Name: Konoha White Dragon Emperor
Author: Axis Artelion
Rating: T(Tapi bisa naik)5
Genre: Friendship, Adventure

Disclaimer: Naruto, Highschool DxD dan Rosario + Vampire, and Vocaloid bukan milik saya.

Pair: Vali Lucifer x ?, Naruto Uzumaki x Mizore Shirayuki, Sasuke Uchiha x Sakura Haruno

Chapter 2: The Truth Revealed

Vali Lucifer atau yang saat ini dikenal dengan Rikuto Rushifa pun pergi dari kantor dari Rokudaime Hokage, Kakashi Hatake. Setelah itu dia pun mengantarkan Vali ke apartemennya yang dulu sebelum dia menikah dengan Mizore dan diberikan rumah sendiri oleh Kakashi. Setelah Naruto memberikan kunci kamar apartemennya dan membantu Vali sedikit untuk merapikan apartemennya, dia pun kembali ke rumahnya.

Albion yang berada di dalam Sacred Gear [Divine Dividing] milik Vali pun berkata pada tuannya saat dia sedang tiduran dikasur [Baru sebentar sepertinya kau sudah betah berada disini?]

"Tentu saja…" Jawab Vali, kemudian dia melanjutkan "Tempat ini cocok untukku memulai hidup baru. Lagipula Naruto-san sangat mensupportku untuk memulai hidup baru disini. Sampai-sampai dia memberikanku sebagaian uangnya untuk memulai hidup baru disini."

[Jadi…] Ucap Albion, kemudian dia melanjutkan [Aku harus memanggilmu Vali atau Rikuto?]

"Terserah kau saja ingin memanggilku apa, Albion." Jawab Vali.

Vali pun bangkit dari kasurnya dan memakai jaketnya, kemudian Albion yang melihatnya pun berkata [Kau mau kemana, Vali?]

"Aku ingin makam malam diluar. Karena aku tidak bisa memasak" Jawab Vali yang kemudian keluar dari apartemennya dan mencari tempat untuk makan.

Di Kuoh, lebih tepatnya di markas DxD… Bikou atas permintaan Vali pun datang kesana demi menemui Sirzech Lucifer, sang pemimpin utama dari fraksi iblis. Saat masuk ke dalam, dia pun bertemu dengan adik dari Sirzech yang bernama Rias Gremory. Rias saat ini bingung, kenapa Bikou tiba-tiba datang ke markas DxD, mengingat Tim Vali sudah tidak pernah menginjakkan kaki di markas itu setelah DxD berhasil mengalahkan Rizevim sebelum dia membangkitkan Trihexa.

"Bikou…" Ucap Rias, kemudian dia melanjutkan "Tumben kau kesini malam-malam?"

"Aku ingin bertemu dengan kakakmu, Gremory." Jawab Bikou tanpa emosi, kemudian dia berkata "Dimana dia?"

'Kenapa dengan dia? Biasanya dia memanggilku dengan Switch Princess… Meskipun aku kesal dengan panggilan darinya tetap saja aneh jika dia tidak memanggilku dengan itu. Dan sifatnya tidak seperti Bikou sama sekali. Dia biasanya selalu ceria dan cerewet, tapi sekarang dia dingin dan tanpa ekspresi.' Batin Rias saat melihat Bikou dengan intens.

Melihat itu Bikou pun emosi dan berkata dengan kasar "Kau tuli ya, Gremory? Aku tanya sekali lagi… Kakakmu berada dimana?"

Rias pun ingin menjawab perkataan Bikou dengan kasar juga, tapi ada suara maskulin yang masuk ke telinga Bikou "Aku disini, Bikou-san…"

Bikou pun mengalihkan pandangannya dari Rias dan melihat sosok seperti Rias hanya saja dia berjenis kelamin laki-laki dan disebalahnya adalah wanita cantik berambut silver yang memakai baju maid. Melihat itu Bikou pun berkata "Bagus kau disini, Crimson Satan… Aku ingin bicara denganmu empat mata saja, jadi aku ingin bicara denganmu berdua saja tanpa gangguan dari adikmu dan queen-mu itu."

"Tapi sebagai maid dari Sirzech-sama, aku tidak bisa membiarkan kalian bicara berdua saja. Aku takut hal yang buruk terjadi pada Sirzech-sama." Ucap wanita berambut silver itu.

