Butterfly

Yang Kyuhyun tau, bahwa ia terpesona dengan sosok yeoja berambut merah muda itu, dengan pakaian semacam kaus berwarna kuning ketat bergambar kupu-kupu dibalut rompi navy blue dan memakai rok pendek diatas lutut. Dengan kaki jenjangnya dan sepasang high heels merah yang terkesan seksi yang terpasang apik dikakinya yang mungil. Ia hanya tak bisa mengalihkan perhatiannya pada sosok kupu-kupunya. Bagaimana ia berjalan dengan cara aneh yang menurutnya lucu, kaki jenjang yang terekspos, paha mulus yang hanya tertutup setengah dari rok mininya –Ia tak akan membiarkan siapapun melihat isi dibaliknya-, bokong padat yang bergoyang mengikuti langkah pemiliknya (oke, Kyuhyun akui ia mulai berfikiran aneh sekarang) dan rok yang sedikit tersingkap karena tertiup angin –Kyuhyun dilemma, antara berterima kasih karena ia bisa mengintip sedikit atau mengutuk karena banyak pasang mata yang melihatnya juga-. Sedikit naik ia bisa melihat wajah memerah pemiliknya yang terkesan malu-malu dengan sikapnya yang menarik turunkan roknya yang terlalu mengekpos.

Kyuhyun mulai ketagihan.

Ia meneruskan jelajahannya pada leher jenjang yang terbuka seolah mengundangnya. Kyuhyun meneguk ludahnya ketika tanpa sengaja ia melihat bibir merah mengkilap yoeja didepannya.

Tunggu.

Yoeja itu didepannya ?

Yoeja kupu-kupunya.. yang telah di klaim sepihak olehnya.

Di depannya ?!

Ia tak bermimpikan ? Kyuhyun tak sedang berhalusinasikan ?

Ekhem. Tenang Kyu, tenangkan dirimu. Yoeja itu mungkin hanya ingin berkenalan denganmu, lihat bagaimana ia berjalan malu malu dengan wajah tersipu yang manis dan tersirat kegugupannya. Mungkin ini saat yang tepat untukmu menjadi lurus kembali.

Cek suara..

"H, hai. C-C-Cho K-Kyuh-yun imnida. A-Annyeong~" bagus Kyuhyun kau membuat kesan pertamamu buruk.

Cek sikap..

Dengan perlahan kau ulurkan tanganmu dan damn, apa yang terjadi dengan reaksi tubuhnya. Ia tak pernah seperti ini sebelumnya, bahkan ketika berhadapan dengan namja manis atau cantik, ia bahkan tak bereaksi ketika ia diculik oleh seorang yoeja yang dengan sukarela memamerkan tubuh telanjangnya. Harus Kyuhyun akui jika ia memang namja yang tampan dan mempesona –Kyuhyun mengibaskan rambutnya dalam hati -bangga- Karena membuat banyak yoeja dan namja bottom menginginkannya.

Dengan tangan bergetar dan berkeringat dingin ia mencoba mengangkat tangannya hanya untuk berjabat tangan. Kyuhyun terpesona dengan yoeja didepannya yang tersipu.

Waw.. Ia terkesan dengan penemuannya, lihat bagaimana tangan yang tengah ia genggam ini sangat mungil. Sangat pas untuk tangannya yang besar dengan lengan yang kokoh.

Cek sifat.

Ia terlalu memalukan untuk bercermin hari ini. Yang penting ia cukup mempesona.

Cek dompet. Ah.. ia rasa itu tak perlu, karena Cho Kyuhyun adalah Kyuhyun yang menawan. –Kyuhyun speechless sendiri memikirkan kenarsisannya-

Tanpa sengaja ia bersiul, melupakan kegugupannya.

"Namamu ?" Kyuhyun harus berbangga dengan kelancarannya dalam berbicara.

Pandangan mata yang sedari tadi terarah lurus kearah yoeja didepannya perlahan mulai menjelajah kembali. Kyuhyun bersiul siul bahagia karena mendapat view yang menarik, mata yang terarah kearah dada yang rata seperti ingin ia remas dan- dan-

Tunggu tunggu,,

Dada..

rata ? yoeja ini berdada rata ?

"K-Kim Ye-Yesung i-imnida. S. berkenalan denganmu." Jawabnya dengan wajah memerah dan suara gugup yang terdengar seksi. A- ah ? ia tak salah dengarkan ? Suaranya menggoda.

Eh, menggoda ? ada apa dengannya. Kyuhyun merutuk dengan isi pikirannya barusan.

Kim Yesung bukankah . . . siapa ? Kyuhyun mengernyitkan dahinya.

"Ka-Kau n-n-namja ?" anggukan polos menjawab pertanyaannya.

'Gyut'

Tanpa ijin untuk mengurangi rasa penasarannya, ia memegang dada rata tersebut dan meremasnya. Dan berbuah sebuah pukulan telak bersarang dibelakang kepalanya yang membuatnya berdenyut nyeri.

'Gyut'

Ia menyentuh sesuatu diantara selangkangan sang 'yoeja seksi' yang tengah mematung, terkejut dengan tangan kurang ajar milik Kyuhyun sebelumnya. Dan lima telapak tangan merah selanjutnya mendarat dipipinya. Sedangkan sang pelaku yoeja jadi-jadian tersebut pergi dengan menenteng kedua high heelsnya dengan wajah merah padam pencampuran antara marah dan malu.

Mengusap belakang kepalanya yang berdenyut dan memegang pipi sebelah kirinya yang panas bekas tamparan seraya meringis.

Ssshhh…

Kyuhyun speechless. Lagi.

Kupu-kupunya, namja ? apa Tuhan tengah mengujinya ? disaat ia ingin lurus, datang kupu-kupu penggoda yang ternyata namja ?

Ia namja baik yang sayang eomma dan appa, serta Ahra noona. Kenapa Tuhan mengujinya yang rajin ibadah. Ah, Kyuhyun lupa, ia tak pernah berdoa. Hanya tertidur dan pulas sebelum dimulai.

Kyuhyun meratap dalam hati.

Next or Delete/?