Chapter 2 (Thinking About You)
Disclaimer : Milik Tuhan, agensi, diri sendiri dan Orang tua mereka.
Rate : T
Genre : Romance / Drama / Family.
Warning : BL, YAOI, typo(s) bertebaran, penggunaan EYD yang kurang tepat dan hal-hal tidak jelas lainnya. Banyak hal yang kurang masuk akal di Fic ini :P. Bagi yang TIDAK suka YAOI diharapkan untuk tidak membaca dari pada anda membuat keonaran(?). Jika tak suka dengan Couplenya dimohon untuk tidak membaca pula ya, DAN JANGAN PERNAH MEMBASHING PAIRINGNYA. DON'T LIKE DON'T READ.
Pairing Utama:
WONKYU
HaeHyuk
Zhoury
.
.
.
LOVE STORY - Thinking About You © arriedonghae
.
.
.
#PAGI HARINYA
Sebuah mobil mewah berwarna hitam melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi. Didalam mobil itu tengah duduk dua anak manusia yang bisa dibilang sangat sempurna. Satunya terlihat sangat tampan dengan senyuman kecil yang sejak tadi tak terhapus dari wajahnya yang berkulit tan. Ditambah lesung pipi yang terlihat, menambah kesan tampan dari Namja bernama Choi Siwon itu.
Satu lagi, Namja yang duduk disebelah Choi Siwon, Namja yang juga tersenyum dengan manis dibibirnya walaupun dengan malu – malu dan sekuat tenaga menahan rona merah yang terlihat sangat jelas mewarnai wajah berkulit putih pucatnya. Matanya yang basar dan berwarna hitam pekat terus memancarkan cahayanya, menambah kesan manis pada Namja berpipi sedikit Chubby itu. Nama Namja itu Cho Kyuhyun.
Pagi ini Kyuhyun mendapat kejutan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Namja yang diam – diam ia cintai menjemputnya dan menawarinya tumpangan sampai sekolah. Walaupun Kyuhyun tahu mungkin saja Siwon tak mempunyai perasaan apa – apa kepadanya, dan Siwon hanya menganggapnya rekan belajar, namun itu cukup membuat seorang Cho Kyuhyun yang maniak dengan Game itu merasa sangat bahagia, cukup berada disamping Namja tampan ini, dan mengaguminya secara diam – diam, itu sudah cuckup membuatnya bahagia, walaupun didalam hatinya yang paling dalam ia menginginkan hubungan lebih dari sekedar sahabat atau rekan belajar dengan Namja bermarga Choi itu.
Kyuhyun beranggapan, mungkin saja ini awal yang baik untuk keduanya, dimulai dari rekan belajar lalu menjadi teman atau sahabat dan selanjutanya ia akan menjalin hubungan sebagai pasangan kekasih.
Blusshhh...
Wajah Kyuhyun memerah sempurna saat ia membayangkan akan menjadi kekasih dari Namja yang sangat sempurna seperti Choi Siwon. Mungkin saja keinginannya ini merupakan hal yang mustahil atau suatu saat nanti akan terjadi, namun berharap sedikit tidak apa, kan?
Sesekali Kyuhyun mencuri pandang kearah Siwon yang masih kelihatan sangat berkonsentrasi dengan jalanan, namun Kyuhyun dengan jelas dapat melihat senyum yang terukir dengan indahnya pada bibir tipis Namja disebelahnya itu. Senyum yang selama ini belum pernah dilihatnya selama ia menjadi pengagum rahasia Namja di sebelahnya itu.
Kyuhyun juga ikut tersenyum melihat senyum Siwon yang menurutnya memang sangat sempurna. Dengan susah payah pula Kyuhyun berusaha menenangkan detak jantungnya yang berpacu dengan cepat seakan jantung itu bisa meledak kapanpun dan dimana saja.
Demin Tuhan, hanya dengan berada disebelah Siwon dan melihat senyum tulus dari bibirnya dan sama sekali tak ada pembicaraan sejak tadi karena memang tak ada yang perlu dibicaraan atau mereka masih saling canggung saja dapat membuat jantung Kyuhyun bekerja dua kali lipat dari biasanya, apa lagi jika mereka menjalin hubungan lebih. Bisa – bisa...
Wajah Kyuhyun memerah lagi.