Bikou pun menutup matanya dan level Youki miliknya telah meningkat pesat sambil melihat wanita berambut silver itu dan berkata "Asal kau tahu Lucifuge-san, kalau aku ingin melukai suamimu itu… Aku sudah melakukannya dari dulu. Aku hanya ingin melakukan permintaan yang diberikan sahabatku saja, jadi jangan ikut campur."

"Bikou-san… Kumohon turunkan sedikit kekuatanmu sekarang juga. Aku bersedia untuk bicara denganmu" Balas Sirzech, kemudian dia melirik wanita disebelahnya dan berkata "Tenanglah Grayfia-chan… Aku tidak akan apa-apa, aku janji."

"Baiklah Sirzech-sama." Balas wanita bernama Grayfia itu.

Bikou dan juga Sirzech pun masuk ke ruangan milik Sirzech. Sirzech pun duduk di bangkunya dan berkata "Jadi Bikou-san, hal apa yang ingin kau katakan padaku?"

"Begini, Sirzech Lucifer…" Balas Bikou, kemudian dia melanjutkan "Kau tahu kan, bahwa di Underworld… Klan Lucifer masih aktif sebagai klan di Underworld karena klan itu masih memiliki member yang masih hidup?"

"Aku tahu itu." Jawab Sirzech yang juga tahu bahwa masih ada anggota klan Lucifer yang masih hidup yaitu Vali Lucifer, cucu dari Rizevim. Kemudian dia melihat Bikou dan berkata "Jadi apa yang ingin kau katakan sebenarnya?"

"Sepertinya kau harus menonaktifkan status klan Lucifer sebagai klan aktif di Underworld, Sirzech-san." Jawab Bikou.

"Maksudmu apa? Bukannya klan Lucifer masih memiliki anggota yang member yang masih hidup yaitu sahabatmu, Vali." Tanya Sirzech yang bingung akan perkataan dari Bikou.

"Memang…" Jawab Bikou yang mengepalkan tangannya saat dia mengingat kepergian sahabatnya itu, kemudian dia melanjutkan "Tapi Vali saat ini sudah pergi dari Kuoh dan sepertinya dia tidak akan pernah kembali lagi kesini untuk selamanya."

"Apaaaa!" Teriak Sirzech yang ternyata didengar oleh Rias dan Grayfia, dan membuat mereka berdua mendobrak pintu ruang Sirzech dengan kencang.

Braaaaakkk

"Ada apa Sirzech-sama / onii-sama?" Tanya Grayfia dan Rias.

Rias pun mendeathglare Bikou karena dia mengira kakaknya jadi seperti itu karena ulah Bikou, dan dia sudah menyiapkan Power of Destruction ditangannya dan berkata "Hei! Apa yang kau katakan pada kakakku, monyet?"

Bikou tidak menghiraukan perkataan Rias, kemudian Sirzech pun melihat Bikou dan melanjutkan "Kenapa bisa Vali pergi dari Kuoh dan tidak akan pernah kembali lagi?"

"Aku tidak tahu Sirzech-san" Jawab Bikou, kemudian dia keluar dari ruangan Sirzech. Tapi sebelum dia keluar, dia pun berkata "Tapi kalau kau masih penasaran… Kau tanya saja pada pawn satu-satunya milik adikmu itu dan juga si kucing hitam itu. Kalau begitu aku permisi."

"Grayfia, kau hubungi semua anggota DxD dan suruh mereka semua kesini. Terutama Issei-kun dan Kuroka" Ucap Sirzech yang memberikan titahnya pada maid sekaligus istrinya itu.

"Ha'i, Sirzech-sama" Balas Grayfia yang menghilang dengan lingkaran sihirnya.

"Dan kau Bikou-san, jangan kemana-mana… Aku membutuhkanmu sebagai saksi dalam kasus ini." Ucap Sirzech.

Bikou yang ternyata berada di luar ruangan Sirzech pun berkata "Tenang saja… Aku tidak akan kemana-mana Sirzech-san."

Rias yang mendengar percakapan kakaknya dan Bikou pun menghilangkan Power of Destruction ditangannya, kemudian dia membatin 'Sebenarnya apa yang dilakukan Issei-kun dan Kuroka-san pada Vali-san sampai-sampai dia pergi dari Kuoh dan tidak akan kembali lagi?'

