Me Chapter 2
.
.
Author : Zaky UzuMo
Pair : KyuHyuk, 2Min, MinHyuk, HaeHyuk, YeWook, DPL
Rate : T s/d M
Genre : Entahlah~
Disclamer : semua Chara milik Tuhan YME, ortu mereka, SMEnt, dan diri mereka sendiri. Dan cerita gaje ini punya Zaky ^_^
WARNING! EYD, Typos, alur kecepetan, DKL (Dan Kesalahan Lainya)
Oke, readerdeul langsung baca aja, ne!
Pai, pai! ^^
.
.
.
.
.
Author POV
Taemin hanya bisa memandang ke pergian ke dua anaknya, Sungmin dan Eunhyuk dari depan pintu rumahnya –rumah Keluarga Cho sekarang menjadi rumah Keluarga Lee-. Suaminya Lee Minho –di sini Minho pake marga Lee- sudah berangkat kerja pagi pagi sekali.
Dan sekarang, tinggalah Taemin seorang diri di rumahnya yang besar dan mewah itu. Ingin rasanya Taemin pergi keluar dan mengunjungi makan noona-nya. Tapi, tak ada yang menemaninya sekarang.
Mau menyuruh tuan Shindong untuk menemani? Rasanya tak mungkin karna Shindong sedang mengantar Sungmin dan Eunhyuk ke sekolah baru mereka, ELIS.
Ya, pagi ini dengan manjanya Sungmin dan Eunhyuk meminta untuk di antar oleh Shindong ke sekolah baru mereka dengan alasan,
"Kami tak tau di mana sekolah baru kami, umma~" begitulah rajukan Sungmin dengan tingkah aegyo-nya yang di bantu tatapan memelas dari sang adik, Eunhyuk.
"Umma, boleh, ne~" Eunhyuk juga ikut merajuk membantu aksi sang kakak yang bergelar King of Aegyo itu. Dan itu mampu membuat Taemin pasrah dan menjawab,
"Ne, ne.. kalian berangkatlah sekarang!" dan wajah memelas ke dua anaknya langsung berubah cerah,
"Yeeyy! Gomawo, umma! Seru ke dua anaknya serempak. Dan beginilah jadinya, Lee Taemin hanya bisa tersenyum kecut melihat ke dua anaknya yang di antar oleh Shindong ke Sekolah mereka, ELIS.
Dalam hati, Taemin sangat bersyukur karna apa yang dikatakan noona-nya lima tahun silam benar. Kyuhyun tak dapat mengganggu keluarganya.
'Tapi, hanya menunggu waktu..' batin Taemin sambil tersenyum miris.
'Dan sudah 5 tahun berlalu.. Apakah..' Taemin menggigit bibir bawahnya. Cemas. Ya, Taemin sangat mencemaskan keadaan anaknya, mungkin tepatnya keponakanya, Eunhyuk.
Sejak Eunhyuk berumur kurang dari 2 tahun, Tiffany memang sudah menitipkan Eunhyuk pada Taemin dan Minho. Dan karna itu juga, Taemin sudah menganggap Eunhyuk seperti anaknya sendiri.
x.x.x
"Nah, kita sudah sampai anak anak!" seru Shindong dengan semangat.
"Ah, gomawo, Shindong ahjusshi!" ucap Eunhyuk sambil memamerkan gummy smile-nya.
"HYUKKIE!" Terdengar suara gaduh dari arah gerbang, dan Eunhyuk maupun Sungmin sudah mengenal jelas siapa pemilik suara cempreng ini.
Tan Donghae, sahabat dan teman Eunhyuk dari kecil. Dan tepat di belakang Donghae, Ryeowook terlihat sedang sedikit berbincang dengan Yesung namja chingu-nya yang baru masuk Universitas di ELIS sebulan yang lalu.