'Huh, cukup Cho Kyuhyun, rileks, tenangkan dirimu, semua akan baik – baik saja'
Beberapa saat kemudian mereka telah sampai disekolah. Setelah mereka berdua menemukan tempat parkir untuk mobil mewah siwon, parkiran paling pojok. Akhirnya mereka memutuskan untuk keluar dari mobil itu dan berjalan bersama tanpa percakapan lagi, hanya saling diam dan sesekali mereka tersenyum kecil namun tulus.
Sesampainya dikelas Kyuhyun, Siwon akhirnya membuka suara, "Errr Kyuhyun–ahh, tak keberatankah kau menungguku saat pulang sekolah nanti, mari kita pulang bersama, a–aku akan mengantarkanmu pulang..." ucap Siwon sedikit terbata – bata. Sedikit gugup rupanya.
Mata Kyuhyun terbelalak sempurna, dengan detak jantung yang tak menentu ia menganggukkan kepalanya dan menjawab ajakan Siwon, "N–ne Siwon–ssi... Aku akan menunggumu..." jawan Kyuhyun dengan muka yang sudah seperti kepiting rebus.
"Kalau begitu sampai jumpa saat pulang sekolah..." Jawab Siwon senang. Kemudian tanpa diduga Siwon mencium pipi kanan Kyuhyun dan berlali meninggalkan Kyuhyun yang masih terpaku dengan kejadian yang baru saja dialaminya.
'Apakah tadi Choi Siwon mencium pipiku? Benarkah? Ini bukan mimpi, kan? Aku sudah bangun, kan?' batin Kyuhyun masih terdiam dengan hal yang terjadi dengannya beberapa saat lalu.
"Yo Kyuhyun–ahh..." panggil seseorang kepada Kyuhyun, namun sama sekali tak ditanggapi oleh Namja pecinta Game itu. Merasa diacuhkan Namja yang memanggilnya tadi menjitak kepala Kyuhyun dengan sedikit keras, dan langsung membuat Kyuhyun meringis kesakitan dan kembali pada dunianya.
"Appo.." rancau Kyuhyun sambil memegangi kepalanya yang baru saja menjadi tempat pukulan 'cinta' dari Namja manis disebelahnya. "YA LEE HYUKJAE, KENAPA KAU MEMUKULKU EOH?" ucap Kyuhyun tak terima setelah ia melihat siapa Namja yang baru saja memukulnya.
"Jangan menyalahkan aku Cho Kyuhyun, aku tadi memanggilmu dan kau sama sekali tak menanggapi kehadiranku... Aigoo, kenapa kau pagi – pagi melamun eoh. Makanya aku memukulmu supaya kau bangun dari dunia lamunanmu, seharusnya kau berterima kasih padaku.." jawan Lee Hyukkie, Namja yang tak kalah manisnya dengan Kyuhyun, namja yang sering di panggil Eunhyuk atau Hyukkie oleh sahabat – sahabatnya.
"Hehehhe" Respon Kyuhyun. Kemudian ia menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal. "Mianhae Hyukkie Chagi..." lanjutnya kemudian Kyuhyun mencubit kedua pipi Eunhyuk yang sangat menggemaskan, membuat Eunhyuk mengkerucutkan bibirnya lucu.
"Hentikan Cho Kyuhyun, jangan mencubiti pipi My Hyukkie, my beautiful monkey..." kata seseorang yang mendekat kearah Kyuhyun dan Eunhyuk. Namja itu bernama Lee Donghae, Namjachingu dari Lee Hyukjae.
"Aigo Chagiya, bocah evil ini tak berbuat jail kepadamu, kan? Namja evil ini tak berbuat macam – macam padamu, kan? Ayo katakan mana yang sakit? Bagian mana yang dijahili oleh Namja Evil ini eoh?" kata Lee Kyuhyun secara berlebihan, membuat Kyuhyun dan Eunhyuk sweatdroop melihatnya.
"YA! Dasar ikan, jangan berlebihan seperti itu, mana mungkin aku berbuat jahil kepada sahabatku sendiri, akukan Namja tampan yang baik hati dan apa itu sebutan evil, sama sekali bukan aku..." protes Kyuhyun panjang lebar dan mendapat tatapan tak percaya dari pasangan Hot sepanjang masa, HaeHyuk. Mana bisa mereka percaya dengan ucapan Kyuhyun itu. Walapun Kyuhyun terkenal dengan kepintarannya namun jika ia sudah bosan, namja yang menganggap PSP sebagai kekasihnya itu akan menunjukkan sisi keEvilannya kepada semua orang dan tak memandang siapa orang yang dikerjainya itu.
