Saya balik lagi... dengan chap yang baru tentu.a...
Chacha Heenim: ia Jung Min bakal ngejar" Hyun Joong. tuh salah satu cara.a #nunjuk" k bawah#
aki-taka 'rei-chan: itu d atas Hyun Joong.a udh muali stress dg perbuatan nekat Jung Min.
HyukAimimi fishy: crta mlm.a HyunMin ga akan sekarang bbrp chap lagi deh bru ada flashback. awal.a emg mau Hyung Jun ma Young Saeng dulu, tapi ga tahu kenapa malah ide HyunMin yang terlebih dahulu hadir d otak yadong akut ku ini.
camoparra: mianhae kl ga dicerita ini, al.a flashback.a masih beberapa chap lagi.
uyung-chan: lam kenal juga chingu.
teukiteuki: saya juga baru buat yang HyunMin couple. hehehhehe...
Sarah-Hitsugaya: sudah ada part 1.a silahkan baca ya.
buat yang lain, gomawo udh comment yah...
Title: SS501 Story HyunMin Ver.
Author: Bluedevil9293 a.k.a Dean Choi a.k.a Ayumu Sakurazawa.
Part: 1 / ?
Rated: T semi M.
Cast: Kim Hyun Joong & Park Jung Min
Genre: Romance, Drama.
Warning: Yaoi, Shonen-ai, Boys Love, BoyXBoy, Typo, Gaje, M-preg Don't Like Don't Read.
Summary: Hyun Joong stress berat akibat Jung Min yang terus-terusan mengejar-ngejar dirinya. Sampai-sampai ia harus menikahi namja manis satu itu karena sebuah kejadian fatal yang telah mereka berdua perbuat. HyunMin SS501 Couple, Yaoi, BL, rated M.
^_^ HyunMin ^_^
Author Pov…
Seorang namja yang bertampang manis dan sedikit evil #Author di geplak# tengah berjalan memasuki lobi sebuah apartement yang cukup mewah di kawasan kota Seoul sambil tersenyum-senyum gaje. Namja manis tadi melangkahkan kakinya menyusuri setiap lorong sambil sesekali membungkukan badannya ramah pada siapa saja yang ia temui diperjalanan.
Namja tadi yang tak lain dan tak bukan adalah Park Jung Min si sexy charisma, member salah satu Boyband asal korea selatan SS501 yang saat ini sedang fakum dan lebih memilih bersolo karirnya terlebih dahulu. Entah setan dari mana yang membuat namja manis itu datang pagi-pagi sekali ketempat salah satu Hyungnya di SS501 yang merangkap juga sebagai leader grup siapa lagi kalau bukan Kim Hyun Joong. Ia sengaja bangun pagi untuk menemui Hyun Joong saat ini, padahal waktu masih menunjukan pukul 06.34 pagi.
Jung Min berhenti sebentar saat ia sudah berada didepan pintu apartement Hyun Joong yang masih tertutup. Ia menghela nafas panjang lalu mencoba mencari sesuatu dari dalam saku celananya. Ia mencari kunci apartement Hyun Joong yang memang sengaja diberikan namja tampan itu pada member SS501 lainnya termasuk dirinya sendiri agar mereka bisa masuk kedalam apartement Hyun Joong tanpa harus menunggu dirinya diluar cukup lama. Setelah mendapat apa yang ia cari tadi, Jung Min pun langsung membuka pintu apartement Hyun Joong dengan mudah.
"Pasti Hyun Hyung masih tidur" terka Jung Min sambil melangkahkan kakinya masuk apartement Hyun Joong. Ia melangkahkan kakinya masuklebih dalam sambil memandang sekitarnya yan terasa sangat sepi. Saat ini ia berada diruang tamu dan keadaan disana cukup gelap karena lampu yang tak dinyalakan.
Jung Min pun segera pergi menuju dapur dan meletakkan apa yang ia bawa diatas meja makan. Tadi ia sengaja membawa pasta yang masih hangat untuk dijadikan sarapannya dan Hyun Joong nanti. Ia memang sengaja membawa makanan karena pagi ini ia ingin makan berdua dengan Hyung yang sangat ia cintai itu. sebenarnya cintanya pada Hyun Joong bukan sekedar cinta biasa, melainkan lebih pada cinta terlarang yang seharusnya dipendam. Tapi mau bagaimana lagi, pesona Hyun Joong terlalu kuat untuk ia enyahkan dari pikirannya.
Jung Min kambali memanaskan pasta buatnyanya tadi yang sudah mendingin. Setelah itu ia menata sarapan pagi diatas meja makan bersama dua gelas susu hangat serta segelas jus wortel yang paling ia sukai. Benar-benar tipikal calon istri yang baik, pikir Jung Min sambil terkekeh kecil bila membayangkan ia yang akan menjadi nyonya kim dan istri dari seorang kim Hyun Joong.
