I'M REALLY UCHIHA
Disclaimer : Masashi Kishimoto
Rate : M
Pair : KyuuItakyuu dll
Warning : AU,OOC,yaoi, shounen ai, boys love, many typos, miss typos, gaje,dkk.
Makasih yang udah review.
deEsQuare:hiks...itu gak tau kenapa tulisanya ilang sendiri ini saya coba lebih baik lagi.
Miira:ini .hehe..
Love kyuu:ini lanjut.
Special tanks to minae cute
Saya agak Shock waktu liat berita di ,,,kog kaya fiks aku sih...tapi jujur fiks ini buatnya sebelum ada berita itu kog.
Ceck it out!
Kyuubi menemukan Itachi duduk dikursi pantainya. mata Kyuubi membulat sempurna saat melihat kaos yang dikenakan Itachi tersingkap menampilkan kulit perut alabastar yang sangat menggoda.
Libidonya meningkat.
Kyuubi memandang lapar kearah Itachi.
Itachi berdiri tanpa mengalihkan matanya dari buku, dia memang terbiasa membaca sambil berdiri-duduk-berdiri.
Kyuubi mendekat.
Sreett
Buku yang dibaca Itachi terlempar entah kemana.
"a a ada apa Kyuubi-san?"Itachi yang kaget memandang Kyuubi takut-takut.
"a anda kenapa?"
Kyuubi mencengkram pundak Itachi dan diam mengamati wajah sempurna didepanya, jari telunjuknya menelusuri du garis disisi hidung Itachi kemudian beralih kebibirnya.
Cuupp
Kyuubi mengecup bibir Itachi sekilas.
'sangat lembut'
dia merasa ketagihan, bibir Itachi sangat lembut dan sensual. sangat menggoda.
"apa yang anda lakukan?"
Kyuubi tidak merespon. dikecupnya lagi bibir Itachi, lama-lama menjadi ciuman liar yang menuntut, possesif.
karna Itachi tak kunjung membuka mulutnya Kyuubi menggigit bibir bawah Itachi dan saat empunya mengerang dia cepat-cepat memasukkan lidahnya.
Itachi merasa dirinya dalam bahaya, dia meronta-ronta berusaha lepas. Kyuubi yang kesal lalu mendorong tubuh Itachi kekasurnya. dia langsung menindih tubuh Itachi dan menyerang leher tubuh bocah dibawahnya itu, membuat kissmar sebanyak yang ia bisa.
"a apa yang anda lakukan?"
"Kyuubi-san lepaskan" sekuat tenaga Itachi menendang Kyuubi, sukses membuat Kyuubi meringis dan aktifitasnya terhenti.
"nakal juga kau bocah, sangat menarik" Kyuubi menyeringai.
"sa saya mau pulang" Itachi sudah ketakutan setengah hidup.
'Sasu-chan tolong Aniki"
Dalam sekali hentak kaos yang dipakai Itachi sobek jadi dua bagian, memperlihatkan tubuh mulusnya dan kulit yang sangat halus.
Kyuubi menekan-nekan nipple Itachi. membuat empunya bergetar hebat. ketakutan.
Kyuubi sudah kehilangan akal sehatnya, matanya tertutup nafsu, dia hanya mengikuti nalurinya untuk menyentuh dan menyentuh tubuh dibawahnya, tidak peduli Itachi yang ketakutan dan terus memohon pulang .
Kyuubi menjilati tubuh Itachi kemudian membuat Kissmark disana-sini, bayanganya bercampur antara wajah Itachi dengan Shukaku yang mendesah dibawah Gyuki, ya dia akan membuat Itachi mendesah seperti Shu.
Setelah kissmark tidak sukses membuat Itachi mendesah ,Kyuubi mulai aksi baru dengan membuat bitemark. bitemark ketiga Itachi tetap tidak mendesah. dia kesal. dia tidak peduli Itachi mau mendesah atau tidak, dia akan memuaskan dirinya sendiri, rasa kesal mendominasi emosi Kyuubi. dia memenuhi tubuh Itachi dengan bitemark yang menyakitkan. Itachi menangis, kulitn putihnya membiru adapula darah dibeberapa titik .
Kyuubi menyentakkan celana Itachi dan membuangnya. tanpa basa-basi dia langsung menanamkan miliknya yang sudah menegang sempurna ke lubang Itachi.
