Tittle : This is Love Chapter 2

Author : Lee Suhae

Main Cast : Lee Donghae - Choi Siwon - Lee Hyukjae

main pair : SIHAE SLIGHT EUNHAE ( sementara, belum dapat feel bener-bener )

Sub Cast : Park Jungsoo - Kim youngwoon - Lee Sungmin - Kim ryeowook - and others

Summary . INI CINTA SEBENARNYA YANG BUTUH PERJUANGAN DAN PENGORBANAN UNTUK MENDAPATKANNYA

Genre : Romance, sad, Humor

Rated : T

Happy Reading^^

chapter 2

Sejak kejadian tadi pagi Donghae maupun Siwon tak saling menyapa hingga waktunya makan malam, membuat Leeteuk dan Kangin memandang mereka heran. Sejak kapan seorang Lee Donghae jadi pendiam begini, batin mereka berdua. Biasanya Donghae lah yang selalu membuat keadaan rumah yang berisi tiga orang menjadi ramai satu kampung.

" ada apa hum?", tanya Leeteuk kepada Donghae yang sedang duduk disampingnya, lalu memandang Siwon tepat disebrangnya karena tak ada jawaban dari Donghae.

Tak ada jawaban dari keduanya, Lee teuk hanya pasrah, paling juga baik sendiri batinnya.

Makan malam pertama kali yang dilalui siwon setelah pergi selama 5 tahun ke america harus dalam keadaan yang hening seperti ini. Semuanya berawal dari dia bukan?

"kau sudah menyiapkan semuanya Hae?", tanya Kangin , "besok hari pertamamu masuk sekolah eoh", lanjutnya lagi sambil menyuapkan makanan kedalam mulutnya.

Donghae hanya bergumam untuk menjawabnya , diapun lalu bangkit dari duduknya, dicium pipi kanan dan kiri Lee teuk yang duduk disampingnya" good night eomma ", Lee teuk membalasnya dengan sebuah kecupan di kening Donghae,

Donghae pun berjalan ke arah kangin , "good night appa", ucapnya manja dan mencium sama seperti apa yang dia lalukan ke Leeteuk .

Sepertinya Donghae telah melupakan masalahnya dengan SiwoN kini dia berjalan mendekati tubuh siwon yang duduk tak jauh dari Kangin,

"hmh"

Wajahnya mendekati wajah Siwon , Sebuah bayangan tadi pagi terlintas lagi didalam benaknya, belum sempat bibirnya menyentuh pipi siwon, di berbalik lalu berlari menaiki anak tangga menuju kamarnya yang ada di lantai 2.

Siwon hanya tersenyum melihat tingkahnya, Lee teuk dan kangin hanya menggelengkan kepala yang tak mengerti dengan tingkah anaknya yang aneh itu.

Siwon's POV

Entah apa yang telah aku lakukan . Benar-benar tak terduga. Aku mencium hmh bahkan mencicipi bibir Dongsaengku, yang slama ini ingin aku rasakan.

walau bukan Kandung tapi tetap saja anggapannya seperti itu. Ciuman pertamaku ku lakukan dengan dongsaeng angkatku,

Jujur ku katakan, aku memang mencintainya dari awal bertemu dengannya, sekitar 13 tahun yang lalu. Mungkin cinta awalku adalah cinta kepada Dongsengnya, tapi setelah berhari-hari ku lalui dengannya, perasaan ini bukan perasaan cinta terhadap adiknya melainkan terhadap pasangannya.

Aku diangkat menjadi anak oleh Kangin appa dan Lee teuk Eomma akibat permintaan dari Appaku yang juga sahabat dekat Kangin appa. Appa dan Eommaku meninggal akibat kecelakaan pesawat. Aku adalah sosok yang kuat, keras, juga pemberani , namun dihadapan Donghae, aku menjadi sosok yang lemah, takut akan kehilangannya, dan berubah menjadi lembut jika berhadapan dengannya.

Aku pergi ke America memang untuk belajar, tapi tujuanku yang utama adalah melupakan perasaanku ke Donghae, namun bukannya menghilang perasaan itu semakin menguat, dan aku selalu merindukannya.

Ku buka pintu kamarku dengannya lihat dia tengah berbaring sambil memeluk boneka nemo kesayangannya.