Setelah melakukan itu semua, Jung Min kembali ke ruang tamu yang masih terlihat remang-remang karena cahaya hanya berasal dari jendela yang ditutupi gordent besar. Ia pun langsung membuka gordent itu berserta jendelanya agar udara dapat masuk dan mengantikan udara pengap yang tadi mengisi ruangan itu. setelah itu Jung Min pun melirik kearah jam yang menempel didinding ruangan.
"Tujuh lewat sembilan" gumam Jung Min pelan. "Pasti Hyun Hyung masih tidur deh. Bangunin dulu deh" katanya lalu beranjak kearah kamar Hyun Joong yang letaknya diantara ruang tamu dan ruang makan. Jung Min membuka pelan pintu kamar Hyun Joong. Ia tak langsung masuk kedalam, yang pertama kali tampak hanya kepalanya saja yang mencoba mengintip keadaan didalam kamar Hyun Joong.
"Ck, benarkan Hyun Hyung masih tidur" serunya lalu melangkah santai masuk ke dalam kamar Hyun Joong namun sebelumnya ia sempat kembali menutup pintu dengan perlahan tak mau membuat Hyungnya yang sedang tertidur itu jadi kaget.
Jung Min melangkah pelan mendekati Hyun Joong masih tertidur lelap diatas tempat tidur empuknya itu. ia berhenti saat jarak diantara keduanya tinggal tiga langkah lagi. Jung Min menatap Hyun Joong yang tertidur tanpa berkedip sedikit pun. Namun akhirnya ia kembali mendekati Hyun Joong dan duduk ditepi ranjang namja tampan itu.
"Memangnya semalam panas baget yah? Kok Hyun Hyung tidur nggak pakai baju atasan gini sih. Dan lagi kalau panas kenapa harus buka baju kenapa nggak ngidupin AC aja?" pikir Jung Min masih sambil menatap Hyun Joong yang tubuh bagian atasnya terekspos bebas tanpa penghalang lagi.
"Sepertinya AC kamar Hyun Hyung lagi rusak yah. Kok nggak mau dihidupin sih" heran Jung Min sambil mengotak-atik remot AC yang tadi diletakkan disebelah Hyun Joong yang masih tertidur. Jung Min pun meletakkan remot tadi lagi, kini ia kembali menatap Hyun Joong dalam diam. Ia terpesona dengan wajah tidur sang pujaan hati yang tampak begitu tenang itu.
Entah setan dari mana lagi yang kini mengodo Jung Min hingga namja manis satu itu berani mendekatkan wajahnya dengan wajah Hyun Joong. Kini jarak diantara keduanya tinggal beberapa centimeter lagi. dan Jung Min pun langsung mengeliminasi jarak diantara keduanya. Ia mengecup bibir Hyun Joong yang masih tertidur secara kilat. Wajahnya langsung merona merah saat ia selesai mengecup bibir Hyun Joong tadi. Jung Min memegang bibirnya tak percaya dengan aksi nekatnya barusan.
"Manis.." gumam Jung Min pelan sambil terkikik pelan. Ia kembali menatap Hyun Joong yang masih tertidur tenang. Ada perasaan ingin lagi yang menyeruak dari dalam dirinya. Yups, ia masih ingin merasakan bibir manis Hyun Joong lagi. dan dengan mengumpulkan seluruh keberaniannya, Jung Min pun kembali mengecup bibir hyun jung. Tapi yang kali ini tak hanya mengecup saja, ia menepelkan bibirnya di bibir Hyun Joong cukup lama lalu mulai meberikan lumatan ringan di bibir sang pujaan hatinya itu.
Hyun Joong yang merasa ada sesuatu yang aneh pada dirinya pun segera membuka matanya dengan perlahan. Ia cukup shock saat membuka matanya ia bisa melihat kedua bola mata Jung Min yang sangat dekat dengan kedua matanya. Dan ia pun akhirnya sadar kalau saat ini Jung Min tengah mencium dan melumat bibirnya tanpa izin terlebih dahulu.
Buuukkkkk….
Hyun Joong yang shock pun langsung mendorong tubuh Jung Min yang sedikit menindih tubuhnya, akibatnya saat ini tubuh Jung Min mendarat dengan mulus dilantai. Namja manis itu pun mulai mengerang kesakitan. Hyun Joong yang masih shock langsung turun dari atas tempat tidur lalu memandang Jung Min horro.
"Hyung appo" ringis Jung Min sambil memegang pantanya yang terhempas kelantai terlebih dahulu. Namja manis itu pun langsung bagun dari posisi duduk tak elitnya dilantai tadi sambil masih mengerang kesakitan.