Vali yang sedang mencari sebuah restoran yang cocok pun akhirnya masuk ke sebuah restoran dan dia pun melihat waitress yang sedang melayani pesanan para pelanggan. Dan karena dia ceroboh, dia pun tersandung dan minumannya pun terciprat ke baju milik Vali.

Gasp

"Maaf tuan, aku tidak sengaja…" Ucap gadis berambut hijau tosca yang diikat twintail, kemudian dia melanjutkan "Aku benar-benar ceroboh hari ini."

'Gaya rambutnya mengingatkanku pada malaikat yang bernama Irina itu' Batin Vali, kemudian dia berkata "Tidak apa-apa nona… Lagipula kau tidak sengaja kan."

Gadis itu pun mengambil sebuah sapu tangan dari kantung bajunya dan berkata "Biar aku bersihkan tuan…"

"Tidak apa-apa, biar aku sendiri saja." Balas Vali yang mengambil sapu tangan gadis itu dan membersihkan bekas air minum yang terciprat ke baju-nya itu.

"Ya, ampun Miku. Apa yang kau lakukan kali ini!" Teriak seorang pemuda yang wajahnya mirip dengan gadis itu dan berambut pendek dengan warna rambut yang sama seperti gadis itu.

[Sepertinya mereka saudara kembar.] Celoteh Albion dari dalam Sacred Gear milik Vali.

"Sepertinya begitu." Balas Vali.

"Maaf Mikou-nee, aku tidak sengaja menumpahkan minuman pesanan pelanggan pada tuan ini." Ucap gadis bernama Miku ini sambil menunjuk Vali.

"Ya ampun, kau ini ceroboh sekali sih Miku" Balas pemuda bernama Mikuo ini, kemudian dia melanjutkan "Kau pergilah ke dapur dan buatkan minuman lagi untuk pelanggan kita. Aku yang akan bicara pada pemuda ini."

"Baiklah." Balas Miku yang sudah kembali ke dapur-nya.

Mikuo pun melihat Vali dan berkata "Maafkan atas perbuatan adikku itu ya, pemuda-san. Dia memang orang-nya ceroboh."

"Tidak apa-apa Mikuo-san." Balas Vali dengan tersenyum tulus.

"Kau orang baru di Konoha ya? Aku belum pernah melihatmu sebelumnya?" Tanya Mikuo.

"Ya, aku orang baru disini." Jawab Vali, kemudian dia membungkukkan kepalanya sedikit dan berkata "Perkenalkan… Namaku Rikuto Rushifa, aku pengembara yang sedang mencari hidup yang baru. Kemudian aku tersesat dan bertemu dengan Naruto-san, lalu aku dibawa olehnya kesini."

"Oh, Naruto-san ya… Dia memang orang yang baik. Aku dan adikku juga dibawa olehnya kesini setelah kami berdua dibuang oleh kedua orang tua kami setelah mereka mengetahu kami berdua tidak bisa menjadi ninja." Ucap Mikou yang sedang menahan amarah saat mengingat kedua orang tua-nya, kemudian dia melanjutkan "Jadi ada yang bisa kubantu, Rikuto-san?"

"Ya, aku ingin makan disini karena aku belum makan dari tadi siang. Apa disini ada bangku yang kosong?" Jawab Vali.

"Tentu saja…" Balas Mikuo, kemudian dia melanjutkan "Silahkan ikuti aku…"

Kembali di markas DxD, saat ini tempat itu sudah dipenuhi oleh para anggota DxD yang berisikan anggota dari ke-3 fraksi, dewa Odin yang merupakan ayah angkat dari Vali, serta Yasaka yang merupakan istri dari sang Bijuu terkuat sebelum Juubi yang bernama Kurama… Dia datang dengan anaknya, Kunou karena panggilan mendadak dari Sirzech Lucifer yang merupakan pemimpin tertinggi dari fraksi iblis.

Azazel yang merupakan mantan Gubernur Grigori pun melihat Sirzech dan berkata "Jadi apa yang ingin kau katakan Sirzech? Sampai-sampai kau memanggil kami semua kesini?"