"Ya ya, terserah kau sajalah, lebih baik kita bertiga segera masuk, karena sebentar lagi kelas akan segera dimulai..." kata Eunhyuk yang masih dipeluk erat oleh Donghae, Namjachingunya.
"Ne..." respon mereka berdua. Kemudian mereka bertiga berjalan memasuki kelasnya dan duduk dibangku agak belakang. Kyuhyun duduk bersama Eunhyuk dan Donghae duduk bersama dengan Namja yang terlihat sedang berkutat dengan bukunya yang tebal.
Kalian tau saiapa Namja manis yang kelihatan sibuk dengan bukunya yang tebal serta kacamata yang bertengger diantara kedua mantanya itu?
"Yo, Mochi–ah..." sapa Donghae kepada teman sebelahnya. Namja yang di pangiil Mochi itu haanya melihat Kyuhyun sebentar lalu kembali berkutat dengan buku tebalnya lagi dan tak menanggapi sapaan dari sahabarnya itu.
Kyuhyun, Enhyuk dan Donghae memandang aneh kepada Namja yang bernama asli Henry Law itu. Namja keturunan cina yang sangat manis dan menggemaskan, Namja dengan pipi yang chubby seperti kue Mochi, oleh karena itu sahabat – sahabatnya memanggilnya dengan sebutan Mochi.
Kembali ketiga Namja yang memandang Henry dengan tatapan yang aneh, tak biasanya sahabatnya itu bersikap seperti itu saat disapa. Biasanya Henry dengan senang hati akan menjawab sapaan dari sahabatnya.
Mungkinkah Namja satu ini sedang mempunyai masalah? Batin mereka bertiga.
"Henry–ahh, kau kenapa? Sedang ada masalah eoh? Kalau iya, kau bisa menceritakannya kepada kami, kami akan membantumu mengatasi masalahmu itu..." kata Eunhyuk memecahkan suasana hening diantara mereka berempat.
"Ani, aku baik – baik saja" jawab Henry dengan dingin. Mereka memutar otaknya, jika Henry yang terkenal baik hati ini dapat bersikan dingin, maka hanya ada satu jawaban, ya pasti Henry sedang ada masalah atau marah dengan Namjachingunya itu.
"Kau sedang marah dengan Zhoumi gege Eoh?" tanya Kyuhyun hati – hati kepada Henry. Henry kemudian memandang tajam kearah Kyuhyun. "Jangan menyebut nama Namja menyebalkan itu, aku dan dia sudah tak ada hubungan apa – apa... Kami sudah putus" jawab Henry dengan nada dingin lagi. Namun mereka bertiga tau jika nada dingin itu adalah nada luka, bukan nada dingin sepeti biasanya.
"Wae Henry–ah? Kenapa kalian bisa putus eoh?" Henry menghadap ke sumber suara, Eunhyuk. Kemudian ia menghela nafas panjang.
"Aku akan menceritakannya kepada kalian..." katanya pasrah.
Kemudian Henry menceritakan semuanya. Bermula saat ia berniat membeli kue kesukaannya di toko kue langganannya. Ia juga berniat membelikan kue itu kepada Namjachigunya, karena Zhoumi —kekasihnya— itu sedang belajar dirumah katanya.
Sesampainya di toko, Henry hendak melangkahkan kakai kedalam toko, namun langkahnya terhenti saat ia melihat Zhoumi kekasihnya sedang berpelukan dengan seorang Yeoja yang ia ketahui bernama Vicktoria didalam toko itu. Mereka berpelukan dengan erat, dan yang tambah membuatnya berbelalak kaget yaitu saat Zhoumi mencium kening Victoria dan disusul dengan ciuman bibir yang diberikan oleh Vicktoria, setidaknya itu yang dilihat oleh Henry.
Henry yang melihat itu hanya bisa mematung dengan hati yang terasa sangat sakit dan hancur berkeping – keping. Kemudian ia berlari dengan sekuat tenaga dan pulang kerumahnya.
"Jadi begitu, aku melihat mereka berdua. Zhoumi–ge dan Vicktorisa Noona." Kata Henry dengan mata yang berkaca – kaca. Kyuhyun yang tak tega melihat Henry langsung menuju bangku Henry dan memeluknya dengan erat. Donghae dan Enhyuk juga menenangkan Henry dengan mengelus rambut Henry yang halus.
