author: zhie hyun
pairing: kangteuk
other cast: donghae, kyuhyun,
ryeowook, yesung
gendre: romance, family
disclaimer: kangteuk saling memiliki
note: aku ngebuat FF ini untuk
merayakan kembalinya kangin appa ^^
-zhie hyun proudly present-
Happy reading…
"Yoboseyo," terdengar suara tenor ryeowook begitu teleponnya terhubung.
"Wookie, apa kanginie sudah ada dirumah?"
"Tidak hyung, kangin hyung belum sampai dirumah,"
"oh..begitu, yasudah,"
klik.
Leeteuk menyandarkan tubuhnya pada kursi mobilnya, dan memejamkan matanya.
"Dimana kau kanginie..bogosshipo.."
tit..tit..
Sebuah pesan masuk ke ponsel leeteuk, dengan lesu leeteuk membukanya.
From: kanginie
Temukaan aku cintaku, atau kalau tidak aku akan marah
Leeteuk berbinar mendapat pesan dari kangin, dia kembali mencoba menghubungi ponsel kangin namun tetap tidak diangkat oleh suaminya itu.
"Dimana kau kanginnie?" Leeteuk berpikir tentang kemana kemungkinan suaminya itu pergi. Leeteuk seperti teringat sesuatu dan kembali melajukan mobilnya menyusuri jalanan kota seoul menuju ke suatu tempat.
Leeteuk memandang deretan tangga itu dengan wajah lelahnya.
"Hwaiting!" Leeteuk mengepalkan tangannya dan mulai meniti satu persatu tangga itu hingga sampai pada namsan tower yang dia tuju, setelah berhenti sebentar, leeteuk kembali melanjutkan langkahnya memasuki namsan tower hingga sampai bagian atas namsan tower yang disekelilingnya dipenuhi gembok-gembok cinta.
Leeteuk mengitarkan pandangannya mencoba menemukan sosok yang sedang dicarinya namun belum juga ia temukan, leeteuk melangkagkan kakinya masih tetap mencari untung saja disana tidak terlalu ramai lagi karena hari sudah lumayan sore.
Karena lelah leeteuk menghentikan langkahnya, keringat sudah membasahi tubuhnya.
Greb!
Seseorang memeluk tubuh ramping leeteuk dari belakang. Leeteuk lumayan terjingkat karena kaget.
"Jeongmal bogosshipo my angel," bisik orang itu ditelinganya.
Leeteuk merasa sangat mengenal suara itu, dia memutar badannya hingga sekarang berhadapan dengan orang yang memeluknya.
"Kanginie..hiks.." leeteuk menghambur memeluk namja di depannya yang ternyata kangin, suaminya. "Nado bogosshipo hiks.."
Setelah beberapa menit bertahan dalam posisi berpelukan melepas segala rindu dihati akhirnya kangin mengendurkan pelukannya, ditatapnya paras cantik selembut malaikat milik istrinya itu. Kangin mengangkat tangannya menyeka air mata yg membasahi pipi putih leeteuk lalu memegang dagu namja cantik itu dan mencium bibir tipisnya yang selalu menggoda bagi kangin.
Leeteuk memejamkan matanya merasakan bibir hangat kangin yg menyapu setiap inchi bibirnya. Mereka berdua sudah tidak memperdulikan dengan keberadaan beberapa orang disana.
Kangin menyudahi ciumannya, dia menempelkan keningnya dengan kening leeteuk sambil menggesek-gesekan hidung mereka berdua, tangan kirinya membelai lembut pipi kanan leeteuk sedangkan tangan kanannya mengeluarkan sebuah gembok berwarna putih yang diatasnya sudah tertulis kangin love leeteuk dari dalam saku celana armynya. Kangin menggenggam tangan leeteuk dan berjalan ke pinggiran pagar namsan tower yang sudah banyak terdapat ratusan gembok-gembok cinta tergantung disana.
"Mau pasang?" Tawar kangin sambil menyodorkan gembok putih itu.
