Cast : All EXO member

Rate : T

Disclaimer : This fic is mine, but the characters are themselves.

-o0 Shin Young Rin 0o-

Someone house, 08.00 AM

Bangkit dan berkumpulah...

Selamatkan dua dunia dari kehancuran...

Pip pip pip pip

Trak

"Ukhm...[memegang kepala] mimpi itu lagi"

Tok tok tok

Cklek

"Suho-ah, apa kau sudah bangun?" tanya seorang yeoja paruh baya

"Ne umma, waeyo?" Suho menatap sang umma

"Ani, hanya ingin melihat saja. Sebaiknya sekarang kau mandi dan bersiap-siap untuk kuliah" sang umma segera beranjak keluar

"Arraseo umma"

Suho beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi, tidak lupa ia menyiapkan pakaian yang akan dipakai nanti. Setelah sekitar tiga puluh menit mandi dan bersiap, Suho segera keluar dari kamarnya dan turun ke bawah untuk sarapan. Di ruang makan sang umma bersama sang appa tengah duduk menunggu, Suho pun segera duduk di tempatnya dan mulai sarapan bersama kedua orang tuanya.

"Kau tidak terlihat bersemangat hari ini, Suho" tegur sang appa

"Jinjja yo? Mungkin ini karena aku tidak bisa tidur nyenyak semalam" ujar Suho

"Waeyo? Apa ada yang menganggumu?" tanya sang umma

"Ani umma, hanya tidak bisa tidur nyenyak saja" Suho tersenyum

...

"Aku selesai, kalau begitu aku pamit berangkat" Suho segera beranjak

"Hati-hati, jagiya" pesan sang umma

"Hati-hati" ujar sang appa

-o0o-

Seoul University, 09.30 AM

Suho menghela napasnya panjang, entah mengapa hari ini ia merasa seakan-akan waktu berjalan sangat lambat. Ia tahu hari ini ia sedang tidak bersemangat, dan itu semua karena mimpi yang dialaminya. Sebuah mimpi yang mengatakan bahwa dia harus bangkit dan bersatu, bersama sebelas orang lainnya untuk mencegah kehancuran dua dunia. Namja berwajah angelic tersebut awalnya tidak terlalu mempedulikan mimpi tersebut, namun entah mengapa ada suara dari dalam dirinya yang memintanya untuk tidak mengabaikannya.

"Apa yang terjadi padaku sebenarnya?" gumam Suho pelan

Drap drap drap drap

Bruk

"Mianhae, aku sedang terburu-buru" ujar seorang namja yang tengah berlari

...

"Gwenchana" Suho menatap namja yang menabraknya tadi "Kenapa...aku seperti sudah lama mengenalnya?"

Suho kembali menghela napas panjang, kemudian ia beranjak menuju ke kelasnya. Sesampainya di kelas, ia segera duduk di bangkunya dan meletakkan tasnya. Kini ia menumpu kepalanya dengan kedua tangan yang ia letakan di atas meja, matanya menatap lurus ke depan dan mulai berpikir tentang semua yang telah ia alami tadi. Mulai dari mimpi yang ia alami hingga pertemuan yang tidak sengaja dengan namja yang belum ia kenal namun terasa seperti sudah mengenalnya sejak lama. Namja berwajah angelic tersebut terus berada dalam posisinya, hingga akhirnya ia berhenti karena kangsanim (dosen) telah masuk untuk memulai perkuliahan.

Suho pov

Uhm...kenapa aku jadi tidak bisa fokus belajar? Ayolah Suho, jangan terus memikirkan hal yang lain. Kutepuk wajahku dengan kedua tanganku, mencoba berusaha untuk kembali fokus. Namun sayangnya yang kulakukan tidak berhasil, kini aku mulai merasakan seseorang berbicara di dalam kepalaku. Orang tersebut mengatakan hal yang sama seperti di mimpiku, dan ia terus mengucapkan hal yang sama berulang kali.

"Apa yang sebenarnya kau inginkan dariku?" gumamku sembari menggelengkan kepala

"Waeyo Kim Junmyun-ssi?" tegur Kangsanim

"Aniyo kangsanim, joesonghabnida..." ujarku sembari tersenyum

"Kalau begitu silahkan fokus kembali"

"Ne, ageshimida"

Suho pov end

Seoul University's Park, 13.30 PM

Suho duduk terdiam di salah satu bangku yang ada di taman, sesekali ia menghela napas panjang hanya untuk menghilangkan penat yang sedari tadi melanda pikirannya. Wajah angelic namja tersebut terlihat sangat lelah, seakan-akan ia telah melakukan suatu hal yang berat. Walaupun sebenarnya sedari tadi ia tetap melakukan hal seperti biasa ia lakukan.

