Chalice : Saya back~~ *background : Matahari bersinar menyilaukan* Fic GaJe saya sudah saya update~ Sebenarnya Fic ini sebagai ganti Strange Love story~ Baiklah saya katakan sekali lagi ini Fic Side beda di Love or Not alias kita berada di couple LenRin yang berada di LONL~
Len : B'risik kau chalice! *nimpuk chalice dengan pisang raja*
Chalice : *tepar*
Rin : Feedback :
Harada Ayumi-chan :
Di close? Kakak Hara sama kaya kakak saya ya *manggut-manggut*
Kaito dan Miku suap-suapan! bener sebentar lagi Kiamat! (KaiMiku : Memang kenapa kalau kami suap-suapan?! inikan ceritanya kami sudah pacaran dan ini juga kamu yang nyuruh *ngegebuk chalice* / Chalice : *tepar*)
Hehe... gomen XD kalau banyak yang belum saya update, tapi sekarang saya sudah tobat kok (?) saya mengfokuskan ke LONL dulu sampai tamat lalu ke Fic ini XD.
*ketakutan* U-udah... saya udah update...
Terimakasih atas reviewnya, Harada-san.
Namikaze Kyoko :
Setuju! saya juga berpikir begitu, Len sebenarnya biang masalah kalau ketemu Rin~
Benar, coba saya disitu, pasti saya potret lalu pajang di dinding anak hilang (?).
Sudah update~
Terimakasih atas Favenya dan reviewnya, Kyoko-chan (boleh panggil demikian?)
Yatogami Kuroh Hana :
Yorishiku juga *membungkuk hormat*
benarkah? Saya senang saya masih punya humor sense XD.
Waaah~ anda sama kaya saya ketawanya, koko dan adek saya melihat saya ketawa-ketawa gara-gara baca fic orang lain sampai bingung lho, malah adek saya nyaris nelpon RSJ (?) #chalice mulai mencurhat.
Masih ada TYPO ya? apa boleh buat, saya ratu TYPO sih (?), tapi saya akan berjuang Menghilangkan TYPO!
Terimakasih atas reviewnya~
Haya mls Login :
benar kah? Terimakasih XD.
saya sudah lanjut XD.
Sudah update~
terimakasih atas reviewnya~
Disclaimer : Vocaloid bukan milik Chalice tapi Yamaha dan Crypton future media. tapi cerita Fruit Love Story dan LONL milik Chalice.
Warning : GaJe, Romance kaga terasa, Sarap, OOC, TYPO, tidak memenuhi syarat EYD, Lebay, Bahasa gaul mungkin ada disini, dll.
Note : Mungkin sifat di karakter FLS berbeda dengan LONL karena saya sengaja mengubahnya *plak* kecuali Chara Cowo (GakuKaiLen) / Reader : bilang saja lupa =.='' / Chalice : benar~ *di bunuh reader*
~Happy REading~
-Di perjalanan sekolah-
Rin sedang berjalan ke arah sekolahnya dengan santai, pita yang selalu setia bertengger (?) dikepalanya begoyang kesana-kemari (?) karena angin hari ini cukup besar.
"RIIIINNNNYYY~~~~" terdengar suara memanggilnya.
Rin segera menoleh kearah suara itu dan melihat Miku berlari kearahnya dan di temani dengan Kaito tentunya.
"Ohayouuu" ucap Miku dengan senang dan memeluk Rin.
"Ohayou, Mii-chan~ Shion-kun" ucap Rin.
"Ohayou..." ucap Kaito dingin.
Rin merasakan Aura gelap dari Kaito.
'Hei... jangan bilang kalau si prince ice cemburu ke cewe?!' Batin Rin sambil sweadropped.
"Hei, Mii-chan. kau lepaskan pelukan mu itu, Lihat Kaito yang sudah mendeath glarekan ku" ucap Rin sambil sweadropped.
"Oke~ eh? memang kenapa si BaKaito itu?" tanya Miku.
Miku melepaskan pelukannya ke Rin dan menoleh ke arah 'calon suaminya di masa depan'
"BaKaito, kenapa mukamu kelihatan kesal?" tanya Miku dengan polosnya (?).
"Tidak..." ucap Kaito singkat padat dan tidak jelas (?).
"KAIIITO~ Miiii-chan~ Rin-chan~ Ohayouuu, gozaru~" terdengar suara 'wanita jejadian' itu (Gakupo : aku bukan wanita! *menebas chalice*)
"Ohayou" Terdengar suara wanita yang tegas.
Mereka menoleh kearah suara itu dan melihat terdapat Gadis berambut merah muda dan terlihat dewasa, dan pemuda berambut ungu yang rambutnya diikat.
"Ohayou, Luka, Gaku-kun~" sapa Miku dan Rin.
"Ohayou, Megurine-san, Gakupo" sapa Kaito santai.
"Waah... apakah cuman perasaan kami atau beneran cuman perasaan kami (?) , Perasaan kok Luka dan Gakupo bisa pergi kesekolah bersama-sama? ya~ apakah Luka-chan sudah mulai menyukai Gakupo~~ Hmm?" ucap Rin dan Miku bersamaan dengan senyum jahil.