"Belum tidur hae?", tanyaku yang sudah berbaring disampingnya. Ku miringkan tubuhku, hingga kini wajahku dan wajahnya bertemu, Namun pandangannya terfokus ada mata nemo. Entah apa yang menarik dari mata bulat nemo itu. Dia hanya bergumam pelan menjawab pertanyaanku. Ap dia marah denganku? tapi tadi dia menikmatinya jugakan ? aishh !

"mianhe", Kulihat dia tak bergeming sedikit pun akan ucapanku .

"Hae kau marah dengan hyung ?"

Dia bangkit dari tidurnya, lalu duduk dengn kedua tangan melipat ke depan dada. Aku tak tahu apa dia marah atau tidak, masalahnya saat dia marah dengan serius atau tidak dimataku tetapa sama .

Aku pun ikut bangun dan duduk dihadapannya, ke tangkupkan kedua tanganku ke kedua pipinya yang menggemaskan,Ku angkat wajahnya agar matanya menatap mataku. Dapat kulihat dari matanya bahwa dia adalah orang yang teramat sangat polos dan dipenuhi oleh kejujuran juga ketulusan.

"Kau marah dengan hyung?"

Dia hanya diam lagi.

"Jangan diamkan Hyung, Kau boleh pukul hyung, berapa kali kau mau, kau juga boleh bunuh hyung sekarang juga"

"ANDDWAAEEE!"

huh? berati dia tak marah denganku, buktinya saja dia tak ingin membunuhku.

"Hae, mianhe," dia pun tak menolak saat tubuhnya berada dalam pelukanku ' Saraghaeyo ',

Aku hanya bisa mengungkapkan dalam hatiku, aku takut kalau dia tak terima dan pergi jauh dari ku..

Siwon's POV end

Ke esokan paginya,

"pelan-pelan maknnya chagii", nasehat lee teuk saat melihat anaknya - Donghae memakan sangat tergesa-gesa.

"uhuukkk ..uhuuhhhkkk', Donghae terbatuk-batuk akibat tersedak, Dengan telaten Siwon membantunya minum dan mengusap lembut punggungnya.

'sudah baikan mereka, syukurlah ', batin Leeteuk.

"Appa duluan eoh ." Kangin bangkit lalu mencium donghae, dan siwon bergantian lalu beralih ke Lee teuk dan mencium bibir istrinya sekilas "aku pergi dulu eoh"

Tak selang berapa lama, Dongahe beranjak dari tempatnya dan langsung mengampiri lee teuk , mencium kedua pipi lee teuk leeteuk pun membalas mencium kening Anak tersayangnya "aku pergi dulu eomma, sudah telat nih".

Dia pun berlari menuju ruang tengah, namun beberapa detik kemudian dia berbalik menghampiri Leeteuk yang tengah membereskan meja makan.

"apa lagi hum?", tanya Lee teuk heran, Donghae tengah tersenyum manis ke arahnya, 'bukannya sudah telat', batin Lee teuk

"Eommaaa..", Ucap Donghae manja dengan kedua tangan yang di sodorkan ke wajah Lee teuk,

"Minta ke hyungmu saja", Lee teuk berujar sambil memandang ke arah siwon yang tengah tersenyum ke arahnya, Biasa, Donghae minta Uang untuk jajan.

"Baiklah..." Donghae berlalu begitu saja memandang kesal ke arah eomaanya , 'pelit', batinnya.

"Gomawoyo hyung", ucap donghae dengan seulas senyum malaikat diwajahnya,

"Cukupkan?", tanya Siwon dengan nada menggoda, dia tau betul bahwa Sifat Donghae amatlah Boros, tapi dia tidak pelit terhadap sesama, dan dia juga rajin menabung. Tadi katanya boros?

"Ne hyung", Donghae membuka pintu mobil, namun belum sempat kakinya turun, dia membalikkan tubuhnya dan langsung memeluk tubuh siwon, "saranghae", gumamnya namun sangat jelas ditelinga Siwon.

" Nado chagii",

Chhuu

Siwon mengecup sekilas bibir Donghae saat pelukan sudah terlepas. " sudah sana masuklah " suruh siwon, donghae pun mengangguk dengan lucunya.

Siwon pun melajukan mobilnya saat tubuh donghae benar-benar hilang dari pandangannya .

Saranghae? Nadoo Ada apa sih ?

flashback on

" Hae marah dengan hyung?"

Donghae menggeleng pelan, Dia pun memeluk tubuh siwon dengan amat erat, Siwon pun membalas pelukan Donghae.

"Waeyo?"

Tanya Siwon saat Donghae melepas pelukannya dan menukul pelan kepala siwon.

