Pair : Zhengkun

Warn : YAOI, BOYXBOY, TYPO EVERYWHERE

"Ketika dua member Nine Percent ini tidak menyadari perasaan sesungguhnya satu sama lain, dan mereka berusaha menyangkal perasaan mereka sesungguhnya. Akankah mereka berani mengakui perasaan terlarang yang mereka rasakan satu sama lain ? Ketika rasa saling bergantung dan rasa sayang itu berubah menjadi rasa cinta yang semestinya tidak boleh tumbuh di antara pria, bagaimana mereka menyikapinya ?"


Pagi-pagi Dorm Nine Percent pagi ini sudah heboh dengan kemunculan berita tentang salah satu member mereka, yakni Lin Yanjun yang dikabarkan berpacaran dengan eks I.O.I, Jeon Somi.

Pasalnya tak ada satupun anggota nine percent yang menduga kalau Yanjun mereka akan berpacaran dengan Somi, karena sepengetahuan mereka, Yanjun hanya berteman dekat dengan gadis cantik itu.

"Jadi, kau sungguh-sungguh berpacaran dengannya ? berita itu benar ?" tanya Zhangjing, sang member tertua angkat bicara . Dan yang sedang dibicarakan hanya menghempaskan tubuhnya dengan santai di sofa dan mengangkat bahunya.

"Itu semua hanya settingan. Masa kau juga percaya berita itu, ge ?".

"Hah ? jadi itu benar ? kalian hanya berpura-pura saja ?" Justin, si member termuda terdengar antusias.

"Hmm, lagipula aku sama sekali tidak punya perasaan apapun pada Somi, dia kan juga sudah memiliki kekasih "

"Jinjja ? memangnya kau tahu siapa kekasihnya ?" Fan Chengcheng ikut nimbrung.

"Aku tahu, tentu saja aku tahu. Kang Daniel , center Produce 101 itu, mereka diam-diam sudah bersama selama setahun belakangan" jawab Yanjun dan sukses membuat dorm Nine percent semakin heboh saja. Betapa tidak, mereka kini telah mengantongi fakta baru yang mengejutkan, kalau ternyata diam-diam Jeon Somi menjalin kasih dengan center Wanna one, Kang Daniel.

"Lagipula, kalian tahu kan media yang selalu saja membesar-besarkan sebuah masalah, kami tidak akan mungkin berkencan dengan terang-terangan seperti itu yang lebih lucu lagi, aku malah dibilang cedera saat bermain ski. Ya ampun, mereka benar-benar membuat ini menjadi makin rumit. Aku dan Somi bahkan tidak pernah bepergian bersama. Aku merasa seperti orang bodoh sekarang ini "

Yanjun tertawa kecut dan Xiao Gui hanya bisa menepuk bahu pria kelahiran tahun 1995 itu untuk menenangkannya.

Yanjun hanya mengangguk-angguk pelan. Pemuda berlesung pipi itu mencintai Nine percent dan fans mereka tentu saja, ia akan bersama nine percent hingga akhir, bagaimanapun beratnya kondisi yang sedang dialaminya, ia masih mempunyai orang-orang yang setia di saat suka maupun duka.

Yanjun tentu saja tidak menyesal telah debut bersama nine percent.

"Whoa whoa lihat ini ! couple yg sangat cute !"

Justin berteriak kegirangan seperti baru mendapat lotere, sementara matanya tidak lepas dari laptop di pangkuannya.

Rupanya si maknae, Justin sedang membaca sebuah artikel di mana Zhu Zhengting yang berperan sebagai sepasang kekasih denganaktris cantik, Lin Yun di film perdana yang Zhengting bintangi, di mana di dalam artikel itu disebutkan kalau Zhengting yang dipasangkan dengan sang pemeran utama wanita yaitu artis muda Lin yun, dan pasangan itu dipandang sebagai pasangan serasi saat ini.

Sang leader yg ramai dibicarakan sendiri, Zhengting masih meringkuk dengan nyaman di balik selimutnya.

Pemuda cantik itu baru saja pulang syuting di pukul empat pagi dan kini yang ia butuhkan hanyalah istrirahat mengingat hari ini nine percent tidak ada jadwal apapun, jadi dia berniat menggunakan hari ini hanya untuk memulihkan tenaganya.

