan senjata Mondo lebih aneh (?) daripada Leon" Author :"Yang penting tidak sesadis MonoBear" All :"Benar juga.")."Seperti saya punya huruf alfabet saya B, Plankton Berjagung!" jawab pemuda berjas dengan sombongnya!(ala Sule) #PLAAAAK.

"Apa kau bilang...?!" bentak pemuda yang memang benar-benar mirip jagung (All :"Jangan ancam si Author yang adil dong kalian!" teriak ke Leon dan Mondo :"Cih, awas kalo macam-macam 'Thor!"), "STOP, KALO KALIAN BERANTEM DI RING TINJU SANA!(Author :"APA HUBUNGANNYA?!" Reader's and All Chara :"Kayanya ada deh") KALO MASIH MAU BERANTEM JUGA LEWATIN TUH COWOK YANG NGECROSS-DRESS ITUH!" teriak pemuda bermata merah, sambil menunjuk cowok(?) berotot dan ototnya (wow) gede dan six-pack. "Anu, saya tidak ingin menggangu tapi sebenarnya saya perempuan loh..." katanya begitu dan suara yang berat bagaikan lelaki sejati, hening sesaat dan..

"APPPPPHUUUAAAAAAAAAAAAAAAHHH?! KAU, BEROTOT DAN SUARA BEGITU PEREMPUAAAAAAAAAAANNNNNNNN?!"

"Emang perempuan berotot itu tidak boleh?" protes cewek berjaket merah, "Enggak, boleh-boleh saja tapi suaranya dia sampe segitunya tau.." jawab semuanya. "Yang penting dia tetap cewek kan?" tanyanya lagi. "Anak ini terlalu membanggakan..." batin semua. "Ya, udah gimana kita hompimpa saja yang setuju angkat tangan!" usul perempuan twin-tail.

Semuanya angkat tangan kecuali pemuda yang berjas tadi.

Dan akhirnya semuanya hompimpa dan alhasil Naegi menang untuk menjawab namanya pertama karena keberuntungnya (atau kesialan?). " Ma-Makoto Na-Naegi..." kata Naegi memperkenalkan diri ragu-ragu, "Makoto Naegi..., eh..! Kamu Naegi-kun?! Ini aku Sayaka kita teman waktu SMP ingat tidak?!" tanyanya perempuan berambut biru yang namanya Sayaka. "Eh, ka-kamu masih ingat? Aku kira kamu tidak ingat.." jawab Naegi sambil memeluk erat bonekanya. Semua melihat dengan tatapan aneh ke Naegi dan Naeginya kebingungan, "Anu, kenapa semuanya memandangi aku begitu?" tanya'nya bingung.

"Cowok-cowok ternyata suka boneka..." kata salah satu dari mereka yang berambut merah sambil geleng-geleng kepala. "Eh, bone-, AAAAAAAH SAYA LUPA KALO DARITADI SAYA PEGANG BONEKA!" teriak Naegi gaje dan kaget dan lupa-lupa ingat #Author dibunuh karena kebanyakan dan'nya.

"Astaga nih anak lupa atau gak nyadar kali ya?" pikir semua. "Eh, aku malah baru sadar..." katanya si mata merah polos. "YA, AMPUN KAMU YANG MATANYA MASIH BAGUS DAN BENAR MASIH TIDAK KELIHATAN JUGA PAKE KACAMATA SANA!" batin semuanya. "Oi, kenapa malah jadi of topik sih?" tanya perempuan yang berjaket merah yang sadar diri.

"Kelamaan! Asal-asalan aja deh! Leon Kuwata!" teriak si pemuda breambut merah yang bernama Leon.

"Setuju! Aoi Ashahina!"

"Sakura Oogami..."

"Mondo Owada!"

"Byakuya Togami"

"Touko Fukawa"

"Chi-Chihiro Fujisaki"

"Kiyotaka Ishimaru"

"Kyouko Kirigiri"

"Celestia Lunderburg"

"Eh, kamu bukannya Japanesse?" (Semua)

"Menurut kalian semua masalah?"(Celes)

"E-enggak!" (Semua)

"Lanjut!" (Leon)

"Yasuhiro Hagakure"

"Yamada Hifumi"

"Junko Enoshima"

Dan setelah itu semuanya sibuk-sibuk lagi.