"Jung Min, A-apa yang kamu lakukan tadi?" Tanya Hyun Joong gugup. Padahal ia tahu betul apa yang tadi dilakukan Jung Min pada dirinya yang masih tertidur lelap. Hey, tadi kan Jung Min menciummu Hyun Joongg.
"Cuma morning kiss kok Hyung, itung-itung latihan bangunin Hyung" seru Jung Min sambil terkekeh pelan. Hyun Joong membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang barusan ia dengar dari dongsaengnya itu. segampang itu dia bisa berkata seperti barusan, pikir Hyun Joong.
"Ta-tapi i-itu tadi…"
"Kenapa sih Hyung? Mau lagi ya?" Tanya Jung Min dengan suara yang mengoda, Jung Min berjalan mendekati Hyun Joong yang mulai panic. Namja tampan itu berjalan mundur seiring dengan Jung Min yang berjalan maju mendekatinya. "Aku kasih kok, sini" seru Jung Min yang langsung menarik tubuh Hyun Joong dan kembali melumat bibir namja tampan yang ia sukai itu. Hyun Joong yang shock pun bertambah shock mendapat perlakuan tiba-tiba dari dongsaengnya itu.
Plllaaaaakkkkk…
Hyun Joong yang sedikit geram dengan tingkah kelewatan Jung Min pun langsung melepas paksa bibir namja manis yang melekat dibibirnya sendiri. Setelah itu, Hyun Joong langsung menampar kuar pipi kiri Jung Min hingga meninggalkan cap lima jari di pipi mulus milik namja manis itu. Jung Min meringis sakit sambil memegangi pipi kirinya.
"Hyung sakit…" ucap Jung Min memelas sambil memegangi pipinya dan menatap Hyun Joong dengan puppy eyesnya.
"ITU PANTAS UNTUKMU, TADI ITU APA-APAAN EOH?" teriak Hyun Joong marah sambil menyeka bibirnya yang sedikit basah akibat ulah nakal Jung Min tadi.
"Aku hanya menciummu Hyung, nggak usah sampai mukul juga bisakan" kata Jung Min dengan nada suara memelasnya.
"Tapi tadi kamu udah keterlaluan tahu" kata Hyun Joong dengan penuh kekesalan.
"Gitu aja marah" kata Jung Min sambil mengerucutkan bibirnya. "Wajar dong kalau aku kasih morning kiss ke Hyung. Kan Hyung tahu kalau aku suka sama Hyung" kata Jung Min blak-blakan membuat Hyun Joong kehabisan kata-kata untuk menghadapi namja manis satu itu.
"Aish… cukup bercandanya Jung Min. Ini semua nggak lucu tahu" kata Hyun Joong frustasi sambil mengacak-acak rambutnya asal.
"Hyung, aku itu nggak pernah bercanda sedikit pun tentang perasaanku ini pada Hyung. Aku benar-benar mencintai Hyung, tulus dari hatiku yang paling dalam" kata Jung Min mencoba mencelaskan. Namun Hyun Joong malah terkekeh geli menyangka kalau dongsaengnya itu bercanda padanya. "Jangan ketawa Hyung, aku nggak asal ngomong. Aku serius, apa aku harus buktiin semua" kesal Jung Min yang kembali menarik lengan Hyun Joong hingga namja tampan itu mendekat padanya. Jung Min langsung melingkarkan tangannya di leher Hyun Joong dan kembali mengecup serta melumat pelan bibir Hyun Joong. Hyun Joong yang kembali kaget pun refleks mendorong Jung Min dan menampar namja manis itu lagi di tempat yang sama namun tamparan kali ini cukup keras hingga sukses membuat Jung Min jatuh kelanta.
Jung Min mengerang sakit sambil memegangi pipi kirinya yang kembali dapat tamparan gratis dari Hyun Joong hingga menambah jelas cetakan tangan dipipi mulusnya itu. Jung Min meringis sakit lagi saat setetes darah keluar dari sudut bibirnya. Ia mengusap darah yang mengalir keluar tadi dengan punggung tangan kirinya. Hyun Joong yang melihat bibir Jung Min yang berdarah pun langsung mersa bersalah. Ia dekati namja manis yang barusan ia pukul itu.
"Jung Min, mianhae. Aku nggak bermaksud melukai kamu" kata Hyun Joong merasa bersalah.
"Sakit Hyung" ringis Jung Min miris.
"Mianhae aku benar-benar nggak punya niat buat nyakitin kamu" sesal Hyun Joong. "Ayo sini ku obati" kata Hyun Joong yang berusaha bangkit dari posisi jongkoknya didepan Jung Min.
"Aku nggak mau diobatin Hyung" kata Jung Min sambil menahan Hyun Joong. "Aku Cuma mau ini" kata Jung Min sambil menarik Hyun Joong kearahnya. Ternyata namja manis satu ini belum jera-jerra juga. Ia kembali melumat bibir Hyun Joong. Hyun Joong berusaha menarik tubuhnya menjauh namun Jung Min kembali menarik tubuhnya mendekat hingga akhirnya ia terjatuh dan menindih Jung Min dibawahnya. Keduanya masih saling berciuman. Jung merasa cukup senang dengan posisinya saat ini.
