Dddrrtttt... Ddddrrtt...
Kibum : Manager-hyung? Ada apa menelpon? Apa hari ini ada jadwal untukku?
Manager : Ah tidak, aku hanya ingin memberitaumu kalau jadwalmu hari ini kosong. Jadi hari ini kau bisa santai.
Kibum : Jinjjayeo?
Manager : Ne, mana mungkin aku bohong. Sudah ya, aku mau menikmati hari liburku. Sampai jumpa.
Kibum : Sampai jumpa.
*klik
Kibum POV
Hari ini off? Tumben sekali manager ku baik hati, biasanya dia sengaja mencari job yang menurutku tidak penting supaya aku terus bekerja. Mungkin suasana hatinya sedang baik.
Hmm.. tapi kalau libur begini apa yang akan ku lakukan ya? Kalau bermain ke dorm super junior pasti tidak ada siapapun disana. Mereka semua kan sedang sibuk.
Drrrttt... Ddrrrrttt...
Ada yang menelponku, tapi ini nomor siapa? Tidak ada namanya, ku angkat sajalah semoga bukan dari sasaeng fans.
Kibum : Yoboseo?
Siwon : Apa ini dengan Kibum?
Kibum : Ne, nuguya?
Siwon : Ini aku, Siwon-hyung..
'Siwon-hyung? Ada apa dia menelponku?'
Kibum : Oh, Siwon-hyung? Tumben kau menelpon, ada apa?
Siwon : Apa hari ini kau ada jadwal? Kalau tidak ada bisa kita bertemu?
Kibum : Ne, eodisseo?
Siwon : Temui aku di restoran Illbok.
Kibum : Ne, aku segera kesana.
*klik
Ada apa ini? Kenapa tiba-tiba Siwon-hyung ingin bertemu denganku? Tapi sudahlah.. Sebaiknya aku kesana dulu untuk mengetahui apa tujuannya dan aku tidak ingin membuat dia menunggu lama.
Setelah berdandan yang rapi aku menuju ke tempat yang Siwon-hyung maksud.
(20 menit kemudian)
Akhirnya aku sampai di restoran Illbok, tempat aku dan Siwon-hyung akan bertemu. Saat aku memasuki restoran itu, aku melihat Siwon-hyung melambaikan tangannya ke arahku.
"Kibum-ah!"
(Kibum datang menghampiri Siwon)
"Selamat pagi." kata Siwon dengan nada ramah.
"Ne, selamat pagi."
"Apa hari ini kau sedang tidak jadwal? dan aku tidak mengganggumu kan?"
"Tidak hyung, hari ini aku memang sedang tidak ada jadwal. Kalau hyung sendiri?"
"Sama, hari ini juga aku sedang libur."
...*silent
"Kibum-ah, kau tidak banyak berubah ya? Semenjak kita masih sama-sama grup. Haahhh~~... Sebenarnya aku sangat merindukan kebersamaan kita saat masih di dorm. Apa kau tidak punya keinginan untuk aktif dengan Super Junior lagi?"
"Ah? Ano.. Sebenarnya aku ingin tapi..."
"Jujur saja, aku sangat merindukanmu. Aku iri melihat member super junior yang lain, disaat mereka bersama-sama dengan pasangannya aku hanya sendiri."
"Hyung... apa kau memintaku untuk segera kembali?"
"Ne Kibum.. Asal kau tau saja, aku tidak punya seseorang untuk 'pelampiasan' , saat ini aku terpaksa dekat dengan Kyuhyun jadi bisa dibilang Kyuhyun hanya pelampiasan sementaraku dan karena itu aku sering dimarahi Sungmin."
Deg.. Deg.. Deg..
Kenapa aku jadi deg-degan? Dan sebenarnya apa yang Siwon-hyung bicarakan? Lalu apa maksudnya pelampiasan? Ah?! Jangan-jangan...
"Hyung.. apa yang sedang kau bicarakan itu?"
"Haha... Bahkan kepolosanmu itu masih ada sampai sekarang. Kim Kibum, sebenarnya aku..." (Siwon mendekati Kibum)
"Sebenarnya aku menyukaimu. Saranghae..."
"M-Mwo?! Kau.. bilang apa?"
"Apa yang tadi kuucapkan belum jelas? Haruskah aku lebih memperpendek jarak kita?"