"Sayaka.." panggil Naegi ragu, "Ya, Naegi-Kun?" tanya Sayaka.

"Da-dari dulu ada se-sesuatu yang ingin kutanyakan sebelum lulus..." kata Naegi ragu.

"A-apa itu? D-dan aku juga ingin kubicarakan sesuatu denganmu" tanya Sayaka malu.

Dan sementara orang lain selain Sayaka dan Naegi dengan gampangnya dan santainya menonton drama sinetronan yang gagal ini.#Ditabok

"Si-siapa du-duluan, ka-kamu atau a-aku?" tanya Naegi gagap.

"Kamu saja deh." jawab Sayaka cepat, dengan sucinya (?).

"Ternyata Sayaka bisa kejam(?) juga..." batin semua,

"Ka-kamu..., kamu uhm, apa itu kata ya...? Ka-kamu... apa kamu..uhm..."

"Iya kenapa Naegi-kun?"

"Jomblo? Cantik? Keren? Pinter? Ato...?" pikir semua mengharapkan sesuatu terjadi.

"Ka-kamu ranking berapa di kelas waktu dulu?" tanya Naegi polos.

"Hah?!" semua yang nonton pada cengo, ngarep tapi ini tidak diduga sama sekali.

"Aku ranking 8 kenapa?" tanya Sayaka balik.

"Oh, begitu ya..." kata Naegi kecewa.

"Emang kenapa?" tanya Sayaka bingung dan merasakan hawa kekecewaan.

"Soalnya saya ranking 38..." jawab Naegi. (Author :"Wah, Naegi ternyata kamu..." Naegi :"Author suka nyiksa orang ya?" Author :"Yah, gak separah Junko" All :"Benar juga")

"Puh!" Leon nahan ketawa.

Semua lirik ke Leon 'Tega bener kau Leon dengan nistanya ketawain orang nilai jeblok begitu juga rankingnya', lalu Leon nunjukin tanda peace sebagai 'Maaf gue gak bisa nahan tawa gue!'.

"Kalo Sayaka-san ingin bilang apa ke aku?" tanya Naegi yang hatinya masih tertusuk karena ketawa nista Leon.

"Aku sebenarnya... sebenarnya..anu.." jawab Sayaka terbata-bata.

Semua mulai nonton lagi adegan sinetron gratisan sekarang.

To be Continued

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Tak jadi~! #PLAAAKKK!

"Aku sebenarnya... sebenarnya..anu.., uhm ini sebenarnya lebih memalukan dari yang tadi..." kata Sayaka malu-malu.

Mulai lagi, "Ngompol? Bunuh orang? Nyantet orang? Kunti? (Hah?!) Idol? (All :"Udah pada tau kali!"), Bodoh? (Naegi :"Diakan ranking 8!"), Ninja? (All :"HAH?!"), Cowok yang dikutuk jadi cewek?(lebih ngaco lagi..)." pikir semuanya hanya lebih ngawur lagi daripada yang tadi.

(Sayaka :"Author :"Kok saya punya pada sadis gitu sih?", Author :"Bosen liat kamu yang sok cantik baik padahal kamu iblis dalam manusia!" Sayaka :"Eh?! Kok Begitu sih?!" Leon :"Emang dasarnya kamu sadis kalau panik(QAQ") All :"Sengsara amat kamu Leon..)

Sayaka mengambil nafas baik-baik lalu, "Tentang burung bangau yang kamu tolong saat nyasar ke kolam sekolah gimana kabarnya ?" tanya Sayaka polos dan tanpa dosa.

*GUBRAK*

"Oh, sekarang sih sudah punya anak, Uhm, 4 kalo tidak salah sih..." jawab Naegi dengan WaTaDos.