"AAARRRGGG...sakiiit"
"sakit Kyuubi-san, sakit"
Kyuubi menulikan pendengaranya. dia memompa miliknya, keluar masuk.
"SAAKIIIT, to..tolong berhenti" suara Itachi melirih.
Kyuubi memper cepat temponya, keluar masuk pada lubang Virgin yang terasa begitu nikmat. Kyuubi benar-benar memuaskan dirinya sendiri.
"sakiiitt...sakiiit... sakiittt" Itachi merintih.
Setelah beberapa menit, Kyuubi merasa berdenyut-denyut dibawah sana. tau akan klimaks Kyuubi mempercepat sodokanya, cepat, lebih cepat lebih cepat dan makin cepat lagi.
"berhenti Kyuubi-san. sakiiiit."
"toloooong...berhenti...kyuubi...san"
Itachi sudah taksadarkan diri.
Kyuubi berhenti saat tubuhnya mengejan dan spermanya memenuhi lubang Itachi. tubuhnya merosot menimpa Itachi, lelah. dan dia tertidur.
...BeautifulLie...
Kyuubi membuka matanya. pemandangan pertama yang ia tangkap adalah wajah Itachi yang berlinang airmata.
"kau kenapa bocah?"Kyuubi mengguncang Itachi pelan.
"HAAH?" Kyuubi tersentak kaget saat menyadari dirinya menindih tubuh naked Itachi.
"AP...APA INI?"Kyuubi memandan horror barangnya yang masih menancap pada lubang Itachi.
Pelan-pelan dia mencabutnya.
Darah.
sperma.
"Tuhaan...apa yang sudah aku lakukan?"
"Itachi...Itachi..."Kyuubi mengguncang tubuh .
"aku yang melalukan ini?" tanpa sadar airmata jatuh kepipinya.
"maafkan aku.."sesalnya makin menjadi saat memandangi tubuh Itachi. tubuh yang semula putih bersih dan halus kini dihiasi warna warni yang mengerikan.
"apa yang sudah kuperbuat"
"bodoh kau Kyuubi sekarang apa yang akan kau lakukan"
"aku harus bagaimana..."
"maaf Itachi..."
Kyuubi mondar mandir.
"Orochimaru. aku harus memanggil Orochimaru..."
...BeautifulLie...
"sekarang apa?"
"bagaimana cara menjelaskan pada keluarganya"
Kyuubi mondar mandir didepan kamarnya, dia tidak tau harus apa.
"Shisui!, aku harus minta bantuan padanya"
Kyuubi turun kelantai bawah, mau memakai telfon rumah.
DUAGGGGG
Kyuubi bertabrakandengan seseorang dan terjatuh.
"MINGGIR KAU SIALAN, JANGAN HALANGI JALANKU!"
"ada apa Kyuu...kau panik sekali?"
"HAAH?Shisui?kenapa kau ada disini?"
"diminta menjemput Itachi dan Sasuke, bibi menyusul paman ke Suna dan tinggal disana satu bulan"
Tanpa Shisui sadari tubuh Kyuubi menegang.
"jadi dimana mereka?"
Kyuubi diam.
"Kyuu?"
"Kyuubi?" Shisui mengguncang bahu Kyuubi
"eh..?apa?"
"mereka dimana?"
"Sasuke bermain dengan Naruto"
"ohhh...Itachi juga? perkembangan yang sangat bagus"
"apa maksudmu?"
"kau tidak tau ya, ah kau kan tidak kenal. Itachi itu tidak pernah bermain dengan orang lain. dia takut dengan orang asing. dia hanya bermain dengan Sasuke dan orangtuanya, dengan keluarga Uchiha yang lainpun dia takut, hanya aku dan Obito-nii saja yang akrab denganya"
'pantas saja wajahnya memucat saat melihatku pertama kali'
"bagaimana dia sekolah?"
"Obito-nii menemaninya, sebangku"
"sampai segitunya?"
"memang begitu nyatanya, tadi mau kemana?"
"mau menelponmu"
"memang hp mu kemana?"
"dikamar"
"lalu..?"
"ada seseorang dikamarku"
"bukan, maksudku ada apa kau mau menelponku"
"mmmm...aku...aku...arrrrggghh...bagaimana memulainya"
"Kyuubi, cepat kemari!"Orochimaru memanggilnya dari atas.