"hyung menyakitiku", ucapnya sambil menyentuh bibirnya, ditundukkan wajahnya yang kini tengah memerah tomat, amat sangat lucu.

"Ye?", siwon seakan tak mengerti ucapan Donghae, namun senyumnya terlihat saat Donghae dengan lucunya memajukan bibirnya hingga lima centi.

Diangkat dagu Donghae dengan perlahan, hingga mata mereka saling bertemu ,

Chuuuu

Donghae terdiam saat Siwon mengecup mesra bibirnya, " mianhe, hmh "

Siwon mengelus lembut pipi Donghae yang mulus, dikecup lagi kening, lalu beralih ke kedua pipi donghae. Di tangkup kedua pipi Donghae dengan kedua tangan kekarnya " Saranghaeyo , jeongmal Saranghae "

1 menit

5 menit

10 menit

20 menit

Siwon pun menyerah,menunggu jawaban Donghae. Mungkin cintanya akan berakhir tragis eperti ini, Mencintai tanpa dicintai adalah kisah hidup percintaannya. Tapi ya sudahlah, bagaimanapun juga dia harus tegar menerimanya, bukankah dia Superman, seperti yang sering dibilang oleh Donghae. Bersama saja sudah cukup baginya.

Tak apa bila Donghae tak mencintai dia sebagai kekasih, sebagai Hyung pun sudah sangat berarti untuknya.

Chuuu

Donghae mengecup lama pipi Siwon, membuat Siwon tersadar dan membawanya ke dunia nyata.

"huh?"

Siwon memandang heran Donghae yang tengah berbaring dan menutup dirinya dengan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya .

Apa artinya dia menerima pernyataan Cintaku? Batin Siwon, Hingga satu kalimat yang membuat Siwon tersenyum amat lebar.

"Aku titip hatiku dihatimu hyung"

flashback of

Donghae's Pov

Hmh, Apa tindakkan ku salah huh?

Mencintai hyung ku sendiri?

Tapi kan , dia bukan hyung kandungku juga, jadi tak apa kan?

Aku mencintainya sejak, hmh entahlah , yang pasti saat 5 tahun dia tak disisiku hidupku benar-benar hampa !Tanpa dia bukan hidup namanya .

Bahkan sosok orang yang selalu menemaniku di Mokpo tak sanggup membendung perasaan Riduku Ke siwon hyung!

Ya sudahlah, sekarang aku harus fokus pada setiap rumus-rumus dihadapanku !

Fisika !

Entah kenapa aku tak bisa jatuh cinta dengan pelajaran ini .. Menyebalkan eoh !

Hmh, ku edarkan pandanganku ke seisi kelas ini, lebih bagus memang daripada kelas ku dulu di mokpo, Tapi apa perasaan ku saja ya, Semua para murid memandang ke arah ku dengan tatapan errr seperti kala siwon hyung menciumku dengan ganas..

iihhh... aku takutt...

Ku lirik kursi disampingku, kosong?

hmh, entahlah ... peduli apa saya ..

Donghae's Pov end

Bel istirahat berbunyi, nafas lega keluar dari mulut-mulut para siswa kelas 1a, termasuk Donghae. Donghae pun membereskan buku-bukunya dan memsukkan kedalam tasnya. Saat dia berdiri dua orang teman barunya menghampirinya.

"haii", sapa seorang memamerkan gigi kelincinya diiringi dengan senyumannya ,"lee sungmin imnida", lanjutnya lagi,

"Ne, Donghae imnida" Donghae menyambut uluran tangan Sungmin,

"aiishh, kau sangat imut haee .." Ucap seseorang disamping sungmin, lalu mencubit dengan gemas pipi Donghae.

"Wookiie!", bentak sungmin tak suka melihat kelakuan temannya yang tak sopan itu.

"hhehe", Ryeowook hanya nyengir", Ryeowook imnida", di cubit sekali lagi pipi Donghae dengan agak lembut kali ini.

Doghae hanya tersenyum, "kajja kita ke kantin", ajak sungmin yang dijawab teriakan maha dashyat dari Ryeowook "KAJJAA!"

Sungmin hanya menggelengkan kepalanya melihat sahabatnya yang tertular aneh akibat pergaulan nya dengan Yesung Sunbae, Donghae hanya mengelus dadanya, kaget eoh?

Eunhyuk's Pov

ahhh, aku telat lagi.