"Lin Yun cantik juga ya, gadis ini kan yang bermain di The mermaid, wah Zhengting ge memang beruntung bisa dipasangkan dengan artis secantik dia, apalagi ini merupakan film perdananya " seloroh Chengcheng seraya ikut memelototi layar laptop putih kepunyaan Justin.

Tanpa mereka tahu kalau ada seseorang di pojok ruangan yang kurang senang mendengar percakapan dua artis Yuehua itu, apalagi kini ada si cerewet satu lagi yang ikut bergabung, siapa lagi kalau bukan si member 'sesepuh' You Zhangjing.

Satu sosok yang tampak sama sekali tidak tertarik ketika mendengar kehebohan itu disebut. Benar sekali, dia adalah Cai Xukun.

Center mereka itu itu juga tidak mengerti dnegan perasaannya sendiri, pasalnya belakangan ini, catat ya , belakangan ini, ia selalu merasa tidak suka apabila Zhengting dekat dengan member yang lain secara berlebihan.

Sudah bukan rahasia lagi kalau Zhengting sebenarnya adalah orang yang manja, meski ia selalu bersikeras kalau ia sama sekali tidak cute, tapi tetap saja kenyataan berkata sebaliknya.

Zhengting baru 22 tahun , jadi wajar kalau dia masih kekanak-kanakan.

Zhengting berkenalan dengan xukun semenjak sekitar setahun yang lalu, ketika mereka sama-sama mengikuti program Idol producer.


Xukun itu normal, tentu saja. Ia sudah pernah berpacaran dengan beberapa orang gadis. Dan kini, ia juga sedang digosipkan dengan idol muda Zhou Tzuyu, member girlband Twice asal China.

Tentu saja itu tidak benar, dia dan Tzuyu hanya berteman, kalaupun memang dia terlihat dekat dengan Tzuyu, itu karena ia berusaha baik pada semua orang. Termasuk dengan member Twice yang lain atau dengan member pristin ataupun WJSN, intinya Xukun itu ramah, dia baik pada semua orang, tidak memandang pria atau wanita, ia ingin berteman dengan semua orang, ia tidak habis mengerti kenapa malah dirinya yang digosipkan dengan Tzuyu.

Saat sedang syuting film perdananya di China, ia juga diisukan menyukai lawan mainnya. Tapi itulah Cai xukun yang baik pada semua orang sehingga terkadang sikap baiknya itu mengundang kesalahpahaman.

Kembali pada Xukun dan Zhengting.

Xukun merasa nyaman saat bersama Zhengting. Ia merasa nyaman walau Zhengting sering sekali merajuk dan merupakan seseorang yang moody seperti perempuan saja.

Ketika leader Yuehua itu tidak begitu baik suasana hatinya, maka pemuda manis itu tidak akan banyak bicara dan lebih banyak diam, dan Xukun memahaminya. Ia akan menunggu sampai moood Zhengting lebih baik baru ia akan berbicara lagi padanya ,dan Zhengting juga seseorang yang lebih banyak memperhatikan detail, dalam hal apapun Zhengting akan memperhatikan detil sekecil apapun. Xukun merasa ia adalah orang yang paling memahami Zhengting di antara para member lainnya, ia juga dekat dengan Ziyi namun dengan Zhengting ia merasa sangat nyaman.


Zhengting suka sekali melakukan skinship, bukan suka sebenarnya, namun ketika ia ingin melakukan skinship, maka ia akan melakukannya, walaupun sedang di atas stage.

Seperti ketika dengan Chengcheng, saat di atas stage dan jujur saja, entah kenapa, saat melihat hal tersebut , dada Xukun terasa sesak dan ia tak paham perasaan apa yang ia rasakan sekarang.

"Kunkun, kau diam saja dari tadi ?" itu suara Ziyi, yang mungkin sedikit heran ketika Xukun yang biasanya cerewet kini tidak berkomentar apapun.

"Huh ? tidak apa-apa, Zhengting mana ?" tanyanya.

"Mungkin ia masih tidur, tadi ia kan baru pulang syuting jam empat pagi " jawab Justin.

"Aku akan ke kamarnya "

"Biarkan saja ia beristirahat " namun xukun tidak mengindahkan kata-kata Ziyi sama sekali dan ia langsung meluncur ke kamar zhengting yang ditempatinya bersama Justin dan Chengcheng di lantai dua.

"Belakangan dia aneh " celetuk Xiao Gui.

"Aneh ?" tanya Yanjun.