Mereka sama sekali tak menduga apa yang dilakukan oleh Zhoumi kepada sahabatnya itu. Yang mereka tau Zhoumi dan Victoira adalah teman sekelas dan kebetulan mereka berdua adalah teman dari kecil. Sebelumnya mereka juga menduga bahwa Victoria mencintai Zhoumi, tetapi Zhoumi sama sekali tak mengetahuinya.
'Dasar Namja koala... Beraninya ia menyakiti Henry, awas saja kalau bertemu dengannya' batin mereka beriga secara kompak dan mengerluarkan aura yang sangat mengerikan, membuat beberapa orang dikelas itu bergidik ngeri secara mendadak.
.
.
.
#dikelas Siwon
Siwon baru saja mendudukkan dirinya disebelah Namja yang sedang berkutat sibuk dengan Handphone touchscreen berwarna putih itu. Siwon mengerutkan alis saat melihat sahabatnya itu terlihat sangat murung dan sedikit berantakan, tak seperi biasanya.
"Kau kenapa?" tanya Siwon langsung. Namja itu bernama Zhoumi. Ia hanya menoleh sebentar kearah Siwon, kemudian kembali berkutat dengan Handphone digenggamannya.
Siwon menghela nafas panjang. Ia tau bahwa Namja keturunan china itu sedang mempunyai masalah. Sebenarnya ia ingin membantu sahabatnya itu, akan tetapi Zhoumi adalah orang yang tak suka jika orang lain ikut campur dalam masalahnya. Oleh karena itu, Siwon memilih diam dan kembali pada urusannya sendiri.
Yaitu memikirkan seorang Cho Kyuhyun yang baru saja ia beri ciuman dipipi. Siwon sama sekali tak menyangka akan melakukan hal senekat itu dilingkungan sekolah pula, untung saja tadi tak ada yang melihat adegan itu. Jika ada yang melihat, entah apa yang terjadi padanya saat ini. Dikerubungi Fansnya dan ditanyai yang tidak – tidak eoh? Atau fansnya akan mencampuri urusan pribadinya? Tidak terima kasih, Siwon sama sekali tak ingin urusan percintaannya dicampuri oleh orang lain. Cukup dia dan orang yang dicintainya.
.
Dari sudut ruangan seorang Yeoja melihat bangku Zhoumi dan Siwon dengan tatapan yang sulit diartikan serta seringaian yang cukup menakutkan. Seringaian yang menandakan ada hal yang akan ia lakukan, entah itu baik atau buruk, tidak ada yang tau.
'Kena kau...' batin Yeoja itu.
.
.
.
#SKIP TIME
TETTTT TETTTT
Bel berbunyi, menandakan waktu istirahan untuk siwa di SM High School.
"Nah anak – anak, pelajaran cukup sampai disini, selamat siang..." kata Han Seongsaengnim. Kemudian ia melangkahkan kakinya keluar kelas, disusul beberpa siswa yang ingin menghabiskan waktu istirahat mereka.
Begitu pula empat sahabat yang terkenal akan keakrabannya itu. Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Lee Hyukjae dan Henry Law. Mereka melangkahkan kali menuju kantin yang cukup jauh dari kelas mereka untuk menghilangkan rasa lapar dan haus yang telah menyerang mereka sejak tadi.
Sesampainya dikantin, lantas Kyuhyun dan Henry mencari tempat duduk untuk mereka berempat, sementara Donghae dan Eunhyuk memesankan makanan dan minuman untuk mereka berempat pula.
Beberapa saat kemudian Donghae dan Eunhyuk telah sampai di tempat yang dipilih oleh Kyuhyun dan Henry sambil membawa nampan yang berisi aneka makanan dan minuman, yang tentunya makanan kesuakaan mereka berempat.
"Henry–ah, kau harus makan, nanti kau bisa sakit jika tak menyentuh makananmu itu..." kata Eunhyuk saat mereka berempat mulai menikmati makanan mereka, namun tidak dengan Henry, ia hanya memainkan makannya dengan sendok dan sama sekali tak memasukan kedalam mulut untuk dimakan.
"Aku tak lapar Ge..." respon Henry. Ketiga Namja yang lain menghela nafas. Satu lagi kebiasaan buruk Henry saat sedang marah, ia sama sekali tak akan makan atapun minum sampai namja china itu tak marah.
