Two Wifey
Chap 1
Cast :
Jung Yunho
Kim Jaejoong
Shim Changmin
Pair
YunJae HoMin
DESCLAIMER:
Mereka semua milik saya #plak
WARNING:
BOYS LOVE, Typo everywhere, Tidak masuk akal, POLIGAMI , dont Like dont Read
Dont WAR DiFF Daddy Tujuan Daddy membuat FF ini bukan untuk Ribut
Yang diblock itu artinya flashback ya ;)
xxxYunJaexxxHoMinxxx
Yunho berjalan perlahan menatap keindahan sosok yang sedang berlari kecil kearahnya.
"Yunnie-ahh " Sosok itu menubruk Yunho dan langsung memeluknya erat
"Aigooo uri Joongie berat sekali" Ujar Yunho berpura-pura keberatan
"Mwo? Yakk aku tak segemuk itu beruang gendut " Jaejoong mencubit lengan Yunho
"Hahaha Arra arra sayang, aku hanya bercanda " Yunho menggenggam erat tangan Jaejoong. "Jadi mau makan dimana?"
"Eum , bagaimana kalau kita makah shusi? Aku sudah lama tak memakan makanan jepang Yun ya ya ya" Jaejoong menggoyang-goyangkan lengan Yunho memandang proia berwajah kecil itu dengan pupyeyesnya, padahal tanpa mengeluarkan jurus itupun Yunho sudah pasti akan menuruti kekasih cantiknya.
"Ne ne kajja... " Yunho mencuri kecupan kecil disudut bibir plump Jaejoong membuat namja cantik itu mengerucutkan bibirnya
"Mesumm !"
"Tapi kau suka kan... " Yunho mencolek dagu lancip jaejoong
"Nde, Neomu choaaa " Jaejoong memeluk lengan Yunho
Yunho mengacak rambut Jaejoong gemas
"Ah Ne Yunnie, Changmin kerumah " Jaejoong merubah mimik wajahnya sendu,
Yunho mengangguk mengerti "Ne, Lalu?"
"Yun apa tak sebaiknya kita.. eng satu rumah saja dengan Changmin, Aku... Aku tak keberatan , aku kasihan dengan Minnie yang harus bolak-balik kerumah untuk memenuhi kebutuhanmu " Jaejoong menggigit bibir bawahnya
Yunho tersenyum simpul, "Akan kufikirkan nanti " Sahut Yunho kemudian masuk kedalam mobil yang sebelumnya ia membukakan pintu mobil untuk Jaejoongnya.
xxxYunJaexxxHoMinxxx
Changmin memainkan PSP ditangannya, sesekali dahinya berkerut menatap jam . ini sudah jam 8 malam dan Yunho belum juga pulang. Ingin rasanya Changmin menelphone kekasihnya itu tetapi ia sadar saat ini adalah waktu Yunho dengan Jaejoong. Dan yang paling utama dia lapar sekarang
Kruyukkkkkkk
"Ugh, ck Yakkk kemana sih mereka! Tidak sadarkah kalau perutku ini tak bisa menunggu " Changmin mengambil handphonenya
Tuttt tuttt tuttt
"Halo"
"Yak Jae hyung aku laparrrrrrrr sampai kapan aku menunggu!" Seru Changmin
"Aigoo minnie sabar ne, kami sedang dijalan tadi Yunho membeli sedikit hadiah untukmu"
"Aku tidak mau hadiah aku ingin makan! Ck lagian kalian kalau mau kencan kenapa melarangku untuk membeli makanan sendiri sih! Ck cepat kutunggu 10 menit kalau tidak aku akan menghancurkan dapurmuu " Seru Changmin dan langsung mematikan handphonenya setelah itu terdengar tawa evil dari namja tinggi itu.
Dilain Pihak Jaejoong nmengerucutkan bibirnya
"Waeyo?" Tanya Yunho yang baru masuk kedalam mobil
"Cepat pulang.. Changmin mengamuk" Ujar Jaejoong
"Hah?"
"Cepat Jung Yunho sebelum dia menghancurkan dapurku !" Jerit Jaejoong yang langsung dilaksanakan oleh Yunho.
Titt Titt Titt pshh /?
Pintu Appartement itu terbuka,
"Kami pulang" seru Yunho dan Jaejoong berbaringan
"Akhirnya..." Changmin mencampakkan PSPnya keatas sofa dan langsung menyambut kedatangan dua orang tadi.
"Kalian Lama sekali sih " Grutu Changmin mengambil bungkusan yang disodorkan Jaejoong,
"Jangan salahkan aku , salahkan beruang gendut itu " Kata Jaejoong berjalan langsung menuju dapurnya mengecek keadaan lokasi favoritnya.