"He'em," leeteuk tersenyum sambil mengangguk lalu mengambil gembok di tangan kangin dan memasangkan pengaitnya di besi pagar namsan tower itu.
Leeteuk menggenggam kunci gembok itu sambil menatap kangin, kangin meraih tangan lentik leeteuk kedalam genggamannya lalu melempar kunci itu bersama jauh keluar pagar namsan tower dan entah jatuh dimana, kangin dan leeteuk kembali berpelukan mengenang pertemuan pertama mereka di situ, di namsan tower.
"Teukie..chagiya.."
"hmm.."
"ayo kita pulang, aku ingin melihat malaikat-malaikat kecil kita,"
"Ne chagi, mereka pasti senang melihatmu,"
Ryeowook memandangi yesung yg tengah asyik bermain bersama donghae dan kyuhyun.
'Calon apa yg baik hihi..' ucapnya dalam hati, dia menundukan wajahnya yg kembali memerah, "ah aku hampir lupa," gumamnya menatap nampan berisi 4 piring cake dan 4 gelas susu, "semuanya..ayo kita makan cake dulu!" Seru ryeowook sambil menaruh nampan itu diatas meja.
"Aciiiiik!" Sorak donghae dan kyuhyun bersamaan.
"Makannya yg benar dan jangan terburu-buru ne, biar tidak tersedak," ryeowook membagikan satu persatu piring berisi cake itu pada donghae, kyuhyun dan yesung.
"Umm..cake buatan paman wookie celalu enak deh," puji donghae sambil memasukan sesendok cake kedalam mulutnya.
"Hu'um..hu'um.." gumam kyuhyun sambil tetap mengunyah cake yg memenuhi mulutnya sehingga membuat pipinya semakin chubby dan menggemaskan.
"Ini kau yg membuatnya sendiri?" Yesung menatap cake cantik di depannya lalu beralih pada wajah manis ryeowook.
"Ne, waeyo hyung? Apa tidak enak?"
"Ani. Ini sangat enak, ternyata kau pintar memasak ya,"
"Gomawo,"
"Harusnya aku yg bilang terimakasih atas cakenya yg enak," yesung kembali melahap cake yg ada di hadapannya sedangkan ryeowook tersenyum sambil menundukan wajahnya yg kembali memerah, 'calon istri yg baik,' batin yesung sambil melirik ryeowook.
"Kami pulang.." seru kangin dan leeteuk bersamaan yg sekarang sudah berdiri diambang pintu ruangan keluarga dimana ryeowook, yesung, donghae dan kyuhyun berada.
"Eomma.." donghae dan kyuhyun berlari menghambur memeluk leeteuk.
"Ah malaikat-malaikat eomma," leeteuk memeluk kedua putranya, membelai lembut punggung donghae dan kyuhyun, "lihat siapa yg datang,"
"ciapa eomma?" Tanya donghae penuh keingin tahuan.
"Itu appa sayang..appanya donghae sama kyuhyun," leeteuk menunjuk ke arah kangin yg sekarang tengah tersenyum menyaksikan kelucuan kedua putranya.
"Appanya hae cama kyu yg ada di dalam foto itu eomma?" Leeteuk hanya menjawab dengan anggukan pertanyaan donghae, "cincca eomma?"
"Ne chagiya" leeteuk mencubit pelan hidung donghae, sedangkan kyuhyun hanya menyimak pembicaraan hyung dan eommanya.
"Appa.." donghae memeluk kangin yg memang sudah berjongkok, "kyu, cini peluk appa juja," donghae menarik tangan kyuhyun hingga bocah umur empat tahun itu juga ikut memeluk kangin.
"Appa kangen sekali sama jagoan-jagoan appa," kangin menepuk-nepuk pelan punggung kedua putranya.
"Hae cama kyu juja kangeeen cekali cama appa, iyakan kyu?"
"Hu'um, angen ceali (kangen sekali)" kyuhyun mengangguk-anggukan kepalanya imut.