"Apa Khaos Brigade sudah bangkit kembali, Sirzech? Sampai-sampai kau memanggil kami semua?" Tanya Michael, sang pemimpin tertinggi dari fraksi malaikat.

"Ini bukan masalah Khaos Brigade, Azazel, Michael." Jawab Sirzech, kemudian dia melanjutkan "Ini tentang Vali…"

"Setelah mendengar perkataanmu itu Sirzech, aku baru menyadari sesuatu…" Ucap Odin, kemudian dia melanjutkan sambil menatap Sirzech dengan serius "Dimana Vali? Kenapa dia tidak berada disini?"

Sirzech pun bingung akan apa yang harus dia katakan pada Odin, karena walau bagaimanapun Odin ini adalah ayah angkat bagi Vali Lucifer sendiri… Dia tidak tahu akan apa yang terjadi kalau sampai dia tahu apa yang terjadi pada Vali. Bikou pun melihat Odin dan berkata "Vali pergi dari Kuoh dan dia tidak akan kembali lagi karena dia akan mencari hidup yang baru, Odin-sama."

Semua pun shock saat mendengar kabar ini terutama Arthur, Le Fay, dan Ophis yang sedang didampingi oleh Lilith, serta Azazel dan Odin. Kemudian Odin pun melihat Bikou dan berkata "Apa maksudmu dengan Vali pergi dan tidak akan kembali lagi Bikou? Apa yang membuatnya pergi dari sini?"

Tapi Bikou hanya cuek dan melihat Issei dan Kuroka dengan tatapan sinis dan berkata "Kau tanya saja pada si Chichiryuutei dan juga si kucing hitam itu, Odin-sama…"

"Bikou-kun, apa maksudmu mengait-ngaitkan kepergian Vali-kun denganku dan Issei-kun, nyaa?" Tanya Kuroka.

"Kau masih tidak ingat juga kucing?" Ucap Bikou dengan nada tinggi, kemudian dia melanjutkan dengan nada kasar dengan Youki yang sudah meluap-luap "Kau itu pura-pura lupa? Atau kau amnesia sampai-sampai kau lupa hal yang kau lakukan dengan Issei kemarin, kucing!"

"Kejadian kemarin…" Ucap Kuroka, kemudian dia membatin 'Jangan-jangan…'

"Heh, kau sepertinya sudah ingat ya…" Ucap Bikou yang tersenyum sinis, kemudian dia melanjutkan "Ya, sahabatku Vali Lucifer pergi karena dia melihat orang yang dicintainya menyatakan cinta dan berciuman dengan orang lain."

'Ti-Tidak mungkin…' Batin para anggota DxD yang mendengar perkataan Bikou itu terutama Azazel, Odin, Le Fay, dan Arthur, serta Ophis.

"Kau bohong Bikou-kun!" Teriak Kuroka secara tiba-tiba.

"Aku bohong dimananya?" Tanya Bikou dengan nada dibuat-buat sepolos mungkin, kemudian dia melanjutkan "Oh, maksudmu saat aku bilang dia mencintaimu ya. Memang dia mencintaimu kok… Dan dia juga mempunyai alasan saat menolak untuk membuat bayi denganmu."

"Alasan apa yang dimiliki Vali-kun memangnya, HAH! Dia menyukai aku? YANG BENAR SAJA, YANG DIA PIKIRKAN DALAM HIDUPNYA HANYALAH BERTARUNG DAN MEMBALAS DENDAM SAJA!" Teriak Kuroka yang kesal saat melihat Bikou mengganggap enteng masalah itu.

"Alah, paling dia bohong… Bukannya dia tidak pernah mengganggap cinta Kuroka-chan saat dia masih berada di dekatnya? Jadi saat dia sudah menjauh darinya, baru dia bilang kalau dia mencintainya. Sungguh egois." Ucap Issei dengan seenaknya, tapi kemudian Bikou dan memanjangkan tongkatnya dan…

Buuaaakkkk

Tongkat milik Bikou pun telak menghantam muka pemilik [Boosted Gear] itu sampai dia terlempar ke tembok dan membuat para haremnya berkata "Issei-kun!"

