Tales of digimon hunter
A/N: digimon bukan punya author cerita ini, digimon punya akiyoshi hongo. Kalau author cerita ini yang punya digimon, fanfic bakal kiamat(?), yang dipunya author ini hanyalah cerita gaje dan oc-ocnya yang juga gaje (SFX:BRAK! BRAK! BRAK! BURRRRRRN!)
Q:Bunyi apa itu?
Readers: gak tau!
A: jawabannya adalah, authornya juga gak tau..
(SFX: ...)
A: yak! Terima kasih untuk reviewnya walaupun hampir gak ada, harap review lagi! Satu lagi judul cerita ini gak niru-niru dari digimon season 7 (disitu ada juga yang namanya digimon hunter, tapi beda dengan yang ada di cerita ini dan kemiripan in hanyalah sebuah kebetulan! KEBETULAN! *lebay mode: on*)
Sekarang cerita akan selalu dimulai dengan random battle yang tak ada hubungannya dengan cerita, pesertanya digimon yang selevel (rookie vs rookie, adult vs adult, dst petarung bisa dipilih melalui poling reader tapi soal menang kalah akan disesuaikan hasil penyelidikan authornya, contoh: metal tyranomon melawan tyranomon sudah jelas yang menang itu metal tyrannomon karena:
-perbedaan level, metal tyarannomon (perfect) tyrannomon (adult)
-perbedaan kekuatan, kecepatan pertahanan, skill, dll semuanya beda jauh
Ataupun: shoutmon vs dracomon atau digimon child manapun
Kemungkinan besar shoutmon menang, karena:
-kemampuan bertarung shoutmon tak bisa dibandingkan dengan digimon level child manapun kecuali arkadimon (child) dan digimon-digimon tipe petarung misalnya gaomon atau renamon, kalau seperti itu masih bisa dibandingkan. "ITU SIH BUKAN "TAK BISA DIBANDINGKAN DENGAN LEVEL CHILD MANAPUN!" Kata suara misterius. "Yah terserahlah," kata author gak menghargai kata-kata misterius itu BUKAN KATA-KATA TAPI SUARA TAU!" Sekali lagi suara misterius itu bergema. "..." Kali ini authornya kehabisan kata-kata untuk menjawab
- level shoutmon bukan child, dalam digimon xros wars konsep level sudah tak dipakai lagi
-dll (silakan pikir sendiri)
Random battle: Shoutmon vs Gumdramon
(Alasan: anggap aja battle ini merayakan tamat-nya xros wars dan mulainya xros wars yang kedua.)
Q: apakah gumdramon mampu mengalahkan 'raja' dan melampauinya? Mari kita saksikan (lebay mode: masih ON)
Shoutmon skill's
-Rock damashii: melemparkan bola api dari tangan
-Soul crusher: menembakkan 'jeritan' jiwanya yang membara (bentuk serangannya berupa api, tapi lebih besar daripada rock damashii)
-Rowdy rocker: menggunakan mic nya seperti pedang (kalau tak salah)
Gumdramon's skill
-Ran-gum break: menyerang menggunakan ekornya yang berbentuk mirip palu (bisa memanjang memendek seperti karet sesuai keinginannya. Sesuai namanya 'gum' (permen karet atau karet kalau tak salah) 'dramon' (digimon yang memiliki gen naga dalam tubuhnya) mirip dengan kemampuannya M*****.D.***** (bisa tebak siapa? Dia karakter dari anime lain) Apalagi sama-sama pakai baju merah.
-Fire Vortex: menuju ke lawan dengan merputar-putar seperti roda dengan api disekelilingnya dan menyerang lawan dengan palu diekornya yang sudah diperkuat dengan putaran berkali-kali berputar-putar seperti roda
-Jacked hammer: waktu chapter 2 dibuat skill ini authornya masih belum tau dengan jelas kayak gimana.
Random battle start!
"Rock Damashii!" Shoutmon langsung melemparkan bola api langsung pada 'juniornya' BLARR!
WAA! Ledakan besar tepat mengenai gumdramon yang kecil amat.
"Apaan? Sudah selesai? Kau bilang akan melampauiku dan cuma ini yang kau bisa lakukan?" Tanya shoutmon dengan tenang (shoutmon yang di xros wars 2 agak tenang gak terlalu cerewet kayak dulu).
"BERISIK! Makan nih! Ran-gum break! Ekornya yang berbentuk palu dan elastis menyerang shoutmon bertubi-tubi.
BRAK! "Gak kena!"BLAR! "Gak kena lagi!" Kata Shoutmon sambil menghindar ke samping membiarkan ekor gumdramon yang 'ganas' membentur tanah.