"Aku ingin cepat menemukan jawabannya dari semua ini" gumam Suho sambil memejamkan matanya

...

Splash!

...

"!" Suho membuka matanya "Apa itu tadi? Uhm? Kenapa ada tetesan air di tanganku?"

'Bangkitlah...'

"Suara itu lagi...kenapa semakin lama semakin jelas?" Suho memijat kepalanya pelan

Puk

"Annyeong...kau terlihat tidak baik" sapa seorang namja yang menghampiri Suho

"Kau...bukankah kau yang menabrakku tadi pagi?" tanya Suho

"Ne [mengangguk] perkenalkan Zhang Yi Xing imnida, aku biasa dipanggil Lay" ujar Lay sambil mengulurkan tangannya

"Kim Junmyun imnida, kau bisa memanggilku Suho" Suho membalas uluran tangan Lay

"Waah ternyata benar rumor yang aku dengar dari para yeoja, kau sangat ramah" Lay tersenyum

"[tersenyum] gamsha, ini memang sudah sifatku" Suho memandang lurus ke depan "Lay, ada keperluan apa kau denganku?"

"Hum...hanya ingin berkenalan saja, entah kenapa aku merasa sudah lama mengenalmu" jelas Lay

"Eh? Apa maksudmu?" Suho beralih menatap Lay

"Aku sendiri tidak mengerti, tapi aku merasa seperti itu saat menabrakmu tadi pagi. Jadi kuputuskan untuk menemuimu"

"Begitu..." Suho mengangguk 'Jadi dia merasakan apa yang juga aku rasakan saat bertabrakan tadi'

"Waeyo? Apa perkataanku membuatmu tidak nyaman?" tanya Lay

"Ani, gwenchana" Suho tersenyum

"Um..[mengangguk] ya~ bagaimana kalau kita pulang bersama nanti?" tawar Lay

"Boleh, tapi kenapa kau..."

"Aku hanya ingin mengenalmu lebih jauh, gwenchana yo?" potong Lay

"Gwenchana, aku akan menunggumu di depan gerbang"

"Hehe, gomawo"

-o0o-

Seoul University's Gate, 16.00 PM

Suho menyandarkan dirinya di gerbang, sudah sekitar lima menit ia menunggu seseorang yang mengajaknya untuk pulang bersama. Pandangannya ia alihkan dari jam tangan yang ia pakai dan ke arah universitas secara bergantian, hal itu terjadi berulang kali. Tak lama kemudian sosok yang ia tunggu, akhirnya menunjukkan batang hidungnya. Suho yang melihat itu langsung memberikan senyuman malaikatnya, dan kemudian menegur orang yang datang menghampirinya.

"Syukurlah kau datang juga, Lay" ujar Suho sembari tersenyum

"Ne, mianhae jika membuatmu menunggu. Bagaimana? Kita pulang sekarang?" tanya Lay

"[menangguk] kajja!"

...

"Ah~aku tidak menyangka bisa berjalan pulang bersamamu" ujar Lay

"Waeyo? Kau terlihat sangat senang sekali" tanya Suho

"Hehe...ne, itu karena sudah lama aku tidak berjalan bersama temanku" Lay merenggangkan badannya "Apalagi dengan teman sepertimu"

"Ya~ aku dan kau baru saja berkenalan siang tadi, dan kau sudah menganggapku seperti teman dekatmu" Suho menatap Lay heran

"Tidak apa kan? Lagipula umurku dan umurmu itu sama"

"Jinjja? Umurku itu sudah 19 tahun"

"Aku juga, jadi bagaimana? Apa kau masih keberatan?"

"Terserah kau saja" Suho mengalihkan pandangannya 'Aku merasa...aku pernah melakukan hal seperti ini bersamanya, tapi dimana?'

"Ya...Suho, lihat yeoja itu" Lay menunjuk seorang yeoja yang berdiri di tepi sungai

"Mau apa dia?" Suho melihat ke arah sang yeoja "! Lay! Kita harus mendekatinya, kalau tidak.."