Kedua kakak beradik itu memeluk appanya semakin erat, kangin mengangkat menggendong kedua putranya.
"Wookie, kau tambah besar," canda kangin sambil nyengir ke arah ryeowook.
"Ah hyung ini, dari dua tahun yg lalu aku sudah sebesar ini," ryeowook mempoutkan bibirnya membuat ekspresi marah tp beberapa detik kemudian tersenyum manis, "selamat datang hyung,"
"Gomawo wookie," pandangan kangin beralih ke sosok yesung, "ah yesung, kau ada disini," kangin tersenyum pada tetangga sekaligus temannya itu.
"Iya, kebetulan tadi donghae mengajakku main kesini. Selamat datang kangin" yesung membalas senyum kangin.
Kangin dan leeteuk berdiri dibalkon kamar, mereka sekarang sudah menggunakan piyama yg sama. Saling berpelukan menikmati malam kota seoul.
"Aku sangat merindukanmu my angel.." kangin mengeratkan pelukannya pada tubuh ramping istri tercintanya, mencium wangi rambut cokelat almond leeteuk, wangi yg selalu dia rindukan selama dua tahun jauh dari namja cantiknya.
"Nado kanginie.." leeteuk membenamkan wajahnya di dada bidang kangin yg selalu membuatnya merasa aman dan nyaman.
Kangin merenggangkan pelukannya, ditatapnya wajah putih mulus selembuh malaikat milik istrinya, leeteuk juga menatap tampan suaminya. Dengan perlahan kangin mendekatkan wajahnya pada wajah leeteuk hingga leeteuk bisa merasakan hembusan nafas hangat kangin menerpa wajahnya, hanya berjarak beberapa inchi lagi bibir kangin dari bibir tipis leeteuk.
"Eommaaa..appaaa.." terdengar suara donghae dan kyuhyun dibalik pintu.
leeteuk menjauhkan kembali wajahnya dari wajah kangin lalu tersenyum, "anak-anak," leeteuk melepaskan dirinya dari pelukan kangin lalu beranjak menuju pintu kamarnya.
"Pfiuh.." kangin menghela nafas lalu mengikuti langkah leeteuk.
Cklek.
Leeteuk membuka pintu kamarnya dan nampaklah donghae dan kyuhyun yg sudah mengenakan piyama tersenyum menggemaskan disana.
"Ada apa jagoan-jagoan eomma?" Leeteuk berjongkok menatap kedua putranya.
"Hae cama kyu malam ini mau tidul baleng cama appa dan eomma. Iyakan kyu?"
"Hu'um," kyuhyun mengangguk sambil mengemut jempol tangannya.
"Baiklah..," leeteuk mecabut jempol dari mulut kyuhyun lalu menggedongnya, sedangkan kangin menggendong donghae.
Donghae dan kyuhyun berbaring diantara leeteuk dan kangin diatas ranjang kingsize bersprei putih dengan corak bunga itu.
"Cekalang eomma bobonya udah ada yg nemenin. Hae juja nanti klo udah besal bobonya mau ditemenin sama hyukkie," ucap donghae polos.
"Hyukkie? Siapa hyukkie?" Tanya kangin pada putra sulungnya.
"Hyukkie itu temen cekelas hae di TK appa, hyukkie baik,"
"Lo hyun obo cama ukie, kyu obo cama capa? Kyu atut obo ndilian" Rajuk kyuhyun sambil memeluk donghae.
"Nanti kyu bobonya sama minnie, temen cekelas hyung. Minnie lucu lho kyu, kayak boneka kelinci. Mau?"
"Hu'um kyu mau, kyu cuka bonea keyinci," ucap kyu dengan sangat polos.
Kangin dan leeteuk hanya tertawa mendengar percakapan polos kedua putranya.
Sepertinya malam ini sepasang suami istri itu harus mengalah pada kedua putranya itu, menahan hasrat satu malam lagi.
The end.
Hahaha..kasian ya appa baru balik udah aku kerjain kkkkk~ *evil laugh bareng kyu.
Mind to review?