"Diamlah kau, Hyoudou… Kau tahu apa tentang Vali, hah? Kau itu bukan sahabat dekatnya atau saudaranya, jadi jangan sok tahu kau." Ucap Bikou dengan dingin, kemudian dia menunjuk Kuroka dan berkata "Dan kau kucing bodoh… Apa kau pernah berpikiran kalau Vali menolakmu itu demi kebaikanmu hah? Supaya Rizevim tidak akan melukaimu karena dia tahu dendam cucunya itu kepadanya?"

Kuroka pun terkejut saat mendengar perkataan dari Bikou, kemudian dia melanjutkan "Setelah kita, DxD berhasil mengalahkan Rizevim… Dia ingin menyatakan cintanya kepadamu tapi balasanmu apa! Kau malah menyatakan cinta pada rival abadinya dan menciumnya juga… Apa kau tahu betapa hancurnya Vali saat dia melihat perbuatan kalian itu? Kalian mungkin tidak tahu… Tapi aku tahu! Karena aku juga berada disana dan melihat kejadian yang sama.". Bikou pun mengeluarkan sebuket bunga yang akan diberikan oleh Vali pada Kuroka, tapi dia tidak jadi melakukannya dan dia pun berkata "Kau tahu ini bunga milik siapa? Ini milik Vali dan rencananya akan diberikan padamu… Tapi dia tidak jadi melakukannya karena dia sudah terlanjur sakit hati karena kalian berdua."

"Va..Vali-kun, maafkan aku…" Ucap Kuroka yang sudah tersadar akan perbuatannya, tapi Bikou memotong perkataannya "Percuma kau meminta maaf, toh orang yang kau maksud juga tidak akan pernah lagi kembali kesini."

Kuroka pun menangis karena perkataan Bikou itu. Kemudian Bikou melihat Issei yang sudah bangkit sambil menghusap darah di bibirnya dan berkata "Dan kau Issei… Aku tidak mengerti sebenarnya apa yang kau inginkan? Kau sudah mempunyai Rias, Akeno, Koneko, Irina, Xenovia, dan Ravel... Tapi apa mereka masih belum cukup bagimu sampai-sampai kau juga mengambil sosok yang dicintai sahabatku, HAH?"

Issei pun terdiam atas perkataan Bikou, kemudian Bikou pun berkata "Kalau begitu, aku akan keluar dari sini… Aku sudah tidak betah satu ruangan dengan dua orang itu. Le Fay, Arthur… Kalau kau ingin mencariku, cari saja aku di tempat kakekku."

"Tunggu aku, Bikou-nii! / Bikou!" Ucap Le Fay dan Arthur.

Bikou pun pergi ketempat kakeknya, Sun Wukong dan ditemani oleh Arthur dan Le Fay dan Kuroka pun terus menangis karena mengetahui fakta tentang Vali karena dia sadar walau bagaimanapun dia tidak akan bisa bertemu Vali lagi. Sedangkan Issei merasa bersalah atas apa yang terjadi pada Vali dan Rias melihat Issei dan Kuroka dengan tatapan kecewa. Walaupun dulu dia mengganggap Vali sebagai musuh, tapi saat ini mereka sudah berteman baik dan dia pun kecewa pada perilaku dua orang itu terhadap Vali. Kembali ke Konoha, Vali pun memakan makanannya dengan pelan tapi pasti dan saat makanannya habis… Dia pun memanggil Miku untuk menanyakan berapa harga yang harus dia bayar untuk makanan yang dia habiskan.

"Jadi berapa semuanya, Hatsune-san?" Tanya Vali.

"Uhm, 560 Ryo… Rushifa-san." Jawab Miku.

"Ini dia…" Ucap Vali yang mengambil uang pas untuk dibayar kepada Miku.

"Terima kasih." Ucap Miku sambil menerima uang dari Vali.

"Sama-sama, Hatsune-san." Balas Vali, kemudian dia melanjutkan "Tapi lain kali, panggil saja aku Rikuto jangan memakai margaku."

"Kau juga sama Rikuto-san" Ucap Miku.

"Baik-baik, Miku-san." Balas Vali, kemudian dia melanjutkan "Oh ya, bisa aku bicara pada kakakmu Miku-san?"

"Tentu…" Jawab Miku, kemudian dia menarik tangan Valid an berkata "Ayo ikuti aku…"

Miku pun mengajak Vali ke dapur dan mereka bertemu dengan Mikuo. Mikuo yang melihat Vali pun berkata "Rikuto-san, kenapa kau bisa ada disini?"