"Pokoknya kau harus makan..." kata Kyuhyun dengan aura yang mengerikan. Kemudian memandangi Henry dengan tatapan yang membuat orang yang melihat tatapan itu bergidik ngeri.
"Ta–tapi Kyu..." ucap Henry sedikit terbata. Ia tau jika Kyuhyun juga punya sisi yang mengerikan dan ia dengan senang hati tak ingin berurusan dengan Kyuhyun yang seperti itu.
"Makan atau kau akan..." ucap Kyuhyun ambigu kemudian Kyuhyun membengkokan sendok yang sejak tadi ia pegang hingga menjadi bengkok. Padahal cendok itu cukup kuat, tapi Kyuhyun yang sedang dalam mode 'lain' dapat membengkokannya.
"N—ne, aku makan" kata Henry pasrah, kemduian ia memakan makanannya yang sejak tadi hanya dimainkannya. Kyuhyun tersenyum senang sedangkan orang – orang disekitarnya hanya menelan ludah karena melihat sisi lain Kyuhyun.
Acara makan mereka berempat berlangsung dengan damai dan tenang, sesekali ada candaan dan tawa dari mereka, namun itu hanya berlangusng selama beberapa saat saja, setelah seorang Namja yang tingginya luar biasa menghampiri meja mereka.
Bisa tebak siapa Namja itu? Ya, Namja itu Zhoumi. Mantan Namjachingu Henry Law.
"Henry, kita perlu bicara berdua..." kata Zhoumi mengganggu acara makan mereka.
"Aku sudah tak ada urusan denganmu Zhoumi–ssi... Jangan ganggu aku lagi..." kata Henry dingin. Membuat Zhoumi terbelalak kaget, ia tahu betul sifat kekasihnya itu —setidaknya ia masih menganggap Henry kekasihnya karena tak ingin berpisah dengan Namja Mochi itu—. Ia kan bersikap dingin seperti itu jika ia sedang marah kepadanya.
"Baiklah kita bicara disini. Aku mau tanya, kenapa kau memutuskanku kemarin? Apa aku punya salah dengamu eoh? Kau juga tak membalas pesanku atapun mengangkat teleponku. Jangan bersikap kekanak – kanakan, semua bisa dibicarakan dengan baik dengan kepala dingin... Dan jawabanku? Aku tak ingin putus denganmu." Kata Zhoumi panjang lebar, mengungkapakan segala pertanyaannya sejak kemarin. Ya, kemarin tiba – tiba saja ia mendapat pesan dari kekasihnya dan pesan itu berbunyi bahwa Henry ingin putus dengannya.
"Terserah kau.. Aku tetap ingin putus denganmu. Dan jangan ganggu aku lagi..." kata Henry dingin tapi matanya memancarkan kesedihan disana.
"Henry dengarkan aku..." Zhoumi menarik tangan Henry dengan kasar, membuat sang empunya berdiri berhadapan dengan Zhoumi.
"Hei lepaskan Henry berengsek..." ucap Donghae tak terima saat melihat sahabatnya itu ditarik oleh Zhoumi. Henry memberontak dan akhirnya ia bisa lepas dari tangan besar Zhoumi. Donghae lalu mendorong tubuh Zhoumi hingga Namja china hampir terpental kebelakang. Kalau saja seseorang dibelakangnya tak menangkapnya. Kemudian ia membantu Zhoumi berdiri dan menatap tajam Donghae.
"Hei jangan mendorong sahabatku, Ikan..." ucap Namja yang menolong Zhoumi tadi. Choi Siwon. Kemudian ia maju untuk mendorong balik Donghae, namun gagal karena Eunhyuk telah lebih dahulu berdiri didepan Donghae dan mengeluarkan tatapannya yang tajam.
"Kau jangan ikut campur Kuda..." kata Eunhyuk dengan nada yang sangat dingin. Siwon menatap Eunhyuk dengan tatapan marah, kemudian ia hendak melayangkan pukulan kepada Eunhyuk, namun gagal karana baru saja ia mendengar suara benda yang patah yang berhasil mengangetkannya dan seluruh orang yang berada di kantin.
Semua orang mengalihkan matanya kearah sumber suara itu. Sebuah meja terlihat dalam keadaan yang dangat jauh dari kata utuh, meja itu hampir terbelah menjadi dua dan barang – barang yang ada diatasnya merosot ke bagian tengah.