"HAE HAE! Aish, bongoshippo~" Eunhyuk yang tak kalah hebohnya dengan Donghae segera mempercepat jalannya –berlari- ke depan gerbang masuk sekolahnya, meninggalkan Sungmin yang menghela nafas dan tersenyum kecil pada Shindong sebagai tanda terimakasih.
PLETAK!
"Auh, appoo~" ringis ke dua namja hyper aktif ini ketika dengan kejamnya Sungmin menjitak kepala mereka.
"Aish, Minnie hyung, sakit tau!" rajuk Eunhyuk sambil mempout bibirnya lucu. Sedangkan Donghae, namja ikan itu sedang mengusap usap kepalanya yang kena jitakan maut Sungmin sambil merenggut kesal dengan wajah yang tak kalah imut dari Eunhyuk.
"Ya, itu salah kalian sendiri yang terlalu berisik! Benarkan Sungmin hyung?" celetuk Ryeowook dan membuat ke dua namja yang berumur 13 tahun itu semakin kesal.
"Ya, bilang saja kalau acara kencanmu tadi terganggu karna kami berisik, ne, Wookkie hyung?" ucap Donghae dengan nada sinis. Dan,,
Blusshh.. semburat merah muncul di pipi Ryeowook saat mendengar ejekan dongsaeng-nya.
Pletak!
"Appoo~" dan kali ini Donghae mendapat bonus dari Ryeowook untuk ejekannya barusan. #poor Hae
"Sudah sudah! Kapan kita melihat pembagian kelasnya kalau kita masih berdiri di sini, eoh?" ucapan Sungmin langsung membuat mereka sadar kalau mereka baru memasuki gerbang sekolah sedari tadi.
"Tenang, Minnie hyung! Tadi aku sudah melihat pembagian kelasnya." Seru Ryeowook riang. "Aku dan Minnie hyung sekelas, lho! Dan Hyukkie sekelas dengan Donghae!" lanjut Ryeowook sambil tersenyum senang.
"Jinjja?" tanya Eunhyuk dan Donghae serempak dengan riang.
"Ne, kajja, kita masuk ke kelas, Minnie hyung!" ajak Ryeowook sambil menarik kecil tangan Sungmin.
"Tunggu, hyung! Lalu kelas kami di mana, Wookkie hyung?" tanya Donghae sambil menarik tangan Ryeowook. Yang di tanya hanya nyengir dan menjawab,
"Ehehehe.. mian, saeng.. kalian masuk ke kelas 1C! Tentu kalian tau di mana gedung SMP-nya kan?" tanya Ryeowook usil.
"Ne, ne! Kami tau letak gedung SMP-nya, Wookkie hyung!" jawab Eunhyuk kesal sambil mempout bibirnya.
"Kekeke.. mungkin saja kalian lupa, kan?" ejek Sungmin sambil menarik tangan Wookkie dan berlari ke kelas mereka. Meninggalkan ke dua namja manis ini dengan wajah merah padam dengan kepala yang berasap.
"YA, SUNGMINNIE HYUUUNNGG!" dan melengkinglah suara dari dua ekor ikan dan monyet ini.
x.x.x
"Hae Hae, kau dapat hadiah apa saat kelulusan kemarin?" tanya Eunhyuk penasaran.
"Appa dan Umma membelikan ku vidio game baru, Hyung!" seru Donhae senang.
"Lalu bagaimana dengan mu, Hyung?" lanjut Donghae dangan wajah polosnya. Eunhyuk tersenyum dan menjawab dengan riang,
"Umma dan Appa mengajak ku dan Minnie hyung memilih kendaraan, Hae Hae.." gummy smile Eunhyuk membuat banyak namja melempar tatapan 'lapar' pada dua namja manis dan hyper aktif ini.
"Hyung, apa kau merasakan sesuatu?" tanya Donghae sambil mengusap - usap tangannya saat tiba tiba bulu kuduknya meremang.