"siapa yang sakit?"
Kyuubi diam saja. Shisui mengikutinya, penasaran siapa yang sakit sampai memanggil dokter spesial kemari.
"bagaimana?" tanya Kyuubi panik.
"parah kalau tidak ingin dibilang mengenaskan"
""ap..apa?ini lelucokankan?"
"kau yang lebih tau ini lelucon apa bukan"Orochimaru tersenyum senang dalam hati, akhirnya rubah kesayangan Minato ini datang juga padanya, pasti harga diri Kyuubi sedang merosot sedalam jurang saat ini. di ingatanya masih jelas peristiwa yang menghancurkan separuh Orochimaru's hospital, tidak lain tidak bukan pelakunya adalah pemuda didepanya yang tengah meremas-remas rambut oranye kemerahannya untuk menyalurkan frustasi. saat itu Minato mengajak putra sulungnya yang berusia 10 tahun berobat padanya. saat akan disuntik, Kyuubi kecil meronta tidak mau dan malah mengamuk tidakkaruan, setelahnya dia bersumpah tidak akan pernah menggunakan jasa dokter seumur hidupnya, alasan sederhana. takut jarum suntik.
"sebenarnya ada apa ini?siapa yang sakit Oro-sama" tanya Shisui penasaran.
"kau atau aku yang menjawabnya Kyuubi?"
"terserah saja" Kyuubi masih mondar mandir tidak jelas.
"begini Shisui, sepupumu ada didalam"
"sepupuku?siapa?"
"Itachi"
"ITACHI?dia kenapa" Shisui mau menerobos masuk tapi dihalangi Orochimaru.
"mungkin setelah ini diapun takut denganmu"
"apa maksud dokter?dia akrab denganku, aku yang selalu menemaninya konsultasi dengan Anda"
"ini sesuatu yang sulit, dia barusaja mengalami...emm maaf...pelecehan seksual"
"APA?SIAPA...SIAPA YANG MELAKUKANYA?"
"tenang dulu Shi"
"cepat katakan siapa pelakunya dokter!akan kuhabisi sampai keakar-akarnya"
Kyuubi bergidik.
'habis kau Namikaze Kyuubi'
"Kyuubi lebih tau masalah ini,aku akan kembali besok. pastikan dia terjaga baik-baik" Orochimu meninggalkan mansion Namikaze.
"cepat katakan padaku Kyuu" Shisui sudah mencengkram kerah baju Kyuubi.
"AKU MABUK,AKU TIDAK TAU APA YANG AKU LAKUKAN"teriaknya. Panik setengah takut.
"maksudmu kau yang melakukanny?brengsek kau"
BUUG...BUAGG..JDUG ...BRANG...
"issshhh..."
"hosh..hosh..."Shisui terengah engah paska menghajar Kyuubi.
Kyuubi sendiri babak belur dan terduduk lemas menyandar tembok. dia sudah biasa bertarung dengan temanya ini.
"sekarang aku harus bagaimana?"tanya Kyuubi.
"entahlah. bagaimana aku menjelaskan ini pada paman Fugaku"
"aku ...aku...haaahhh...aku tidak tau harus apa"
"akan ingin melihat keadanya.."Shisui masuk kekamar Kyuubi. airmata menggenang dipelupuk matanya saat mendapati tubuh lemah Itachi terbaring dengan selimut tebal menutupi sebatas leher,dengan selang infus ditanganya.
Kyuubi berdiri dibelakang Shisui.
"lihat apa yang kau lakukan Kyuu, Uchiha akan menghabisimu kalau mereka tau. paman Fugaku orang nomor satu diklan kami"
"maaf..."
"aku sendiri sulit memaafkanmu..."
"JADI AKU HARUS APA?KAU ITUhidak mmmemberiii mmm sohusi hama tanganmu"Kyuubi menyentak tangan Shisui yang membekap mulutnya.
"baka!nanti Itachi bangun"
"sakittt...berhenti..."Itachi merintih dalam tidurnya.
"Kyuubi-san berhenti,,, .."
"Sasu-chan tolong .."
"sssstt,Itachi. ada Shisui-nii disini" Shisui berbisik ditelinga Itachi dan membelai rambutnya.