"Eugh…" erang Hyun Joong pelan, ia berusaha melepaskan dirinya dari Jung Min namun semua itu sia-sia. Jung Min menahan tubuhnya agar tak beranjak dari atas tubuh namja manis itu.
"Puahh…. Ahhh… hahh…" Hyun Joong berusaha mengambil nafas sebanyak-banyaknya saat Jung Min melepaskan ciuman maut mereka tadi. Namja manis itu masih menahan Hyun Joong agar tak beranjak dari atas tubuhnya.
"Jung Min lepas, aku mau bangun" kata Hyun Joong kesal.
"Nggak akan aku lepasin Hyung" kata Jung Min dengan evil smirknya.
"Jung Min" Hyun Joong menatap Jung Min tajam, namun ternyata namja manis itu hanya diam saja tak takut sedikit pun. Posisi mereka saat ini masih dalam keadaan Jung Min yang di tindih Hyun Joong. Keduanya saling menatap tajam.
"Annyeong…" sapa seseorang dari luar sana. Jung Min dan Hyun Joong tahu betul suara siapa itu. siapa lagi itu kalau bukan Heo Young Saeng.
"Annyeong… Hyung kita bertiga dating mau main nih" seru orang berikutnya yang di ketahui itu bernama Kim Hyung Joon.
"Sepertinya Hyun Hyung masih tidur deh" kata seorang namja ketiga yang tak lain Kim Kyu Jong pada Hyung dan dongsaengnya yang tak lain adalah Young Saeng dan Hyung Joon. Keduanya pun mengangguk mengiakan.
"Biarkan saja dulu deh Hyun Hyung tidur, mungkin ia sedikit lelah" kata Young Saeng pada kedua dongsaengnya itu yang langsung menganggukan kepala.
Dari luar sana masih terdengar sayup-sayup pembicaraan ketiga namja tadi. Dan didalam sini, Hyun Joong masih menindih Jung Min dengan tampang sedikit was-wasnya. Lain dengan Hyun Joong lain pula dengan Jung Min. entah kenapa manja manis itu malah tersenyum evil dan memikirkan sebuah ide jahat untuk Hyungnya ini.
Hyun Joong berusaha bangkit dari atas tubuh Jung Min, namun lagi-lagi namja mains itu menarik tubuhnya hingga membuatnya kini terduduk diatas perut Jung Min. Jung Min menyeringai dan seringainya itu sulit untuk diartikan oleh Hyun Joong, namja tampan itu masih menebak-nebak apa lagi yang direncanakan oleh namja manis di bawahnya.
Jung Min mengengam kedua tangan Hyun Joong dan membawa tangan Hyun Joong tadi karah kerah bajunya. Entah bagaimana caranya kini ia bisa membuat Hyun Joong sedikit mengengam kerah bajunya. Dan dengan satu tarikan keras akhirnya kancing-kancing baju Jung Min pun terlepas dan memperlihatkan tubuh mulus namja manis itu.
"Jung Min, a-apa yang kamu lakukan?" panik Hyun Joong dengan perasaan yang tak enak. Bukannya menjawab pertanyaan Hyun Joong, Jung Min malah kembali menyeringai membuat Hyun Joong bergidik ngeri.
"HYUNG JANGAN.! TOLONG.! HYUNG BERHENTI..! JANGAN.!" Teriak Jung Min histeris dan hal itu membuat Hyun Joong jadi panik sendiri. Namja tampan itu pun segera membekap mulut Jung Min.
"HYUNG… Mmmppppp… JANGAN… AHHH…" teriakan dan berontakan Jung Min tertahan oleh kedua tangan Hyun Joong yang membekapnya dengan panik. Melihat kepanikan Hyun Joong, Jung Min pun tersenyum dalam hati. Rencana awal sukses besar, pikir Jung Min.
Bbbrrraaakkkk….
Pintu kamar terbuka dan tampaklah tiga orang namja yang baru masuk kedalam ruangan itu. ketiganya sama-sama tercengang melihat keadaan dua namja didepan mereka. Hyun Joong terdiam masih dalam posisi membekap mulut Jung Min dan memegang salah satu tangan namja cantik itu, ia tak bisa melakukan apa-apa lagi sekarang. Sedangkan Jung Min makin bersorak gembira dalam hatinya sana. Tinggal sedikit lagi, batinya.
^_^ TBC Again… ^_^
Bagaimana? Bagaimana? Apa ff.a cukup memeuaskan n membuat penasaran?
Comment.a jangan lupa ya…! ^_^