Tapi tak apa, akukan anak dari pemilik Sekolah ini, hahaha .

Aku berkuasa ..

"oppaa ..."

Ku tolehkan kepalaku kebelakang, "dia lagi', ucapku.

Lalu dengan cepat aku langkahkan kakiku , meninggalkan dia yang sedang teriak-teriak tak jelas. Ya, beginilah Nasib orang populer, selain kaya aku juga tampan. Begini-begini aku punya Hotel yang ku bangun atas kerja kerasku sendiri, " Jewel Hotel", Namun hotelku itu ku bangun di Paris, hmh aku suka dengan Paris, Enttah apa yang membuat aku begitu mencintai Paris, mungkin karena Eiffell nya.. haha

Jam istirahat, lebih baik aku ke kantin pasti mereka ada disana .

Dia sedikit berlari ke kantin mungkin karena lapar juga, namun larinya terhenti saat dia melihat seseorang yang membuat degupan jantungnya berpacu dua kali lebih cepat.

eunhyuk's pov end

"CHAGIIIIIIIIIIYAAAAAAA"

Sebuah teriakan super keras tederngar menggema di penjuru kantin Siapa lagi kalau bukan Eunhyuk pelakunya. Namun siapa yang dipanggil Chagi?

Sungmin dan Ryeowook menoleh ke arah Suara tersebut, 'chagi', batin mereka, merek pun saling pandang, tidak untuk Donghae yang begitu antusias terhdap makanan dihadapannya.

"Siapa Chagimu?", tanya Sungmin saat Eunhyuk duduk besebrangan dengannya, dan tepat duduk disamping Donghae. Tapi seertinya Donghae tak menyadarinya.

Eunhyuk hanya tersenyum memamerkan gummy smilenya, dia pun melirik ke arah Donghae dengan tatapan errr mesum.

"huh?", Ryeowook dan sungmin seakan tak mengerti dengan maksud Eunhyuk.

"dia chagi ku?"

Eunhyuk dengan seenak jidatnya mencium rambut Donghae, membuat donghae menolehkan pandangannya, dan tepat saat itu juga mata mereka saling bertemu.

Donghae's POV

Siapa yang mencium kepalaku?

Ku tengokkan kepala ku ke samping, dan ...

"KYAAA KAUUU!", Dengan refleks dan sengaja tentunya ku pukul kepalanya pakai sendok besi yang masih digenggaman ku.

"chagii sakiitttt", dia berkata dengan nada yang manja tapi sangat menjijikan bagiku.

dan chagi? aish namja ini !

"Kalian pacaran?", ucap Sungmin hyung dengan nada ragu, lalu wooki yang menatap kami bergantian dengan tatapan heran tentu saja.

"Tidak!

"Iya, kami akan segera pacaran"

Dia merangkul pundakku.

"MWOOO?"

Ku tatap tajam matanya, melemparkan tatapan deathglare, yang sepertinya gagal karena dia tengah menyeringai sekarang.

Chuuuu

Dia mencuri ciuman ku dibibir , huh?

PLAKKK

Dengan sekuat tenaga kuat tampar wajahnya, lalu aku pergi dari situ, dan juga ku lihat semua murid yang ada distu memperhatikan ke arahku.

Menyebalkannnn ! Pasti aku dikira sebagai namja murahan ! NAMJA PERVERT !

Donghae's POV end

"Hyung kau..." Ryeowook menggelengkan kepalanya heran, heran dengn kelakuan sahabatnya yang teramat nekat seperti itu.

"Kau keterlaluan hyuk", nasehat sungmin sambil menatap ke arah eunhyuk yang tengah mengelus pipinya yang memerah.

"hheehe, " Eunhyuk hanya cengir-cengir tak jelas.

" itu ciuman pertamamu?", sungmin menatap eunhyuk ragu, Ryeowook pun menunggu jawaban atas Eunhyuk. Setahu mereka Eunhyuk tidak pernah pacaran sebelumnya. Padahal banyak sekali para Uke dan para yeoja-yeoja yang selalu mengejarnya. Namun, dia tak pernah menghiraukan para pengganggu menurutnya.

"hmmhh", Eunhyuk menarik nafas panjang, "aku jatuh cinta padanya, dan itu tadi adalah first kiss ku", lanjutnya.

Sungmin dan ryeowook saling tatap. sejak kapan eunhyuk salah satu troublemaker di sekolah, selalu cuek dengan sekitarnya termasuk para pemujanya jatuh cinta. Tapi sebagai sahabat mereka sangat senang bukan? Sahabatnya jatuh cinta pada makhluk manis seperti Donghae.