"Begini Mikuo-san… Saat aku datang ke kota ini, uangku menipis sekali dan aku diberikan uang untuk bertahan hidup oleh Naruto-san." Ucap Vali, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak ingin merepotkan dia, terutama dia memiliki keluarga sendiri. Jadi aku ingin mencari kerja sendiri… Omong-omong apakah disini ada lowongan pekerjaan yang cocok untukku?"

"Waw! Pas sekali…" Balas Mikuo, kemudian dia melanjutkan "Aku memang sedang butuh pelayan di restoran ini untuk membantu Miku, karena kau tahu kan adikku itu cerobohnya minta ampun."

"Mikuo-nii!"

"Jadi kau bersedia untuk menjadi pelayan di restoran ini kan? Aku akan membayarmu dengan gaji yang pantas kok." Tanya Mikuo

"Tentu saja…" Jawab Vali, kemudian dia menyeringai dan berkata "Itu memang tujuanku kan?"

"Kalau begitu selamat." Ucap Mikuo yang telah menjabat tangan Vali, kemudian dia melanjutkan "Kau sudah resmi menjadi pegawan di restoran ini, Rikuto-san."

Vali pun melepaskan jabatan tangannya dan berkata "Jadi kapan aku bisa mulai bekerja, Mikuo-san?"

"Mulai besok juga boleh." Jawab Mikuo.

"Mengerti…" Ucap Vali, kemudian dia melanjutkan "Kalau begitu, aku akan berangkat kesini pagi-pagi sekali."

Vali pun keluar dari restoran milik Mikuo dan Miku dan sedang dalam perjalanan ke apartemennya. Dia berjalan dengan santai sambil meminum minumannya… Saat setengah perjalanan, Albion pun mulai membuka pembicaraan dengan Vali.

[Jadi kau benar-benar membuang hidupmu yang penuh dengan pertarungan demi ini, Vali?] Tanya Albion.

"Tidak ada salahnya kan hidup tanpa pertarungan." Jawab Vali, kemudian dia melanjutkan "Lagipula, aku sudah muak dengan hidup yang dipenuhi dengan pertarungan seperti itu. Itu sungguh merepotkan dan nyaris membuatku nyaris mati berkali-kali."

[Ya, kau benar juga sih.] Balas Albion, kemudian dia melanjutkan [Lalu bagaimana dengan gadis yang berada di restoran itu? Calon rekan kerjamu di restoran itu?]

"Miku-san maksudmu? Memangnya kenapa dengan dia?" Tanya Vali.

[Sepertinya dia cocok sebagai pengganti Kuroka.] Jawab Albion.

"Tch, bercandamu itu keterlaluan Albion. Aku kan baru pertama kali bertemu dengannya." Ucap Vali dengan nada kesal, apalagi saat Albion mengingatkannya tentang Kuroka.

[Ah, kan bisa saja kau dan dia saling mencintai karena cinta pada pandangan pertama begitu…] Ucap Albion, kemudian dia melanjutkan [Atau kau mencari gadis berdada besar seperti Kuroka?]

"Bisakah kau berhenti menyebut tentang Kuroka? Kau membuatku kesal saja." Tanya Vali, dan Albion pun terdiam… Kemudian dia menghela nafas sebentar dan berkata "Lagipula untuk apa aku mencari gadis berdada besar untuk pasanganku? Memangnya kau pikir aku ini Issei apa?"

[Oh ya, aku lupa…] Ucap Albion, kemudian dia menyeringai dan berkata [Kau itu bukan ChichiryuuteiTapi Ketsuryuukou]

"Uhuk…"Ucap Vali yang tersedak minumannya sendiri karena dia kaget atas perkataan Albion, kemudian dia berkata pada Albion dengan kesal "Berhenti memanggilku itu!"