"Iya, dia aneh. Kau tahu, dia memandangiku dan Zhengting-ge dengan cara yang aneh saat kami ada di atas stage, pandangannya sedikit menyeramkan " kata Chengcheng dengan agak lebay

"Dasar lebay " suara Linong menginterupsi.

"Tapi benar kok, seperti tatapan cemburu, begitu " Adik Fan Bingbing itu tak mau kalah.

"Mungkin itu hanya khayalanmu saja Chengcheng lebay " cetus Yanjun.

"Belakangan memang dia amat dekat dengan Zhengting, tapi kupikir mereka itu seperti kakak-beradik dan zhengting seperti sangat menyayangi Kunkun bagaikan adiknya sendiri " kata Zhangjing dengan bijak


Zhu zhengting masih meringkuk damai di balik selimut tebalnya, dan Xukun masuk seenaknya saja ke kamarnya, duduk di tepian ranjangnya dan tangannya tidak tahan untuk tidak mengelus surai lembut zhengting.

Zhengting peka terhadap sentuhan, senyenyak apapun tidurnya, ia akan terbangun saat ada seseorang menyentuhnya sedikit saja, walaupun hanya rambutnya sekalipun. Dan ia langsung terbangun saat merasakan ada yang mengelus rambutnya.

Matanya berusaha mengenali siapa yang menyentuhnya dan indera penglihatannya mendapati seorang Cai Xukun tengah duduk di tepian ranjangnya.

"Kunkun ?" suaranya serak khas orang bangun tidur.

"Maaf, tidak bermaksud membangunkanmu. Kau pasti lelah, tidurlah lagi " kata xukun dengan lembut.

"Hmm, aku lelah sekali hari ini. Tapi aku senang sekali berada di lokasi syuting " Zhengting bangun dan duduk di tempat tidurnya.

"Banyak sekali pengalaman baru yang kudapatkan dan juga teman-teman baru yang baik padaku. Ternyata syuting film itu sangat menyenangkan ya " Zhengting tersenyum dan tampak sekali ia senang.

Senyuman itu, senyuman yang xukun rindukan setiap hari, dan anehnya selalu membayanginya setiap malam (khususnya beberapa waktu belakangan ini ). Dan Xukun tidak tahu jawabannya kenapa.

Xukun mmeperhatikan setiap lekuk wajah zhengting.

Zhengting itu cantik, untuk ukuran pria, Sehun itu termasuk cantik, sangat cantik malah. Tak heran julukan fairy of the world disematkan padanya. Dan lagi-lagi ia tidak mengerti kenapa pikiran semacam itu bisa bertengger di otaknya. Ia masih normal kan, ia masih menganggap bahwa yang layak disebut cantik hanyalah makhluk yang bernama perempuan, namun kenapa sekarang ia malah menyebut pemilik nama keluarga Zhu itu dengan kata-kata cantik. ?

"Kau...cantik " ucapnya tidak sadar dan membuat zhengting mengernyitkan dahinya.

"Huh ? apa ? kau bilang aku apa ?" tanyanya dengan heran dan xukun dengan cepat menggelengkan kepalanya.

"Ahhh tidak ada.. Lupakan saja, aku asal bicara, tidurlah lagi, hari ini kita kan tidak ada kegiatan " xukun menepuk pelan bahu zhengting dan beranjak meninggalkannya.

"Hmm, baiklah " Zhengting angkat bahu dan berbaring kembali untuk meneruskan tidurnya.

"Bro, kau mau ikut berbelanja tidak, keperluan kita sudah habis semua nih " tanya Ziyi, begitu melihat xukun turun dari kamar zhengting.

Ziyi bermaksud berbelanja keperluan rumah tangga mereka yang sudah habis, bersama Zhangjing dan Xiao gui. Xukun hanya menggeleng.

"Kalian saja, aku sedang tidak mood " jawabnya.

Semua member keluar dan mempunyai tujuan masing-masing. Ziyi, Zhangjing, Nongnong dan Xiao gui berbelanja. Chengcheng berkata dia berangkat untuk syuting sebuah variety show, Justin mengajak Yanjun pergi main billiard. Dan di dorm sekarng ini hanya tinggal Xukun dan zhengting berdua.

Xukun bosan, ia bingung mesti melakukan apa, sementara zhengting mungkin masih tidur di atas.