BYUR!

"Suho! Dia..." Lay tersentak

"Lay! Kau coba cari pertolongan, aku akan berusaha menolongnya sebisaku" pinta Suho

"Tapi...kau sendiri bagaimana?"

"Gwenchana, aku akan baik-baik saja. Palli!"

"Ne!"

Drap drap drap

Lay segera pergi meninggalkan Suho untuk mencari pertolongan, namja itu berlari secepat mungkin untuk menemukan orang yang dapat dimintai pertolongan. Suho sendiri kini sedang berusaha mencari cara agar dapat bisa menolong yeoja yang menceburkan diri ke sungai. Ia mengedarkan pandanganya ke sekeliling, mencoba mencari jalan menuju ke tepian sungai terdekat. Manik matanya berhenti ketika melihat sebuah jalan kecil yang menghubungkan ke sungai, dan tanpa pikir panjang lagi ia segera melewati jalan tersebut.

Sraak

Drap drap drap

"Ukh! Sepertinya tidak ada jalan lain selain berenang menyelamatkannya" Suho segera melepas sepatunya

BYUR!

Suho berenang menuju sang yeoja yang tubuhnya hanyut terbawa arus air, dengan cepat ia berenang menghampirinya. Namun tak lama kemudian tubuh sang yeoja mulai tenggelam, dan membuat Suho harus menarik napas dan menyelam untuk menyelamatkannya. Namja berwajah angelic tersebut menggerakkan kakinya agar bisa lebih cepat menjangkau sang yeoja, yang kini semakin lama semakin tenggelam jauh ke dasar.

Suho pov

Ukh...tekanan udara di dalam sungai ini semakin lama semakin sedikit, aku harus segera menolongnya jika tidak mau ikut tenggelam juga. Tapi kenapa rasanya tubuhku menjadi berat? Rasanya semakin sulit untuk menggerakkan kedua kakiku, ada apa sebenarnya ini? Suho, kau pasti bisa melakukannya. Kau itu perenang dan penyelam yang handal, kau bisa bertahan lebih lama di dalam air. Karena kau sudah berlatih sejak kecil, ayo berusahalah! Kukumpulkan seluruh energiku yang masih tersisa, dan dengan cepat aku berenang menuju sang yeoja dan...

GREB

'Aku berhasil, sekarang tinggal...!'

DEG

'Umh...kepalaku rasanya pusing sekali, ada apa ini? Kenapa...'

...

'Suho'

Nuguya?

'Bangkitlah...'

Suara ini...

'Bangkitkan kekuatanmu'

Kekuatanku?

'Dengan begitu kau akan selamat'

Splash!

!

Siing!

Aku ingat sekarang...siapa diriku, dan apa kekuatanku...

Zrrrrr...

Zraash!

"Aku...Suho, salah satu dari dua belas orang terpilih yang menguasai air sebagai kekuatanku"

...

"Aku merupakan guardian dari sebelas orang lainnya, yang dikenal sebagai EXO"

Suho pov end

Bruuk

"SUHO!"

Somewhere in Seoul, 18.00 PM

Seorang namja tinggi tengah duduk di sebuah kursi berwarna coklat lembut, matanya yang tadinya ia pejamkan kini dibuka perlahan. Sebuah senyuman tipis terukir di bibirnya, menandakan bahwa ia telah mendapatkan sesuatu yang menyenangkan. Namja tersebut kemudian beranjak dan berjalan menuju sebuah lukisan besar yang tertempel di dinding. Lukisan besar kuno dimana di dalamya terdapat dua lingkaran besar yang dikelilingi oleh dua belas lambang, dimana masing-masing lambang tersebut menandakan sebuah kekuatan tersendiri.

"Akhirnya kau bangkit sang penguasa air, uri guardian"

-tbc-


Balasan review

00' no name : thanks sudah me-review...di sini tidak ada pair karena aku buatnya brothership

park chaesoo : thanks sudah me-review... di sini tidak ada pair karena temanya brothership

A/N :

okeh chap pertama udah dipublish, thanks bagi yang udah review, fav & follow ff ini...

oh iya, saya hanya ingin menekankan aja di ff ini lebih ke brothership karena saya lagi kepengen buat ff genre tersebut...

jadi semuanya menyatu satu sama lain... :D

ok Review please? don't be silent readers :)