2min (Taemin-Minho) VS KaiHo(Kai-Minho)

Author : Mir (kembaran magnae M-BLAQ*?*)

Cast : Kai, Taemin, Minho, Dio and all of member EXO and SHINee

Warning : Gaje, alur kecepatan, typo maybe -_-

.

.

"1 minggu. Aku akan memberi mu kesempatan 1 minggu untuk merebut hari Minho hyung. Dan aku berjanji, aku tidak akan berbicara kecuali hal yang penting dengan Minho hyung. Jika kau berhasil merebut hati nya, dia menjadi milik mu. Bagaimana Kai?"

"Jinja? Hyung tampak nya yakin sekali kalau Minho hyung tidak akan berpaling dari hyung."

"Karena aku mempercayai Minho hyung. Tidak ada satu orang pun yang boleh tau tentang perjanjian kita ini, mengerti Kai?"

Kai tampak berfikir mendengar ucapan Taemin. "Hmm, kalau hal ini kuceritakan ke Dio hyung saja tidak apa-apa kan? Aku jamin, Dio hyung bisa menjaga rahasia! Aku percaya dengan dia.." pinta Kai.

"Hmm... baiklah, hanya Dio saja. Selain itu tidak boleh, oke!"

"Ne hyung, gumawo!"

Taemin dan Kai pun berjabat tangan, tanda bahwa mereka sudah sepakat dengan perjanjian itu.

Game, start!

.

.

.

CHAPTER 2

Dorm SHINee

"Onew hyung~" panggil Taemin manja.

"Hmm, wae?" jawab sang leader singkat.

"Kita tukaran kamar untuk seminggu ya?"

Saking kagetnya mendengar permintaan Taemin, Onew sampai membulatkan mata nya yang sipit itu.

"Hah? Kau serius? Sejak kapan kau bisa berpisah dengan pangeran kodok mu itu?!"

Taemin menggaruk kepala nya, mencari alasan yang tepat.

"Ah, seminggu besok ini aku ada ulangan hyung.. aku mau konsen belajar. Boleh ya?" ujar Taemin berbohong. Sebenarnya ia meminta pindah kamar agar ia lebih mudah menjauhi Minho.

"Oh begitu. Yasudah, mulai kapan kita pindah kamar?"

"Mulai malam ini hyung! Aku sudah membereskan barang ku, tinggal di pindahkan saja." Ucap Taemin semangat.

"Woah, baiklah, aku akan kemas-kemas sekarang."

"Kami pulang~" ucap Minho dan Key serentak. Mereka berdua baru saja pulang dari pemotretan.

Minho langsung memasuki kamar nya.

Ceklek!

"Loh? Onew hyung? Sedang apa disini?" tanya Minho. Tidak biasa nya Onew berada di dalam kamar nya.

"Taemin minta tukar, dia mau FOKUS belajar untuk ujian." Jawab Onew sambil tersenyum mengejek, sambil menekan kata-kata fokus.

"Mwo? Jadi kalau sekamar dengan ku, dia tidak fokus belajar gitu?"

"Mana ku tahu, aku bukan Taemin!"

"Siapa bilang kau adalah Taemin!" kesal Minho sambil membanting pintunya dari luar -_-

.

.

.

Gedung SMent

"Hari ini kalian ada jadwal latihan dance. Hmm, oh ya di sebelah ruangan latihan kalian diisi member EXO-K, karena mereka ada jadwal live nanti malam. Akan lebih bagus kalau kalian menyemangati mereka latihan, agar mereka semakin PD. Baiklah, aku hanya menyampai kan itu saja, selamat latihan!" ucap Kim Dong Ha(?), manager SHINee #ngarang

"Ne Dongha hyung!" jawab ke lima member SHINee kompak.

"Ayo masuk!" perintah Onew ke dongsaeng-dongsaeng nya, agar mereka semua memasuki ruangan latihan dance mereka.

Setelah 5 jam berlatih penuh, member SHINee pun di beri istirahat 2 jam. Mereka bebas mau ngapain saja di gedung SM ini.

Tetapi karena saking lelah nya, kelima member SHINee itu langsung terduduk di sandaran dinding sambil meminum air mineral yang sudah di sediakan.

"Seperti biasa, melelahkan." Tanggap Jonghyun sambil melap keringat nya.