Iseng-iseng dia menyalakan laptopnya dan mata besarnya mebelalak saat melihat berita dirinya dan Tzuyu tengah santer-santernya beredar di internet.

"Ya ampun, bisakah media tidak menjadikan gosip ini makin rumit saja ? aku dan tzuyu kan tidak ada apa-apa , kalau zhengting tahu tentang ini bagaimana ?"

Media sungguh membesar-besarkan semuanya, potongan gambarya dan Tzuyu yang dirangkai menjadi sebuah video ditambah backgroun lagu yang menurutnya tak jelas sama sekali, tidak berfaedah.

Ia tidak mengerti lagi enapa ia khawatir sekali ketika zhengting mengetahui tentang ini. Seharusnya tidak ada kaitan apa-apa dengan zhengting kan ? Toh, zhengting tidak ada hubungan apa-apa dengan dirinya, kenapa ia harus cemas.

Tapi tetap saja...


Zhengting mengucek kedua matanya, ia sudah merasa lebih segar sekarang dan ia melirik jam di dinding yang menunjukkan pukul tiga sore.

Sebelum beranjak dari tempat tidur, ia meraih handphonenya guna mengecek apa ada yang menghubunginya. Namun matanya justru terpaku pada topik hangat di instagram yang berbunyi : "Setelah Lin Yanjun-somi, sekarang hubungan Cai xukun-Tzuyu yang bakal diungkap ?".

Zhengting tidak suka itu. Ia tidak suka topik yang hangat dibicarakan itu. Ia tahu kalau gosip Yanjun-somi palsu dan hanya settingan, namun tentang Xukun-Tzuyu ?

Ia sama sekali tidak tahu-menahu tentang hal tersebut dan ia tidak menyukainya. Langsung menutup instagramnya, tenggorokannya mendadak menjadi sangat kering, ia memerlukan air minum untuk mendinginkan tenggorokan dan pikirannya. Ia akan menanyakan hal ini langsung pada xukun nanti.

Kaki panjangnya dengan cepat menuruni tangga untuk menuju ke dapur namun ia menemukan sosok yang sedang memenuhi pikirannya duduk di sofa dan sedang asyik berkutat dengan laptopnya.


"Kunkun ?" panggilnya. Yang dipanggil namanya sontak menoleh.

"eh? sudah bangun ? "

"Ya, yang lain kemana, sepi sekali ?"

"Pergi semuanya entah kemana "

"Kau sendiri, kenapa tidak ikut pergi, atau kau tidak pergi dengan... tzuyu ?"

Xukun terkejut saat zhengting seakan-akan menyindirnya secara terang-terangan.

"Kok malah bawa-bawa nama Tzuyu ? kenapa aku harus pergi dengannya ? dia bahkan bukan member kita "

Candaan garing yang Xukun lontarkan sama sekali tidak membuat raut datar menghilang dari wajah anggun zhengting. Pemuda itu tidak menyahut apa-apa dan melanjutkan perjalanannya menuju dapur yang menjadi tujuannya semula.

"Hey, Zhengting " Xukun beranjak berdiri dan menyusul zhengting ke dapur.

"Kau belum menjawabnya. Kenapa kau malah menanyakan soal tzuyu ?" tanya Xukun lagi.

"Bukannya kau sedang berpacaran denagnnnya ? kenapa malah bertnaya balik padaku ?" cetus zhengting dengan nada yang di telinga xukun sedikit ketus dan terdengar tidak 'zhengting' sekali.

"Hey, kau kenapa sih ? jangan-jangan kau sduah percaya pada gosip-gosip itu ya ?"

"Aku hanya asal membaca saja, gosip atau kenyataann, toh bukan urusanku. Iya kan?. Tzuyu cantik, kau nampak dekat dengannya, kurasa kalian pasangan yang serasi. Setelah Yanjun-Linyun, apa ya nama couple yang tepat untuk kalian. Kurasa Kunyu, nama yang cute, betul tidak ?"

Zhengting berusaha tersenyum, namun nampak sekali kalau dipaksakan dan jujur saja, xukun tidak suka senyuman terpaksa seperti itu muncul di bibir manis zhenting.

"Aku tidak ada apa-apa dengan Tzuyu, aku tidak pacaran. Ya Tuhan, itu semua tidak benar ! masa kau lebih percaya media-media itu daripada padaku, Zhu zhengting ?" nada bicara xukun meninggi.