"A-Apa?! Hell no!" teriak Luka sambil menyilangkan tangannya.
Miku dan Rin masih menatapnya dengan senyuman jahil.
Gakupo matanya udah bling-bling mendengarnya.
Kaito?
Dia malah memilih membaca buku saking bosennya.
"Ben-Benarkah itu, Luka-sama?~~" ucap Gakupo sambil menatap Luka dengan bahagia.
"Tidak, Aku berjalan bareng dengannya karena kebetulan tetanggaan" ucap Luka santai dan Dingin.
"..."
"..."
"..."
"..."
"..."
SFX : Lagu suram.
Rin dan Miku tidak suram kok, mereka backgroundnya masih ada sinar-sinar dan suara BGM mereka 'bintang kecil' (?).
Yang memunculkan lagu suram itu Gakupo yang sudah pundung di pagar rumah salah satu warg, auranya mengeluarkan aura supeeeer suram.
BARK! BARK! (suara gonggongan anjing itu)
Anjing rumah yang pagarnya jadi tempat pundungnya menggonggongin Gakupo sampai-sampai rambutnya digigit-gigit.
"Jadi... Luka-sama belum menerimaku, Gozaru..." ucap Gakupo dengan lesu dan air matanya mengeluarkan air mata.
Luka yang melihat Gakupo berlinang air mata yang membuat muka Gakupo imut hanya memalingkan wajahnya dengan muka memerah.
'Tsundere...' batin Rin dan Miku yang melihat Luka seperti itu.
"OHAYOOOOU~, KAITO~ GAKU~, MIIKUU-CHAN~, LUKA-CHAN~ DAN RIINNY~" terdengar suara Riang sumringah.
Semuanya menoleh ke arah sumber sang suara.
"Ohayou" sapa Kaito yang masih dalam mode dingin dan tidak melepaskan pandangannya dari sang buku (?).
"Ohayou, Kagamine-san" sapa Luka.
"Ohayou, Kagamine-kun~" sapa Miku dengan happy.
"Miku-chan, Luka-chan, sudah kubilang kalian hanya memanggilku Lenny atau Len saja~ karena kitakan teman~" ucap Len sambil mengendipkan matanya.
Len sekarang dalam mode Playboy yang membuat pesonanya berhasil meluruhkan mental wanita (?).
"Eh? na-nani?! Ka, Kami tidak mungkin memanggilmu dengan sebutan itu..." ucap Luka dan Miku kelabakan dengan muka memerah.
Jurus Len membuat Luka dan Miku memerah mukanya.
GREP!
Kaito memeluk Miku karena you know what I mean. dan memandang Len dengan aura membunuh, sedangkan Miku hanya menampilkan wajah blushing yang super meraaah karena di peluk Kaito dari belakang dan kepala Kaito ada di pundaknya.
Gakupo yang masih dalam posisi pundung cuman menatap Len dengan tatapan seorang killer yang menemukan targetnya (?).
Len sekarang dalam posisi berbahaya karena berhasil menyulut perang dari Ketua Kendo dan Prince Ice. Mukanya sekarang mengeluarkan keringet dingin, apalagi melihat Gakupo sudah memegang pedang kayunya yang untunglah dia tidak memakai katananya, dan Kaito masih meng death glarekan Len dengan tatapan Sekali-Lagi-Kau-Menggoda-Miku-Aku-tidak-jamin-kau-bertemu-hari-esok.
Luka hanya menutupin mukanya, bisa dibilang Luka masih terkena efek flirt (bener kaga nulisnya?) nya Len.
Rin? dia mah masa bodo saja dengan keadaan Len, toh dia bukan siapa-siapanya cuman teman masa kecilnya yang tidak pernah akur dengannya, Rin memilih makan Jeruk yang selalu bersamanya di dalam tas? ada yang penasaran ada berapa jeruk di dalam tasnya? kaga ada? ya udah kita skip saja.
"AKU TIDAK SETUJU ADA ORANG YANG MEMBUAT MUKA LUKA-SAMA MEMERAH! HANYA AKU SAJA YANG BOLEH!" teriak Gakupo yang sudah mengarahkan pedang kayunya.
"Uh-oh..." Len segera berbalik dan kabur ke arah sekolah.
Gakupo mengejar Len dengan aura mematikan (?).
"Kepribadian keduanya keluar ya?" ucap Kaito dengan santai.
Miku dan Luka yang sweadropped mengangguk menandankan iya.
"oh..." jawab Kaito singkat.
"..."
"..."
"..."
"Umm... BaKaito, bisakah kau melepaskan pelukanmu itu?" tanya Miku.
Kaito segera melepaskan pelukannya.
"Ayo, kita segera kesekolah atau kita akan telat" ucap Rin di sambut anggukan Miku, Luka dan Kaito.
-Istrirahat-
"Hei, besokkan hari minggu bagaimana kalau besok kita ke taman bermain?" ajak Miku dengan wajah senang.