"Setelah ini jadwal kita apa hyung?" tanya Key pada Onew.

"Kalau nggak salah, setelah ini kita ada pelatihan vokal."

"Kalau nggak salah berarti benar dong!" canda Minho, membuat seluruh member SHINee kecuali Onew tertawa keras.

"Haah untung lah hanya vokal! Kalau latihan dance lagi, aku pasti akan ambruk!" keluh Key.

Tiba-tiba saja Taemin berdiri, membuat seluruh hyung nya menengok ke arah nya.

"Kenapa kalian melihat ku? Aku hanya ingin ke kamar mandi." Ucap Taemin yang merasa risih di lihat seperti itu.

"Ooh, hati-hati Tem." balas Onew seperti ayah yang melepas anak nya pergi ke sekolah. Nyatanya Taemin hanya pergi ke WC yang tidak terlalu jauh dari sana -_-

.

.

Cuurrrrr... *suara aer* (?)

Taemin membasahi muka nya dengan air keran. Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka.

"Oh, Taemin. Annyeong!" sapa namja manis yang baru memasuki kamar mandi itu.

"Annyeong, Dio." Sapa Taemin balik sambil tersenyum manis.

"Aigoo! Dari hari ke hari aku semakin yakin kalau kau dan Kai itu adalah kembar yang terpisah!" canda Dio sambil tertawa.

Taemin hanya tertawa kecil menanggapi nya, ia sudah biasa di komentari seperti itu. Sebenarnya Dio lebih tua beberapa bulan dari Taemin, tetapi Taemin tidak memanggil dia 'hyung' karena di sekolah mereka seangkatan.

"Hmm, bagaimana dengan Kai? Dia sudah cerita pada mu bukan?" tanya Taemin membuka pembicaraan.

"Nae. Aku sangat kaget saat dia bilang kau memberi nya kesempatan untuk mendekati Minho hyung. Seminggu pula!"

"Hahahaha, aku hanya iseng."

Dio menempatkan diri nya di sebelah Taemin, untuk mencuci muka nya di wastafel yang lain.

Dio memutar kran air nya, sambil berkata "Tem, kau tidak takut nanti Minho hyung berpaling ke Kai? Kai mempunyai daya tarik yang bisa membuat semua orang terpesona dengan nya, apalagi saat dia sedang dance. Apalagi dia sangat mirip dengan mu, cuma beda 11:12!"

Taemin tersenyum mendengar perkataan Dio.

"Tenang saja Dio. Kau berkata seperti ini karena khawatir aku akan berpisah dengan Minho hyung, atau kau khawatir Kai akan di ambil oleh Minho hyung?" tanya Taemin usil, membuat Dio tidak jadi membasahi muka nya.

"Ya! Tentu saja aku mengkhawatirkan hubungan mu dengan Minho hyung! Soal Kai, aku tidak peduli sama sekali."

"Hahahaha, saat pertama kali aku dan Kai membicara kan hal ini, aku bilang pada nya agar tidak memberitahu siapa-siapa soal perjanjian tersebut. Tetapi, Kai memohon padaku supaya boleh menceritakan hal itu padamu, karena dia percaya dengan mu."

"Lalu?"

"Yaaah bukan apa-apa sih. Tetapi aku hanya berfikir, kalau hubungan mu dan Kai sekarang sangat mirip dengan hubungan ku dengan Minho hyung dulu. Kai sangat mempercayai mu. Mungkin saja kan, kalian adalah the next couple di EXO?"

"Hah? Itu tidak mungkin terjadi Tem!"

Ceklek!

Tiba-tiba masuk lah seorang rapper nya EXO-K, yang tak lain dan tak bukan adalah Chanyeol.

"Oh Dio kau masih disini. Annyeong Taemin!"

Dio mengangguk, sementara Taemin membalas sapaan Chanyeol.

"Aku duluan, Chanyeol hyung. Dan untuk mu Dio, pikir kan baik-baik perkataan ku tadi. Hahahahaha!" ucap Taemin seraya pergi dari sana.

Chanyeol menatap Dio dan Taemin bergantian bingung.

"Ya! Itu tidak akan terjadi Taemin-ah!"

.

.

Sementara itu...

