Present (Sequel)

.

Do Kyung Soo

Kim Jong In

.

Genderswitch, School Life

.

Have a good reading!

.

sangjoonpark present

"Kau yakin tidak pulang bersamaku?" Kyungsoo mengangguk entah sudah keberapa kali, "Astaga Myungsoo, sudahlah, aku baik-baik saja, aku hanya akan menemui temanku sebentar setelah itu aku akan langsung pulang, aku berjanji" Myungsoo memutar bola matanya malas, mengaku kalah

"Baiklah, jangan pulang terlalu sore ya, ingat" Kyungsoo mengangguk lalu mendorong punggung kembarannya keluar gerbang, "Iya iya aku ingat semua pesanmu itu, jadi sekarang selamat pulang dan berhati-hatilah, bye ~" kata Kyungsoo dari depan gerbang sambil melambai ke arah kembarannya

Berlari masuk kembali ke dalam sekolah setelah bayangan kembarannya menghilang di pertigaan jalan, "Jongin.., dimana ya?" monolognya sambil mengitari taman yang masih cukup ramai oleh beberapa siswa itu, berkeliling tanpa menghentikan tolehan kepalanya, namun tiba-tiba Kyungsoo terpekik kaget saat sebuah tangan menariknya

Mata bulatnya terbelalak kaget saat menyadari pelaku penarikan tangannya barusan sedang berdiri dengan jarak yang hanya sejengkal dari tempatnya berdiri, "J-jongin.." panggil gadis itu pelan dengan semburat merah di pipinya, Jongin tersenyum lalu sedikit mendekatkan wajah mereka, membuat Kyungsoo memundurkan wajahnya reflek

"Hadiahku sudah datang, waah dia cantik sekali" kata Jongin dengan nada senang membuat Kyungsoo mengerutkan dahinya tak mengerti, "H-hadiah?, aku?" tanyanya dengan mata membulat dan tangan yang menunjuk dirinya sendiri, Jongin terkekeh lalu mengusak rambut gadis itu gemas, "Kau menggemaskan"

Dan mata gadis itu semakin membulat tak mengerti, "Hah?, apa maksudnya?" Jongin tersenyum kecil lalu menggenggam tangan gadis itu, "Maksudnya adalah, aku menyukaimu dan sekarang kita pacaran, tara ~" kata Jongin sambil menggoyang-goyangkan tangan Kyungsoo yang ada di genggamannya

"Ei?, sejak kapan kita pacaran?" tanya Kyungsoo masih tak mengerti, Jongin memasang pose berpikir lalu menyahut dengan senyum manis, "Sejak aku menggenggam tanganmu" sukses membuat pipi Kyungsoo bersemu merah, "Nah sekarang, pacarku yang cantik, ayo kita pulang" ajak Jongin sambil menggandeng tangan Kyungsoo

Kyungsoo tersenyum lalu mendongakkan wajahnya menatap sang 'kekasih' barunya, "Jadi kita pacaran?" tanya Kyungsoo, Jongin tersenyum lebar lalu mengangguk, "Mulai sekarang kau gadisku dan aku priamu, kita akan menjadi pasangan paling bahagia" dan mereka berdua tertawa bersama dengan tangan yang saling bertautan

Present

Myungsoo membulatkan matanya tak percaya dengan penuturan sahabatnya barusan, "A-apa?, apa yang baru saja kudengar tadi?, astaga apa aku menggunakan headset?, ataukah telingaku tertutup rambut?, tapi tidak mungkin karena rambutku tidak sepanjang Kyungsoo, jadi yang barusan kudengar itu nyata?, astaga"

"Kau benar-benar berlebihan Myung, sungguh" komentar Kyungsoo sambil menatap Myungsoo illfeel, "Setuju denganmu Kyung" sahut Jongin, "Hey ya, sekarang bukan saatnya untuk membahas 'aku' tapi waktunya untuk membahas kenapa kalian berdua bisa ke kantin bersama pada jam istirahat dengan tangan kalian yang seperti itu?!"

Kyungsoo mengeratkan genggamannya pada tangan Jongin karena kaget mendengar seruan kembarannya barusan, "Astaga Myungsoo, kau itu benar-benar ish" keluh Kyungsoo sambil memukul bahu saudaranya yang lebih tinggi darinya itu, "Tidak usah berlebihan begitu, seperti tidak pernah melihat orang berpacaran saja"

Dan kali ini giliran Jongin yang mengeratkan genggaman kagetnya karena tiba-tiba saja Myungsoo menunjuk mereka berdua dengan ekspresi wajah kena-kalian, "Sudah kuduga, kalian pasti pacaran kan?, aah analisis Do Myung Soo memang tidak pernah salah", Jongin menatapnya dengan sebelah alis yang diangkat, tidak mengerti

"Sudahlah Jongin, kita pergi saja, percuma menjelaskan pada lelaki bodoh sepertinya, dia tidak akan mengerti" potong Kyungsoo lalu menarik tangan Jongin beranjak, "Eits kalian buru-buru sekali sih, astaga dasar Do Kyung Soo, sensitif sekali" tahan Myungsoo dengan senyum lebar di wajah tampannya, "Aku hanya bercanda" sambungnya

Pria sipit itu maju beberapa langkah lalu menepuk bahu sahabatnya dengan lembut dan tersenyum, "Kau, jaga kakakku yang cantik ini, biar terlihat galak tapi percayalah dia itu sangat pemalu dan manja" dan selanjutnya terdengar seruan protes Kyungsoo yang menyebabkan Myungsoo terkekeh pelan

"Aku percaya padamu Kim Jong In" Kyungsoo tersenyum sambil mengelus tangan Jongin yang ada di genggamannya, "Percayalah padaku Myungsoo, karena aku tidak akan menghianati kepercayaanmu" sambung Jongin dengan yakin, membuat Kyungsoo benar-benar terharu, "Astaga kalau aku masih kecil ini akan menjadi adegan mengharukan"

Myungsoo terkekeh pelan lalu mengusap rambut panjang tergerai saudaranya, "Kau, baik baik dengan Jongin ya, dia pria yang baik" pesan Myungsoo, "Siap tuan!" jawab Kyungsoo yang membuat Jongin dan Myungsoo tertawa, "Arraseo, siapa yang mau tteobboki?" tawar Kyungsoo yang seketika membuat dua pria itu berseru heboh

.

.

.

.

.

THE END

Astaga aku benar-benar minta maaf kalau ff sequel ini jauh dari perkiraan/ekspetasi, karena ff present dan ff sequel ini dikerjakan dalam satu waktu dan langsung, jadi dikerjakan waktu subuh, jadi maaf sekali kalau isinya bahkan lebih gaje dari ff pendahulunya

Aaa intinya ff ini adalah kesalahan /? ter tidak jelas yang pernah saya buat, astaga ini hanya sekedar pelampiasan dari Ghost saja kok, tapi setelah ini saya pasti lanjutin Ghost

Semoga suka!

For Silent Reader thanks I Still Love U so much!

Review and Like please?

Thanks for reading^^

Annyeong ~