"Ayo! Ayo! jam berapa?!" teriak Rin, Len, dan Gakupo antusias.
"Ngumpul dimana?" tanya Luka dengan tenang.
"Kita ngumpul di Toko kue kesukaan kita itu, Jam 10 pagi udah harus ada semua" ucap Miku.
Semuanya mengangguk kecuali Kaito.
"kau tidak mengangguk setuju, Kaito!" ucap Miku kesal.
"Aku tidak ikut, malas pergi" ucap Kaito ketus
"Kau harus!" Teriak Miku sambil menarik syal Kaito.
Kaito mukanya kelihatan datar walau udah pucet karena syalnya di tarik Miku.
Kepala Len terdapat lampu pijar (?) lalu ia berjalan mendekati Kaito dan berbisik sesuatu.
(Chalice : Saya kaga kasih tahu Len membisikkan apa karena ini kaga ada hubungannya =3=)
Kaito matanya hanya terbelalak dan menatap Len denga detah glare, Len hanya mengeluarkan smirk.
"Baiklah, aku ikut" Ucap Kaito sambil menghela nafas.
"Baiklah! Sudah di tentukan besok kita triple date (?)!" teriak Miku antusias.
"Tri, Triple date?" ucap Mereka semua (min Miku dan Kaito yang terlalu masa bodo)
"Yap~ Bagaimana? Kalau kita undi siapa yang jadi pasangannya nanti pas di taman bermain? " tanya Miku sambil memberi usul.
Semuanya mengangguk setuju (min Kaito dan Miku).
Miku memberikan 2 kertas yang sudah dilipat.
"Lho Kok cuman 2? bukannya kita ber enam?" tanya Rin.
"Eh? aku tidak di undi, dan cewe-cewe kalian lah yang mengambilnya, siapa yang jadi pasangan kalian nanti~" ucap Miku santai dan ada efek bling-bling.
Rin dan Luka menatap Miku dan muka mereka mengatakan seperti Iya-ya-dia-kan-udah-ada-pacar (baca : Tunangan).
"*sigh* kenapa harus kami?" tanya Luka.
"Iya, kenapa kaga yang 2 cowo itu aja?" tanya Rin setuju dengan Luka.
"Kaga apa, sama saja nanti ujung-ujungnya, oh ya, tidak ada kata tidak setuju dengan pasangannya nanti!" teriak Miku.
Akhir mereka berdua mengambil 2 kertas itu dengan malas dan membukanya.
"APA! AKU BERSAMA SI PUTRI TERONG ITU?!" Pekik Luka.
"AKU BERSAMA SI SHOTA ITU?!" teriak Rin kaget dan tidak percaya.
"Siapa yang kau maksud SHOTA, GADIS JERUK!" teriak Len kesal.
"Aku berpasangan dengan Luka-sama~? Hamba merasa bahagia, Gozaru~~" ucap Gakupo yang backgroundnya banyak bunga dan cahaya-cahaya.
-Break time-
Chalice : BTW, soal Gozaru apaan ya? *plak* beneran saya kaga tahu... Saya hanya asal saja karena pernah lihat salah satu author pakai gozaru, karena kelihatan menarik saya memakainya juga! kalau ada yang tahu tolong kasih tahu saya DX.
-Continue-
"Ah... Kami-sama, tolong aku... tidak setuju... aku tidak setuju pasanganku dengan samurai jejadian itu..." ucap Luka sambil memegang kepalanya dengan satu tangan.
"Apa kau yakin ini berjalan lancar, Miku?" ucap Kaito melihat tingah 4temannya itu.
"Tentu" ucap Miku singkat
Terlihat Len dan Rin yang saling memaki.
Luka yang memukul Gakupo sampai babak belur karena Gakupo nyaris memeluknya.
Gakupo yang berusaha memeluk Luka cuman gagal karena Luka menghajarnya dengan tuna jumbo.
Apa tujuan Miku? apakah tujuan Miku agar mereka akrab berhasil? ataukah semakin memperburuk persahabatan 4 temennya ini?
~TBC~
Chalice : *membaca ulang* KOK JADI NYA KE MIKUKAI?! Aduuh... kebiasaan ke pairing mereka sih... *pundung*
Len : Kenapa! kenapa aku dan Rin belum romantis?!
Chalice : tenang saja, chapter depan kalian kok *suara dipelankan langsung* Semoga...
Len : HArus ya author! atau persediaan ikan sarden, selai blueberry dan Coklat kesukaan mu kubakar!
Chalice : JANGAAAN! SARDEEEN KUUU! BLUEBERRY-KUUU! COKLAATKUUU! TTATT, LENNY KAU IBLIIIS!
Len : *kabur sambil bawa kabur sarden, selai blueberry dan coklat punya chalice*
Chalice : *ngejer Len*
Rin : Uhm... Akhir kata... REVIEW YA XD.
Chalice : maaf jika belum ada romance dan belum ke fokus LenRin! Saya kebiasaan ke KaiMiku, jadi ada kemungkinan chapter depan baru LenRin!
Mind To Review?