"Eh, jangan bilang kau berbuat mesum hyung?" Changmin menatap Yunho yang sedang melepas sepatunya.
"Tidak Chami, hanya sedikit ciuman " Yunho mengecup bibir Changmin singkat
"Yakk beruang mesum!" teriak Changmin
"Yakkk Tiang! Kau apakan dapurku!" Teriak Jaejoong dari dapur
"Huwaaaa Hyung Lindungi aku dari amukan gajah!" Changmin berdiri dibelakang Yunho.
"Yakk kemari kau anak nakal... " Jaejoong muncul dengan spatula ditangannya dan mengejar Changmin.
"Hyaaa Ampun Jae hyung.. aku hanya coba membuat telur dadarrr" Kata Changmin berlari memutar diruangannya.
"Tapi tidak dengan menghabiskan hampir satiu papan telur dan membuat dapurku berantakan dan gosong begituuu" JaeJoong terus mengejar Changmin dengan mengacung-acungkan Spatulanya.
"Ahhh Ampun Jongie hyung ampunn "Changmin terus berlari .
Dan terjadilah aksi kejar-kejaran antara dua namja diruangan yang cukup luas tersebut. Yunho? Dia hanya terkekeh melihat kejadian yang biasa terjadi itu. Ia mengulum senyum melihat kedua istrinya "akur" .
Kedua Istri? Ya mereka berdua merupakan istri sah dari Jung Yunho, tidak kalian tidak salah membaca. Kim Jaejoong dan Shim Changmin adalah istri dari Jung Yunho. Bagaimana bisa? ya itu yang disebut ketulusan cinta
~FLASHBACK ON~
Jaejoong menatap nanar Yunho dan Changmin, Air matanya terus menetes mengingat selama ini ia dikhianati oleh orang yang sangat ia sayang. Begitu juga dengan Changmin air matanya terus menetes menatapa kedua hyung yang sangat ia sayangi itu.
"Mi-Mianhae..." Ujar Changmin "Ini salahku , tidak seharusnya aku hadir diantara kalian" Kata Changmin
"Tidak Minnie, ini bukan salahmu!" Seru Jaejoong ia menatap tajam Pria yang sedari tadi menunduk dengan wajah penuh penyesalan "Jung Yunho... sekarang kau harus memutuskan... Kau memilih aku... atau Changmin! " Kata Jaejoong mengeratkan genggamannya
"Andwae.. Hyung... hyung harus bersama Jaejoong hyung.. Aku aku akan pergi dari kehidupan kalian" Ujar Changmin memandang Yunho
"Diam Minnie, Biarkan Tuan Jung ini berbicara. Aku tahu kau tidak salah dalam hal ini!" Jaejoong menggenggam tangan Changmin lalu kembali menatap Yunho "Jawab Jung"
"A-aku... " Yunho menarik nafas kemudian mengeluarkan 1 kotak beludru berwarna merah yang cukup besar untuk disebut tempat cincin.
Yunho menatap kedua Namja yang ia cintai itu dengan tatapan ragu namun penuh dengan ketulusan.
"Aku tak bisa memilih diantara kalian berdua, kalian berdua sama-sama penting dalam hidupku. Jadi... " Yunho membuka kotak tadi dan menunjukkan pada Changmin dan jaejoong
Namja perparas feminin dan Namja berparas kekanakan itu menatap 3 cincin yang berderet didalam kotak tersebut dan memandang tanya ke Yunho
"Aku.. ingin kalian berdua... menjadi Istriku.. Kim Jaejoong Shim Changmin... menikahlah denganku " Kata Yunho menatap keduanya.
"Apa!" Seru Jaejoong dan Changmin berbarengan
"Kau sudah gila Jung!" Seru Jaejoong
"Hyung, kemana akal sehatmu!, kau harus memilih hyung! Jangan sakiti Jaejoong hyung lebih dari ini!" Tutur Changmin
"Kalau kau memang mencintai Minnie tidak usah memikirkan perasaanku Yun.. kumohon ... Hiks " Isak Jaejoong menutup mulutnya dengan telapak tangannya, melihat Hyung cantiknya menangis Changmin langsung memeluk Jaejoong, dan Jaejoong balas memeluk Changmin "Hiks..."
