Yups... ini chapter ke 2 dari saya, maaf untuk balasan reviewnya lewat PM T.T
hehe chapter ini saya ketik di handphone, jadi maaf ya kalau berantakan...
Happy Reading :D
0
0
0
Lavender Present
A NaruHina Fanfiction
Disclaimer : Masashi Kishimoto
Summary : Hinata cinta Naruto Naruto cinta Hinata
Warning : aneh, EYD dipertanyakan, OOC(maybe), segala macam keanehan
0
0
0
Chapter 2 : Two
waktu pulang pun selesai pertanda dengan bunyi bel sekolahku yang berbunyi nyaring, namun bukan itu yang sedang ada dipikiranku. Yang ada dipikiranku adalah ajakan Naruto itu, apa yang dia lakukan disana?
"ne Hinata, kau tak pulang? Bel sudah berbunyi dari tadi" ucapan Sakura tadi menyadarkan lamunanku
"a-ah Sakura-chan, aku sebentar lagi pulang, aku sedang menunggu Naruto-kun datang" jawabku padanya.
"Hinata, kau ini dekat sekali dengan Naruto, kenapa tidak berpacaran saja? " tanya Ino yang membuatku merona
"e-eto... ummmm..." jujur saja aku bingung ingin jawab apa 'Kami-sama tolong aku...!'. uhhh.. kuharap ada seseorang datang menyelamatkanku.
"HINATA-CHAAANN AYO PULANG..!" Naruto datang dengan berteriak - teriak, hey! teriakannya itu cukup membuatku errrr... tuli mendadak! oke itu cukup berlebihan kurasa,
"a-ano.. Minna, Naruto-kun sudah datang, aku pergi dulu yah" salamku pada Ino juga Sakura
"yah, baiklah kita juga harus pulang pig" ajak Sakura menyeret Ino seenak jidatnya yang membuat Ino mengomel tidak jelas.
"Ayo pulang Hinata-chan" Naruto menggandeng tanganku, ini sudah sering terjadi tapi aku selalu gugup dengannya.
"hei, Hinata-chan! kau kenapa? wajahmu merah sekali" Naruto menyentuh keningku, ini nyaris membuatku pingsan, tidak tahukah dia aku menahan gugupku ini?
"e-eh.. t-tidak apa apa Naruto-kun, ayo pulang" elakku padanya
"kau yakin? tidak apa apa?" tanya Naruto meyakinkanku yang kubalas dengan anggukan kepala.
kami berjalan dengan hening, entah mengapa aku merasa Naruto sedang memikirkan sesuatu, ingin kutanyakan tapi kurasa itu tidak mungkin, kenapa tidak mungkin? jelas karena sifatku yang pemalu ini, uhhh...
0
0
0
Kami tiba di kompleks rumah kami, rumahku dan rumah Naruto hanya beberapa meter saja dari mansion Hyuuga, seperti biasa Maruto mengantarku sampai depan rumah yang kebetulan Neji nii-san baru datang.
"tumben pulang cepat Neji nii-san?" tanyaku pada kakak sepupuku yang kusayangi ini,
"Hinata? Hari ini dosennya tidak masuk jadi nii-san pulang saja" jawab Neji.
"Yosh! halo kakak ipar!" BLUSH! ucapan Naruto itu membuatku nyaris saja jantungan mendadak, apa berlebihan ya? Tapi itu yang kurasakan sekarang saat Naruto dengan tampang ceria biasanya.
"apa maksudmu rubah!? Jangan harap kau bisa mendekati Hinata!" ancam Neji dengan deathglare yang membuatku merinding, untungnya Neji langsung masuk kedalam mansion
"uhh.. Hinata-chan nii-san mu itu perlu diobati penyakitnya, dasar sister complex akut" keluh Naruto, yang membuatku terkikik geli karena ekspresi wajahnya yang errr.. imut, kalau aku bukan gadis pemalu mungkin aku sudah berteriak KAWAII didepannya, sekali lagi yang sangat jelas tidak mungkin (lagi).
"ne, Hinata-chan jangan lupa besok sabtu ya?" Naruto mengingatkanku lagi.
"tentu Naruto-kun, langsung mau pulang?" ucapku padanya yang dibalas anggkukan olehnya,kuucapkan hati-hati.
0
0
0
*Skip Time*
Hari Sabtu! sekarang hari Sabtu! Ini Hari Sabtu..!.
Stop! Itu terlalu berlebihan, aku bingung harus memakai apa nanti, aku tidak boleh mengecewakan Naruto.
"Daijoubu, Hinata?" tanya Sakura padaku, yah mungkin dia heran padaku yang notabene teman sebangkunya "kau terlihat gelisah" lanjutnya
apa ekspresiku dibaca semudah itu?
"aku tidak apa apa Sakura-chan"
"kau yakin? Kau tidak bisa berhenti berkata 'bagaimana ini' ada masalah? cerita saja padaku" tawar Sakura,
"aku tidak apa apa Sakura-chan, sungguh!" jawabku dengan senyum manisku (narsis sedikit ^^)
"baiklah" balasnya yang langsung kembali ke pelajaran.
0
0
0
TBC
Minna-san ini chapter 2 nya, gimana?
kalau masih ada yang kurang, jangan sungkan sungkan untuk ngasih tau yah :D
yak jangan lupa Reviewnya :D