"Kalian hentikan..." kata Orang yang hampir menghancurkan Meja berukuran sedang itu. Orang itu Cho Kyuhyun. Ia terlihat sangat dingin dan marah. Aura dingin dan gelap keluar dari tubihnya, membuat semua orang bergidik ngeri saat melihatnya.
Siwon menatap Kyuhyun dengan pandangan tak percaya. Zhoumi terbelalak kaget melihat aura yang dikeluarkan oleh Kyuhyun. Henry, Donghae dan Eunhyuk hanya menelan ludah melihat sisi iblis Kyuhyun keluar dan semua orang disana menatap Kyuhyun dengan tatapan tak percaya. Beberapa yang sudah mengenal Kyuhyun bahkan meninggalkan tempat itu dengan cepat, sebelum mereka merima akibatnya.
"Kau Namja tiang listrik..." Kyuhyun mulai mendekati Zhoumi. "Jauhi sahabatku, Koala..." lanjutnya dengan nada yang sangat menusuk dan dingin. Matanya menatap dingin Zhoumi, membuat Zhoumi sedikit kaget, namun hanya beberapa saat saja.
"Untuk apa aku harus menjauhi Henry, dia kekasihku..." Jawab Zhoumi tak kalah dingin. Kyunhyun menyeringai tajam, membuat semua orang yang melihatnya bergidik ngeri.
"Kau masih tanya kenapa? Tak malukah kau? Henry sudah minta putus darimu asal kau tau..." kata Kyuhyun masih dengan seringaiannya. Zhoumi menelah ludah, tiba – tiba saja tenggorokannya mendadak kering.
"Aku tak mau, lagi pula aku sama sekali tak mempunyai salah dengannya... Kemarin kami masih baik – baik saja..." kata Zhoumi lagi.
"Kau tak tau apa kesalahanmu eoh? Kau tak tau dirimu itu telah menyakiti hati Henry yang masoh polos eoh?" kata Kyuhyun tak terima dengan ucapan Zhoumi yang seolah – olah tak salah sama sekali. Kyuhyun mengepalkan tangannya, ingin rasanya ia menghajar Namja yang satu ini, namun tak jadi karena ada yang memengai tangannya yang terkepal.
"Hentikan Kyuhyun–ahh, lebih baik kita pergi dari tempat ini, dari pada masalah semakin menjadi rumit..." kata Donghae sambil menenangkan Kyuhyun. Siwon yang melihat tangan Kyuhyun digenggam oleh Donghae menjadi sangat marah. Ingin rasanya ia menghajar Namja ikan itu.
"Donghae Ge benar, Kyu, lebih baik kita pergi sebelum para guru datang..." kata Henry. "Dan untukmu, apa yang dikatakan Kyuhyun tadi benar, lebih baik kau menjauhi aku Namja Koala..." katanya kepada Zhoumi. Kemudian ia menyeret Kyuhyun dan Eunhyuk untuk meninggalkan Kantin, sedangkan Donghae masih menggenggam tangan Kyuhyun yang tadi sempat mengepal.
Mereka berempat pergi dan meninggalkan Zhoumi yang dipenuhi dengan pertanyaan yang memenuhi otaknya. Sedangkan Siwon masih memandang tajam kearah Donghae, cemburu.
.
.
.
#PULANG SEKOLAH
Kyuhyun, Henry dan pasangan Haehyuk terlihat sedang berjalan bersama menuju gerbang sekolah. Mereka saling mengobrol dan membicarakan sesuayu yang sepertinya cukup meyenangkan dan lucu, membuat mereka berempat tertawa terbahak – bahak.
"Kyu, bisa bicara sebentar..." kata seorang Namja dari arah belakang. Menghentikan langkah mereka berempat. Kyuhyun menoleh dan dilihatnya Siwon sedang menatapnya.
"Mau apa kau Kuda" kata HaeHyuk tak suka. Siwon mencoba menahan amarahnya.
"Aniyo, aku ada urusan dengan Kyuhyun..." jawan Siwon santai. Kyuhyun membelalakan matanya, jelas ia punya urusan dengan Siwon, ia berjanji akan pulang bersama dengan Siwon dan ia melupakan janji itu karena emosinya tadi.
"Siwon–ssi benar, ada ada urusan dengannya, kalian bisa pulang duluan..." kata Kyuhyun sambil meyakinkan ketiga sahabatnya.
"Kau yakin Kyu?" tanya Eunhyuk ragu. "Ne, kalian bisa pulang duluan dan tolong jaga Henry dari koala merah itu..." kata Kyuhyun.