[Baik-baikAku tidak akan memanggilmu itu lagi] Ucap Albion, kemudian dia melanjutkan [Lagipula kau sudah tidak lagi memperhatikan pantat seorang gadis dengan tatapan mesum…]

'Aku jadi menyesal telah mengatakan aku lebih menyukai pantat dan oppai di hadapan Odin. Harusnya aku jawab, tidak dua-duanya… Lagipula yang terpenting adalah wajahnya dan hatinya bukan oppai dan juga pantatnya' Batin Vali sambil menepuk dahinya sendiri karena kebodohannya sehingga dia diklaim sebagai Ketsuryuukou oleh ayah angkatnya, Odin.

[Hei ValiKau belum menjawab pertanyaanku.] Ucap Albion.

"Tentang Miku-san maksudmu?" Tanya Vali pada partner naga-nya itu.

[Tentu saja, memangnya berapa banyak perempuan yang berinteraksi padamu? Kan cuma dia saja, sedangkan istri dari pria bernama Naruto itu tidak dihitung karena dia berinteraksi pada suaminya. Bukan kepadamu, idiot.] Jawab Albion.

"Haaaahhh, kita lihat saja nanti Albion. Kita lihat saja alur kehidupan akan membawaku dan Miku-san kemana." Ucap Vali, kemudian dia melanjutkan "Toh saat ini aku masih mengganggapnya teman, tidak lebih."

Vali pun yang ditemani oleh Albion melanjutkan perjalanan ke apartemennya. Sedangkan, kembali ke Kuoh… Saat ini Bikou sudah berada di tempat kakeknya bersama dengan Le Fay dan juga Arthur. Saat disana, Sun Wukong terlihat kecewa akan perbuatan Issei yang dulu pernah berlatih ditempatnya karena perbuatannya yang telah membuat sakit hati sahabat cucunya itu dan membuatnya menghilang untuk selama-lamanya.

"Hei, jiji! Apa kau tidak mempunyai ide tentang keberadaan Vali saat ini?" Tanya Bikou.

"Aku tidak tahu, Bikou." Jawab Sun Wukong.

"Tch…" Decih Bikou, kemudian dia melanjutkan "Ini semua karena dua orang itu… Sahabat yang juga sudah aku anggap saudara jadi menghilang seperti ini dan dia tidak diketahui berada dimana."

"Hiks, kenapa Vali-nii meninggalkan kita onii-sama, hiks? Apa aku juga mempunyai salah pada Vali-nii?" Tanya Le Fay yang menangis di dada kakaknya, Arthur.

"Jangan menangis Le Fay… Kau tidak ada salah pada siapapun." Jawab Arthur yang mengelus-ngelus rambut adiknya dengan lembut.

"Kau tidak ada salah pada Vali, Le Fay-chan." Jawab Bikou, kemudian dia melanjutkan "Ini semua salah si naga dan kucing itu."

"Aku tahu sekarang…" Ucap Sun Wukong dengan tiba-tiba dan membuat dua Pendragon bersaudara dan juga Bikou melihatnya.

"Kau tahu apa, jiji?" Tanya Bikou.

"Sepertinya aku tahu sahabatmu ini berada dimana" Jawab Sun Wukong, kemudian dia melanjutkan "Tapi aku tidak yakin seratus persen."

"Dimana itu kalau boleh kita tahu Sun Wukong-sama? Siapa tahu tempat yang kau maksud itu benar-benar tepat." Tanya Arthur.

"Tempat yang pernah dikatakan Yasaka…" Jawab Sun Wukong, kemudian dia melanjutkan "Elemental Nation…"

-To Be Continued-

AN: Chapter 2 is done… Maaf kalo fans Naruto kecewa dengan chapter ini karena Naruto tidak muncul di chapter ini. Chapter ini bercerita tentang awal kehidupan baru Vali Lucifer aka Rikuto Rushifa di Konoha juga situasi terkuaknya kebenaran tentang Vali yang diberitahukan oleh Bikou pada para tim DxD. Saya juga menambahkan fandom Vocaloid karena saya sangat suka dengan Hatsune Miku apalagi gaya rambut twin-tailnya yang mengingatkan saya pada salah satu char DxD yang bernama Irina. Di fic ini, Miku akan menjadi pasangan Vali tapi hubungan mereka gak langsung jadian. Tapi dalam proses pertemanan dulu, terlebih Miku bakal ane buat sama Kaito dulu. Buat yang request biar Bikou, Le Fay sama Arthur masuk ke Elemental Nation, sepertinya boleh juga… Dan chap depan akan ane buat proses Bikou, Vali, dan Le Fay masuk ke Elemental Nation. Tapi mereka bisa saja enggak langsung ketemu soalnya bisa saja saya buat Bikou dkk bisa terdampar di Sunagakure,Mizugakure, Kumogakure, atau Iwagakure… So enjoy, read n review ya.

