Title:Call Me BEAutiful CHAPTER 1
Pair: HaeHyuk (Donghae X Eunhyuk)
Author : Han Eun Kyo a.k.a Amanda
Genre : Romance, Hurt, Highschool live
Rated : Remaja a.k.a T
Disclaimer : Semua cast milik diri mereka sendiri dan ortu mereka.
Note : Author akan ngumumin hasil voting –kayak pemilihan presiden aja-. Berdasarkan voting di FFn, FB, sama temen-temen author. Totalnya:
YAOI : 12
GS : 18
Whatever: 5
Jadi author memutuskan untuk pilih Genderswitch :D #yg mlih GS senang,yg mlih YAOI pundung ToT
bgt buat yg udah milih YAOI & dapet feel nya di YAOI. Karena janjinya author akan bkin yg votingnya paling banyak,author akan memenuhi janji ^^
Tapi kalau ada umur panjang dan ide,author bakal bikin FF HaeHyuk YAOI koq. Rencananya sih,mau bikin yg genre fantasy & mistery ;D
Makasih buat yg udah merivew & comment ^^
Warning : SONG FIC! Lagu 'BEAutiful' dari Megan Nicole(lirik lagu&MV nya). GENDERSWITCH. NO YAOI! OOC, Pendeskripsian tokoh kurang, typo(s), DON'T LIKE DON'T READ!
Cast :
Lee Hyuk Jae - yeojya (16 y.o)
Lee Dong Hae - namja (16 y.o)
Kim Ryeo Wook - yeojya (16 y.o)
Cho Kyu Hyun - namja (15 y.o)
Lee Sung Min- yeojya (16 y.o)
~~~~~ HAPPY READING ~~~~~
(Hyukkie POV)
Aku selalu memperhatikannya dari jauh.
Mata indahnya...
Wajah rupawannya...
Hidung mancungnya...
Rambut pirang kecoklatannya...
Ah! Pokoknya aku mengagumi semua yang ada pada dirinya.
Lihatlah wajahnya!
Mau dia tersenyum,tertawa,menyeringai,berbicara,sedih,menangis,marah,ataupun diam saja dia tetap saja tampan!
Belum lagi ia memperoleh juara 3 sesekolah ini. Tentu saja juara satu Kyuhyun –sepupuku- dan juara dua aku,hehe :D
Ia juga ketua tim voli sekolah ini. Berkat ia dan tim nya, sekolah kami selalu pulang membawa piala saat pertandingan voli antar sekolah.
Mungkin aku adalah fansnya yang paling mengagumi dan mencintainya.
Tunggu,bukankah semua orang akan menganggap bahwa ia adalah penggemar terbaik yang dimiliki oleh idolanya?
Sebagai penggemar sejati,kau akan melakukan apapun demi melihat sosok idolamu bukan?
Seperti aku,ya walaupun aku hanya memerhatikannya dari jauh dan mengiriminya surat cinta rahasia dan barang kesukaannya saja. Aku tidak mengikutinya kemanapun dia pergi,seperti penggemar-penggemar kebanyakan idola di luar sana.
Walaupun penggemarnya disekolah ini tidak terlalu banyak,sekitar 100 orang saja.
Para yeojya menjadikannya pria idaman.
Para namja menjadikannya patokan agar bisa mengikuti jejaknya –diincar banyak yeojya-.
Tapi aku merasakan dua hal berbeda saat memerhatikannya dari jauh.
Aku merasa senang karena bisa melihat wajah tampannya.
Tapi aku merasa sakit karena ia dekat dengan seorang yeojya,namanya Kim Ryeowook. Kim Ryeowook adalah teman sekelasku saat kelas satu. Aku tahu mereka bersahabat dari SMP,tapi aku curiga bahwa mereka berdua menjalin sebuah hubungan.
Pacaran,mungkin.
Tapi aku tidak terlalu mementingkan hal itu.
Yang terpenting adalah aku bisa melihat senyum dan tawanya.
Dan beruntungnya aku,karena tahun ini aku sekelas dengannya,Kim Ryeowook,Sungmin –sahabatku- dan Kyuhyun –sepupuku-.
Akhirnya aku bisa mengenalnya lebih dekat.
Dia...
Pangeranku...
Namja yang sangat aku cintai,
Lee Donghae...
.
.
.
.
.
Hari ini adalah hari pertamaku kembali ke sekolah setelah libur selama 2 minggu.
Mulai hari ini aku resmi menjadi kelas XI atau kelas 2 SMA.
Dan aku masuk jurusan IPA2,dengan pangeranku :D
Akupun berjalan santai dan riang menuju kelas baruku.