Dan demi dewa namja manis di seluruh dunia(?) dengan mata polos dan gaya aegyo alami-nya, reflex Eunhyuk memiringkan sedikit kepalanya ke samping tanda dia tak mengerti. Dan itu sukses, membuat banyak namja harus mengangkat kepala mereka sambil menekan hidung mereka agar tidak mimisan melihat ekspresi Eunhyuk yang sungguh siap santap(?)
x.x.x
"Wookkie, kau sungguh sudah resmi dengan Yesung hyung?" pertanyaan Sungmin sukses membuat Ryeowook tersedak minumannya dengan wajah seperti kepiting saus padang(?)
"Uhuk! Uhuk! A-aiirr, hyuuunngg~" Sungmin segera menepuk – nepuk punggung Ryeowook dan memberikan minuman pada Ryeowook.
"Ini, Wookkie.. makanya jangan memikirkan Yesung hyung terus.." ucap Sungmin sambil menyeringai jahil.
Bluuusss...
"Ya, hyung! Jangan menggoda ku terus!" rajuk Ryeowook.
"Hahaha.. kau terlalu berlebihan, Wookkie.. hahaha.." tawa Sungmin meledak melihat tingkah Ryeowook.
"Hyung, kemarin Yesung hyung datang ke rumah.." ucapan Ryeowook sukses membungkam tawa Sungmin.
"Eh, lalu?" tanya Sungmin heran. 'Untuk apa Wookkie mengatakan itu?' pikir Sungmin heran.
"Dia.. dia mengajak ku bertunangan, hyung.." wajah Ryeowook merah padam saat mengatakan itu. Mata Sungmin membulat tak percaya.
"Mwo!? Secepat itu? Kau kan baru masuk SMU, Wookkie!" seru Sungmin kaget. Ryeowook sedikit menghela nafas,
"Justru karna aku masih SMU, Yesung hyung meminta ku bertunangan dengannya pada umma dan appa!" jawab Ryeowook cepat.
"Tadinya Yesung hyung ingin melamar ku, hyung.." lanjut Ryeowook dengan wajah merah.
"Ap-pa? Ku pikir kalian baru resmi berpacaran, Wookkie.. ternyata.." sahut Sungmin lemah. Matanya melirik ke arah Ryeowook. Sungmin menghela nafas pelan,
"Yaa.. tapi, selamat, ne, Wookkie! Semoga hubungan kalian lancar, ne!" seru Sungmin riang. Ryeowook tersenyum senang dan mengangguk kecil.
"Ne, gomawo, Minnie, hyung!" dan Sungmin pun membalas senyuman Ryeowook dengan senyum kelincinya.
x.x
Skip time
Pulang sekolah
"Umma, aku pulaaanngg!" suara cempreng yang khas milik namja manis bersurai coklat kemerahan yang hyper aktif menggema di rumah besar keluarga Lee.
Pletak!
"Jangan berisik, monyet nakal! Kau membuat telingaku sakit tau!" gerutu namja manis lain aka Sungmin sambil membelai kepala Eunhyuk sayang.
"Appooo~ Umma, Minnie hyung jahaaatt~" Eunhyuk berlari kecil mendekati Taemin yang tersenyum kecil melihat tingkah anak-anaknya.
"Huh, monyet jelek! Kau mau mengadu, eoh?" Sungmin mengejar Eunhyuk dan menarik kerah seragam Eunhyuk.
"Umma, umma, lihat Minnie hyu- hmph!" Sungmin membekap mulut berisik Eunhyuk dan menyeret dongsaeng hyper aktif-nya ke kamar setelah tersenyum manis pada umma-nya sebagai pengganti salam, Aku pulang, umma.
"Minnie, Hyukkie cepat ganti seragam kalian, ne!" seru Taemin pada ke dua anaknya yang baru menaiki tangga ke lantai dua tempat kamar mereka berada.
"Ne, umma!" sahut Sungmin yang juga mewakili Eunhyuk.
Blam!
"Puaahh! Kau mau membunuhku, ya, hyung!?" tanya Eunhyuk kesal. 'Bagaimana kalau aku berhenti bernafas tadi!?' batin Eunhyuk sewot.