Review:

The Fourty Seventh: Thanks, wah sama vroh… Saya kira cuma saya dan saudara saya yang demen fic NaruMizo. Kayaknya Momoshiki sama Kinshiki juga akan datang, tapi masih lama dan mereka sama Toneri soalnya mereka bertiga anggota klan Otsutsuki yang tersisa. Vali ada peran dong, kan dia the true MC di fic ini. Kalau NaruSasu cuma MC pendukung aja. Anggap aja kasusnya sama kaya di Boruto The Movie. Ceritanya si Vali jadi Boruto, dan NaruSasu cuma support dia aja. Awas vroh, nanti orangnya ngambek loh.

Guest: Gak bakal, nanti kalo ketemu lagi juga Vali bilang sama Issei tentang Kuroka "Pergilah dari sini dan bawa juga calon haremmu itu. Aku tidak ingin diganggu lagi oleh kalian berdua."

Guest: Thanks.

Darkness Ryuu: Thanks, ini udah lanjut.

Ayub Pratama 792: Kayaknya enggak bisa, soalnya SAYA buat mereka semua lebih tua dari Vali. Kalo Hinata bukannya dia udah mati? Baca ulang deh chapter 1 kalo lupa.

AoiKishi: Dateng sama tim DxD Cuma mau bawa dia pulang aja. Tapi dia disuruh langsung pulang ke Kuoh sama Vali.

Iqbal Yuliawan: Thanks.

Guest: Walah! Anime apa itu?

Uzumakynurroni: MC pendukung, kaya di Boruto The Movie. Jadi dia kerjaannya mens-support the true MC yaitu Vali/Rikuto.

Michael Gabriel: Sorry vroh, pairnya nanti dari Vocaloid.

Uchiha Ichinose Michi-chan: Thanks, tapi saya lagi nyari pasangan Vali yang bukan petarung kaya dia juga.

XXX GHOST XXX: Sorry vroh, saya pairnya bikinnya si Miku dari Vocaloid. She's cute!

Nandasetiawan0: Yang namanya Yuki bukan clan dari Haku doang aja kali… Tapi juga bahasa jepang dari salju atau es sepertinya.

EnterSandman06: Thanks vroh… Umm, itu OC buat apaan ya? Kok namanya kaya laki-laki?

: Dia saya buat sangat menyesal di chapter ini

KazuniKiba: Saya buat si Vali sama Miku Hatsune dari Vocaloid vroh, thanks atas pujiannya.

Dhanynaksevenfolddism: Thanks.

Iblis Pemetik Bunga: Thanks vroh atas info-nya, tapi kalau boleh nanya jurus apa saja yang bisa dibagi sama [Divide] milik Vali? Dan BTW, ini author yang buat fanfic The DxD bukan? Kalo iya saja izin fav dan follow fic ente ya mas.

Uzunamichisen Ootsuki: Thanks.

Ryuuzaki Namikaze Lucifer: Wah, ente satu pikiran sama saya vroh. Ane juga langsung klepek2 saat ngeliat fanart dari Miku di HP punya saudara saya hahahaha.

Ouroboros787: Sorry atas typo-nya? Toneri ane buat nyerang Konoha bareng Momoshiki dan Kinshiki. Kalo Hanabi-sama itu buat Konohamaru vroh entar.

Reynolla Vanilla: Thanks… Tapi memangnya kenapa dengan istrinya Naru?

The World Arcana: Kamprett lu njirr! Gara-gara lu nih gua dikira review fic gua sendiri. Memang iseng lu jadi orang, nyesel gua minjemin HP gua sama lu.

Ashalim31: Apaan yang susah. Bukannya namanya The World Arcana ya? Itu mah gampang bacaannya.

XavierLucifer87: Makanya itu ane berterima kasih banyak sama si Febri dan grupnya apalagi mbak Lily yang katanya namanya make romaji dari Lucifer. Shion mah udah kepincut sama Naruto tapi dia tolak hahaha.