Author : Melody-Cinta

Disclaimer : I don't know who that lucky human

Pairing : Jill & Kai

Langue : You just can see this at Indonesian fanfic

.

Want enjoy?

.

( Kai POV )

_._Tomorrow_._

Aku berjalan menuju rumah Jill, dengan menenteng pizza kali ini. Dia itu sangat menyukai pizza. Aku tahu itu saat mengobrol dengan dia kemarin.

Tok.. Tok..

Aku mengetuk pintu rumah Jill.

Tidak beberapa lama kemudian, Jill pun membukakanku pintu.

"Ah, Kai? Ada apa?" Tanya Jill padaku,

"Ingin memeberimu ini," Jawabku sambil memberinya satu kotak pizza.

"Waah! Terima kasih Kai!" Dia berterima kasih padaku, aku hanya tersenyum,

"O, ya, Jill, aku ingin mengajakmu mengelilingi kota Mineral. Would you?" Tanyaku menggukan bahasa inggris yang artinya 'maukah kamu?'

"Boleh, kenapa ya? Sepertinya kau selalu tahu apa yang belum kulakukan," Katanya,

"Hehe.. Kai gitu loh!" Kataku membanggakan diri,

Dia hanya memasang wajah jengkel.

.

Aku berjalan menuju Saibara Blacksmith,

"Ini toko blacksmith, kau bisa mengupgrade cangkul atau alat pertanianmu yang lain disini," Jelasku,

Dia hanya mengangguk mengerti, "Kalau jalan disana menuju kemana?" Tanyanya ke arah Poultry Farm.

"Itu? Kalau kau kesana, kau menuju ke peternakan ayam. Lalu kalau kau masih berjalan lurus, kau bisa tiba di peternakan sapid an kuda." Jelasku lagi,

Aku menarik tangannya, "Ayo! Sekarang kita ke klinik!"

Wajahnya terlihat memerah, tapi dia tidak berontak, dia hanya mengikutiku.

.

"Ini klinik, disini kamu bisa check up, dan berobat," Jelasku,

Dia kembali mengangguk. "Disitu apa?" Tanya Jill sambil menunjuk supermarket,

"Itu supermarket, kamu bisa beli apapun disana," Jelasku lagi,

Aku menunjuk jalan lurus di depan, "Kalau kau lurus kedepan, kau akan melihat gereja," Jelasku,

"Ayo kita ke Inn!" Ajakku lagi, aku mulai berjalan. Tapi tunggu! Dia tidak mengikutiku.

Aku menoleh ke belakang, dia sedang terduduk lemas sambil memegangi perutnya,

Aku panik! Aku segera mendekatinya, "Jill? Ada apa?" Tanyaku khawatir,

"Se.. Seperti.. Nya.. Magh ku kambuh," Jawab Jill, aku kaget,

"Magh? Memangnya tadi pagi kau tidak makan?" Tanyaku lagi,

Tapi ia tidak menjawab, tidak berapa lama kemudian, dia pingsan.

Aku menggendongnya menuju klinik.

.

"Dokter, tolooong!" Teriakku, dokter pun datang,

"A-Ada apa ini?" Tanya Dokter panik.

Dia segera membawa Jill ke salah satu kamar klinik. Aku hanya bisa menunggu diluar.

Kriiiekk..

Pintu pun terbuka, aku kaget akan kedatangan orang itu.

"Hei author bego! Ngapain lo kesini? Ini kan lagi gawat!" Teriakku pada Melody,

"Eh, gue kesini Cuma pengen kasih tau sesuatu sama lo!" Teriak sang author,

"Apaan? Cepet ngomong!" Teriakku lagi,

Melody berjalan mendekat ke kuping Kai,

"Kau harus bisa merebut hati Jill. Kau menyukainya kan?" Tanya sang author lagi,

Aku mengangguk, "Bagaimana caranya?" Tanyaku lagi,

"Tenang saja! Setiap hari aku akan mengirim surat cara PeDeKaTe terbaik buatmu. Byee~" Kata sang author lalu keluar.

"Dasar author aneh!" Kataku pelan,

"Kai! Dia sadar!" Teriak dokter padaku, aku berlari menujunya.

"Kai?" Tanya Jill

"Tenang, aku akan selalu disini kok Jill," Kataku sambil menggenggam tangan Jill.

Jill tersenyum padaku,

"O, ya, Kai, besok Jill sudah bisa pulang," Kata dokter,

"Sebaiknya kamu jangan lupa sarapan, makan siang atau makan malam ya!" Ingat dokter pada Jill,

Jill mengangguk,

"O, ya, Kai, Kau sebagai pacar yang baik harus menjaga pola makannya ya!" Pesan dokter padaku,

"Di.. Dia bukan pacarku, hanya teman.." Cegah Jill.

Aku tersenyum,"Sebagai teman yang baik aku akan menjaga pola makan Jill" Kataku semangat

.

TBC

.

Bagaimana? Want to Review?