"aku mendukungmu hyung", Ryeowook menepuk pelan bahu Eunhyuk yang diikuti anggukan mantap dari Sungmin

"sebaiknya kau minta maaf atas kelakuanmu tadi" Ucap Sungmin bijak, yang dibalas 'gummy smile' milik Eunhyuk.

Donghae baru saja keluar dari kamar mandi setelah membersihkan mulutnya akibat serangan bibir Eunhyuk secara Tiba-tiba. Dia terus mengusap pelan bibirnya dengan tangannya.

"dasar monyet pervert", runtuk Donghae yang terus dia ucapkan. Dia menyumpahi setengah mati eunhyuk dengan kata-kata kasar yang dipelajarinya dulu dari Eomma temannya sewaktu di Mokpo.

Dilangkahkan kakinya menuju anak tangga, pergi ke kelasnya.

Apa aku harus begini, dihantui monyet yadong itu? Ya Tuhan, bukankah aku sudah berdoa bahwa pertemuan semalam adalah pertemuan yang pertama sekaligus terakhir. Tapi kenapa sekarang aku dan dia satu sekolahan ! Apa salahku Tuhan hingga kau turunkan makhluk sperti itu, dan kenpa juga aku harus satu sekolahan dengannya ! ahhh, dunia begitu sempit bukan? Itulah yang sedari tadi yang dia pikirkan. Hey, dia tak tahu bahwa Eunhyuk adalah teman sebangkunya. Bagaiman reaksinya yaa ...

Donghae terus melangkahkan kakinya dengan pikiran yang melayang tinggi terbang diangkasa. Namun sial ! pijakannya kurang tepat menginjak anak tangga hingga tubuhnya menjadi tak seimbang ..

Tangannya pun berusaha menggapai pegangan tangga, namun sayang tangannya tak sampai untuk sekedar menyentuh . Donghae pun mentup rapat matanya, sebuah bayangan Rumah sakit, dengan beberapa bagian tubuh yang harus diperban..

Donghae's pov

Kenapa tak sakit ?

Aku pun membuka perlahan mataku, menatap sebuah tangan yang cukup kekar berada di atas perutku. Akupun menolehkan kepala ku dengan gaya slow mansion , Pensaran dengan siapa yang kini tengah memelukku dengan begitu eratnya,

"kau?"

Aku terdiam menatap senyum nya yang begitu manis, memamerkan gusi-gusi merah yang menambah pesona dirinya .. well, aku akui dia tampan.. Terpesona kah?

Aku berusaha melepaskan pegangannya diatas perutku, namun semakin aku mencoba nya semakin dia lebih mengeratkan pelukannya.

"lepaskan monyett ..." pintaku sedikit memelas, karena aku takut ada orang lain yang melihat Adegan yang bisa menimbulkan pikiran yang iya-iya! ini masih wilayah sekolah bukan?

Namun yang ku dapat adalah sebuah pelukan yang semakin erat, ku tolehkan lagi wajahku . Dia tersenyum begitu manis, lalu mengecup singkat keningku

"Biarkan seperti ini dulu ", bisiknya pelan , Deru nafasnya sangat terasa diwajahku, membuat ku bergidik. Dan juga, Jantungku yang tak henti-hentinya berdetak lebih cepat dari biasanya.

Donghae's Pov end

Bel tanda masuk telah berbunyi, namun sepertinya dua orang yang sedang duduk dikursi taman sekolah satu darinya terlihat gelisah, yang satunya tengah tersenyum melihat tingkah namja yang kini tengah merems tangannya sendiri, dengan bibir yang dibuat maju.

"soal kemarin aku dan soal tadi dikantin aku minta maaf"

Eunhyuk membuka suara untuk pertama kalinya saat dengan tidak sopannya dia menarik paksa tangan donghae.

"hm", Donghae hanya bergumam menanggapinya. Donghae yang sadar tengah diperhatikan pun menoleh kesamping, mata mereka saling bertemu, Jantung Donghae kembali berpacu, padahal dengan susah payah dia menormalkan detak jantungnya, dan kini kembali harus berpacu lagi.

Eunhyuk's POV

OMOO, makhluk ini sangatlah manis, sangat-sangat manis. Tatapan matanya mampu membiusku, Dan pula, Jantung ini tak henti-hentinya berdegup tiga kali lebih cepat dari biasanya.