Semua yang ada di situ pun menyesal karena mengharapkan yang nggak-nggak. Terutama Kirigiri dia ngarepnya : pertama "Saya sangat membencimu!" kok?!,kedua "Kunti?" lebih parah lagi...

(Naegi :"Kalian semua tega amat sih.., terutama Author parah kamu..." Author :"Sorry, soalnya Sayaka ngeselin dan.., bingung harus bilang apa..." All : "..." Junko dan Monobear (Asli) :"Abaikan dialog sesat ini!" All dan Author :"Oi Junko yang ada kamu tuh, yang lebih sesat lagi, ngebunuh orang hanya mencari putus asa saja, sampai beratus-ratusan nyawa melayang mana orang-orangnya gak bersalah lagi parah.")

"Haduh, setop jangan main sinetronan terus dan ini kapan sih, gurunya datang?" tanya Ishimaru yang sadar dari tontonan ngaco dan sesat #Author ingin digampar tapi ngumpet didekat orang terkuat Lala-chan (Oc). Baca profile... (All :"Dasar Author promosi.")

"PERHATIAN PERHATIAN JIKA DISINI ADA MURID MAAF BESOK KEMBALI LAGI KURANG SATU ORANG MURID TAPI TELAT ANAKNYA."

*GUBRAK*

"Haduh ini Kepseknya kenapa sih?! Udah capek datang-datang tapi malah tidak jadi lagi" gerutu Byakuya dengan nafas panjang dan disambung dengan yang lainnya. "Ya, sudah kita besok kembali lagi, lagi pula kita tahu nama kita semuakan?" tanya Asahina girang sendiri.

"Tetapi SHSLT kita besok saja begitu maksudmu?" tanya Togami ketus.

"Setuju?" tanya Kirigiri.

"Setuju." semua jawab dan pergi meninggalkan ruangan untuk pulang.

Untung hari sekolah masuk 2 bulan nanti.


Besoknya...


Hari ini Naegi datang jam 4 pagi, karena takut akan hujan lokal dan teguran (baca : teriakan) Ishimaru yang keras dan masih juga membawa boneka yang dari kemarin. Dan saat dia disana, tempat pertemuan antar murid baru, ruangan olahraga.

Dia ketemu dengan Ishimaru disana, tapi kali ini dia dikasih selamat oleh dia yang entah sudah berapa lama dia disana. Tetapi bukan hanya dia saja, ada seseorang Naegi kenal saat di gerbang dan juga bagian dia tertabrak juga, dan dia menebak dia adalah perempuan karena saat teriak Naegi dengar itu suaranya, suara perempuan dan kemarin dia tidak ada disini, "Apa dia ya yang telat kemarin tapi mungkin aja orang lain." pikirnya.

Naegi mendekati perempuan itu, dan memulai pembicaraan dan tentunya Ishimaru menyusul Naegi untuk jaga-jaga.

"A-anu, ka-kamukan da-dari ya-yang ke-kemarinkan?" tanya Naegi gagap.

"Iya." jawabnya datar.

"Na-namamu si-siapa?" tanya yang masih saja gagap.

"Oi, Naegi ngapain kamu jadi begitu ngomongnya?" tanya Ishimaru yang mulai risih dengan gaya ngomongnya Naegi.

"I-Ishimaru-s-san, li-liat ka-kakimu i-itu (TTATT)!" kata Naegi dengan muka kesakitan, jarinya menunjuk kebawah dan mengarahkan ke Ishimaru.

"K-ka-kaki s-sa-saya ke-keinJAK KAMU!" lanjut Naegi setengah beteriak.

"Eh? Oh ma-MAAF NAEGI-SAN!" teriak Ishimaru minta maaf.

"Iya tidak apa-apa Ishimaru-kun..." jawab Naegi sambil memegangi kaki yang sakitnya dan tersenyum miris dan air mata keluar sedikit.

"Eh-to, kayanya kamu lupa menjawab namamu deh..." kata Naegi sadar.

"Hm, emang tapi aku harus detail atu tidak?" tanya si cewek pengendara sepeda jeblok itu.