Baru sebentar aku berjalan,moodku mulai turun.
Lihatlah!
Dimana-mana aku melihat orang-orang berpegangan tangan ataupun bermesraan.
Sekolah apa ini?
Perasaan saat aku kelas satu,sekolah ini baik-baik saja.
"Annyeong Hyukkie^^ " sapa seorang yeojya sambil menepuk pundakku.
"Annyeong Minnie-ah" balasku muram.
"Ya! Kau itu kenapa? Minnieku menyapamu dengan ceria,tapi kau membalasnya dengan wajah muram begitu." Ceramah Kyuhyun. Namja ini,beraninya menceramahiku. Akukan lebih tua satu tahun darinya.
Kalau saja dia tidak lompat kelas -dia 'cukup' jenius- ,dia masih adik kelasku sekarang.
"Lihat! Semua orang punya pasangan,kenapa hanya aku yang tidak punya pasangan?"
Kulihat mereka cengo.
Tapi sesaat kemudian mereka tertawa.
"Ya! Kenapa kalian tertawa? Tidak ada yang lucu!"
"Makannya cepatlah cari namjachingu,Hyukkie-noona!" suruh Kyu masih sambil tertawa. Bahkan ia sampai memukul kepalanya dengan panci saking semangatnya. (Dapet darimana tuh panci? -.-')
"Bagaimana mungkin Kyu. Kau tahu kan,aku tidak pernah ditembak seorangpun namja selama ini." Ucapku sedih.
Tiba-tiba mereka menghentikan tawa mereka dan menatapku dengan tatapan bersalah.
Ya,itu benar. Walaupun aku mendapat predikat juara 2 sesekolah ini,tapi aku tidak populer.
Entah apa salah dan dosaku hingga tidak ada satupun namja yang menyatakan cinta padaku.
"Eh? Eum..."
"Mianhae Hyukkie,Kyu tidak bermaksud menyinggungmu. Ia hanya bercanda."
"Gwaenchana yo. Kalian serius sekali^^ " akupun memaksakan senyum terukir di bibirku.
"Arraseo. Kajja kita ke pasti tidak sabar melihat pangeranmu kan?" ajak dan goda Sungmin.
.
.
.
.
.
Huwa~~~
Pangeranku duduk di depan bangku ku!
"Hey,ayo duduk. Malah senyum-senyum nggak jelas seperti itu. Aku malu tahu,punya sepupu yang jiwa nya lari maraton 40km (?)" sindir Kyu.
"Hah? Siapa yang lari maraton,Kyu? Hyukkie kan disini daritadi. Ah,kau gimana sih,Kyu ^^ " tanya Minnie gaje dengan wajah innocent dan tatapan babbo.
Aku dan Kyu hanya bersweatdrop ria.
"Maksudnya 'gila' Minnie chagi~~~" terangku sabar.
"Sudahlah! Kau harus jaim,Nyuk. Ada pangeranmu disini!" perintah Kyu sok jaim kayak author. (WHAT?)
"Namaku bukan 'Nyuk' babbo!" ralatku sambil menjitak kepala Kyu.
"Sudah,makan dulu sana!" ucap Sungmin gaje. (Ini anak korban iklan ya?)
"Eh?" kami menatapnya cengo.
"Maksud aku. Sudah, Duduk dulu sana!" ralatnya masih dengan nada yang sama seperti iklan itu.
Akupun duduk dibelakang pangeranku.
Selama pelajaran aku tak henti-hentinya menatapnya.
Walaupun dari belakang,ia tetap terlihat tampan .
.
.
.
.
.
Akhirnya pelajaran selesai dan waktunya untuk pulang ke habitat masing-masing #maksudnya rumah masing-masing ^^v
Entah ada angin apa,ia berbalik ke belakang,padahal aku masih menatapnya!
"E..eh? Wae?" tanyaku gugup.
Ini pertama kalinya aku berbicara dengannya dan bertatapan dengannya sedekat ini.
"Jangan memperhatikan aku. Perhatikanlah pelajaran yang diterangkan guru. Arra?" pesannya sambil pergi keluar kelas.
Aku hanya diam membatu.
Dari mana dia tahu aku memperhatikannya?
"Eunhyuk-ah,maafkan Donghae ya. Dia memang dingin. Tapi kalau kau mengenalnya lebih jauh,dia orangnya hangat lho." Ujar Kim Ryeowook yang kebetulan memang duduk dibelakangku.
"E..eh? Ne Kim Ryeowook-sshi."
"Sshi? Kita kan seumuran,sekelas juga dari kelas satu. Kim Ryeowook? Panjang sekali! Apa kau tidak susah mengucapkannya? (#aku aja susah ngetik namanya).Panggil saja aku Wookie! Dan kau... aku panggil Eunhyukkie boleh ya?" pintanya semangat.