"Ah... ti-tidak hyung."
"Sudah lama aku ingin mengatakan hal ini, tapi saat itu aku tidak punya keberanian."
"Jadi.. rumor itu benar.. ternyata kau.."
"Yes, Kim Kibum. I'm gay and now you know it." kata Siwon sambil menampilkan senyum seringainya.
"Aaaaaaa..!"
...
"Hey! Hey! Kibum-ssi!"
"Aaaaaa...!"
#PLAK! (Manager menampar Kibum)
"Aww.. Aduh sakit.."
"Kau ini kenapa sih, dari tadi ku bangunkan kau tidak bangun-bangun. Setelah itu kau berteriak seketika, sebenarnya kau kenapa?" kata managernya.
"Fiuhh~... Ternyata hanya mimpi." kata Kibum sambil mengelus dadanya.
"Kau mimpi apa? Sampai teriak begitu, kau mimpi dikejar hantu ya?"
"Sudahlah, manager-hyung.. Itu bukan hal penting. Tapi ngomong-ngomong kenapa kau bisa ada disini?"
"Aku minta kunci ke petugas apartemen."
"Oh begitu... Lalu kenapa kau ke apartemenku, bukankah kau bilang hari ini tidak ada jadwal?"
"Apa kau bilang?! Tidak ada jadwal? Sini kupukul lagi biar kau benar-benar sadar!"
"Ah tidak-tidak! Hentikan!"
"Haahh~.. dasar. Aku menghubungimu berkali-kali tapi tidak diangkat, makanya aku datang kesini. Sekarang cepat mandi, kita harus melaksanakan jadwal."
... (beberapa saat kemudian)
"Oh iya, hari ini aku ada jadwal apa saja?"
"Khusus untuk hari ini, kau hanya punya 1 jadwal."
"Jinjja? Apa itu?"
"Aku dan manager Super Junior sudah sepakat untuk melibatkanmu dalam kegiatan mereka, dan kau akan menghabiskan waktu bersama mereka di acara 'Sehari Bersama Super Junior'."
"MWOO..?! Ta-tapi kenapa?"
"Hm? Kenapa apanya? Apa kau tidak senang, Kibum-ssi?"
"Bukan begitu maksudku.. Hanya saja.."
"Ah sudahlah.. tidak usah basa basi lagi, sekarang ayo kita berangkat."
"Hey Shindong hyung, katanya hari ini akan ada tamu spesial yang akan menemani kita seharian penuh ya? Apa itu benar?"
"Kata manager sih begitu."
"Aduh.. Aku takut kalau orang itu adalah sasaeng fans."
"Mana mungkin manager membiarkan sasaeng fans bersama kita, yang ada bisa bahaya."
"Iya juga sih."
Saat member Super Junior yang lain tengah sibuk membicarakan siapa orang yang akan bersama mereka seharian penuh, lalu datanglah orang yang sempat jadi pembicaraan diantara mereka semua.
"Baiklah semuanya.. Inilah orang yang akan menemani kalian selama seharian." kata manager Super Junior sambil menggeser posisinya dan kini terlihatlah orang yang dimaksud.
"MWO?! KIBUM?!" kata mereka berbarengan.
"Hai semuanya..."
"Kyaaaa... Kibuuum! Jeongmal bogoshipeo~..!" kata Donghae yang langsung memeluk Kibum.
"Hey Donghae-ah! Tidak usah berlebihan, kau ini seperti fangirl saja." kata Eunhyuk yang sebenarnya iri.
"Ayo, masuk.."
Di ruang tengah semua member berkumpul.
"Waahh~... Aku tidak menyangka, ternyata yang akan menemani kami adalah Kibum."
"Iya, tapi ngomong-ngomong apa kau tidak punya jadwal lain?" tanya Sungmin.
"Tidak, khusus untuk hari ini jadwalku adalah menemani kalian."
"Asik! Sebenarnya sudah lama kami ingin bertemu denganmu, tapi selalu saja tidak bisa karena padatnya jadwal."
"Heeii kalian semua! Super Junior bisa bertemu dengan Kibum kan karena kami." kata kedua manager mereka.
"Oh iya! Terima kasih manager-hyung!" kata mereka berbarengan.
"Kok dari tadi aku tidak melihat Siwon ya? Dia kemana?" tanya Kangin.