Zhengting takut kehilangan xukun. Ia sudah bergantung pada xukun semenjak awal Idol producer . Ia mungkin saja egois sekarang ini, namun ia tidak mau kalau xukun memperhatikan orang lain dan lantas melupakannya. Ia ingin tetap menjadi yang nomor satu di hati dan pikiran xukun.

"Eh...tunggu, apa kau sedang cemburu sekarang ?"

Xukun menggoda zhengting, namun zhengting masih kesal. Ia ingin sekali mendengar penjelasan langsung dari mulut xukun perihal gambar-gambar kedekatan Tzuyu dan Xukun yang ia lihat di internet tadi namun ia terlalu gengsi untuk langsung bertanya.

"Zhengting ?" Xukun menepuk bahu zhengting.

"Cemburu apanya, dasar bodoh. Untuk apa aku cemburu, kita sama-sama pria, kau harapkan cemburu apa, jangan berpikrian aneh-aneh, Xukun " jawab Zhengting tanpa menghadapkan tubuhnya ke arah member yang lebih muda dua tahun itu. Ia hanya membelakangi Xukun sedari tadi, tidak sanggup rasanya menatap manik gelap xukun dalam keadaan seperti ini. Bisa-bisa pipinya merona, dan membuatnya seperti anak gadis saja.

"Ah, sudahlah. Aku mau mandi " Zhengting meletakkan gelasnya di meja dapur dan bermaksud kembali ke kamarnya namun cengkraman iba-tiba Xukun di pergelangan tangannya membuatnya berhenti.

"Apa lagi ?" Zhengting akhirnya bersuara kembali.

"Kau tidak pacaran kan ? ya sudah, berarti itu juga Cuma gosip atau settingan seperti kasus Yanjun. Apa lagi ?" sambung Zhengting yang bersikap aneh sekali hari ini menurut xukun. Zhengting uring-uringan dan uring-uringan itu seperti tanpa sebab.

"Sikapmu aneh sekali, Zhengting ? kau tidak sakit kan ?" Xukun menempelkan telapak tangannya di kening zhengting dan membuat sang empunya dahi mengernyit.

"Hentikan, aku tidak apa-apa, hanya capek saja "


Jarak mereka dekat sekali dan dari jarak sedekat ini, lagi-lagi xukun harus menelan ludah ketika matanya terfokus ke bibir mungil merah muda milik Zhengting.

Berusaha menetralkan detak jantungnya yang mengencang , namun gagal, akhirnya tindakan 'gila' Xukun mengacaukan semuanya. Center nine percent itu memberi kecupan cepat di bibir zhengting dan membuat leader Nine percent itu membeku seketika.

Apa itu barusan ? apa barusan Cai xukun menciumnya ? Apa itu hanya khayalannya atau kenyataannya ?

Zhengting hanya mengerjap-kerjapkan matanya. Ciuman atau bisa dibilang kecupan itu memang singkat, sangat singkat namun sanggup membuat zhengting diam seperti patung di tempatnya. Xukun sendiri pun tidak mengerti kenapa ia melakukannya, hanya ingin mengecup bibir Zhengting saja.

"Apa itu ? kenapa kau menciumku ?"

Zhengting bertanya dan Xukun menelan ludahnya dengan gugup, tak tahu mesti menjawab apa.

"Aku...aku...maaf Zhengting-ah, kalau kau tidak suka, kau boleh memukul, menampar atau apa saja. Aku...hanya ingin mencium saja, tidak tahu juga kenapa ?"

Xukun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sebenarnya. Ia menjadi kikuk sendiri.

Tanpa diduga, sudut bibir Zhengting malah membentuk sebuah senyuman tipis. Ia tidak marah waktu Xukun mengecupnya tadi. Mungkin saja kalau orang lain yang melakukannya, ia akan langsung memukulnya namun ini adalah Xukun dan mana bisa ia marah ?

"Aku tidak marah kok, Kunkun " Zhengting tersenyum dan alangkah lega hati xukunmelihat senyuman itu.

"Benarkah ?" mata Xukun berbinar menatap mata zhengting dan mata indah itu, selalu bisa membuatnya merasa bahagia dan tenang ketika memandangnya.

"Bo-boleh aku menciummu lagi ?" Ingin rasanya Xukun menampar mulutnya sendiri , bisa-bisanya ia berkata-kata seperti itu pada Zhengting yang sekarang tengah menatapnya penuh tanya.

TBC