Ah,yeojya ini ceria sekali. Wajar saja jika Donghae betah dengannya.
"Tentu saja Wookie-ah!"
"Jadi kita sahabat sekarang?" tanyanya lagi-lagi dengan semangat.
"Ne!" jawabku tak kalah semangat.
Tiba-tiba dia memelukku.
"Kau tahu-"
"Mollayo,kan kau belum bilang" candaku memotong ucapannya.
"Ya! Tentu saja!Aku kan belum selesai bicara!" ujarnya sambil melepas pelukannya. Dia cemberut.
"Kau tahu,aku dari dulu ingin berteman denganmu. Kau itu cantik,baik,perhatian,pintar,jago dance lagi! Tapi aku takut,kau tidak mau berteman denganku." Jelasnya sedih.
"Kenapa kau berpikiran begitu? Aku kan mau berteman dengan siapa pun. Lagian aku juga iri denganmu."
"Wae?"
"Kau dekat dengan Donghae. Ah! Kau ini beruntung sekali bisa dekat dengannya. Dia kan cukup populer di sekolah ini."
"Ahahaha. Kau ingin dekat dengannya?" tawarnya.
"Ani..aniyo!" tolakku.
"Eum...Apa kalian pacaran?" tanyaku lagi.
"Kami? Tentu saja tidak. Dia tidak membuka hatinya untuk sembarang yeojya." Jawabnya sedih. Sedih? Apa dia menyukai Donghae?
"Kau...menyukainya?" tanyaku pada akhirnya.
Langsung saja dia menutup wajahnya dengan tangannya.
"Jangan bilang-bilang ya Eunhyukkie!" pintanya malu.
"Haha,ne." Jawabku ceria. Tapi tidak dengan hatiku.
Walaupun mereka tidak pacaran,tapi jika Raina menyukai Donghae,kan bisa saja Donghae menyukainya juga. Mereka itu dekat sekali.
Tapi,setidaknya aku bisa bersahabat dengan sahabat terdekat Donghae.
Jadi peluangku untuk dekat dengannya semakin besar.
.
.
.
.
.
Esok harinya
Aku sengaja untuk datang ke sekolah lebih pagi dari biasanya. Aku akan menaruh boneka Nemo yang kyeopta di loker Donghae.
Dia kan suka sekali dengan ikan. Dia juga penggemar dari film Nemo.
Aku tahu hal itu karena aku pernah mengikutinya saat dia shopping di mall bersama noonanya.
Saat itu aku sedang menemani Minnie belanja.
Lalu aku tidak sengaja melihatnya.
Ya ku ikuti saja dia.
Flashback
"Hyukkie yang ini bagus ya!" entah itu pertanyaan atau pernyataan aku tidak tahu.
Yang aku tahu aku bosan menemaninya belanja.
Semua barang yang dibelinya berwarna pink.
Dia juga selalu minta pendapatku.
Tapi pada akhirnya dia menolak pendapatku dan malah mengejekku.
"Hyukkie,bagus mana? Yang ini atau yang ini?" tanyanya sambil menunjukkan dua buah baju berwarna Pink padaku. Yang satu bermotif kotak-kotak, yang satu lagi berenda.
"Yang ini lebih bagus" jawabku asal menunjuk ke arah baju yang bermotif kotak-kotak.
"Huh? Aniyo! Yang ini lebih bagus! Hyukkie gimana sih? Milih aja nggak becus." Sanggahnya dengan muka innocent.
"Minnie chagi~ Kalau kau mau yang ini,kenapa kau bertanya padaku?" tuntutku –kelewat- sabar.
"Hehe,iya deh. Minnie nggak akan gitu lagi." Seperti biasa,dia hanya nyengir kelinci (?) dan mengucapkan janji itu.
Tapi lihat saja. Saat kami memasuki toko yang lain, dia akan mengulanginya lagi -.-'
"Minnie,aku mau liat-liat kaset dulu. Kau tunggu aku di game center ya!" pamitku.
"Arraseo. Aku tunggu kau 1 jam lagi ya Hyukkie." Jawabnya.
"Arra."
Aku pun melangkahkan kakiku ke toko kaset langgananku.
Baru didepannya saja,aku sudah melihat poster boyband favoritku,Super Junior.
Akupun masuk kedalam toko itu.
"Eunhyuk? Kau sudah lama tidak berkunjung." Sapa seorang namja paruh baya yang duduk dedepan kasir padaku.