"Hey hey, kalian merasa tidak kalau sekarang Taemin berubah?" tanya Minho memecah keheningan.

Onew, Jonghyun dan Key refleks menatap Minho bersamaan, lalu mereka bertiga menggeleng bersamaan juga.

"Menurutku Taemin seperti biasa. Dia tetap manja kepada ku dan menganggap aku adalah umma nya." sahut Key.

"Dia juga bersikap seperti biasa kepada ku Min." Tanggap Jonghyun.

"Aku juga. Cuma yang paling aneh adalah saat dia minta tukar kamar dengan ku, aku tidak mengerti kenapa ia mau lepas dengan mu. Mungkin kau ada berbuat salah padanya?" ucap Onew.

Minho mencoba berpikir kesalahan apa yang sudah ia perbuat sehingga Taemin hanya berubah kepada dia saja.

"Memangnya Taemin berubah seperti apa?" tanya Jonghyun penasaran.

"Hmm dia tidak seperti dulu lagi.. dia jarang mengobrol dengan ku sekarang. Setiap aku ajak ngobrol, pasti jawaban nya singkat-singkat dan setelah itu dia langsung pergi menghindari ku. Astaga apa yang sudah aku perbuat sehingga membuat bocah itu menghindari ku seperti ini?!" ucap Minho frustasi sambil mengacak-acak rambut nya.

"Ck, kau terlalu mendramatisir Minho. Mungkin Taemin sudah bosan dengan mu?" tanggap Key memperburuk keadaan, membuat Jonghyun menyenggol lengan nya Key.

"Bosan dengan ku?" Minho malah meng-iya kan perkataan Key. Dasar bodoh.

"Kurasa anak ini sedang benar-benar error. Ia mempercayai ucapan musuh bebuyutan nya sendiri." ucap Jonghyun.

Onew menepuk pundak Minho pelan. "Pergi lah jalan-jalan, buat mood mu menjadi lebih baik."

"Ne hyung." angguk Minho singkat.

Minho berjalan mengelilingi gedung SM. Saat melewati salah satu ruangan latihan dance, terdengar musik EXO – What Is Love dari dalam. Minho yang penasaran, langsung mengintip ke dalam ruangan.

Di dalam ruangan terdapat Kai yang sedang dance bersama sehelai jas (?). (Bayangin dance Kai di teaser EXO yg ke 14). Minho pun terpesona melihat kelihaian Kai dalam dance. Dance nya benar-benar pas dengan lagu, gerakan yang indah dan begitu sempurna. Meski ada beberapa gerakan yang sulit di lakukan, tetapi Kai bisa dengan mudah melakukan gerakan itu.

Hebat sekali. Puji Minho dalam hati.

Merasa di perhatikan, Kai menghentikan dance nya dan melihat kearah pintu. Ternyata dugaan nya benar, ada orang yang sedang memperhatikannya. Orang itu adalah Minho, namja incarannya.

"Minho hyung..." sapa Kai dengan senyuman khasnya.

Minho melambaikan tangannya. "Hey Kai, maaf sudah mengganggu mu latihan. Kau lanjutkan saja latihan mu."

Bukan nya melanjutkan latihan, Kai malah mematikan tape musik nya.

"Anni, aku sudah selesai latihan. Mau jalan-jalan bersama ku Minho hyung?" ajak Kai.

Minho pun menyetujui ajakan Kai, lalu mereka jalan berdua.

Kai dan Minho jalan-jalan mengitari gedung SMent. Key yang sedang membeli minuman tak sengaja melihat kedua orang itu.

Kukira dia akan pergi ke tempat Taemin, nyata nya dia malah berduaan bareng Kai. Aku tau Taemin dan Kai itu sangat mirip, tetapi aku tidak menyangka Minho menjadi kan Kai sebagai pelarian. Pikir Key yang salah sangka.

"Key hyung!" kaget Taemin dari belakang Key, membuat Key sedikit tersentak.

Key menoleh ke Taemin dengan muka yang kesal. "Ya! Sudah ku bilang berkali-kali jangan mengagetkan ku seperti itu!"

"Hehehe habis nya muka hyung serius sekali, memang nya hyung sedang melihat apa sih?" tanya Taemin sambil mengarahkan penglihatan nya ke arah yang Key lihat tadi. Ia pun menemukan Kai dan Minho yang sedang jalan berdua.