"Kalau gitu gimana yang ini?" Kata gumdramon sambil mengayunkan ekornya memutar secara horizontal (dari kiri ke kanan) pada Shoutmon.
"Hup!" Kata Shoutmon sambil meloncat untuk menghindari serangan dari kiri ke kanan (loncat karena dibelakangnya tanahnya amburadul karena serangan gumdramon)
"Bagus! Sekali putar lagi!" Gumdramon memutar ekornya sekali lagi secara horizontal mengulang penyerangan pada Shoutmon yang masih di udara karena meloncat.
Shoutmon memunculkan 'mic' kesayangannya dan menangkis serangan gumdramon, tapi tetap saja mic-nya bertabrakan dengan ekor palu Gumdramon yang mendorongnya ke tanah dan Shoutmon terdorong jatuh ke tanah.
Setelah Shoutmon jatuh ke tanah Gumdramon menyerang Shoutmon dengan fire vortex, Gumdramon melaju di tanah berputar-putar menuju Shoutmon dengan api disekelilingnya, tapi Shoutmon bukannya menghindar, malah menunggu serangan itu datang, mau pamer keberanian kali.. (Di- rowdy rocker sama shoutmon).
"Tamat kau! Raja!" Gumdramon meloncat dan membanting ekornya secara vertikal (dari atas ke bawah) sekuat mungkin pada Shoutmon yang berada tepat didepannya.
"Rowdy rocker!" Shoutmon mengayunkan mic-nya sekuat tenaga menghantam balik ekor Gumdramon dan membuat ekornya yang seperti palu terpental, dan Membuat Gumdramon 'defenseless' diudara (tadi kan loncat saat menyerang). Shoutmon melayangkan tinjunya dan menghantam Gumdramon dengan kekuatan yang tidak main-main, membuat Gumdramon terlempar dan menabrak bangunan terdekat menimbulkan bunyi BRAK! Yang besar (tinjunya Shoutmon bisa mementalkan Sagomon, yang tidak tau nonton xros wars season 2 episode 2).
"Ugh! POKOKNYA AKU GA AKAN KALAH!" Gumdramon bangkit dari jatuhnya dan mendadak cho-shinka jadi Arresterdramon.
"Woa! Gimana bisa?" Kata Arresterdramon terkaget-kaget.
"Sekedar bonus dari author, saat battle digimon yang memiliki partner bisa melakukan evolusi atau digixros selama authornya tau digimon apa hasilnya" kata author dari speaker terjauh(?).
"Jarang-jarang kamu (author) berguna juga!" Kata Arresterdramon sambil terbang menuju Shoutmon dengan tangan kanannya sudah mengepal bersiap untuk melayangkan tinjunya pada raja-nya. Tak sampai satu detik kemudian Arresterdramon mulai melayangkan pukulan beruntun yang tak sedikit jumlahnya, dan Shoutmon mempersiapkan mic-nya sebagai tameng. TANG! TANG! TANG! (Bunyi mic berbenturan dengan tinju) BAG! BAG! BAG! (Bunyi Shoutmon kena serangan, Lebih dari 10 kali).
"Yak! SPIN CALIBER! CRASH! (Bunyi tebasan) Ekor Arresterdramon yang ujungnya berbentuk tombak trident diayunkan diagonal dan menebas Shoutmon tanpa belas kasihan.
BRAK! Shoutmon terlempar membentur dinding dengan keras, tapi tak sampai 10 detik dia berdiri lagi dengan agak sulit karena menahan sakit dari serangan barusan (note: kekuatan fisik Arresterdramon lebih hebat daripada dramon kebanyakan, ekornya dapat mengangkat metal Tyrannomon, yang tidak tau lihat digimon xros wars: young hunter who leapt through the time yang episode 1)
"Kau berkembang, tapi sekarang aku tidak akan ragu ataupun menahan diri lagi!"
SHOUTMON! CHO-SHINKA! OMEGA SHOUTMON!
"HARD ROCK DAMASHII!" Dua buah bola api yang besar muncul di kedua tangan Shoutmon, Arresterdramon menyerang dengan bayangan-bayangan(mungkin) yang terbagi menjadi beberapa dan dengan nekat menyerang hard rock damashii dari depan (Dia masih pemula, makanya cara bertarungnya sering kali nekad, yang tidak tau liat episode 2 di anime yang sama, dia terus-menerus menyerang Sagomon dari depan tanpa bisa menghindari satupun serangannya, mungkin berhasil menghindar satu kali, tapi seingatnya author tidak sama sekali)
BLAR! Ledakan besar terjadi bersamaan dengan kedua digimon naga itu terhempas kebelakang karena angin ledakan.