"Uhm detail..deh." jawab Naegi ragu.

"Entah kenapa aku jadi punya firasat buruk begini ya?" batinnya.

"Okeh, Namaku Lala Munesanzun, Gender : Perempuan, Umur : 16, Height : 168 cm, Berat : 47 kg dan..."

"STOP! Itu sudah cukup penjelasannya, ehm..." teriak Naegi dan Ishimaru.

"Lala Munesanzun." jawabnya dengan senyum ala Sayaka.

"Lala yang kami perlu hanya nama saja yang lain tidak perlu.." jelas Ishimaru sambil facepalm dan blushing karena

Naegi hanya bisa sweatdrope dan memeluk bonekanya dengan erat.

"Suka boneka ya? Oh ya kalian belum memperkenalkan diri." Lala mengingatkan.

"Ah! Ma-maaf nama saya Makoto Naegi dan ini boneka saya menang dari lotere" kata Naegi keceplosan.

"Jadi SHSL kamu itu Good Luck Naegi? Kalo saya punya, Hall Monitor dan Lala nama saya Ishimaru Kiyotaka salam kenal." kata Ishimaru memperkenalkan diri.

"Dan saya adalah Acrobat!" kata Lala girang.

"Acrobat? Yang ada di tempat yang namanya sirkus itu ya?" tanya Ishimaru.

"Ehm, iya kenapa?" tanya Naegi balik.

"Karena dia tidak pernah melihat Sirkus selama hidupnya." jawab Lala detail (?).

"Eh, beneran Ishimaru?!" tanya Naegi kaget dan nyaris melempar keatas bonekanya.

"Eh, to, anu..?" Ishimaru jadi kebingunngan harus bilang dan kata apa.

"Itu tidak perlu.." kata Naegi sambil mengipas-ngipas kanannya tangannya dan tangan kirinya memeluk bonekanya

(Leon :"Aku bukannya nyindir, ngiri atau apa, tapi perasaan Naegi punya banyak fan'snya tapi kok nggak ada komplain sih?" Author :"Karena aku minta Junko mengancam mereka kalau mereka mulai ribut dengan Author." Mondo :"Dengan.., kamu bayar apaan ke Junko?" Author :"Tip's" Leon :"Tip's apaan tiba-tiba aku punya firasat terburuk bahkan melebihi saat ingin dibunuh oleh Maizono" Sayaka :"Ja-jangan buka aib!" All :"Semua udah pada tahu kali..." Ishimaru :"Eh, benarkah?!" Mondo :"Lu darimana aje?!" Author :"Abaikan. (sambil kabur)" Leon dan Mondo :"STOP AUTHOR GENDENG BIN SEDENG TANGKEP TUH BOCAH!" telat).

"Woi pade ngapain kalian semua? Eh pada ngerayu cewek ya? Ikutan dong!" teriak seseorang. Dan tentunya Naegi dan Ishimaru kenal sekali suaranya. Pemuda yang berambut berwarna merah kejinggaan dan mirip kepala ayam. #Author mati dibunuh pakai katana terdekat (?).

"Ohanyon~! Namaku.. Hmph!" mulutnya Lala di bekap Naegi.

"Eh, kenapa?" tanya Kuwata bingung.

"Nama nama ADAOW!" bisik Naegi ke kupingnya Lala dan juga teriak karena tangannya digigit Lala.

"NAMAKU LALA MUNESANZUN, SUPER HIGH SCHOOL TALENTKU ADALAH ACROBAT SALAM KENAL, DAN NAMAMU PASTI KUWATA LEON AKU SERING NGELIAT KAMU DI TIPI SALAM KENAL!" kata Lala datar dan keras.

NaIshiKuwa kaget dan sweatdropped. "Oke sekarang gue ngerti alasan kamu.." gumam Leon sambil melirik ke Naegi dan Ishimaru yang di saat yang sama mereka mengangguk-angguk.

"Ah, aku hampir lupa Kuwata ku hukum kamu karena memakai kata-kata kotor seperti..errr.., gue lo!" teriak Ishimaru sambil nunjuk Leon.