Key menjadi sedikit takut saat Taemin melihat Minho berduaan dengan Kai. Ia takut Taemin akan salah sangka, mengingat Taemin adalah seorang yang pencemburu. Dan seperti nya tebakan Key benar, muka Taemin langsung terlihat menjadi tidak suka.

Ck, ini resiko mu Taemin. Kau yang memberi Kai kesempatan untuk mendekati Minho hyung. Tapi kalau ternyata Kai berhasil merebut hati Minho hyung, nasib ku gimana? Gumam Taemin.

Key langsung menepuk pundak Taemin pelan.

"Tenang saja, Minho tidak akan berpaling dari mu, meski wajah mu dan Kai mirip." Hibur Key.

Taemin mengangguk. "Tentu saja! Minho hyung hanya mencintai ku seorang!" ucap nya percaya diri.

Key tersenyum melihat kelakuan magnae nya. "By the way, mengapa belakangan ini kau terlihat seperti menjauhi Minho Tem?" tanya Key.

"Eh masa? Hanya perasaan hyung saja kali." Elak Taemin. Taemin memang paling pintar kalau soal berbohong. Nama nya juga magnae, harus pandai acting (?).

Bukan perasaan ku, tapi perasaan Minho kali.Pikir Key sambil memutar kedua bola matanya.

Sejak saat itu, hubungan Kai dan Minho semakin dekat. Bahkan saat mereka berada dalam 1 panggung, tak jarang melakukan fanservice.

"Kai dan Minho hyung benar-benar cocok ya, mereka berdua kan sangat tampan. Kukira Kai hanya dekat dengan Taemin saja di SHINee." Komentar Baekhyun.

Chanyeol mengangguk setuju. "Lagi pula Kai kan tidak punya couple di EXO."

Pembicaraan BaekYeol membuat Dio berpikir. Kalau di hitung, ini sudah hari ke-6 Kai mendekati Minho hyung. Berarti besok adalah hari terakhir.

Mata Dio mengarah keluar jendela, menatap langit yang sedang mendung menahan air.

Semoga kau berhasil Kai.

.

.

.

HP Onew berdering, menandakan ada yang sedang menelfon.

"Mana Onew hyung? HP nya tuh." Tanya Key pada Minho dan Jonghyun.

"Dia lagi mandi. Lihat dulu siapa yang menelfon, mana tau Dongha hyung." Suruh Jonghyun.

Key segera beranjak mengambil HP Onew.

Taemin our magnae calling...

"Dari Taemin. Angkat nih." Key menyerahkan HP Onew ke Minho. Minho menggeleng.

"Yang di telfon adalah Onew hyung, berarti dia tidak membutuhkan ku. Jonghyun hyung saja yang angkat." Ucap Minho yang langsung beranjak meninggal kan Jonghyun dan Key.

Key menatap kepergian Minho dengan tatapan yang tidak mengerti, sementara Jonghyun langsung mengambil HP itu dari tangan Key.

"Annyeong Tem, ini aku Jonghyun. Onew hyung sedang mandi, ada apa?" tanya Jonghyun.

"Jong hyung, aku hanya ingin bilang kalau malam ini aku tidak menginap di dorm. Tolong sampai kan ke Onew hyung ne?" pinta Taemin.

"Hm? Baiklah. Hati-hati Taemin, cepat lah pulang dan selesaikan masalah mu dengan Minho." Balas Jonghyun.

"Hahaha, aku tidak ada masalah dengan nya hyung. Gumawo hyung, annyeong."

Taemin memutuskan sambungan nya.

Aku tidak ingin melihat Kai menembak Minho hyung, apalagi jika Minho hyung menerima nya. Kalau seandai nya itu terjadi, aku adalah orang terbodoh di dunia ini.

Taemin terus berjalan tak tentu arah, sambil memikirkan hal yang sama. Ia hanya bisa berharap agar Minho tetap setia dengan nya.

Lama kelamaan, pikiran Taemin melayang dan ia pun pingsan di tengah jalanan.

.

.

.

"Eh, ada orang yang pingsan! Hyung pinggir kan mobil nya!" ujar seseorang yang tidak sengaja melihat Taemin tekapar di tengah jalan. Namja di sebelahnya yang sedang mengemudikan mobil, langsung meminggirkan mobil nya.