WAA! BRAK! ZRTTT! Arresterdramon jatuh dan terseret ke langit (eh, maksudku lantai)
"Waktunya penyelesaian! BEAR SLASH! (OM: BEAT SLASH TAU! A: ga apa, kan cuma salah tulis doank! (Yang ini beneran)) Gerakan 'ngebor' Omega Shoutmon (ngebor maksudnya berputar seperti bor) dengan ujung kakinya yang tajam sebagai titik putarannya, langsung melubangi tanah dan disaat yang bersamaan ia menyelam ke tanah.
"HYAH! Omega Shoutmon muncul tepat dari bawah Arresterdramon sambil berputar-putar dan langsung mengangkat Arresterdramon meloncat kelangit (tepat saat ini Arresterdramon pusing sekali karena putaran cepat tersebut dan jadi sulit melawan karena kecepatan putarannya hampir sama dengan kecepatan Beat Slash. Saat sudah mencapai ketinggian yang cukup tinggi Arresterdramon dibanting sekuat tenaga oleh Omega Shoutmon.
BRAKK!
"HARD ROCK DAMASHII!" Dua bola api yang besar terbentuk di telapak tangan Omega Shoutmon. Omega Shoutmon melaju dengan cepat menghantamkan dua bola api itu pada Arresterdramon yang sedang berusaha berdiri menyeimbangkan dirinya tapi sulit karena pusing.
BLARR!
Shoutmon: win
Gumdramon: lose
"Terlalu cepat ratusan tahun kalau mau ngalahin aku." Kata Shoutmon dengan tenang sambil menyilangkan kedua tangannya didepan tubuhnya. Gumdramon yang sudah tumbang lalu memaksakan dirinya berdiri, ia menatap tajam Shoutmon lalu berkata "ULANG LAGI PRERTARUNGANNYA! KALI INI AKU PASTI MENANG!"
Author: woi! Ceritanya mau mulai tau! Nanti aja battlenya di tunda di episode berikutnya! LET'S ROCK! Eh salah, LET'S START! Oh, iya, ada juga 'omake' untuk battle
Omake
"HARD ROCK DAMASHII!" Dua bola api yang besar terbentuk di telapak tangan Omega Shoutmon. "Lihat nih! Jurus baruku! Api ditangan kanan dan kiri! Akan kujadikan satu!" Kata Omega Shoutmon dan membenturkan kedua bola api ditangannya yang tak disangka-sangka beneran menjadi satu sehingga ukuran dan kekuatannya bertambah. "Rasakan ini! Karyuu no Gouen! (Dazzling Blaze of Fire Dragon)" kata Shoutmon dan lalu melemparkan bola api yang besar dan membara itu pada Arresterdramon.
DUARR!
Ledakan itu bahkan menjadikan hampir segala benda kecuali Arresterdramon menjadi debu dalam radius sekitar 20m lebih.
"KAU MENIRU JURUS DARI ANIME LAIN! INI KAN ANIME DIGIMON! PAKAI JURUS ORIGINALMU DONG!" Kata Authornya tiba-tiba.
"Biarin, toh tadi kau gak melarang melakukan itu sebelum pertarungannya dimulai." Kata Omega Shoutmon yang sudah balik menjadi Shoutmon dengan santai.
"Nanti kuhabisi kau di akhir episode!" Kata Authornya sambil buru-buru lanjutin cerita yang seharusnya. Yak cerita mulai!
Drimogemon! Reload!
Munculah Drimogemon berukuran kecil (seperti yang ada di digimon savers episode 4) disamping D-Hunter itu (digimon hunter disingkat jadi D-hunter).
Untuk ikut denganku, kau harus tunjukkan kekuatanmu, simpel kan? Kata digimon hunter itu, dengan senyum kecil karena ketertarikan untuk melihat kekuatan agumon itu.
"Baby Burner!" Api yang besar langsung menembak Drimogemon dan D-hunter itu, D-hunter langsung menghindar ke kiri, sedangkan Drimogemon loncat menuju Agumon.
"Iron Drill Spin!" Drill milik Drimogemon berputar dan ia mendarat ke Agumon dengan drillnya yang membidik kepala Agumon. Agumon lari kedepan sehingga serangan Drimogeon meleset dan menganai tanah, tapi menimbulkan kerusakan besar (baca: lubang besar).
"Baby flame!" Agumon menembakkan sekitar 3 bola api sekaligus pada Drimogemon dari belakangnya. Drimogemon berbalik dan memutar Drill-nya lagi dan menyebabkan tornado yang menyapu habis bola api Agumon dengan mudah, dan tornado itu menuju Agumon dengan kecepatan tinggi. Agumon menahan tornado itu dengan menancapkan kedua cakarnya ke tanah sehingga ia tidak terhempas oleh angin kencang. "Itu Dorulu Tornado! Kenapa Drimogemon bisa menggunakannya? Kata Agumon pada D-hunter itu.