"Sepertinya dia masih tidur, semalam dia pulang larut sekali."
"Baiklah! Salah satu dari kita membangunkannya."
"Jangan aku ya." kata Donghae.
"Jangan aku juga." kata Eunhyuk.
"Aku juga tidak mau!" kata Kyuhyun.
"Hei! Kalian ini kenapa sih? Disuruh membangunkan saja tidak mau." kata Kangin.
"Bukan begitu, terakhir kali aku membangunkan Siwon-hyung dia malah menarikku ke kasur dan menjadikan aku guling. Bagaimana kalau Kibum-hyung saja?" kata Kyuhyun.
"Mwo? Eh.. tapi.."
"Ayolah, hanya membangunkan saja kok.."
"Ayo kuantar."
Kyuhyun mengantar Kibum ke kamar Siwon.
"Nah, itu dia! Berdoa lah hyung, semoga tidak terjadi apa-apa. Hehe.." kata Kyuhyun yang langsung meninggalkan Kibum.
'Tidak terjadi apa-apa? Apa maksudnya?!' pikir Kibum.
Kibum POV
Kenapa jadi aku yang disuruh membangunkannya? Aishh~.. Kyuhyun meninggalkanku lagi. Tapi yasudahlah, lagipula hanya membangunkannya saja kan.
Yes, Kim Kibum. I'm gay, and now you know it.
Ah?! Kenapa aku jadi kepikiran mimpi yang semalam? Sudahlah Kim Kibum, tidak usah memikirkan yang tidak-tidak.
"Siwon hyung? Bangunlah! Ini sudah pagi." kata Kibum sambil menggoyang-goyangkan namja yang sedang dibangunkannya itu.
"Mmmhh~~... Masih ngantuuk~.."
Ternyata sulit untuk membangunkannya.
"Siwon hyung! Cepat bangun! Yang lain sudah menunggu!"
"Kyuhyuuun~..."
*GREP
(Siwon menarik bahu Kibum lalu Kibum jatuh ke pelukan Siwon yang sekarang masih setengah tidur)
"Aaaaaa..! TIDAAAAK! LEPASKAN AKUU!" (Kibum berteriak)
"Ah? Ada apa ini?"
(Siwon juga kaget mendengar teriakan Kibum dan langsung terbangun, Kibum pun cepat-cepat bangkit dan menjauh)
"Kibum? Sedang apa kau disini?" tanya Siwon heran.
"Aku disuruh member lain untuk membangunkanmu."
"Oh begitu... Eh? tadi aku memelukmu ya? Hehe.. Maaf, kukira kau Kyuhyun."
"Ne, tidak apa-apa."
"Kau duluan saja, nanti aku menyusul. Apa kau mau menemaniku disini?" kata Siwon yang sedikit menggoda Kibum.
"Ti-tidak... baiklah, aku pergi dulu."
End of Kibum POV
"Bagaimana? Apa dia sudah bangun?"
"Ne."
"Rasanya tadi aku mendengar suara teriakan, darimana ya?"
"Benarkah? Aku tidak mendengarnya, mungkin hanya perasaanmu."
"Mungkin saja."
Beberapa saat kemudian, terlihatlah Siwon yang sudah rapi mengenakan jeans biru dan kemeja putih.
"Hai semuanya!"
"Hai.. Diantara kami ternyata kaulah yang paling telat bangun."
"Maaf.. semalam aku lelah sekali. Oh iya, kenapa Kibum ada disini?"
"Kalian akan syuting 'Sehari Bersama Super Junior' dan Kibum adalah orang yang akan menemani kalian." kata manager.
"Oh begitu... "
"Sekarang bersiap-siaplah karena sebentar lagi kru kamera akan datang dan kita akan mulai syuting."
"NE!"
To be continued...
Author's note : Hai reader, maaf ya lama update nya.. Ini juga baru segini dulu, soalnya banyak readers yang minta buru-buru update sih. Di chap ini belum terlalu keliatan konfliknya, itu bakal muncul di chap selanjutnya. Oh iya, disini saya bikin Kibum oppa rada OOC soalnya dia curiga sama sikapnya Siwon oppa. Tapi siapa tau aja di kehidupan nyata Kibum oppa yang cool and kalem tingkahnya bisa jadi konyol kalo ada Siwon oppa #plak!
Makasih udah baca, silahkan tinggalkan review ^^