Ciiit...

"Loh, bukan kah dia adalah magnae SHINee, Lee Tae Min? Mengapa ia bisa pingsan di tengah jalan seperti ini?"

"Mana aku tahu, lebih baik kita bawa saja dia ke dorm kita, bagaimana hyung? Tidak apa-apa kan?"

"Hm baiklah. Lagi pula kita 1 keluarga dengan nya dulu, mengapa tidak?"

.

.

.

Esoknya...

Dorm EXO-K

"Kai, bangun lah! Ayo bangun, sudah jam 8!" teriak Dio dengan nada 5 oktaf (?).

"Aishh, 5 menit lagi hyung, jebal!" ucap Kai yang memeluk bantal guling nya semakin erat.

"Dari tadi kau terus bilang 5 menit lagi! Kalau di rata-rata kan sejak aku membangun kan mu tadi, sudah 30 menit tau! Cepat kau mandi sana!" kesal Dio sambil melepas paksa selimut yang menutupi tubuh Kai.

Dengan ogah-ogahan Kai beranjak duduk menatap Dio.

"Aku serius hyung, 5 menit lagi ya?" pinta Kai dengan puppy eyes nya.

Entah mengapa, Dio merasa muka nya memerah saat wajah Kai begitu dekat dengan wajah nya. Dio pun menimpuk kepala Kai dengan bantal guling terdekat.

"Cepat lah mandi, atau aku akan menyeret paksa Minho hyung untuk melihat mu dalam keadaan berantakan seperti ini!" teriak Dio yang langsung pergi meninggalkan Kai.

Kai pun tertawa pelan saat melihat wajah malu-malu Dio. Ia memang paling suka mengerjai hyung nya yang satu itu.

Kai kembali berbaring di tempat tidur nya, tetapi ia tidak berniat kembali ke alam mimpi. Ia memikirkan hari ini. Hari ini adalah hari ke-7, arti nya hari terakhir Taemin memberikan kesempatan untuk mendekati Minho. Dan jika Kai mau, hari ini memang benar-benar hari yang tepat untuk menyatakan cinta ke rapper SHINee itu. Tetapi, mengapa Kai malah menjadi ragu?

.

.

.

Dorm SHINee

HP Minho berdering menandakan ada SMS masuk. Minho yang sedang menonton, langsung membuka SMS tersebut.

From : Hoobae Kai

Minho hyung hari ini ada waktu? Bagaimana kalau kita bertemu di cafe xxx, ada yang ingin aku bicarakan :D

Minho melihat kalender. Hari ini dirinya memang sedang bebas tugas, dan ia pun sedang tidak ada janji. Biasa nya di hari libur seperti ini, ia dan Taemin akan bermain atau melakukan kegiatan yang lain nya. Tetapi tadi malam Taemin malah pergi dari dorm. Taemin semakin menjauhi diri nya.

Jujur, Minho sangat merindukan magnae nya itu.

To : Hoobae Kai

Baiklah, tunggu aku disana 1 jam lagi

.

.

.

TBC

Loh siapa yang nemuin Taemin di tengah jalan? Ngaku-ngaku pernah satu keluarga lagi #plak

Lalu apakah Kai akan menyatakan cinta nya ke Minho?

Bagaimana nasib uri magnae Taemin?

Review please ^^

Balasan review :

leejae372 : annyeong eunjae ^^ ini udah lanjut, salam kenal balik~ review lagi ya ^^

kimhyunshi : annyeong hyunnie ^^

siapa ya seme nya? mir juga bingung, minho kali ya kan lebih gentle -_-a

mir juga nggak rela.. tapi entah kenapa mir jadi masangin kai sama minho, soalnya bosen lihat kai ama taemin mulu

makasih ya support nya hyunnie xD chapter berikutnya mir usahain lgsg tamat :D

review lagi ya ^^

uthienzkeykimkibum : kai sehun? kapan2 deh mir buat pair sekai ^^

kita doain aja minho tetep setia ama taemin #plak

nee mir usahain, kemaren mir masih bingung gimana cara kasih jarak antar baris. makasih saran nya ^^

review lagi ya ^^