"What the.., oi, oi Ishimaru inikan hari pertama ngapain, kamu jadi repot begitu?" tanya Leon yang tidak menerima bentakan yang menurutnya tidak adil sama sekali dari Ishimaru.

"KARENA ITU HUKUM SEKOLAH!" jelas Ishimaru dengan suara yang keras dan nyaris mentulikan kuping.

"SETUJU DAN BETUL APA KA~TA, ISHIMARU YANG WALAUPUN TERLIHAT GEMBLENG! ATAU~! GENDENG!" teriak Lala yang tak kalah kerasnya dari Ishimaru dan dengan gaya Sule juga.

"Tuh anak lagi muji apa ngeledek sih?!" batin Naegi dan Leon sweatdropped.

"Ohayo~! Minna~!" panggil sebuah suara cantik karena dia penyanyi alias Sayaka Mai (Baca : My) Goddes #PLAAAK (Author :"ADAOW! AKIT NEEENG-! SALAH APA SAYA?!" Sayaka :"Tadi kamu sempat rencakan ledekan kan?" Author :"Iya kenapa?" Sayaka :(Ambil pisau) Author :"?! GYAAAAAAAAAAAH AUTHOR INGIN DIBUNUH SAYAKA DENGAN PISAU!" Sakura + Mondo tahan Sayaka yang matanya mulai gelap, Naegi :"Maizono apa yang terjadi kok kamu mendadak kaya begini sih?!" Sayaka :"Lepaskan saya! Saya ingin membunuh tuh Author!" Leon :"Jun! Lu kasih apaan ke Maizono?!" Junko :"Eh, ketahuan ya? Padahal cuman kukasihin obat penenang hati alias apa yang namanya Cinta ilang!" All :"APPPHUAAAAAH?! IDE DARIMANA TUH?!" Mukuro :"Dari film yang judulnya Once Upon a Time, ya kan Junko?" Junko :"Betul kak Mukuro tercayank!" Naegi :"Tanggung jawab Junko!" Junko :"Maap, aku tak tau cara buat penawarnya jadi..." bersambung.. LoL #SLAAAAAAAAP BAGH BUGH JEGEEER #Author dibunuh massa dan dihukum mati dan dikubur karena seenaknya-enaknya biking cerita yang tidak ada hunbungan sama sekali dan juga plagiat. Author :"AKKUU MASSSYIH HIDUUUUUP!")

"Eh? Kamu siapa?" tanya Sayaka sambil menunjuk Lala.

"LA.." sebelum Lala berkata-kata lagi dia mendadak menjadi patung alias lagi berpikir. "Lala Munesanzun SHSLT aku Acrobat." kata Lala lembut. Trio kita yang sempat mengenal Lala beberapa menit/jam lalu kaget bahkan saking kagetnya reaksinya beda sendiri Naegi mendadak pingsan sambil meluk bonekanya Ishimaru mengeluarkan air mata alias terharu Leon mendadak asma dan pingsan menindih Naegi dan terakhir Sayaka yang tidak tahu apa-apa kaget + jantungan + bingung = sweatdropped #Author di uber-uber Sayaka dan dikejar guru matematika (apa hubungannya?) karena bikin rumus pertambahan yang ngaco.


TBC

.

.

.

.


Author :"Selesain deh mendingan."

Lala :"Kenapa tadinya pengen nekat ngebuat 6000 lebih (Word'snya)

All :"Banyak amat nanti pembacanya jadi bosan semua.."

Author :"Ya, makanya itu aku selesain nih Chapter plus lagi galau karena teman lupa janji.."

Sayaka :"Kasihan jangan-jangan apa gara-gara Author main gila-gilaan?"

Author :"Enggak kadang mereka suka lupa janji dan hutang.."

All :"HUTANG?!"

Author :"Author sendiri suka berjualan disekolah lumayan dapet duit walaupun modalnya suka dapet dari Bundanya dan Tantenya."

All (Min Lala) :(Sweatdropped)

Monobear :"Review?"