"Baiklah kalau begitu, kami pulang dulu ne. Annyeong.." kata mereka beriga, kemudian meninggalkan Siwon dan Kyuhyun berdua. Mereka saling diam selama beberpa menit hingga Kyuhyun memulai pembicaraan.
"Siwon–ssi, maaf aku tadi lupa dengan janji kita" kata Kyuhyun meyesal karena telah melupakan janjinya.
"Ah gwencana Kyu, dan jangan panggil aku dengan embel – embel – 'Ssi', kau bisa memanggilku Hyung, lagi pula kau lebih tua darimu, kan?" jawab Siwon dengan senyum yang begitu menawan.
"Ne Siwon Hyung..." jawab Kyuhyun malu – malu. "Kajja kita pulang..." ajak Siwon kemudian ia menggenggam tangan kanan Kyuhyun dengan tangan kirinya. Dan membuat Kyuhyun membeku seketika.
"Kajja Hyung..." kata Kyuhyun kemudian berjalan bersama dengan Siwon dengan saling begandeng tangan. Awalnya hanya siwon yang menggenggam tangan Kyuhyun dengan erat sedangkan Kyu hanya pasrah, namun lama kelamaan Kyuhyun juga membalas menautkan tangannya dengan erat ditangan Siwon hingga parkiran.
.
"Maaf untuk kejadian tadi di kantin, Hyung..." kata Kyuhyun saat mereka sedang dalam perjalan menuju rumahnya.
Siwon menengok kearah Kyuhyun, kemudian ia berkata, "Itu bukan salahmu Kyu, wajar jika kau membela sahabat – sahabatmu..." jawab Siwon sambil tersenyum. "Walaupun aku tak tau apa alasan hingga Henry memutuskan Zhoumi tapi aku yakin kalian cukup punya alasan kenapa hingga memperlakukan Zhoumi seperti itu". Siwon kembali memandang lurus kedepan.
"Ne..." Jawab Kyuhyun sambil tersenyum.
Bagaimana jika kita mampir kekedai Es Krim sebentar, Kyu. Kau mau?" tawar Siwon saat mereka melihat kedai Es krim.
"Ne Hyung, aku mau..." jawab Kyuhyun. Dengan gesit Siwon segera memarkirkan mobilnya dikedai es krim itu. Setelah terparkir dengan sempurna, Siwon keluar terlebih dahulu dari mobil untuk membukakan pintu untuk Kyuhyun. Sungguh sangat perhatian, Membuat Kyuhyun merona sekaligus senang dengan apa yang dilakukan Siwon padanya, walapun ia sedikit tak suka karena itu biasa dilakukan terhadap sorang Yeoja, namun jika itu Siwon, ia suka - suka saja.
"Gomawo Hyung" kata Kyuhyun. Siwon tersenyum menanggapi perkataan Kyuhyun.
"Kajja kita masuk" aja Siwon kemudian ia menggenggam tangan Kyuhyun dengan sangat. Kyuhyun mengangguk kemudian ia berjalan bersama Siwon menuju kedalam kedai es krim itu.
"Kau mau pesan es krim rasa apa Kyu?" tanya Siwon saat mereka telah menyamankan diri duduk di kursi didekat jendela.
"Ah, aku ingin Vanila saja Hyung" jawan Kyuhyun sambil melihat daftar rasa yang ada dibuku menu.
"Baiklah, kebetulan Hyung juga suka rasa itu. Tunggu sebentar ne, Hyung akan memesankannya untuk kita" kata Siwon. Kyuhyun mengangguk.
Tak sampai lima menit kemudian Siwon telah kembali duduk di Kursi yang ia tempati bersama Kyuhyun tadi dengan membawa dua gelas Es krim porsi sedang rasa vanila. "Silahkan dinikmati, Kyu.." kata Siwon sambil menyerahkan alah satu gelas es krim itu.
"Gomawo Hyung" Jawab Kyuhyun senang. Kemudian tanpa basa - basi lagi ia segera melahap es krip itu. Membuat Siwon tersenyum geli melihatnya.
"Makannya pelan - pelan saja Kyu..." kata Siwon sambil menggeleng - gelengkan kepalanya.
Kyuhyun tersenyum lebar. "Habis ini sangat enak Hyung..." jawab Kyuhyun. 'Apa lagi menikmati berdua dengan Hyung, begitu sangat menyenangkan' lanjutnya dalam batin sambil merona.