"ingin sekali aku mencekikmu saat ini Kyuu"
"JADI KAU MAU MEMBUNUHKU?"teriak Kyuubi.
"urusai Kyuu, kau bisa membuatnya bangun"
"PERGI...PERGI...PERGI..."teriak Itachi.
"Itachi, sudah bangun?"Shisui menggenggam tangan Itachi tapi dengan lemah ditarik pemiliknya.
"JANGAN SENTUH AKU...PERGI..."
"Itachi ini Shisui-nii"
"pergi,tolong pergi"isaknya,dia tidak mau ada siapa-siapa didekatnya. dia takut. apalagi orang didepanya tidak jelas terlihat, pandanganya kabur karna kacamatanya entah dimana.
"Itachi,maaf.."Kyuubi mendekati Itachi.
Tubuh Itachi menegang. rambut itu,walau wajahnya samar tapi rambut itu sangat menyala dan dia tau milik siapa.
"PERGI...JANGAN MENDEKAT...Jangan sakiti aku...hiks"
Mendengar teriakan Itachi dan rintihanya, Kyuubi semakin merasa bersalah. hatinya ngilu dan ingin sekali dia melakikan sesuatu, tapi apa?
"Nii-san ada apa?kenapa teriak..."Sasuke menghambur keranjang Kyuubi.
"Nii-san kenapa?"Sasuke meraih jemari Itachi dan menggenggamnya.
"hiks Sasu,Nii-san takut..."
Sasuke naik keranjang Kyuubi, membaringkan tubuhnya hati-hati disamping kakaknya. memeluk tubuh berbalut selimut kakaknya lembut.
"Sasu,Nii-san takut..."
"takut siapa?tenang Nii-san Sasu disini...Nii-san kenapa?"
"sakiittt...sakiitt sekali..."
Sasuke menangis,kakaknya panas. ah...ini kali pertama kakaknya sakit, mungkin kakaknya tak tahan dengan sakit yang baru pertama dialaminya.
"sekarang Nii-san tenang ya,...Nii-san tidur saja nanti sakitnya hilang...Sasu akan jaga Nii-san"
"Jangan tinggalin Nii-san"
"tidak,sekarang Nii-san tidurlah, nanti sakitnya hilang. tidur ya"
Itachi mengangguk. dia merasa aman saat Sasuke ada disampingnya. saat ini cuma Sasuke yang ia percaya. semua orang terasa lebih menakutkan dari sebelumnya.
Itachi memejamkan matanya, mencoba tidur dan berharap rasa sakit diseluruh tubuhnya lebih-lebih dibagian bawahnya akan hilang saat ia bangun.
...BeautifulLie...
"Kyuu-nii,Itachi-nii kenapa?"tanya Naruto yang baru saja masuk kekamar Kyuubi.
"sakit"jawab Kyuubi singkat, dia tidak mungkin menjelaskan hal yang sebenarnya pada anak 10 tahun kan?.
Naruto menghampiri Itachi dan mengecup keningnya, seperti yang dilakukan ibunya saat dia sakit.
"kau sedang apa Dobe?"
"menciumnya Teme, seperti yang dilakukan Kaa-san saat aku sakit"
"oh..."
Dibalkon Kyuubi dan Shisui berdiri gelisah, keduanya bingung harus bagaimana.
"seperti kata Dokter, dia bahkan takut padaku"gumam Shisui.
"aku..aku..."
"sudahlah Kyuu,aku tau bagaimana perasaanmu. bingung,kita bingung harus apa?"
"aku ingin melakukan sesuatu. tapi apa?"
"semua jelas sekarang,,,"
"apa maksudmu?"
"ternyata nama Itachi yang kau sebut-sebut selama ini"
"eh?"
"dikampus saat kau tertidur, kau selalu mengigau memanggil seseorang. aku tidak begitu jelas mendengarnya. tapi sekarang aku tau"
"eh...?benarkah seperti itu?"
...BeautifulLie...
Beberapa tahun kemudian
Sasuke dan Itachi duduk berhadapan dengan Kakashi.
"bagaimana Sensei?"
"tunggulah aku berpikir sebentar..."
Tbc
Apa yang ingin dilakukan ItaSasu ditempat Kakashi?baca chapter berikutnya.
Terimakasih sudah membacaJ