"Digimon jaman sekarang bisa melakukan sesuatu diluar perkiraan manusia dan digimon" kata D-hunter itu seakan-akan itu hal yang biasa.
"Dorulumon ajarkan, dia temanku." Jawab Drimogemon singkat. "Kerabat nge-drill ya." Jawab Agumon asal-asalan sambil melepas cakarnya dari tanah. Drimogemon menerjang lagi ke Agumon dengan Drill-nya membidik Agumon. "Dorulu Tornado!" Sekali lagi angin kencang yang berputar itu menembak Agumon, tapi kali ini menghempaskannya.
"Kuatnya." Kata Agumon pelan sambil berdiri lagi. Drimogemon berlari ke arah Agumon lagi dan menembakkan Dorulu tornado lagi karena tau Agumon akan sulit menangkisnya. Kali ini Agumon berlari ke arah Dorulu Tornado dan melakukan Sliding untuk menghindari Dorulu Tornado dari bawah dan langsung menuju ke bawah tubuh Drimogemon, dan lalu Agumon menyerang Drimogemon dari bawah dengan menancapkan cakar-cakarnya pada tubuh Drimogemon, tapi itu gagal Drimogemon meloncat ke atas sebalum sempat diserang, dan terjun menuju Agumon yang tepat berada dibawahnya dengan Drill-nya yang terus mengincar Agumon. Agumon tidak menghindar, ia bersiap menerima serangan Drimogemon. Saat serangan Drimogemon hampir mengenainya ia menagkap Drill yang masih berputar itu dan Drill itu berhenti berputar tapi malah Drimogemon yang berputar-putar. Agumon lalu melampar Drimogemon yang sudah sakit kepala karena pusing dan menembakkan Baby Burner. Drimogemon yang terkena serangan itu terlempar menjauh dari Agumon.
"Aku sudah cukup melihat kekuatanmu, ternyata sedikit lebih baik dari yang kukira, gak nyangka kamu bakal menangkap Drill milik Drillogy (nama). Drillogy lalu berdiri lagi dan berlari ke dekat master-nya.
"Hebat! Hebat!" Kata Drillogy sambil tepuk tangan, ternyata dia masih belum kalah melawan Agumon.
"Masih mau maju?" Kata Agumon masih dengan pose bertarungnya.
"Kubilang sudah." Kata D-hunter itu sambil memukul kepala Agumon.
"Seperti Drillogy, kamu juga mesti punya nama, namamu Kizumaru (kizu/pain/luka atau rasa sakit). Namamu seperti itu karena aku ketemu denganmu lagi saat kau hampir dibunuh Veedramon, dan pasti kau masih merasa 'sakit' karena kehilangan tempat tinggal dan teman-temanmu." Kata D-hunter itu sambil kembali menaiki Drillogy. Agumon.. Bukan, Kizumaru cuma menatap D-hunter dengan sedikit marah karena memberinya nama dengan arti yang tidak enak dan cuma menyangkut masa lalu. Tapi tetap saja itu tak akan mengubah keputusannya untuk mengikuti dan membantunya, daripada berkelana tanpa tujuan dan tempat tinggal.
"Satu lagi, arti namamu juga dari kata 'kizuna' (kizuna/bonds/ikatan (dalam arti persahabatan)), aku harap kita bisa berteman baik dan semoga kau bisa ketemu teman-temanmu lagi." Kata D-hunter itu lagi.
"Berteman dengan Digimon Hunter? Jangan bercanda." Kata Kizumaru, tapi sedikit perasaan senang tetap ia rasakan dari orang yang mulai ia terima sebagai 'teman'nya.
A/N: segini dulu ceritanya R&R please!
Rematch!
Shoutmon vs Gumdramon!
"Ran-gum break!" Gumdramon melemparkan Palunya pada 'lawan-tanding-ulang'nya. Shoutmon menangkap ekor Gumdramon dengan kedua tangannya dan langsung membenturkannya sekuat tenaga ke bangunan terdekat.
BRAKK!
Winner: Shoutmon
"Sepertinya dia belum benar-benar pulih dari pertarungan sebelumnya." Kata komentator yang muncul entah dari mana tapi yang pasti ada disini.
"Waktunya menghabisi Shoutmon!" Kata Authornya yang tiba-tiba sudah memegang palu raksasa yang tingginya 5m dan lebarnya dari ujung ke ujung 8m. Shoutmon sudah lari pontang-panting mengingat tak ada yang bisa melawan 'thepowerofauthor' yang bahkan bisa membuatnya OOC kayak gini.