"Kau mau coba punya Hyung?" tawa Kyuhyun sambil mengarahkan satu cendok penuh dengan es Krim dari gelasnya.
"Ehhh..." Respon Kyuhyun kaget.
"Kajja Kyu"
Kyuhyun mengangguk malu - malu dan kemudian menerima suapan dari Siwon untuk dirinya. 'Kau tau Kyu, dengan begini kita pernah berciuman, dari bibir ke bibir, walapu secara tiadak langusung' batin Siwon dalam hati. Serta tetap memandangi wajah Kyuhyun yang bak malaikat. Sungguh sempurna.
Siwon tersenyeum saat melihat ada sisa es krim dibibi Kyuhyun. Lalu ia menggerakkan tangan kanannya menuju mulut Kyuhyun. Dengan perlan ia bersihkan sisa es krim itu dari mulut Kyuhyuh dengan menggunakan ibu jarinya. Kyuhyun yang mendapat perlakuan tiba - tiba seperti itu hanya bisa merona berat dan mencoba menetralkan detak jantungnya yang berdetak dua kali lipat.
"Ada sisa es krim di bibirmu..." kata Siwon sambil memberikan senyum terbaiknya.
"Kajja sebaiknya kita pulang..." kata Siwon saat mereka telah menghabiskan es krim mereka. Walau sebenarnya Siwon hanya memakannya sedikit karena ia terus menyuapi Kyuhyun dengan es krim miliknya berkali - kali.
"Ne Hyung."
Segera mereka meninggalkan Kedai itu. Jangan lupa dengan gandengan tangan mereka yang membuat orang - orang yang melihatnya terjagum - kagum dengan pasangan itu. Satunya dengan wajah tampan dan yang lain dengan wajah manis. Sungguh pasangan yang sangat serasi.
.
.
.
#RUMAH KYUHYUN
"Gomawo Hyung sudah mengantarkanku pulang dan mentraktirku makan es krim..." kata Kyuhyun malu – malu. Siwon tersenyum kemudian ia mencium tangan Kyuhyun. Membuat Kyuhyun memerah seketika.
"Cheonma... Aku pulang dulu ne, Annyeong..." kata Siwon kemudian masuk kedalam mobilnya dan meninggalkan Kyuhyun yang masih terdiam tak percaya, karena ia baru saja mencuri ciuman dipipi Kyuhyun lagi. Kyuhyun menatap mobil Siwon yang semakin menjauh.
Mungkinkah Siwon juga mempunyai perasaan yang sama dengannya?
.
.
.
—TBC—
Hahahah apa ini? Aneh ya? Lama pula Updatenya X))
sebagai permintaan maaf, Chapter ini sudah sangat panjang (menurut saya)
Buat Kyuhyun mian kemanisanmu ane hilangkan sedikit XD *lirik Bagian dikantin
Suka aja lihat Kyu yang jadi Uke siwon n Kyu itu ga lemah XD cuma jadi lemah didepan siwon (baca : malu tapi mau) *plak
Special thanks buat :
Lee Shurri | ratna cho| miszshanty05| Guest(1)| Song Hyi Bin|
Starcraft ZaeKyu| siwonganteng| Irma203407| UkekyuShipper| BabyWonKyu|
Blackyuline| Kyuki Yanagishita | GAEM407| honey| anin wonkyushipp|
Cho Kyuna| 1013| Muzdalifa| memeywonkyu| WonKyuBi|
Choi See Woon| aiiukiu| jung hana cassie| Sytadict| baby quila|
Guest(2)| MISS| KyuLuphChangHanWonMi| min neul rin| rikha-chan|
Everlasting Fujoshi| lee minji elf| cho devi| jung young rae| Kyuya13|
EDITED SECUILLL!
Nah buat temen" makasih banyak udah mau baca n review fic abal ini
Buat Siders juga :D
Buat typo mohon dimaafkan. entah kenapa saya selalu tak bisa luput dari typo -_-
*bow
Chapter depan sepertinya berisi tentang WonKyu moment doang ._.v dan mereka bakal jadian *buset cepet bener jadiannya
Buat masalah" Coule lain bakal menyusul XD *plak
Tapi masih mungkin lhohhhhhh XD *digeplak
So Wanna Gimme Review again? Buat penyemangat Ane ngetik X)))
Follow My twitter
arriedonghae