Yunho menggeleng "Aku tak bisa... aku mencintai kalian berdua... dan apa bila kalian tak menerimaku, maka aku yang akan pergi dari kehidupan kalian" Ujarnya
Changmin melotot kemudian melepaskan pelukannya dari Jaejoong dan dengan cepat berada disamping Yunho
PLAKKK
Satu tamparan keras mendarat dipipi namja tampan itu. Ia mengambil kotak cincin tadi dan membuangnya
"Jangan pernah berfikir untuk melaksanakan ide gilamu hyung!" desis Changmin kemudian menarik tangan Jaejoong hyung untuk meninggalkan Yuho yang hanya terpekur sendiri.
Sepeninggalan kedua namja itu Yunho hanya dapat menunduk lesu, ia memungut cincin yang tadi dibuang Changmin, ia memegang dadanya yang terasa berdenyut, hari ini hari ini dia kehilangan dua orang yang amat dia cintai. Dan dia juga harus mulai menjauh. Jantung Yunho serasa berhenti detik itu , sakit dipipinya tak sebesar sakit dihati yang dia rasa.
Tapi Yunho bukan namja yang munafik, dia mencintai Jaejoong dan Changmin memilih salah satu akan hanya menambah sakit dihatinya. Mungkin ini pilihan yang tepat dari pada memilih salah satu lebih baik tidak keduanya. Tapi tetap saja ia patah hati.
xxxYunJaexxxHoMinxxx
Yunho terus menatap serius layar monitor dihadapannya , tangannya lihat mengetik ngetik document yang entah sudah keberapa ia kerjakan
"Yun. Sudah malam. Kau tidak pulang? "Ujar Heechul
"Tidak, kau pulang saja dulu, aku masih banyak yang harus dikerjakan" Sahut Yunho tanpa mengalihkan pandangannya.
"Yun, ini sudah hampir 2 Minggu kau selalu over night seperti ini. Kau tidak sayang tubuhmu ?" Ingat Heechul
"Gwechanna chullia-ahh aku akan baik-baik saja" Kata Yunho
"Yun.."
"Pulanglah Chul, Hangeng hyung pasti sudah menunggumu"
"Ck ya sudah terserahmu!" ujar Heechul seraya berlalu.
xxx
Jaejoong meringkuk disofanya, matanya memandang sayu kearah pintu ia melirik jam yang sudah menunjukan pukul 11 malam biasanya saat ini ia sedang meringkuk hangat dipelukan sang Beruang mesum yang sangat ia cintai, namun sudah dua minggu ini sosok itu seperti menghilang dari kehidupannya. Jaejoong menatap ketumpukan makanan yang tadi sore ia masak, biasanya Yunho akan menghabiskan itu semua saat ia pulang kerja, Yunho jarang sekali makan diluar karena Jaejoong sangat suka masak. Tanpa ia sadari Air matanya menetes
"Yunnie... Bogoshipo... " Lirih Jaejoong , tangan lentiknya mengambil gedget yang tergeletak dilantai. Dengan mantap Jaejoong menekan nomor seseorang kemudian menempelkan pada telinganya.
Tuttt tuttt tutttt
xxx
Changmin berbaring tengkurap diranjang besarnya , matanya menatap kosong ketempat kosong disampingnya. Dengan perlahan ia mengelus tempat itu membayangkan sosok namja bermata musang yang sedang menatapnya kembali dengan senyuman manis. Ini sudah 2 minggu tempat itu kosong, Changmin sangat merasa kehilangan sosok hangat tersebut. Dan tanpa ia sadari air matanya kembali menitik membasahi bantal yang sedang ia tiduri
"Yun hyung... Bogoshipo.. " Lirih Changmin
Drttttt drttttt drtttttt
Dengan malas Changmin mengambil Handphonenya yang berada diatas meja nakas
"Yeobseo..." Sahut Changmin
"Minnie... " Terdengar suara lirih disana
"Ne Jae hyung.. "
"Hikss... "
"Jongie hyung... waeyo?"
"Hiksss aku merindukannya Min-ahh sangat merindukannya " ucap Jaejoong
"..."
"Min... bagaimana denganmu? Apa kau baik-baik saja? Hiks tanpanya?"
"Hyu-hyung,,, ak-aku... aku juga merindukannya... " Akhirnya Changmin ikut meneteskan air matanya.
TBC
ND :
Hallo daddy kembali
Awalnya daddy ingin menghapus FF ini karena belum apa-apa daddy sudah dicerca dan dimaki
Tapi setelah difikir-fikir daddy mengurungkan niat tersebut. Why? Entahlah daddy suka dengan cerita ini , salah satu FF yang daddy tulis dengan senyuman disepanjang pembuatannya.
Untuk kedepannya cerita ini mungkin akan lebih serius
Berminat melanjutkan membaca? Dont forget to Review :* :*
Batam 12/08/2015 11:32