"Kau terlalu berisik monyet kecil. Sudah, kau tak dengar apa kata umma, eoh? Cepat ganti seragam mu!" balas Sungmin tenang. Eunhyuk terlihat mempout bibirnya lucu.
"Ck! Kau kenapa, Hyukkie?" Sungmin menepuk pundak Eunhyuk pelan.
"Ah, tak apa, hyung! Ayo, cepat, umma pasti sudah menunggu!" seru Eunhyuk sambil berlari ke arah pintu.
Greb!
"Ganti pakaian mu dulu, Hyukkie monkey." Ucap Sungmin kesal sambil menarik dongsaeng manisnya.
"Hehehe.. mianhae, Minnie hyung!" Eunhyuk langsung mengambil baju santainya dan berlari ke ruang keluarga. Sungmin segera menyusul di belakang Eunhyuk sambil merengut heran.
Tanpa mereka sadari, sesosok bayangan hitam menyeringai mengawasi mereka.
x.x.x
x.x.x
"MWO!? Appa dan Umma pergi ke Kanada tadi pagi!?" suara gaduh terdengar dari kamar dua namja manis di rumah besar keluarg Lee.
"Minnie hyung juga ada acara sampai malam nanti!?" suara namja bersurai coklat kemerahan itu terdengar lesu.
Bagaimana tidak, jika kau yang bangun kesiangan dan tak menemukan satu pun penghuni rumah padahal ini adalah hari minggu. Catat, HARI MINGGU.
Brugh!
Eunhyuk mendudukan diri di sova empuk di ruang keluarga.
'Haaahh... kenapa hari ini aku sial sekali!?' batin Eunhyuk kesal sambil mempout bibirnya.
Wush~
Deg!
'Apa itu?' batin Eunhyuk heran saat melihat bayangan aneh yang tiba tiba melintas di depanya.
"Selamat siang tuan." Eunhyuk menoleh saat mendengar suara baritone yang asing di belakangnya.
"Ah, ya, selamat siang juga, umm.." Eunhyuk memandang heran pada namja jangkung berambut ikal yang berdiri di belakangnya tadi.
"Kim Kyuhyun imnida. Mianhae saya terlambat tuan." Eunhyuk mengernyit heran.
"Um, kau pelayan baru di sini?" tanya Eunhyuk ragu.
"Ne, saya pelayan baru anda di sini, tuan Lee Hyukjae." Eunhyuk tersenyum canggung.
'Kapan aku meminta pelayan baru pada appa dan umma?' pikir Eunhyuk bingung. Seingatnya, sejak pelayang lamanya pergi, Eunhyuk tak pernah meminta pelayan baru lagi.
"Um.. kau tak perlu memanggil ku seformal itu, Kyuhyun-ssi.." Eunhyuk memamerkan gummy smile manisnya.
"Kalau begitu kau juga tak perlu berbahasa formal pada ku, Eunhyukkie." Ucap Kyuhyun dengan suara baritone rendahnya.
DEG
Entah ada angin apa, dada Eunhyuk bergetar aneh. Perasaan takut dan, entah apa itu. Seolah olah sosok namja yang baru dikenalnya ini bukan manusia biasa. Sambil tetap tersenyum Eunhyuk membalas kata-kata Kyuhyun,
"Ne, Kyuhyun hyung.." Kyuhyun tersenyum manis dan mengangguk kecil.
"Kyuhyun hyung? Tak buruk. Nah, sekarang, ada yang kau inginkan, Hyukkie?" tanya Kyuhyun lembut.
"Huum.. aku ingin jalan-jalan ke taman bermain, hyung! Apa kau mau menemani ku, Kyuhyun hyung?" sahut Eunhyuk bersemangat. Kyuhyun tersenyum hangat dan mengangguk.