Aku tak menyesal dan bahkan teramat senang, ciuman pertamaku untuk orang yang ku sukai ! Tapi bagaimana dengan dia ? apa itu ciuman pertamanya ?Tapi dia kan polos, pasti ciuman pertamqnyq tadi. Tapi, masa iya makhluk sempurna ini belum ada yang punya ? tapi bisa sajakan, aku yang tampan ini pun belum ada yang punya, hahahah, Tapi kalau sudah? Aiishhhh

Aku mengacak Rambut merah ku kesal !

"K-kkau kenapa?"

aku lupa dia ada disini, pasti dia mengira aku gila ! sudah dianggap pervert, walau iya sih , hehe, dianggap gila pula !

"tak apa, he" aku pun tersenyum manis ke arahnya.

"bisakah kita kekelas" Ucapnya , terdengar amat manja, namun aku suka mendengarnya.."aku anak baru disekolah ini", lanjutnya lagi.

Iya juga ya, ,masa aku sudah mengajak bolos dia, diakan anak baru, hah aku lupa,

Akupun bangkit dari dudukku, terlihat agak kaget dia, namun wajah kagetnya terlihat amat lucu dimataku.

"Ayoo kita ke kelas", Akupun langsung menarik lengannya untuk memaksa nya berdiri.. dan lagi-lagi dia hanya menurutinya ,

jangan-jangan kalau ku ajak Nc-an, di mau... aishh ! Hyukjae Yadong ! STOP BEING PERVERT !

Eunhyuk's Pov END

Pelajaran Telah usai, semua murid bernafas lega dan langsung keluar kelas dengan wajah gembira.

"Hyung, aku mau ke kelas Vocal eoh"

Ryeowook pamit dengan membungkukkan badannya, lalu berlari ke kelas ocal yang berada dilantai tinggal ada Donghae, Sungmin dan eUnhyuk yang kini tengah berjalan ke arah pintu gerbang.

Tampaklah sebuah Mobil Audi A6 bewarna putih terparkir cantik di halaman sekolah.

"Mobil siapa itu?", tanya Donghae heran sambil menunjuk ke arah mobil tersebut. Bukankah ada parkiran disekolah ini, kenapa harus parkir disitu? Apa parkirnya sudah penuh ya? Pikir polosnya.

"Hmh, itu mobil ku, kau mau ikut?"

Eunhyuk memandang ke arah Dongahe, Donghae hanya menggeleng lalu tersenyum" gomawo, aku dijemput"

Mereka berbaikan eoh sekarng? baguslah.. itu yang ada dipikiran sungmin saat ini.

"dijemput siapa Hae?", tanya Sungmin .

"aku dijem ...'

Omongan Donghae terputus saat Ponselnya Berdering..

"Yeoboseyo" Sapanya lembut, karna dia tahu betul siapa yang saat ini menelponnya.

Eunhyuk menguping pembicaraan Donghae, namun gagal karena Sungmin tengah menatapnya horror "tidak sopan", ucap Sungmin tanpa bersuara.

"Ne, aku sudah ada didepan"

"..."

"Ne"

Donghae pun memasukkan Ponsel kedalam saku celananya. Lalu tersenyum childish ke arah Sungmin dan Eunhyuk yang kini memandangnya dengan pikiran yang dipenuhi Tanda tanya,, Siapa yang menjemput Donghae, batinnya.

"Hyuk aku ikut kau pulang ya", pinta Sungmin dengan mengeluarkan jurus Bunny-eyes untuk meluluhkan hati pelit eunhyuk, belum sempat Eunhyuk menanggapi permohonan Sungmin, sebuah suara menginterupsi kegitan mereka.

TBC

Jangan cuma dibaca, harus dicomment !( maksa eoh )

Buat yang udah Review gomawo ne ... #bungkuk 90 derajat bareng hae

Balasan Ch.1

:Heehe, iya, disini hae jadi uke, dan akan sllu jadi uke di ff ku . UKE HAE SHIPPERR ... Keep reading ok ...!

Lee Ji han : Ne, gomawo atas sarannya , beginilah nasib author baru kuper ,, hehe

Mereka saling suka malah mencintai..

Ne, sudah lanjutttt ...

:Ne, yang dimaksud siwon memang hae .. iya sperti itulah, siwon menganggap Hae lebih dari sekedar adiknya.

10hr : Sudahhhh lanjuuuuuttttttttt ...