"Hehe,iya ahjusshi. Aku banyak tugas sekolah. Makannya jarang kesini lagi. Ada yang baru tidak,ahjusshi?"tanyaku pada Junhyung-ahjusshi.
"Kau tanya saja pada Sungjong, kan dia yang tahu tentang K-POP." (xixixi,oppadeul ku numpang lewat ya)
"Sungjong oppa dimana?"
"Kau cari saja. Sepertinya dia tadi sedang mengganti baju."
"Arraseo." Jawabku sambil berjalan ke arah stan bertuliskan K-POP di toko ini.
"Kau mencariku Hyukkie?" tanya seorang namja tiba-tiba menepuk pundakku.
"Huwa~ oppa masih suka mengagetkan orang ya?"
"Hehe,mianhae ^^v " mohonnya sambil mengacungkan jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk simbol 'peace damai'.
"Selama kau tidak kesini,ada banyak kaset yang baru lho. Kau mau yang album,live,atau reality show?" tanyanya lagi.
"Aku mau beli film serial Siwon dan Donghae-oppa. Yang skip beat itu loh."
"Oh,hmm...ini!" katanya sambil memberi kaset padaku setelah mencarinya sebentar.
"Oke! Aku bayar dulu. Annyeong oppa!" pamitku.
Sungjong-oppa hanya membalas dengan senyum manis dan melambaikan tangannya.
.
.
.
Selesai membayar dan pamit,aku keluar dari toko itu.
Tiba-tiba aku melihat seorang namja yang sangat aku kenal.
Donghae?
Dia bersama noonanya, Yuri-eonnie. Kwon Yuri-eonnie sekarang berumur 18 tahun. Ia baru saja tamat SMA tahun ini. Aku mengenalnya karena dia adalah –mantan- ketua modern dance disekolahku saat aku kelas satu.
Tanpa pikir panjang,ku ikuti mereka.
Kulihat mereka menuju sebuah toko boneka.
Huh? Apa aku tidak salah lihat?
Donghae merengek pada noonanya agar dibelikan boneka nemo.
Sesuka itukah dia pada boneka nemo?
Flashback off
Huh selesai.
Sekarang aku tinggal kembali ke kelasku.
Semoga ia suka dengan pemberianku.
(Donghae POV)
Ah,melelahkan.
Berangkat ke sekolah itu melelahkan.
Bukan karena pelajaran yang akan aku dapat di sekolah. Tapi para penggemarku.
Mereka memang cantik-cantik,pintar,dan kaya.
Tapi cara mereka mendekatiku itu salah.
Aku ingin mereka mengirimku hadiah-hadiah secara diam-diam ,-menaruh di lokerku,misalnya-.
Bukan terang-terangan seperti ini.
Aku akan lebih menghargai satu penggemar rahasia,dari pada seratus penggemar yang terang-terangan seperti mereka.
Ah sudahlah! Lupakan saja itu!
Aku juga menghargai mereka,yang dengan tulusnya mencintaiku.
Akupun berjalan ke lokerku. Dan membukanya.
Eh?
BONEKA NEMO~~~ .
Eh,aku harus menjaga image ku.
Ayolah,aku ini pangeran sekolah.
Bagaimana kalau para fansku tahu aku berteriak kegirangan hanya untuk seekor (?) boneka Nemo?
Tapi siapa yang mengirim ini?
Bahkan para fansku tidak tahu aku menyukai Nemo.
Mereka hanya tahu aku menyukai Ikan saja.
Makannya mereka sering memberiku hadian boneka ikan,bukan Nemo.
(Sama aja kali oppa,kan sama-sama ikan -.-' )
Baru pertama kali aku diberi boneka Nemo.
(Ni orang seneng banget ya ==" )
"Donghae-ah,ada apa? Kelihatannya senang sekali" tanya seorang yeojya padaku.
Akupun membalikkan badanku untuk melihat siapa yeojya itu.
Ah,Wookie.
"Tidak ada apa-apa,Wookie^^ " jawabku.
"Itu! Cie...Siapa yang memberimu Nemo itu?"
"Mollayo. Seseorang menaruhnya di lokerku. Tapi bagaimana dia tahu aku menyukai nemo? Ah! Kau memberitahu seseorang rahasiaku ya? Ayo ngaku!" tuduhku.
"Ya! Aku tidak akan membocorkan rahasiamu. Untuk apa aku melakukannya? Kurang kerjaan."
"Yasudahlah. Ayo ke kelas!" ajakku.
'Aku akan menemukan orang itu.' batinku sambil menyeringai.
.
.
.
.
.
To Be Continued
Yang udah baca please REVIEW~~~
GOMAWO (_ _)* bow 180 ͦ *
Salam hangat author. Han EunKyo.