"Baiklah, Hyukkie. Tapi, kau harus bersiap-siap dulu, arra?" Kyuhyun mengusap kepala Eunhyuk lembut. Bukan untuk menunjukan rasa sayang, tetapi untuk menanamkan sesuatu di sana. .
x.x.x
"Hyung, hyung, lihat! Di sana ada badut pisang!" seru Eunhyuk riang. Jika kita lihat, posisi Eunhyuk dan Kyuhyun persis seperti anak kecil bersama dengan kakaknya yang baik.
Wajah manis yang tersenyum dan tertawa riang saat melihat benda-benda manis dan lucu, merengek manja saat ingin menaiki wahana-wahana permainan di sana, dan berbagai tingkah aegyo lainnya.
Dalam hati Kyuhun menyeringai senang. Tak sia-sia dia menunggu lima tahun lebih untuk ini. Yah, mungkin mendekati bocah polos ini sedikit demi sedikit bisa membuat dendamnya pada umma namja manis ini hilang.
Sedikit tergores tak akan merusak keindahan di depannya ini kan?
Dan,
"Hyukkie, awas!" Kyuhyun langsung berlari dan melindungi Eunhyuk dari kereta pengunjung yang hampir menabraknya.
"Kau tak apa apa, Kyuhyun hyung!?" ucap Eunhyuk panik.
"Appo~" ringis Kyuhyun. Eunhyuk panik melihat tangan Kyuhyun berdarah.
"Astaga! Kau terluka, hyung! Bagaimana ini?" mata Eunhyuk mulai berkaca-kaca. Dia takut namja ikal yang sudah menolongnya ini terluka.
"Ssstt.. uljimma, Hyukkie.. gwaechana.." Kyuhyun berusaha –pura-pura- menenangkan Eunhyuk yang hampir menangis.
"Apanya yang 'tidak apa-apa'!? Kau terluka Kim Kyuhyun!" suara Eunhyuk meninggi karna cemas, hawatir dan panik. Seringai Kyuhyun melebar dalam hati.
Nah, mudah kan?
x.x.x
Di RS Seoul
"Kau tak boleh berbuat sembarangan lagi, hyung! Arraseo!?" wajah Eunhyuk masih terlihat cemas dan khawatir.
"Sudah ku bilang aku tak apa-apa, Hyukkie. Bukankah dokter juga bilang begitu tadi?" ucap Kyuhyun sambil mengelus pelan surai coklat kemerahan Eunhyuk sambil tersenyum kecil.
Namun itu tak cukup untuk membuat Eunhyuk memberikan gummy smile manisnya. Wajah manis Eunhyuk masih tetap menunjukkan raut bersalah, cemas, sedih, kesal dan yang lainnya.
"Tapi kau terluka karna aku, hyung.." air mata kembali membayangi mata Eunhyuk. Namja manis dan polos itu sangat khawatir pada namja di sampingnya ini.
"Ssstt.. gwaechana Hyukkie.. aku tak ingin kau terluka.." ucap Kyuhyun lembut seraya merangkul Eunhyuk ke dalam pelukan hangatnya. Bahu mungil Eunhyuk bergetar. Beberapa isakan mulai terdengar.
"Hiks.. jangan membahayakan- hiks.. dirimu lagi, hyuuunngg~ hiks.." ucap Eunhyuk di sela tangisnya.
"Aku- hiks.. sangat takut kau terluka tadi.. hiks.." Kyuhyun mengelus punggung Eunhyuk lembut memberikan ketenangan pada namja polos dalam pelukannya itu.
"Ssstt.. uljimma, Hyukkie.. aku janji tak akan mengulangi lagi hal tadi.." Kyuhyun memeluk Eunhyuk sayang.
Seolah tak ingin namja kecil nan polos ini terluka.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Chappy 2, selesaaaaaaiiii ! #dilemparin panci sama reader
Adakah yang menunggu chappy 2 ini? #berharap, plak!
Oke, sekian dari Zaky, pai paaii~ *teriak pake toa masjid
Oiaaa ! jangan lupa Review, yaaaa !
