The Dark Shadow
Chapter 1 – Flower Shop and Smell Bread
Cast: Ino Yamanaka - Naruto Uzumaki - Menma Uzumaki.
Disclaimer: Masashi Kishimoto, Naruto.
.
.
.
.
Ino Yamanaka, seorang gadis bersurai pirang penjaga toko bunga Yamanaka Florist, sekaligus anak sang pemilik. Gadis manis yang membuat banyak pria rela berpura-pura menyukai bunga dan membuang-buang uang mereka untuk membeli bunga disana hanya untuk melihat wajah rupawannya. Seorang gadis supel yang baik hati dan murah senyum. Tapi, di balik itu semua dia memiliki sifat keras kepala, cerewet, juga pemarah.
Hari ini cuaca panas melanda Konoha, dan itu membuat Ino hanya duduk bermalas-malasan dibalik meja kasir. Biasanya jika ada waktu senggang Ino akan menyiram bunga atau merapikan susunan rak. Namun, untuk kali ini, tidak. Berjalan saja ia enggan.
Tring!
Dengan malas Ino melirik ke arah pintu masuk. Seorang pria bersurai kuning dengan celana jeans dan kaos oblong putih berjalan kearah meja kasir. Ino sempat terpukau sesaat, namun segera sadar saat melihat pria itu berjalan kearahnya. Dengan segera Ino berdiri.
"Selamat datang." Sambutnya sambil menundukkan badan.
"Terima kasih." Balas pemuda itu ramah.
Ino sempat termenung sesaat. Rasa-rasanya ia tidak asing dengan wajah pemuda di depannya ini. Tapi, ia sendiri tak ingat kapan pernah melihatnya, dan di mana.
"Ada yang bisa saya bantu?" tanya Ino setelah kembali ke dunia nyata.
"Apa kau tahu bunga yang cocok untuk ucapan selamat ulang tahun?"
"Untuk orang yang special?" tanya Ino dengan kerlingan mata.
"Orang yang special." Ino tersenyum kecil. "Kalau begitu Lily putih."
"Begitukah? Kalau begitu rangkaikan untukku."
"Baiklah, silahkan duduk dulu." Suruh Ino kepada pemuda tersebut. Sementara ia sendiri pergi ke dalam untuk mengambil stok bunga Lily. Dan tak lama Ino keluar dengan lima tangkai bunga Lily. Ino mulai serius menghias bunga dalam gengamannya dengan plastik yang memiliki hiasan-hiasan putih berbentuk pita.
"Cantik." Ino mendongak sesaat, lalu kembali menunduk saat melihat pria itu menatap kearahnya.
"Ya. Bunga ini memang cantik." Jawab Ino pelan. Masih serius dengan pekerjaannya.
"Bukan," Ino berhenti mengikat pita lalu menatap pria itu bingung. "yang ku maksud adalah, kau." Ino terdiam sesaat. Namun, Ino langsung menunduk saat merasakan rasa hangat menjalar ke pipinya. "Namaku Naruto, Namikaze Naruto. Siapa namamu?"
"Ino," jawab Ino singkat.
"Hanya Ino?"
"Ino Yamanaka."
"Nama yang cantik."
"Terima kasih." Dan keheningan kembali melanda, sekitar 2 menit kemudian Ino sudah selesai membungkus bunga lily pesanan pria itu. Ino mendongak dan menatap Naruto yang kini tengah duduk dan sibuk dengan Smartphone-nya.
"Tuan, ini bunga anda." Ucap Ino. Naruto mendongak lalu segera berdiri dan berjalan kearah Ino.
"Kau sangat berbakat." Puji Naruto.
"Aku setiap hari melakukannya, dan itu sudah dimulai sejak usiaku 7 tahun. Akan sangat memalukan jika hasil kerjaku buruk." Ucap Ino kalem.
"Kau benar. Oh ya. Aku melihat di papan yang berada di depan, toko ini juga menerima dekorasi untuk acara. Apa itu benar?"
"Ya."
"Kalau begitu tepat sekali. Minggu depan adalah pembukaan cabang perusahaanku di Konoha , dan aku butuh jasa dekorasi untuk mengurus gedungku. Apa kau mau melakukannya?"
"Anda bercanda? Tentu aku mau."
"Bagus kalau begitu. Ini ambilah, ini kartu namaku. Dan dibelakang ada nama perusahaanku dan alamatnya. Kau bisa mulai kerja kapan pun. Asal jangan hari di mana pesta itu sudah akan dirayakan." Ucap Naruto dengan sedikit di bubuhi candaan ringan.
"Baiklah. Terima kasih." Ucap Ino dengan senyum manis yang menghias wajahnya.
'Ting'
Pintu itu tertutup menyisakan Ino yang kini masih terpaku. Aroma kehadiran pemuda itu masih menguar di sekitarnya. Aroma lembut, dan hangat. Seperti aroma dari toko yang ada di seberang tokonya setiap kali ia membuka toko di pagi hari, aroma roti yang baru saja keluar dari oven. Ino selalu menyukainya. Ino bertanya-tanya apakah pemuda itu sering ke toko roti bibi Haori hingga membuat aromanya begitu sama dengan aroma dari roti-roti itu?
Ino sedikit menunduk, menatap kartu nama dalam genggamannya.
Namikaze... Naruto.
.
.
.
TBC
Pendek banget ya? emang sengaja :P#ditimpuk.
maklum lah, kan masih Chapter awal. Entar chapter-chapter lainnya pendek juga#plak.
becanda! chapter lain bakalan panjang kok. so... sabar nee.
jangan bosen-bosen ya!
